Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Pernikahan Usia Dini pada Remaja Eva Erna Juliawati; Astrid Novita; Rita Ayu Yolandia
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.386 KB) | DOI: 10.53801/sjki.v1i2.20

Abstract

Introduction: According to the Marriage Law, Number 16 of 2019 article 7 paragraph (1) early marriage is a marriage that is carried out before a person reaches ≤19 years of age. Objectives: The purpose of this study is to determine the determinants of early marriage in adolescents. The determinants used in this study are economic factors, environmental factors, socio-cultural factors, mass media, as well as views and beliefs. Method: This study used a design cross-sectional, with a simple random sampling technique. And determining the sample using the Lemeshow formula to obtain a sample size of 50 respondents. Result: The results showed that 27 respondents (54%) were married aged 16-17 years, 30 respondents (60%) had low-income economic factors <UMK, 27 respondents (54%) had bad environmental factors, 29 respondents (58%) had social negative culture, 31 respondents (65%) were exposed to mass media, 28 respondents (56%) had negative views and beliefs. Conclusion: The results of the test Chi-Square showed that there was a significant relationship between early marriage among adolescents with economic factors p-value = 0.013 and OR = 5.444 (95% CI 1.584-18.714), environmental factors P-value = 0.026 and OR = 4.453 (95% CI 1.353 -14.653), socio-cultural P-Value = 0.027 and OR = 4.444 (95% CI 1.337-14.769), mass media P-Value = 0.028 and OR = 4.550 (95% CI 1.335-15,503), views and beliefs of P-Value = 0.002 and OR = 8,000 (95% CI 2.247- 28.477).
Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-24 Bulan Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-24 Bulan Erika Br Karo; Siti Rafika Putri; Rita Ayu Yolandia
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 1 No. 3 (2022): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v1i3.47

Abstract

Pendahuluan: Menurut Joint Child Malnutrition Estimates edisi 2018-2019, prevalensi balita stunting di dunia sebesar 22,2% di tahun 2017 dan sebesar 21,9% di tahun 2018. Keadaan ini menjadi penyebab kurang lebih 2,2 juta dari seluruh penyebab kematian balita di seluruh dunia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan riwayat penyakit infeksi, pola asuh, dan tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Desember Tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini berupa deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 122 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, data yang dikumpulkan kemudian di analisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian ini adalah Riwayat Penyakit Infeksi p-value = 0,000, OR 95% CI = 4,816 (3,521-6,111), Pola Asuh p-value = 0,001, OR 95% CI = 0,179 (0,0839-0,394), dan Tinggi Badan Ibu p-value = 0,000, OR 95% CI = 6,487 (4,309-8,665). Kesimpulan: Ada hubungan riwayat penyakit infeksi, pola asuh, dan tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Desember Tahun 2021.
Hubungan Antara Pengetahuan, Asupan Zat Gizi, dan Pola Hidup Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) : Relationship Between Knowledge, Nutrient Intake, and Lifestyle With Chronic Energy Deficiency (KEK) Feria Khafifah Wulandari; Rita Ayu Yolandia; Maryam Syarah Mardiyah
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 7 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i7.55

