Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Bidang Kehutanan Bagi Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Sebagai Persiapan Pra Kerja Lestari, Ika; Somadona, Sonia; Darlis, Viny Volcherina; Sribudiani, Evi; Qomar, Nurul; Pebriandi, Pebriandi; Irfani, Ewi; Oktorini, Yossi; Mardiansyah, M. Mardiansyah; Yoza, Defri; Suhada, Nur; Masruri, Niskan Walid; Metananda, Arya Arismaya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6329

Abstract

Pekerjaan di bidang kehutanan tergolong berisiko tinggi, baik terhadap kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Rendahnya kesadaran pekerja terhadap pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi salah satu penyebab utama belum optimalnya penerapan K3 di sektor ini. Sayangnya, pemahaman mengenai K3 masih sangat minim, baik dari segi edukasi, pelatihan, maupun sosialisasi di lingkungan kerja kehutanan. Siswa SMK Kehutanan, sebagai calon tenaga kerja masa depan, perlu dibekali sejak dini dengan pengetahuan menyeluruh tentang pentingnya K3. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman awal kepada siswa, khususnya di SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru, agar mereka memiliki kesiapan bekerja secara sehat, aman, dan bertanggung jawab setelah menyelesaikan Pendidikan. Kegiatan diimplementasikan melalui sosialisasi K3 yang mencakup tiga tahapan utama: prasosialisasi, sosialisasi, dan pascasosialisasi. Materi disampaikan melalui metode posko dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan interaktif. Terdapat empat fokus materi yang diberikan, yaitu: (1) K3 di bidang kehutanan, (2) alasan pentingnya K3, (3) alat pelindung diri (APD) yang digunakan dalam kehutanan, dan (4) perancangan praktik kerja kehutanan yang sesuai dengan standar K3. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 20 indikator yang telah ditentukan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari 49% sebelum sosialisasi menjadi 82% setelah kegiatan berlangsung. Ini membuktikan bahwa kegiatan sosialisasi berhasil membangun kesadaran awal siswa mengenai pentingnya perlindungan diri dan keselamatan kerja sejak dini, khususnya dalam sektor kehutanan.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat akan Fungsi Hutan untuk Mewujudkan Pengelolaan Hutan Lestari di Desa Kuala Tolam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau Lestari, Ika; Maryani, Maryani; Agustina, Dinda Tri; Ikhsani, Hanifah; Nugraha, Lefdi Agung; Mohta, Gandhiko; Allasselcida, Anesha; Putra, Agung Kartika; Sabri, Erwanda Trio Bintan; Qomar, Nurul; Pebriandi, Pebriandi; Irfani, Ewi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.236-245

Abstract

Kuala Tolam Village, Pelalawan Regency, Riau Province, is one of the regions that still possesses significant peatland forests, which are ecologically, socially, and economically important. However, pressures from plantation expansion, land conversion, and limited community knowledge about forest functions have made this area vulnerable to degradation. This community service activity aimed to enhance public knowledge of the importance of forests. The method employed was socialization through an educational, participatory, and interactive approach combined with small group discussions. The respondents in this activity were stakeholders involved in community deliberations with the Siak Pelalawan Landscape Program in the context of forming a collective commitment to maintain forest functions and areas. The results of this activity showed an increase in community knowledge about forest functions as measured by several aspects, namely forest definition, forest types, and forest functions. Community understanding of the definition of forests increased by 39%, knowledge of forest types around Kuala Tolam Village increased by 36%, and knowledge of forest functions increased by 30%. These findings indicate that the socialization and educational approaches applied were successful in raising public awareness of the importance of forests in supporting the community’s commitment to preserving forest functions and areas. Furthermore, the formation of such commitment, supported by enhanced knowledge and understanding, is expected to serve as a strong foundation for establishing a forest patrol and monitoring team in Kuala Tolam Village, Pelalawan Regency.
Analysis of the Physical and Chemical Properties of Soil in the Riau University Arboretum Pebriandi, Pebriandi; Marsanda, Gilang Panca; Desvita, Zeki; Sari, Efilda; Darlis, Vinny Volcherina; Oktorini, Yossi; Irfani, Ewi; Nugraha, Lefdi Agung; Pertiwi, Hutami Indah
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.10805

