Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

TERDAMPAKNYA PENDAPATAN PEDAGANG SAYURAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PASAR SHOPPING LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO: - Latif, Abdul; Mohamad, Roni; Murtini, Murtini; Mardiana, Andi
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v8i2.1486

Abstract

This research sets out from the phenomenon of decreased income of greengrocers at the Limboto Shopping Market during the Covid-19 pandemic. The purpose of this research is to find out the impact of the Covid-19 pandemic on the greengrocers’ income at the Limboto Shopping Market, Gorontalo Regency. This research applies a qualitative approach. The greengrocers who become subjects in this research are those at the Limboto Shopping Market. The number of informants is 13 people of 22 greengrocers. Data collection involves observation, interview, and documentary techniques. Based on this research, it is found that the income of greengrocers at the Limboto Shopping Market during the pandemic has decreased because people's purchasing power has decreased, while the cost of living has increased. The decreased income has caused the greengrocers to consider whether to continue their business or not, taking into account that there is no reduced fare in the payment for the rental stalls. In addition, the absence of intensive handling causes the business to be threatened with closure and the capital runs out so that traders suffer losses. On the other hand, there is a government policy regarding limiting operating hours which causes an unstable economic cycle.
Integrating Management, Education, and Marketing Strategies in Secondary Schools: A Comparative Qualitative Study in South Jakarta and South Tangerang Murtini, Murtini; Musti, Mohamad Irvan Septiar; Rakhmawati, Ditta Mustika; Artipah, Artipah; Morales, Alberto Emmanuel Conti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i1.11601

Abstract

This study aims to analyze the integration of management, education, and marketing strategies in secondary schools through a qualitative approach. The research was conducted in two schools located in South Jakarta and South Tangerang, involving principals, teachers, management staff, and parents as key informants. The findings reveal how school management strategies are implemented to enhance educational quality while simultaneously building the school’s image through educational marketing practices. The results indicate contextual differences between the two locations, yet both schools face similar challenges regarding competition and the need for innovative marketing approaches. This research contributes to interdisciplinary understanding by highlighting how educational management and marketing strategies can collaborate to strengthen school competitiveness.
Penerapan Irigasi Tetes dan Inovasi Olahan Semangka Untuk Pemberdayaan Petani Semangka Desa Nganti Roziqin, Achmad Khoirul; Yanti, Ninis Arfi; Damayanti, Alfina; Safii, Abdul Azis; Murtini, Murtini
Capacitarea : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - April
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/capacitarea.2024.004.01.02

Abstract

Desa Nganti Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur memiliki potensi ekonomi dalam komoditas pertanian. Mayoritas warga Desa Nganti yang berprofesi sebagai petani semangka menghadapi permasalahan sulitnya pengairan untuk lahan yang mereka miliki dan murahnya harga jual semangka pada masa panen raya. Program Pengabdian kepada masyarakat PPK-ORMAWA bertujuan untuk menerapkan teknologi irigasi tetes, menciptakan inovasi produk olahan buah semangka, dan memberikan pendampingan pemasaran dengan mitra sasaran yaitu kelompok petani Semangka Dusun Tukbuuntung Desa Nganti. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Model Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kegiatan. Metode Edukatif juga digunakan sebagai pendekatan pada sosialisasi, pelatihan dan pendampingan sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan dan pendidikan untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya sistem irigasi tetes ini, Petani semangka Tuk-Buntung dapat terus melakukan aktivitas penaman semangka dengan pengairan yang lebih efektif. Pendampingan pemasaran dan inovasi olahan semangka berupa puding semangka dan asinan kulit semangka juga memberikan sumber penghasilan baru bagi warga setempat.
Penerapan Inovasi Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital pada Wisata Edukasi dan Produk Gerabah Anom, Latifah; Safii, Abdul Azis; Rahayu, Susilowati; Murtini, Murtini; Alifah, Fatma Nova Dwi
Capacitarea : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): September - Desember
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/capacitarea.2024.004.03.12