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronik (KEK) sering diderita oleh Wanita Usia Subur (WUS). WHO menuliskan 40% kematian ibu di negara berkembang berkenaan dengan kekurangan energi kronik. Berdasarkan Depkes RI (2017) pengukuran yang sesuai dalam menelusuri kelompok resiko KEK merupakan dengan dijalankannya pengukuran Lingkar Lengan Atas (LLA).  Hasil Riset Kesehatan Dasar (2013), prevalensi wanita usia subur secara nasional ialah sejumlah 20,8%. Sementara di Provinsi Kalimantan Barat prevalensi KEK dalam WUS sejumlah 19,5%. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, asupan zat gizi, dan pola hidup dengan KEK di KUA Kota Ketapang Tahun 2021. Metode: Penelitian Kuantitatif dengan menggunakan instrumen kuesioner dalam menelusuri hubungan diantara asupan gizi, pengetahuan, serta pola hidup kepad peristiwa KEK. Sampel pada riset ini merupakan seluruh catin sebanyak 25 orang di KUA Kota Ketapang Tahun 2021. Hasil: Dari hasil pengujian statistika diketahui hubungan pengetahuan terhadap KEK dengan nilai p-value = 0,040 serta nilai OR = 0,097. Hubungan asupan zat gizi nutrisi terhadap KEK dengan p-value = 0,031 dan nilai OR = 8,667. Hubungan pola hidup terhadap KEK dengan nilai p-value = 0,041 dan nilai OR = 7,700. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan, asupan zat gizi, dan pola hidup terhadap KEK di KUA Kota Ketapang Tahun 2021.
Determinan Penggunaan Alat Kontrasepsi Intra-Uterine Device (IUD) di PMB K Kota Bogor Tahun 2022: Determinants of Use of Intra-Uterine Device (IUD) Contraceptive Devices at PMB K Bogor City in 2022 Iraeni Iraeni; Rita Ayu Yolandia; Irma Jayatmi
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 12 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i12.89

Abstract

Latar Belakang: Menurut United Nation, Departement of Economic and Cocial Affairs, menunjukkan bahwa di tingkat dunia prevalensi penggunaan kontrasepsi atau CPR (Contraceptive Pravelensi Rate) sebesar 63% dan telah meningkat di banyak bagian dunia terutama di Amerika Utara, Amerika Latin dan Karibia yaitu diatas 75 % dan terendah di Afrika Sub-Sahara yaitu dibawah 36%.Secara global, prevalensi penggunaan kontrasepsi modern telah meningkat tidak signifikan yaitu dari 35 % tahun 1970 menjadi 58 % pada tahun 2019. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara peran bidan, efek samping, dan dukungan suami terhadap penggunaan alat kontrasepsi intra uterine device (IUD) di PMB K Kota Bogor tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini berupa deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 124 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data yang terkumpul kemudian di analisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini adalah adanya hubungan peran bidan (p-value=0,007 ≤ 0,05, OR 95% CI=2,603 (0,670-4,535)), efek samping (p-value=0,026 ≤ 0,05, OR 95% CI=2,197 (0,281-4,113)), dan dukungan suami (p-value=0,002 ≤ 0,05, OR 95% CI=3,045 (1,054-5,035)) terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD di PMB K Kota Bogor tahun 2021. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara peran bidan, efek samping, dan dukungan suami terhadap penggunaan alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di PMB K Kota Bogor tahun 2021.
Hubungan Kebiasaan Minum Teh, Kepatuhan Konsumsi Tablet FE dan Status Gizi terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Lhiana Sugihastuti; Retno Sugesti; Rita Ayu Yolandia
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i1.42

Abstract

Pendahuluan: AKI di Indonesia secara umum terjadi penurunan kematian ibu selama periode 1991- 2015 dari 390 menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup. Jumlah Kematian ibu di provinsi Jawa Barat periode bulan Januari - Juli tahun 2020 sebesar 416 kasus. Kejadian anemia pada ibu hamil mengalami kenaikan dari tahun 2020 sebanyak 56 orang menjadi 103 orang di tahun 2021. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan minum teh, kepatuhan konsumsi fe dan status gizi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di RSUD Kota Bogor. Methode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang berobat ke RSUD Kota Bogor sebanyak 253 responden.  Besarnya sampel penelitian ditentukan dengan rumus Slovin, besarnya sampel berdasarkan rumus Slovin pada penelitian ini berjumlah 72 responden. Cara Pengambilan sampel ini menggunakan Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate. Hasil: Hasil analisis nilai hubungan antara kebiasaan minum the p-value sebsesar 0.029, kepatuhan konsumsi tablet fe p-value sebesar 0.005 dan status gizi p-value sebsesar 0.017 dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RSUD Kota Bogor.   Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian anemia dengan kebiasaan minum teh, kepatuhan konsumsi tablet Fe dan status gizi pada ibu hamil di RSUD Kota Bogor.
Pengalaman Akseptor KB dalam Menggunakan Metode KB Suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) di PMB Bidan “K” Eka Mirah Apriyati; Rita Ayu Yolandia; Siti Rafika Putri
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v2i1.55

