Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Sosialisasi Upaya Meningkatkan Kesadaran Dan Pengetahuan Penyakit Diabetes Di Desa Rancagede Kec. Gunung Kaler Kab. Tangerang Prov. Banten Sanjary, Shylvia Anggun; Aan, Aan; Soleha, Elsa Agustyani Sukma; Basit, Abdul; Rusdiana, Nita
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.697

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah akibat gangguan produksi atau fungsi insulin. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan global, dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya, termasuk di Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik, sehingga edukasi masyarakat mengenai pencegahan dan penanganannya menjadi penting. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Rancagede mengenai penyakit diabetes melitus, faktor risiko, serta upaya pencegahan dan penanganan melalui terapi non-farmakologis. Metode: Kegiatan diawali dengan pretest, dilanjutkan dengan penyuluhan menggunakan metode storytelling dan visual presentasi, serta diakhiri dengan posttest. Materi yang disampaikan meliputi faktor risiko, gejala, dampak, serta strategi penanganan DM. Data pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan rumus persentase. Hasil:  Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Sebelum penyuluhan, 24% peserta berada pada kategori pengetahuan baik, 52% cukup, dan 24% kurang. Setelah penyuluhan, 92% peserta mencapai kategori baik dan 8% cukup, tanpa peserta yang berada pada kategori kurang, sehingga mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan. Simpulan: Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes, ditunjukkan oleh peningkatan signifikan hasil post-test. Keberhasilan ini dipengaruhi oleh penyampaian materi yang mudah dipahami dan partisipasi aktif peserta.
Edukasi Makanan Sehat dan Bergizi untuk Siswa Sekolah Dasar Rusdiana, Nita; Hidayah, Isma Ainisa; Puspitasari, Intan; Maharani, Clarisa Xtri; Solehudin, Mohammad
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.702

Abstract

Makanan sehat dan bergizi sangat penting bagi tumbuh kembang anak usia sekolah dasar. Namun, masih banyak siswa yang terbiasa mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan berisiko mengandung bahan berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan edukasi mengenai makanan sehat dan bergizi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 30 siswa dari SDN Kadu Agung 1. Edukasi dilakukan menggunakan media visual, permainan edukatif, dan simulasi pemilahan makanan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari pretest (89) ke posttest (95) dengan nilai p = 0,0485, yang menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik. Kesimpulannya, edukasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai makanan sehat dan perlu diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
SOSIALISASI MAKANAN HALAL MELALUI DEMONSTRASI DAN MERONCE LOGO HALAL KEPADA ANAK USIA DINI DI PASAR KEMIS KABUPATEN TANGERANG Rusdiana, Nita; Fitria Budi Utami; Delima
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v5i1.1653

Abstract

Masa kanak-kanak sering dianggap sebagai waktu yang ideal untuk menerapkan pendidikan. Masa kanak-kanak adalah masa yang sangat penting untuk pertumbuhan pribadi karena masa ini memberikan banyak kesempatan bagi seseorang untuk membentuk dan mengembangkan kepribadiannya. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah melakukan demonstrasi untuk mengajarkan mereka tentang logo halal Indonesia dan meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan meronce. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di TK Bustanul Athfal pada hari Senin, 18 Maret 2024. Subjek penelitian ini adalah anak-anak yang berjumlah 19 orang. Sosialisasi dilakukan melalui metode demonstrasi dan meronce. Kegiatan sosialisasi tentang makanan halal di TK Bustanul Aathfal melalui demonstrasi dan meronce telah berjalan dengan baik dan sukses. Melalui kegiatan ini, anak didik mendapatkan pengetahuan baru mengenai logo halal dan antusias dalam meronce dari kertas dengan gambar logo halal dan tali.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) dalam Pencegahan Cacingan Pada Siswa SD Negeri Matagara Eno, Retno Wulandari; Shella Raudhatul Jannah; Muhammad Raihan Hakiki; Aminudin; Nita Rusdiana
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v4i1.375

Abstract

Penyakit cacingan masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak sekolah di Indonesia, yang sering kali disebabkan oleh kurangnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas 4 SD Matagara tentang pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam mencegah penyakit cacingan. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif dengan penyuluhan, pemutaran video animasi, dan demonstrasi langsung tentang cara mencuci tangan yang benar. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan dengan membandingkan hasil Pre-test dan Post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, dibuktikan dengan perolehan skor Post-test yang lebih tinggi dibandingkan dengan skor Pre-test. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi interaktif efektif dalam menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini.
EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK DI SDN MATAGARA mariska junia; Sari, Gita Yunita; Fitriani, Susi Gusdi; Saidatunnisa, Saidatunnisa; Rusdiana, Nita
Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Vol. 5 No. 2 (2025): Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Penerbangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52989/darmabakti.v5i2.211