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen usaha dan pemasaran digital pada para pengrajin gerabah serta pengelola wisata edukasi di Desa Rendeng, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. Melalui penerapan inovasi manajemen usaha dan strategi pemasaran berbasis digital, program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha lokal dalam mengoptimalkan potensi pasar melaalui inovasi produk gerabah dengan desain tokoh kartun. Metode yang digunakan mencakup pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, pelatihan inovasi produk gerabah bertema tokoh kartun dan anime, serta pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan penerapan manajemen keuangan, pengelolaan usaha, serta kemampuan memasarkan produk melalui platform digital seperti media sosial dan marketplace. Meskipun ada tantangan dalam hal adaptasi teknologi, upaya ini telah membantu meningkatkan daya saing produk gerabah dan memperluas jangkauan pasar. Program ini memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan usaha lokal serta mendorong keberlanjutan dalam inovasi pemasaran digital dan manajemen usaha yang lebih efektif.
PERAN AKTIF PUBLIK FIGUR BERBASIS KEARIFAN LOKAL MENDUKUNG PROMOSI PENCEGAHAN & PENGENDALIAN HIV/AIDS DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Ishak, Ishak; Fitriani, Fitriani; Murtini, Murtini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.3977-3981

Abstract

HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus penyebab AIDS dan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga mustahil bagi orang yang terinfeksi untuk bertahan hidup meskipun penyakitnya ringan. Tokoh agama merupakan aktor penting dalam masyarakat karena mereka mempunyai legitimasi dan sudah lama hidup dalam komunitasnya. Tokoh agama juga diyakini dapat berperan penting dalam mengubah persepsi masyarakat tentang HIV/AIDS. Selain itu, tokoh agama diyakini dapat meningkatkan kesadaran Komunitas yang memerangi HIV/AIDS dan mengurangi stigma dan diskriminasi pengidap HIV/AIDS. Tujuan dari layanan ini adalah untuk mempromosikan pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS melalui Figur Tokoh Agama melalui strategi ABG Advokasi, Bina Suasana dan Gerakan Pemberdayaan Masyarakat berbasis Android dan melakukan screening mandiri melalui aplikasi mobile tersebut. Kegiatan pengabdian dilakukan secara terencana, terkonsep dan ilmiah dengan Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan Teknologi Screening Mandiri Mobile HIV, Melakukan pendampingan dan evaluasi. Implementasi Digunakan dalam konteks pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS Muhammadiyah Sidrap, dengan menggunakan Aplikasi Screening Mandiri Mobile dari hasil strategi ABG yang dilakukan dengan kelompok populasi berisiko dalam rangka pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS oleh Muhammadiyah Sidrap dilakukan langkah-langkah antara lain penyuluhan IMS, HIV dan AIDS, pendataan tempat beresiko, membagikan liflet kepada masyaakat,), pertemuan dengan Tokoh Agama, Layanan konsultasi bekerja sama dengan tim layanan kesehatan untuk melakukan skrining terhadap kelompok risiko dan orang sakit, serta merujuk pasien yang sudah terinfeksi.
PENGARUH MATA KULIAH TECHNOPRENERSHIP DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT MENJADI TECKHNOPRENER PADA MAHASISWA STMIKWIDYA PRATAMA PEKALONGAN Wahjuningsih, Tri Pudji; Murtini, Murtini; Siswanto, Victorianus Aries
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 13 No 1 (2018): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIII No. 1 April 2018
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v13i1.29