Abstract

Introduction: 3-month injectable contraception, if there are advantages, there must be disadvantages to using 3-month injectable contraceptives. Adverse effects that can occur with the use of 3-month injectable contraceptives are often found with complaints, including Short and long menstrual cycles, Heavy or light bleeding, Irregular bleeding or spotting, and No menstruation at all (amenorrhoea). Objectives: This study aims to analyze the side effects, effectiveness and sexual intercourse on the experience of family planning acceptors in using the DMPA injection KB method at PMB Midwife K Klapanunggal in 2022. Method: The population in this study was 10 people including the head of PMB (1 person) and DMPA injecting family planning acceptors (9 people). This type of qualitative research used a case study approach. PMB Midwife K. This study began with transcripts of the interview results, after the interview transcripts were completed, the researcher created a matrix to determine the ideas put forward by the informants and group them according to their frame of mind. The resulting data is processed using Microsoft Office software in reducing data, presenting data, drawing conclusions and verifying data. Result: The results showed that the experiences felt by informants were different, including weight continued to increase, discharge of spots constantly, headaches, emotions and spots that make it uncomfortable. Pleasant experiences and feelings during sexual intercourse with a partner affect women's sexual satisfaction and reduce sexual dysfunction. Sexuality, sexual desire and sexual arousal are more influenced by their partner’s mental health and feelings. Conclusion: Family planning acceptors in using DMPA injections have different experiences and side effects, but they are effective in preventing pregnancy, and there is no difference in sexual intercourse.
Hubungan antara Penyuluhan Kesehatan, Konsumsi Tablet Fe dan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Nifas: Relationship between Health Education, Fe Tablet Consumption and Diet and the Incidence of Anemia in Postpartum Women Resti Tri Ambarwati; Rita Ayu Yolandia
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 4 (2023): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i4.78

Abstract

Pendahuluan: Masa nifas adalah masa setelah persalinan sampai 42 hari, ibu akan mengalami keluarnya darah dari rahim dapat mengakibatkan ibu mengalami anemia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara penyuluhan kesehatan, konsumsi tamblet Fe dan pola makan dengan kejadian anemia pada Ibu Nifas di Puskesmas Warungkiara tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini di lakukan di wilayah kecamatan Warungkiara dengan waktu penelitian Agustus-September tahun 2022. Dalam penelitian ini jumlah populasi yaitu 30 orang ibu nifas yang melakukan persalinan di PONED Puskesmas Warungkiara. Penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil: Hubungan antara konseling Kesehatan dengan kejadian anemia nilai p-value <0,05 yaitu 0,045 dan OR 2,273. Hubungan antara kepatuhan konsumsi Tablet Fe dengan kejadian anemia dengan nilai p-value <0,05 yaitu 0,001 dan RR 0,273. Hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia dengan nilai p-value <0,05 yaitu 0,024 dan nilai OR 6,111. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara penyuluhan kesehatan, konsumsi tamblet Fe dan pola makan dengan kejadian anemia pada Ibu Nifas di Puskesmas Warungkiara tahun 2022.
Hubungan Pengetahuan, Gaya Hidup dan Peran Bidan terhadap Konseling Gizi Pranikah di Praktik Mandiri Bidan S di Bangka Belitung Tahun 2022 Sumiati Sumiati; Rita Ayu Yolandia; Shinta Mona Lisca
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 2 No. 3 (2023): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v2i3.120