Abstract

Latar belakang dari pengabdian ini adalah sampah yang merupakan masalah besar bagi lingkungan dan masih menjadi tantangan di Indonesia. Kesadaran yang rendah serta kurangnya edukasi menjadi salah satu penyebab banyaknya yang membuang sampah sembarangan yang berdampak buruk terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi siswa dan siswi kelas 4A SDN Matagara mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Metode yang dipakai yaitu presentasi interaktif yang disertai sesi dikusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest  dengan analisis statistik uji paired sample T-test untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan peserta meningkat, dilakukan penilaian sebelum dan sesudah sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman peserta meningkat secara signifikan setelah mengikuti sosialisasi, terlihat dari kenaikan rata-rata nilai posttest  dibandingkan dengan pretest. Sosialisasi ini tidak hanya membantu menambah wawasan siswa/i tentang cara mengelola sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi di sekolah sangat efektif dalam membentuk perilaku ramah lingkungan pada anak dan kegiatan ini baiknya dilakukan pada sekolah lainnya guna meningkatkan kesadaran pentingnya pengolahan sampah yang benar.
PENYULUHAN EDUKASI PENGENALAN OBAT KEPADA SISWA SISWI DI SEKOLAH DASAR NEGERI MATAGARA Aulia, Wafa Niswatul; Oktavia , Ervina Damayanti; Pratama , Saifullah; Surahman, Aliph Fajriyan; Rusdiana, Nita
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2334

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i SD Negeri Matagara tentang pengenalan obat, meliputi bentuk sediaan, penggolongan, dan tata cara penyimpanan yang tepat. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan (pembentukan tim, survei lokasi, penyusunan proposal) dan tahap pelaksanaan (penyuluhan, diskusi, serta evaluasi melalui pretest dan posttest). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 45,04% pada pretest menjadi 54,96% pada posttest. Simpulan dari kegiatan ini adalah edukasi tentang obat dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam penggunaan obat yang aman dan rasional. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah memperluas cakupan peserta dan melibatkan orang tua dalam proses edukasi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SWAMEDIKASI OBAT MELALUI METODE CBIA PADA SISWA KELAS XI SMAN 31 KABUPATEN TANGERANG Safira, Diana; Musana, Rendika Hasanil; Putri, Siti Shadrina; Lestari, Alya Permata; Nita Rusdiana
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2390

Abstract

Meningkatnya praktik swamedikasi di masyarakat, khususnya di kalangan remaja, mendorong perlunya edukasi yang tepat mengenai penggunaan obat yang benar dan bertanggung jawab. Minimnya pemahaman siswa terhadap informasi pada label obat dapat menyebabkan kesalahan penggunaan yang berdampak negatif pada kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai swamedikasi obat melalui metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA). Metode ini menekankan pada keterlibatan aktif peserta dalam proses belajar melalui diskusi, analisis langsung kemasan obat, dan tanya jawab. Kegiatan dilakukan di SMAN 31 Kabupaten Tangerang dengan melibatkan 50 siswa kelas XI yang dipilih secara acak. Kegiatan terdiri atas tiga tahap, yakni persiapan, pelaksanaan edukasi CBIA, dan evaluasi melalui pengisian pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan siswa dari 82,2 menjadi 98,4 setelah intervensi, dengan nilai signifikansi p < 0,0001. Peningkatan ini menunjukkan bahwa CBIA efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan obat secara mandiri. Metode ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan konseptual, tetapi juga membentuk sikap kritis dan kemampuan mengambil keputusan dalam praktik swamedikasi. Oleh karena itu, edukasi CBIA dapat dijadikan strategi preventif yang relevan untuk meningkatkan literasi obat di kalangan pelajar dan patut untuk diterapkan secara lebih luas.
SOSIALISASI DAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MINUMAN MANIS DAN BERWARNA KEPADA SISWA KELAS 5A SDIP INSAN ROBBANI Ashila Defa Rahmani; Fitria Novfrianti Musrizal; Restu Ayu; Santi Olivia; Nita Rusdiana
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2670

Abstract

Konsumsi minuman manis dan berwarna di antara anak-anak sekolah dasar semakin meningkat dan menjadi perhatian serius karena dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, kerusakan gigi, dan masalah metabolik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan siswa kelas 5A SDIP Insan Robbani tentang bahaya mengonsumsi minuman manis dan berwarna secara berlebihan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi yang bersifat edukatif dengan pendekatan interaktif yang mencakup presentasi visual, diskusi terbuka, kuis dengan hadiah, dan penilaian menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Penelitian ini dilaksanakan selama 90 menit dan melibatkan 28 anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai kandungan berbahaya seperti gula tambahan dan pewarna sintetik yang terdapat dalam minuman kemasan. Sebagian besar siswa mengaku bahwa sebelumnya mereka tidak memperhatikan kandungan nutrisi dalam minuman, namun setelah mengikuti kegiatan, mereka menjadi lebih sadar akan dampak jangka panjang, termasuk risiko diabetes, obesitas, kerusakan gigi, serta kemungkinan kanker. Di samping itu, ditemukan bahwa 75% dari siswa merasa lelah setelah mengonsumsi minuman manis, sementara 35,71% mengaku mengalami masalah kulit. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi sejak dini dan diharapkan dapat membantu membentuk perilaku konsumsi yang sehat dalam jangka panjang di kalangan anak-anak.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Farmasi Terkait Penggunaan Obat Tanpa Resep Di Universitas Muhammadiyah A.R Fachruddin Nurona, Sheren Irdila; Apriliani, Nurlaely; Khalifah, Nova Nur; Novianti, Windy; Rusdiana, Nita
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.737

Abstract

Penggunaan obat tanpa resep atau swamedikasi semakin meningkat di masyarakat, termasuk di kalangan mahasiswa. Mahasiswa farmasi sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan memiliki pengetahuan yang memadai untuk melakukan swamedikasi secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin terkait penggunaan obat tanpa resep. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan non-eksperimental. Sampel terdiri dari 47 mahasiswa Farmasi angkatan 2022 yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan secara online melalui Whatsapp dan dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase skor pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 36 responden (77%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik, 11 responden (23%) kategori cukup, dan tidak ada yang berada pada kategori kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman yang baik terkait penggunaan obat tanpa resep, yang mencerminkan kualitas pendidikan farmasi yang diterima. Pengetahuan ini penting sebagai bekal dalam memberikan edukasi kepada masyarakat di masa depan. Namun, masih diperlukan upaya peningkatan pemahaman agar seluruh mahasiswa dapat mencapai tingkat pengetahuan yang optimal.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Di SMAN 31 Kab. Tangerang Terhadap Gaya Hidup Sehat Untuk Pencegahan Penyakit Ginjal Anastasya, Vanesya; Anzoya, Aulia; Lestari, Septia Indah; Sari, Kencana Etika; Rusdiana, Nita
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 5 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i5.719

Abstract

Pendahuluan: Penyakit ginjal merupakan salah satu penyebab kematian utama di Indonesia dan tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga remaja akibat gaya hidup yang kurang sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja di SMAN 31 Kabupaten Tangerang mengenai gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit ginjal sejak dini. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional melalui kegiatan edukasi yang mencakup penyampaian materi dan pengisian kuesioner pre-test serta post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Mei 2025 dan melibatkan 48 siswa berusia 16–18 tahun. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan siswa, dari hanya 4% responden yang memiliki pengetahuan baik sebelum kegiatan menjadi 72,9% setelah kegiatan. Edukasi diberikan melalui media proyektor, dengan pendekatan yang menarik dan interaktif seperti diskusi dan sesi tanya jawab. Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukatif yang tepat dapat secara efektif meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga gaya hidup sehat guna mencegah risiko penyakit ginjal di masa mendatang.
Co-Authors Aan, Aan Abdul Basit Abu Yazid Bustomi, Aisha, Dewi AMINUDIN Anastasya, Vanesya Anzoya, Aulia Aprie Gantina Apriliani, Nurlaely Ari, Muhamad Ilham Arini Aprilliani Aryansyah, Aji Wahyu Ashila Defa Rahmani Aulia, Wafa Niswatul Ayunda Darmawati bayu saputra Daulay, Meilyn A.K. Delima Dewi Setiani Dina Pratiwi, Dina Elfrida Ratnawati Eno, Retno Wulandari Fajrin Noviyanto Fitria Budi Utami Fitria Novfrianti Musrizal Fitriani, Susi Gusdi Hidayah, Isma Ainisa Intan Puspitasari Jaka Supriyanta Kayla Rima Diani Khalifah, Nova Nur Lestari, Alya Permata Lestari, Septia Indah Ma'sum, Ma'sum Maharani, Clarisa Xtri mariska junia Maya Lestari, Maya Megawati, Sefi Meta Safitri Mira Eria Anggraini Mohammad Zaky Muhammad Raihan Hakiki Musana, Rendika Hasanil Muslimah, Nihayatul Nisa, Hayatun Novianti, Windy Nurona, Sheren Irdila Oktavia , Ervina Damayanti Pamiatun Pamiatun Pindona, Zelvia Pratama , Saifullah Priambodo, Arif Aditya Putri Dyah Kumala Putri, Siti Shadrina Rahayu Wijayanti Rahayu Wijayanti Rasydy, La Ode Akbar Restu Ayu Ristiana Della Rizka Amalia Rohimah Rohimah Rulyta Aulia Munandar Safira, Diana Saidatunnisa, Saidatunnisa Sanjary, Shylvia Anggun Santi Olivia Saputra, Encep Adi Sari, Gita Yunita Sari, Kencana Etika Setiawan, Abdul Aziz Shella Raudhatul Jannah Siti Nur Rohimah Soleha, Elsa Agustyani Sukma Solehudin, Mohammad Sri Wahyuni Sri Wahyuni Stiani, Sofi Nurmay Sujera, Lulu Supriadi Supriadi Surahman, Aliph Fajriyan Sylvia, Diana Ul’Aufa, Rangga Wahyu Nurcahyo Widyatari, Ade Dwi Yuandrian, Naufal Putera