Abstract

Soil is an important component of forest ecosystems because it acts as a provider of nutrients, a support for vegetation, and a regulator of biogeochemical cycles. Variations in the physical and chemical properties of soil are greatly influenced by vegetation cover and soil depth. This study aims to analyse the chemical properties of soil in two types of vegetation cover, namely dense and moderate cover, in the Riau University Arboretum, which was determined using the Normalised Difference Vegetation Index (NDVI) method. Soil samples were taken at three depths (0–10 cm, 10–20 cm, and 20–30 cm) to determine the vertical variation in soil chemical properties. The parameters analysed included pH, organic carbon (organic C), total nitrogen (total N), phosphorus (P₂O₅), and potassium (K₂O). The results showed that soil pH was in the acidic category, ranging from 4.43 to 5.21. Organic carbon content was higher in the surface layer than in the lower layers, with the highest value of 5.14% in medium cover. Total N content was low in all samples (0.11–0.25%), indicating a limitation of nitrogen as a factor restricting vegetation growth. The nutrient elements P₂O₅ and K₂O tended to be higher in the surface layer, especially in dense cover (P₂O₅ = 26.66 mg/100 g; K₂O = 24.56 mg/100 g). In general, dense cover was able to maintain nutrient availability better than medium cover, although medium cover had relatively higher organic C content on the surface. These findings confirm that vegetation cover plays an important role in maintaining soil quality, and the preservation of dense vegetation needs to be optimised to support soil fertility and the sustainable conservation function of the arboretum.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Kehutanan Universitas Riau melalui Edukasi dan Simulasi Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Manggala Agni Daops Pekanbaru Lestari, Ika; Suhada, Nur; Pebriandi, Pebriandi; Darlis, Viny Volcherina; Oktorini, Yossi; Yoza, Defri; Sribudiani, Evi; Mardiansyah, Muhammad; Qomar, Nurul; Irfani, Ewi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0fh9zs20

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah bencana yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau, yang memberikan dampak besar terhadap ekosistem, kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Sebagai institusi akademik di bidang kehutanan, Universitas Riau berperan dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengendalian karhutla. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kehutanan Universitas Riau melalui edukasi dan simulasi pemadaman kebakaran yang diselenggarakan bekerja sama dengan Manggala Agni Daops Pekanbaru. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: pemberian materi oleh praktisi Manggala Agni, pengenalan alat pemadam kebakaran manual dan mekanis, serta simulasi pemadaman api secara langsung. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan mahasiswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan sebesar 39,42 setelah kegiatan berlangsung, yang mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan praktis mahasiswa. Kesimpulannya, kegiatan edukasi dan simulasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam upaya mitigasi karhutla di Provinsi Riau.
Understorey Plant Diversity in Imbo Putui Customary Forest, Kampar Regency, Riau Syifa, Syaiful; Pebriandi, Pebriandi; Darlis, Viny Volcherina
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11369

Abstract

The Imbo Putui Customary Forest is an ecosystem that plays an important ecological role as a provider of environmental services and habitat for tropical biodiversity. This study analyzes the diversity of understory plants in the Imbo Putui Customary Forest using a descriptive quantitative research design. Data collection was carried out using a 100 × 20 m main plot combined with 2 × 2 m subplots as sampling units for understory vegetation. The results of this study show that there are 29 plant species belonging to 18 families, originating from 4 habits: herbaceous, shrub, grass, and shrub, and three families were found to be abundant, namely Poaceae, Arecaceae, and Asteraceae. The results showed that the understory plant community consisted of various growth forms, with herbaceous plants showing the highest level of diversity, while shrubs showed the lowest level of diversity. Overall, the level of diversity indicates that the forest ecosystem is in relatively good ecological condition. These findings confirm the ecological stability of the Imbo Putui Customary Forest and emphasize the importance of sustainable conservation and management efforts to maintain ecosystem balance and provide benefits to indigenous communities.
Sosialisasi Agroforestri di Lahan Gambut untuk Ketahanan Pangan dan Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Pebriandi Pebriandi; Lefdi Agung Nugraha; Ewi Irfani; Wahyu Tegar Pratama; Eka Hidyatulah; Viny Volcerina Darlis; Maryani Maryani; Muhammad Mardhiansyah; Evi Sribudiani; Yossi Oktorini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1333

Abstract

Agroforestri merupakan salah satu pendekatan pengelolaan lahan yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim melalui integrasi tanaman kehutanan dan pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dan implementasi agroforestri dalam pengelolaan lahan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 April 2026 di Aula Hotel Dika Raya, Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang yang berasal dari LSM Daemeter, LPHD, SPLP, serta mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Riau. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi, sharing session, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep agroforestri, manfaatnya dalam meningkatkan produktivitas lahan, serta perannya dalam penyerapan karbon dan konservasi lingkungan. Selain itu, interaksi aktif antar peserta melalui diskusi dan berbagi pengalaman turut memperkuat pemahaman kontekstual dan mendorong potensi adopsi praktik agroforestri di tingkat masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta mendukung pengelolaan sumber daya lahan yang berkelanjutan.
Effectiveness of Annona muricata Leaf Extract as a Biopesticide Against Strepsicrates sp. in Eucalyptus pellita Seedlings Zahra’ Syafi’ah; Muhammad Mardhiansyah; Pebriandi Pebriandi
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 4: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus December 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i4.7267

Abstract

Background: Industrial forest plantations, particularly Eucalyptus pellita, are widely cultivated for pulp and paper production. However, nurseries of E. pellita, including those in the R&D facilities of PT Arara Abadi, are frequently infested by pests such as Strepsicrates sp. Synthetic pesticides are commonly applied to manage these infestations, although their use may pose risks to the environment. As an alternative, botanical pesticides derived from Annona muricata leaf extract have gained attention. Therefore, this study aimed to evaluate the effectiveness of A. muricata leaf extract in controlling Strepsicrates sp. and to determine its optimal concentration for application in E. pellita nurseries. Methodology: The experiment employed a completely randomized design (CRD) consisting of four treatments with five replicates. Data were analyzed using Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) at a 5% significance level. The treatments consisted of concentrations of 10 g/L, 20 g/L, 30 g/L, and 40 g/L. Observed parameters included room temperature, relative humidity, time to initial mortality, time to 50% mortality, daily mortality rate, and total mortality. Findings: A. muricata leaf extract was effective in controlling Strepsicrates sp. on E. pellita. The results indicated that the optimal concentration was 40 g/L, resulting in the shortest initial mortality time of 5.2 hours, a median lethal time (LT₅₀) of 22.58 hours, and  a total mortality rate of 100%. Contribution: The findings of this study indicate that A. muricata leaf extract at a concentration of 40 g/L has strong potential for application as an environmentally friendly, effective, and sustainable botanical pesticide, supporting integrated pest management in E. pellita nurseries and reducing reliance on synthetic chemicals
Co-Authors Aditia, Windy Sukma Agustina, Dinda Tri Ahmad Ahmad Ahmad Baiquni Ahmad Baiquni Rangkuti Akbar Alldhu Dilas Alfini Allasselcida, Anesha Amelina Putri Ananda, Taufik Angga Pramana Angraini, Riris Anthoni Hamzah Aprianto, M. Ikhsan Arida Susilowati Iswanto Arsetia, Dini Aulia R. Arya Arismaya Metananda Aufar, Wafid Muhammad Azizah, Wafiq Bakara, Jhon Pontas Cahyani, Putri Darli, Viny Volcherina Darlis, Vinny Volcherina Defri Yoza Desvita, Zeki Dike Adelia Eka Hidyatulah Eka Indra Setiawan Erwanda Trio Bintan Sabri Esty Octiana Sari Evi Sribudiani Ewi Irfani Ewi Irfani Fadli, Zulkhoiri Fatriansyah, Aulia Fernando, Git Fifi Puspita Gandhiko Mohta Haliyani, Risda Hamido, Dhanu Hanifah Ikhsani harahap, ari azhari Harnuda, Muhammad Rafi Hasiolan Siahaan Hasnah, Nur Helni Anggraini HELNI ANGGRAINI Idwar, Idwar Ika Lestari Ika Lestari, Ika Ilham Muhammad Imelda Yunita Indahsari, Lili Nur Irman Tinjo Khikmanisa, Tiwi Kurniawan, M Andry Lefdi Agung Nugraha Lestiawati M Andry Kurniawan Maras, Iqbal Mardiansyah, M. Mardiansyah Mardiansyah, Muhammad Marsanda, Gilang Panca Maryani Maryani Maryani Maryani Masruri, Niskan Walid Meki Herlon Meta Riana Akma Metananda, Arya Arismaya Mhd Akbar Sinabel Muhammad AlFajri Muhammad Buce Saleh Muhammad Mardhiansyah Muhammad Mardhiansyah Muhammad Mardhiansyah Muhammad Miftahul Roziqin Mukhamadun Mukhamadun ' Mukhamadun, Mukhamadun Mulyani, Putri Cahaya Nila Salsabila Nila Salsabila Niskan Walid Masruri Niskan Walid Masruri Nugraha, Lefdi Agung Nur Hasnah Nur Suhada Nur Suhada, Nur Nurhaliza Nurianti, Nurianti Nurul Qomar Oktorini, Yosi Omo Rusdiana Pajri, Islami Pertiwi, Hutami Indah Pradja Nur Isnaeini Pradja Nur Isnaeini Putra, Agung Kartika Putra, Ezza Islami Putri Cahyani Putri, Nur Aprilia Putriani, Chirin Ni’mah Rahayu, Rini Ramadhan, Farhan Rangkuti, Ahmad Baiquni Rangkuti, Rangkuti Rezki Bela Putra Rezki Bela Putra Rizka, Darli Safitri, Maharani Sahab, Ahmad Sandi, Utami Nur Saputra, Alfahri Bayu Sari, Efilda Sartika, Reci Sepriza, Nurul Setiawan, Eka Indra Shobby, Afiyah Sholihin, Khoirul Sihombing, Venecia Margaretha Silitonga, Ester Marisi Somadona, Sonia Suhardianto, Suhardianto Syahputra, Yayan Aldy Syarifa Nadira Syarifa Nadira Syifa, Syaiful Syukri, Zulhusni Teguh Imanto Viny Volcerina Darlis Wahyu Tegar Pratama Wan Muhammad Yunus, Wan Muhammad Wati, Sulastri Wirda Aprilia Ningsih Wishnu Sukmantoro Yossi Oktorini Yulanda, Novia Oktari Yunandra Zahra’ Syafi’ah Zulfa, Khusyairi