Abstract

Latar belakang: Status gizi calon pengantin wanita perlu diketahui salah satunya untuk persiapan kehamilan. Angka kejadian wanita hamil KEK berdasarkan kelompok umur, angka yang paling tinggi terjadi pada umur 15-19 tahun (38.5%), yang kedua tertinggi adalah kelompok umur 20-24 tahun (30.1%). Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Gaya Hidup dan Peran Bidan terhadap Konseling Gizi Pranikah di Praktik Mandiri Bidan S di Bangka Belitung Tahun 2022. Metode: Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian deskriptif analitik dan menggunakan desain Cross-Sectional, dimana penelitian dilakukan pada saat pengambilan data antara variabel independen dengan variabel dependen yang dilakukan secara bersama-sama pada waktu yang sama, sampel pada penelitian ini 50 responden, telah dilakukan uji Validitas dan keseluruhan instrumen yang digunakan adalah Valid. Uji statistic menggunakan chi-square. Hasil: Hasil penelitian hubungan pengetahuan terhadap konseling gizi pranikah di PMB Sumiati Riyan diperoleh nilai P-value = 0,010. Hubungan gaya hidup terhadap konseling gizi pranikah di PMB Sumiati Riyan diperoleh nilai P-value = 0,038. Hubungan peran bidan terhadap konseling gizi pranikah di PMB Sumiati Riyan diperoleh nilai P-value = 0,005. Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan, gaya hidup dan peran bidan terhadap konseling gizi pranikah di Praktik Mandiri Bidan S di Bangka Belitung Tahun 2022.
Hubungan Lama Penggunaan, Status Gizi, Aktifitas Fisik Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik 1 Bulan : Relationship between duration of use, nutritional status, physical activity and Menstrual Cycle Disorders in 1-Month KB Injection Acceptors Pawiyarni; Retno Puji Astuti; Rita Ayu Yolandia
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v2i1.64

Abstract

Pendahuluan: Keluarga Berencana yang lebih akrab disebut KB merupakan program berskala nasional untuk menurunkan angka kelahiran dan mengendalikan pertumbuhan penduduk di suatu negara. Kasus perubahan metode KB secara dini merupakan salah satu indikator penurunan kualitas pelayanan KB yang menunjukkan kurangnya informasi akseptor tentang masalah kontrasepsi, termasuk efek samping kontrasepsi suntik yang menjadi penyebab utama terjadinya KB suntik. gangguan pola menstruasi yang merupakan penyebab utama penghentian kontrasepsi suntik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pemakaian, status gizi, dan aktivitas fisik dengan gangguan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik 1 bulan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross-Sectional dengan jumlah populasi 97 orang dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Simple Random Sampling yaitu pengambilan sampel secara acak tetapi memiliki kriteria yang dipersyaratkan. Jumlah sampel sebanyak 50 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Lama Penggunaan KB suntik 1 bulan dengan nilai P 1.000 > 0,005, status Gizi dengan nilai P sebesar 1.000 > 0,005, dan Aktivitas Fisik dengan nilai P 0,031 > 0,05. Kesimpulan: Tidak ada hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi suntik 1 bulan dan Status Gizi dengan Gangguan Siklus Menstruasi dan ada hubungan yang signifikan antara Aktivitas Fisik  dengan Gangguan Siklus Menstruasi untuk akseptor KB 1 bulan di PMB P.
The INFLUENCE OF POSTPARTUM WOMEN GYMNASTICS ON CHANGES IN MATERNAL DEPRESSIVE SYMPTOMS OF POSTPARTUM MOTHERS IN THE WORKING AREA OF KELAPA DUA HEALTH CENTER, TANGERANG DISTRICT, 2023 Yudhia Huzairini; Uci Cintiasrini; Rita Ayu Yolandia
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3 No 1 (2023): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v3i1.182