Abstract

Jumlah pelaku wirausaha di Indonesia hingga kini masih belum mencapai angka ideal yakni dua persen dari jumlah penduduk Indonesia. Data terkini dari Global Entrepreneurship Monitor (GEM) menunjukkan bahwa Indonesia baru mempunyai sekitar 1,65 persen pelaku wirausaha dari total jumlah penduduk 250 juta jiwa. Peran serta perguruan tinggi dalam mengejar ketinggal angka ideal pelaku wirausaha sangat dibutuhkan. Untuk itu STMIK Widya Pratama Pekalongan menggerakkan dan mengenalkan mahasiswa tentang Technopreneur. Dengan memberikan ilmu technopreneur harapannya adalah mahasiswa setelah lulus dari STMIK dapat menciptakan usaha dibidang teknologi. Selama pemberian matakuliah Technopreneur STMIK belum pernah diteliti apakah ada pengaruhnya mata kuliah Technopreneur dan lingkungan keluarga terhadap minat mahasiswa menjadi technopreneur. Penelitian ini mengambil sampel mahasiswa yang telah mengambil matakuliah Technopreneurship dan belum bekerja sebanyak 179. Dari hasil kuesioner dan telah melalui uji validitas, reliabilitas dan normalitas, didapatkan hasil penelitian melalui uji t  yaitu secara parsial terdapat pengaruh variabel mata kuliah Technopreneurship (X1), terhadap minat menjadi technopreneur (Y). Dan dengan menggunakan uji t  didapatkan hasil bahwa secara parsial terdapat pengaruh variabel lingkungan keluarga (X2),  terhadap minat menjadi technopreneur (Y)
RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALIAN SATU HARGA DI PASAR GROGOLAN KOTA PEKALONGAN Arochman, Arochman; Prasetiono, Slamet Joko; Murtini, Murtini
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 15 No 1 (2020): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XV No. 1 April 2020
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v15i1.101

Abstract

Di pasar Grogolan banyak pedagang menyediakan bahan pokok dengan bermacam kualitas harga. Konsumen sering dirugikan dengan membeli bahan pokok yang harganya di atas harga normal. Perlindungan terhadap konsumen di pasar Grogolan perlu dilakukan dengan penginformasian harga secara aktual dan meyeluruh. Pengembangan sistem informasi pengendalian satu harga berbasis web menjadi tujuan yang tepat untuk mengiformasikan harga bahan pokok kepada pedagang dan pengunjung pasar Grogolan. Pembangunan sistem menggunakan framework CodeIgniter dengan penerapan konsep model-view-controller. Dari pengembangan sistem informasi pengendalian satu harga dapat disimpulkan sistem mampu memberikan informasi standar harga kebutuhan pokok setiap saat sebagai bentuk pengendalian harga, mampu menginformasikan peraturan-peraturan yang harus dipatuhi dalam lingkungan pasar Grogolan, dan memyampaikan pengumuman kepada pengunjung dan pedagang secara langsung.Kata Kunci : rancang bangun, sistem pengendalian satu harga 
PERSEPSI KEPUASAN PELANGGAN PDAM KOTA PEKALONGAN Siswanto, Victorianus Aries; Wahjuningsih, Tri Pudji; Murtini, Murtini
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 14 No 2 (2019): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIV No. 2 Oktober 2019
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v14i2.177

Abstract

Teknologi informasi kini menjadi kebutuhan masyarakat dalam mencari informasi secara realtime menjadi hal yang dicari. Sistem Informasi Geografis mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi yang menggabungkan dan akhirnya memetakannya. Praktik kedokteran adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh dokter dalam upaya kesehatan terhadap pasien, baik umum, maupun mata dan memiliki jam praktik. Pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Pemalang kurang di dukung dengan informasi yang jelas dan akurat. Penyakit yang kadang datang secara tiba-tiba membuat pasien membutuhkan tempat berobat terdekat, terlebih jika pasien kesulitan saat mencari informasi tempat praktek dokter. Dengan dibuatkan sistem informasi geografis tempat praktik dokter di wilayah kabupaten Pemalang berbasis web dinamis, sehingga nantinya dapat ditambahkan lokasi tempat praktik dokter lain untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar mudah menemukan tempat praktik dokter di kabupaten Pemalang. Dalam pembuatan sistem ini menggunakan metode waterfall yaitu perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Alat pengembangan sistem yang digunakan adalah Unified Modeling Language (UML) dan tahap pengujian menggunakan White Box, Black Box, dan User Acceptance Test (UAT). Melalui proses tahap pengembangan dan pengujian tersebut, maka dihasilkan Sistem Informasi Geografis Tempat Praktik Dokter Umum dan Dokter Mata Di Wilayah Kabupaten Pemalang Berbasis Web.Kata kunci: Pelanggan, Kepuasan, PDAM
Pemberdayaan remaja melalui edukasi gizi sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini Hasriani, St. Hasriani; Pratiwi, Wilda Rezki; Qardhawijayanti, Suci; Murtini, Murtini
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 9 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i9.1781

