I Ketut Atmaja Johny Artha, I
Universitas Negeri Surabaya

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Sinergi Dukungan Keluarga dan Tutor dalam Meningkatkan Motivasi Studi Luar Negeri pada Warga Belajar Pendidikan Nonformal Mastuti Yulia; I Ketut Atmaja Johny Artha; Shobri Firman Susanto
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3546

Abstract

Latar belakang penelitian adanya urgensi mendorong siswa pendidikan nonformal untuk melanjutkan studi di luar negeri di tengah kurangnya akses informasi dan kesiapan akademis. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana siswa yang mengikuti program kesetaraan Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) termotivasi untuk belajar di luar negeri melalui dukungan keluarga dan tutor mereka. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari siswa Paket C, tutor, dan orang tua siswa yang mengikuti proses pendidikan nonformal. Analisis interaktif Miles dan Huberman digunakan untuk mengkaji data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bagaimana dukungan keluarga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan orientasi belajar siswa melalui faktor emosional, praktis, dan informasional. Tutor menawarkan saran akademis, teknik belajar, dan detail pilihan studi luar negeri. Kesimpulannya menyoroti betapa pentingnya bagi keluarga dan tutor untuk bekerja sama lebih erat guna membantu persiapan anak-anak pendidikan nonformal untuk memanfaatkan peluang studi internasional.
Strategi Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat Bantaran Sungai Surabaya Elvira Tri Oktavia; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan di wilayah bantaran sungai Surabaya masih menjadi isu serius yang menuntut adanya upaya edukatif yang berkelanjutan melalui pendekatan pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat bantaran sungai Surabaya serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan wilayah bantaran sungai Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan menggunakan analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa startegi komunikasi LSM KLH dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan dialogis yang diwujudkan dalam kegiatan edukasi lingkungan, pendampingan berkelanjutan, serta kolaborasi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan LSM KLH efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat bantaran sungai Surabaya. Disarankan agar strategi komunikasi partisipatif ini terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat.
Implementasi Program Literasi Melalui Visca Alfalah (VIA) Untuk Meningkatkan Minat Belajar di Kampoeng Sinaoe Sidoarjo Faliha Riasah; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat belajar pada peserta didik VIA di Kampoeng Sinaoe Sidoarjo menjadi salah satu masalah dalam keberhasilan pembelajaran. Literasi mencakup keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengkaji implementasi program literasi melalui Visca Alfalah (VIA) untuk meningkatkan minat belajar di Kampoeng Sinaoe Sidoarjo serta menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi program literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik VIA kelas 4 -6, guru VIA, dan pengelola program literasi di Kampoeng Sinaoe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program literasi dikembangkan dengan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Literasi program didukung oleh fasilitas yang memadai, penggunaan media pembelajaran, peran guru, dukungan pengelola, serta kolaborasi dengan guru lain. Faktor penghambatnya meliputi mood dan kondisi peserta didik, kurangnya minat terhadap bacaan panjang, gangguan lingkungan, serta kendala dalam koordinasi dengan guru. Simpulan penelitian ini menunjukkan implementasi program literasi di Kampoeng Sinaoe mampu meningkatkan minat belajar peserta, ditunjukkan melalui indikator perasaan senang, ketertarikan, keaktifan, kehadiran, serta ketekunan dan kedisiplinan. Meskipun peningkatan tersebut belum sepenuhnya optimal pada seluruh peserta didik.
Strategi Manajemen Kampoeng Sinaoe dalam Mewujudkan Keberlanjutan Program Kursus Bahasa Inggris di Sidoarjo Eddies Adellya Putri; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan tidak berjalannya suatu lembaga nonformal dalam mengelola program menjadi permasalahan yang serius karena banyak lembaga yang terbangun namun tidak dapat berkelanjutan, Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi manajemen Kampoeng Sinaoe dalam mewujudkan keberlanjutan program Kursus Bahasa Inggris di Sidoarjo dan menganalisis fungsi-fungsi manajemen dalam mewujudkan keberlanjutan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Kampoeng Sinaoe Sidoarjo dengan subjek penelitian pengelola, tutor, peserta didik dan wali murid. Teknik pengumpulan data diantaranya wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Uji keabsahan data melalui kredibilitas, uji dependabilitas, uji konfirmabilitas, dan uji transferabilitas. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen kampoeng sinaoe melalui penentuan strategi perencanaan menggunakan strategi berbasis nilai, strategi pengorganisasian yang menekankan kejelasan peran dan hubungan kerja yang efisien. Strategi pelaksanaan yang berorientasi pada peserta didik, strategi pengawasan yang langsung dan berlapis serta strategi evaluasi yang berkelanjutan dan terbuka. Disarankan menggunakan pemanfaatan teknoligi untuk media pembelajaran, penambahan fasilitas oleh instansi terkait, peneliti selanjutnya dapat meneliti strategi manajemen pendidikan nonformal secara dalam dan luas.
Pola Asuh Otoritatif Orang Tua dalam Pembentukan Karakter Disiplin pada Anak Usia 12-15 Tahun di Perumahan Dinas TNI-AL Wonosari Surabaya Malla Rusdianah; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter disiplin anak dalam keluarga, khususnya pada keluarga militer di Perumahan Dinas TNI-AL Wonosari Surabaya yang identik dengan nilai keteraturan dan kepatuhan terhadap aturan. Pola asuh otoritatif dipandang sebagai pola pengasuhan yang tepat dalam membentuk karakter disiplin anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pola asuh otoritatif orang tua serta dampaknya dalam pembentukan karakter disiplin anak usia 12-15 tahun di Perumahan Dinas TNI-AL Wonosari Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi orang tua dan anak usia 12-15 tahun yang tinggal di lingkungan perumahan dinas TNI-AL Wonosari Surabaya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pola asuh otoritatif dilakukan melalui penetapan aturan yang jelas, komunikasi dua arah, pemberian konsekuensi yang mendidik, serta dukungan emosional anak. Dampak dari penerapan tersebut terlihat dari terbentuknya karakter disiplin anak, yang ditandai dengan kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu. Faktor pendukung meliputi lingkungan yang terstruktur, keteladanan orang tua, dan komunikasi yang efektif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua, pengaruh lingkungan sosial, dan perbedaan karakter anak.
Implementasi Pelatihan Marketing dalam Meningkatkan Praktik Kualitas Layanan Pelaku UMKM di Lapak Oro-Oro Ombo Nasrita Vina Safitri; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah pelaku UMKM di Lapak Oro–Oro Ombo Kota Madiun yang belum diimbangi dengan kualitas layanan optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pelatihan marketing dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek pelaku UMKM, fasilitator, dan pengelola lapak. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan marketing meningkatkan kualitas layanan, terutama pada komunikasi, keramahan, dan kesadaran pelanggan. Faktor pendukung meliputi motivasi, materi, dan lingkungan. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan pengalaman dan minimnya pendampingan.
Implementation of Homeschooling Management in Supporting an Inclusive Learning Environment at PKBM Think Indonesia School Lita Kristiana; I Ketut Atmaja Johny Artha; Sjafiatul Mardliyah
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol. 10 No. 1 (2026): Life Long Learning
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jnfc.v10i1.59289