Abstract

Pendahuluan: Postpartum depression merupakan gangguan depresi non-psikotik yang diagnosisnya dimulai empat minggu pasca persalinan. Hal ini bisa terjadi pada tahun pertama setelah melahirkan. Gangguan mood ini bisa terjadi 2-6 minggu setelah melahirkan dan ditandai dengan perasaan depresi, kecemasan berlebihan, susah tidur, dan perubahan bentuk tubuh. Perubahan pada masa nifas memerlukan banyak penyesuaian yang dapat menimbulkan gangguan baik fisik maupun psikis. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam nifas terhadap perubahan maternal depressive symptoms ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Tahun 2022. Metode: Jenis Penelitian Eksperimen Semu (Quasi Eksperiment Design). Desain yang digunakan adalah Two Group Pre and Post-Test Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Nonprobability Sampling dengan teknik Accidental Sampling. Variabel independennya adalah Senam Pasca Persalinan, Variabel terikatnya adalah Perubahan Maternal Depressive Symptoms Ibu Postpartum. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa Dua Kabupaten Tangerang pada bulan Maret – April 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 40 ibu. Hasil: Hasil analisis hasil uji statistik pengukuran maternal depressive symptoms pada ibu Postpartum pada kelompok senam nifas mempunyai nilai p-value sebesar 0,000 (p-value <0,05 pada α = 5%). Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam nifas pada kelompok perlakuan namun tidak terdapat pengaruh senam nifas pada kelompok kontrol terhadap perubahan gejala depresi ibu.
Co-Authors Ade Nur Ratna Sari Agus Santi BR Ginting Agustiawati Agustiawati Agustina Agustina Agustina, Riyanti Akmaliyah, Nurzah ANDRIANI, TRI Annisa, Fathia De apriani, Susi Apriani Aseh, Purwanti Budi Astrid Novita, Astrid Bayu, Retno Budiarti Budiarti, Budiarti Ciptasrini, Uci Ciptiasrini, Uci Dachlyyani Rimbawati Daeni, Linda darmi, salfia Deliana Lubis Desi Susanti DEWI ANGGRAINI Djunaedi, Hera Dwi Sartika, Dwi Eka Mirah Apriyati Elina, Elina Elis Oktapiani Ella Nurlaela Erika Br Karo Eva Erna Juliawati Febriyani, Putri Agus Feria Khafifah Wulandari Firlia Dwiasrini Fitroh, Ana Mariana Gaidha Khusnul Pangestu Gusriati Gusriati HANDAYANI MAULANY, WULAN PUSA Handayani, Titi Purwitasari Hanifa, Fanni Hedy Hardiana Helena Tawa Herliman, Fuji Yulianti Hidayani Hidayani Hidayani, Hidayani Hormayani, Hormayani Iraeni Iraeni Isnawati Isnawati Izza, Lina Nurul Jayatmi, Irma Karmelia, Mela khusnul khotimah Kiki Rizkiah Kurnia, Elis Lestari, Siti Silva Lhiana Sugihastuti Lia Arianty Lina Nurul Izza Linda Permatasari Linda Yulyana Lisca, Shinta Mona Lisnawati Lisnawati Lubis, Deliana Madinah Munawaroh Madinah, Madinah Mardiah, Ema Marfiah Marfiah Mariam, Nia Maryam Syarah Mardiyah Maryan Syarah Meita Dhamayanti Milka Anggraeni Mutiara Sani Nia Kurnia Nisa Gustini noviyani, ernita prima Nugraha, Bunga Sri Astuti Nuraeni Nuraeni Nurhalizah, Nurhalizah Nurhasanah, Nisa Nisriana nurhayati, Siti Nurhayati Nurjannah Hiku Pawiyarni Pitriyani, Devi Pujiningtyas, Pujiningtyas Purwanti, Weni Putri, Magdalena Tri Putri, Siti Rafika Rachmayanti, Atika Rahmah Dwiningsih Rahmayanti, Filly ramadhania, Suci Ramadhania Ratna Wulandari Ratna Wulandari Resti Tri Ambarwati Retno Puji Astuti Retno Sugesti Retno Sugesti Rizkiana Putri rohmah, Siti Rohmah Ruari, Willan Rusnani, Nani Salfia Darmi Sari, Agustina Shinta Mona Lisca Sinaga, Lydia Octavia Siti Fatima Solihah Solihah Sri Rahayu Mastuti Sri Setiawati Sugesti, Retno Suhati, Suhati Sumiati Sumiati Suminah Suminah, Suminah Suparyanto, Tharindi Tarigan, Intan BR Tarigan Tharindi Suparyanto Uci Cintiasrini Uci Ciptiasrini Uripah, Ii Utari, Christine Wati Wati Winsari, Wiwin Yaumaria Indah Fusva Sari Yudhia Huzairini Yuli Yuliana Yuli Yuliana Yulihah, Yulihah Yuni Nur Amelia Yunia, Sela Yunita Yunita