Abstract

Background: Indonesia has one of the highest stunting rates in the world, with nearly 25% of Indonesian children under five affected by stunting. The Nutritional Status Research (SSGI) from the Indonesian Ministry of Health revealed that in 2021, stunting affected 24.4% of children under five across the country. Providing adequate nutrition during adolescence and educating women about stunting is a strategy to prevent anemia and contribute to preventing future stunting. Purpose: To increase knowledge about nutrition and stunting among adolescents as an effort to prevent stunting from an early age. Method: This activity was held on September 16, 2025, in Amparita Village, Sidenreng Rappang Regency, with the theme "Preventing Stunting Through Early Nutrition Education." The activity was attended by village officials and local health cadres, and involved 24 adolescent respondents from the Amparita Village community. The outreach included educational material presented through leaflets, covering nutritional issues in adolescents, knowledge of the First 1,000 Days of Life, balanced nutrition, stunting prevention, and understanding healthy eating. Participants' knowledge gains and changes were evaluated by comparing pre-test and post-test data. Results: Data obtained showed that the majority of respondents' knowledge before (pre-test) the educational activity was in the poor category 20 respondents (83.3%), while the majority of respondents' knowledge after the education was in the good category 22 respondents (91.7%). Conclusion: The community service activity, which provided education on nutritional issues for adolescents, went well. The education provided was very effective in increasing adolescents' knowledge of nutritional issues and made a positive contribution as a strategic step in preventing stunting early in the community. Suggestion: It is hoped that health education activities can be implemented regularly both in schools and in adolescent communities. It is also hoped that in addition to educational activities, nutritional behavior mentoring and nutritional consultation interventions will be provided so that the knowledge gained can be effectively applied. Keywords: Adolescents; Health education; Nutrition; Stunting Pendahuluan: Angka stunting di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia, dimana dengan hampir 25% anak balita di Indonesia terdampak stunting. Riset Status Gizi (SSGI) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan bahwa pada tahun 2021, stunting memengaruhi 24.4% balita di seluruh Indonesia. Sebagai upaya dengan memberikan pemenuhan gizi pada masa remaja dan mengedukasi perempuan tentang stunting merupakan strategi untuk mencegah terjadi anemia dan berkontribusi dalam pencegahan terjadinya stunting di masa datang. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi dan stunting pada remaja sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 September 2025 di Desa Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang dengan tema “Cegah Stunting Melalui Edukasi Gizi Sejak Dini”. Kegiatan dihadiri perangkat desa, kader kesehatan setempat dan melibatkan 24 remaja sebagai responden yang merupakan bagian dari masyarakat Desa Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang. Penyuluhan berupa edukasi berupa pemaparan materi dengan media leaflet, yang meliputi masalah gizi pada remaja, pengetahuan tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan, asupan gizi seimbang, pencegahan stunting, dan pengertian menu makanan sehat. Peningkatan dan perubahan pengetahuan peserta, di evaluasi dengan membandingkan ata sebelum kegiatan (pre-test) dengan data sesudah kegiatan (post-test). Hasil: Mendapatkan data bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan responden sebelum (pre-test) kegiatan edukasi dalam kategori kurang yaitu sebanyak 20 orang (83.3%), sedangkan tingkat pengetahuan responden setelah edukasi menjadi mayoritas dalam kategori baik yaitu sebanyak 22 orang (91.7%). Simpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dengan memberikan edukasi tentang masalah gizi pada remaja telah berjalan dengan baik. Edukasi yang diberikan sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang masalah gizi pada remaja dan memberikan kontribusi positif menjadi langkah strategis dalam pencegahan terjadinya stunting sejak dini pada masyarakat. Saran: Diharapkan kegiatan edukasi kesehatan dapat dilaksanakan secara berkala baik disekolah maupun dikomunitas remaja. Diharapkan juga selain kegiatan edukasi untuk dilakukan pendampingan perilaku gizi dan intervensi konsultasi gizi agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik.