I Ketut Atmaja Johny Artha, I
Universitas Negeri Surabaya

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pola Asuh Otoritatif Orang Tua dalam Pembentukan Karakter Disiplin pada Anak Usia 12-15 Tahun di Perumahan Dinas TNI-AL Wonosari Surabaya Malla Rusdianah; Artha, I Ketut Atmaja Johny
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter disiplin anak dalam keluarga, khususnya pada keluarga militer di Perumahan Dinas TNI-AL Wonosari Surabaya yang identik dengan nilai keteraturan dan kepatuhan terhadap aturan. Pola asuh otoritatif dipandang sebagai pola pengasuhan yang tepat dalam membentuk karakter disiplin anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pola asuh otoritatif orang tua serta dampaknya dalam pembentukan karakter disiplin anak usia 12-15 tahun di Perumahan Dinas TNI-AL Wonosari Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi orang tua dan anak usia 12-15 tahun yang tinggal di lingkungan perumahan dinas TNI-AL Wonosari Surabaya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pola asuh otoritatif dilakukan melalui penetapan aturan yang jelas, komunikasi dua arah, pemberian konsekuensi yang mendidik, serta dukungan emosional anak. Dampak dari penerapan tersebut terlihat dari terbentuknya karakter disiplin anak, yang ditandai dengan kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu. Faktor pendukung meliputi lingkungan yang terstruktur, keteladanan orang tua, dan komunikasi yang efektif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua, pengaruh lingkungan sosial, dan perbedaan karakter anak.
Implementasi Pelatihan Marketing dalam Meningkatkan Praktik Kualitas Layanan Pelaku UMKM di Lapak Oro-Oro Ombo Vina Safitri, Nasrita; Artha, I Ketut Atmaja Johny
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah pelaku UMKM di Lapak Oro–Oro Ombo Kota Madiun yang belum diimbangi dengan kualitas layanan optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pelatihan marketing dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek pelaku UMKM, fasilitator, dan pengelola lapak. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan marketing meningkatkan kualitas layanan, terutama pada komunikasi, keramahan, dan kesadaran pelanggan. Faktor pendukung meliputi motivasi, materi, dan lingkungan. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan pengalaman dan minimnya pendampingan.
Implementasi Program The Duke of Edinburgh International Award untuk Menumbuhkan Sikap Kemandirian dan Kepercayaan Diri Siswa SMP Progresif Bumi Shalawat Suherman, Suherman; Amalia, Kaniati; Artha, I Ketut Atmaja Johny; Khamidi, Amrozi; Nursalim, Mochamad
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i2.14681

Abstract

Artikel ini membahas implementasi Program The Duke of Edinburgh International Award (DofE) di SMP Progresif Bumi Shalawat untuk menumbuhkan sikap kemandirian dan kepercayaan diri siswa. DofE, yang telah diterapkan di lebih dari 140 negara, bertujuan untuk membentuk karakter remaja melalui pendidikan non-formal dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan hidup, berpartisipasi dalam kegiatan fisik, dan berkontribusi pada pelayanan masyarakat. Di Indonesia, tantangan dalam pengambilan keputusan dan kemandirian di kalangan remaja semakin meningkat, terutama di tengah perubahan sosial yang cepat. Melalui kajian literatur dan analisis penelitian sebelumnya, artikel ini menunjukkan bahwa keterlibatan dalam program berbasis pengalaman seperti DofE dapat meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, dan kesejahteraan psikologis siswa. Implementasi DofE di SMP Progresif Bumi Shalawat diharapkan dapat memberikan wadah bagi siswa untuk menghadapi tantangan, membangun keterampilan sosial, dan menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Dengan demikian, program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan karakter dan kesehatan mental siswa. Kata Kunci: Program The Duke of Edinburgh International Award, kemandirian, kepercayaan diri, SMP Progresif Bumi Shalawat