Abstract

This study aims to analyze the implementation of homeschooling management in supporting an inclusive learning environment at the Think Indonesia School Community Learning Center (PKBM) in Sidoarjo. The focus of the study covers the functions of planning, organizing, implementing, and controlling management. This study uses a qualitative approach with a case study method, collecting data through in-depth interviews, observation, and documentation of students, parents, and mentors. The results show that the implementation of homeschooling management at the Think Indonesia School Community Learning Center (PKBM) is effective in creating an inclusive learning environment. Planning is carried out comprehensively through an in-depth initial assessment, including mapping individual potential using the STIFIn instrument, as well as the development of an adaptive curriculum centered on the needs of students. The organization is characterized by a streamlined, functional, and hierarchical structure, with a clear division of tasks to support program specialization. The implementation of learning adopts a flexible hybrid system, with an emphasis on building psychological comfort, a personal approach by mentors, the use of participatory methods, and the integration of vocational skills programs. This approach successfully heals learning trauma, increases independence, and increases intrinsic motivation among students. Continuous control is carried out through monitoring, comprehensive evaluation (academic, psychological, and social), intensive communication with parents, and adaptive follow-up to ensure quality services and individual development. Harmonizing these four management functions has successfully created an alternative educational ecosystem that focuses not only on academic achievement but also on the psychological well-being and optimization of students' potential.