Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Dari Limbah Menjadi Berkah: Konversi Limbah Cair Pewarna Alam Ramah Lingkungan Yosefina Andia Dekrita; Victoria Coo Lea; Nunsio Handrian Meylano; Sofiana Jelita; Ferdinando Contante Poling
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair dari proses pewarnaan alam tenun ikat di Kelompok Mbola So, Kabupaten Sikka, selama ini dibuang tanpa pengolahan, padahal limbah cair pewarna alam memiliki potensi bahan yang masih memiliki nilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi pengelolaan limbah cair pewarna alam melalui pelatihan pengolahan menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bermanfaat ekonomi. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan teknis secara langsung kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah cair menjadi POC yang efektif, yang telah diuji coba pada tanaman dan menunjukkan respons pertumbuhan positif. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kesadaran lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta membuka peluang pengembangan inovasi berbasis ekonomi sirkular di masyarakat khususnya kepada kaum perempuan, pencapaian Sustainable Development Goals ( SDG 1, SDG8, SDG 9 dan SDG 10) dan Program Asta Cita (2,3 dan 6).
Pemberdayaan Petani melalui Uji Adaptasi Beberapa Varietas Padi Unggul dalam Mendukung Kemandirian Benih Padi di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Victoria Coo Lea; Kristianus Soba; Umbu Awang Hamakonda; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i1.78

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada ini bertujuan untuk: mendorong masyarakat agar menghasilkankan varietas padi unggul yang beradaptasi baik dan cocok untuk dilepaskan kepada para petani sebagai sumber benih bermutu dan spesifik lokasi serta berbasis potensi SDA yang dimiliki secara baik dan arif untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui uji adaptasi beberapa varietas padi unggul. Peningkatan produksi padi sebagai makanan pokok tetap merupakan tantangan utama di masa depan. Ketersediaan varietas unggul dengan mutu baik, produktivitas tinggi, tahan terhadap hama penyakit dan cekaman lingkungan, serta sesuai dengan kebutuhan konsumen merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi pada era industrialisasi pertanian dalam persaingan perdagangan bebas. Sebelum suatu calon varietas dilepas menjadi varietas unggul perlu dilakukan uji adaptasi atau uji observasi bagi varietas lokal padi dan palawija dengan memenuhi kaidah-kaidah statistik. Berdasarkan hasil analisis dapat dilihat penanaman varietas TCIPB202105 dan varietas TCIPB202106 menunjukan hasil adaptasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan varietas lain karena kedua varietas tersebut memiliki lebih banyak keunggulan dari varietas lainnya, hal dapat dilihat dari umur penen kedua varietas yang relatih lebih cepat, rata-rata jumlah anakan produktif yang lebih banyak, jumlah rata-rata gabah isi yang lebih banyak, jumlah gabah kosong yang relatif lebih rendah dari varietas lain dan jumlah rumpun panen dari kedua varietas yang lebih banyak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada sebagai desa binaan. Pembuatan demplot dilaksanakan pada areal kosong seluas 12 Are atau dibawah tegakan pohon kelapa. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari aparat desa dan pemerintah kabupaten Ngada
Edukasi dan Pendampingan Pengendalian Hama Terpadu Tanaman Kakao secara Biointensif di Kelompok Tani Kakao Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur Victoria Coo Lea; Umbu Awang Hamakonda; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.226

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan edukasi dan pendampingan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan pengetahuan petani tentang metode pengendalian hama selain metode kimiawi termasuk pengetahuan pengendalian hayati sehingga petani dalam mengendalikan hama tidak hanya terpaku pada metode kimiawi saja, membuka pola pikir bahwa banyak metode pengendalian hama penyakit yang dapat diterapkan dalam usaha taninya, meningkatkan pengetahuan petani di bidang biopestisida berbahan aktif mikroba bermanfaat serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknik isolasi, perbanyakan, dan produksi agensia pengendali hayati.dari golongan jamur. Metode Pelaksanaan PKM dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: edukasi dan pemberian materi, kegiatan Pembuatan Biopestisida yang berbahan dasar Beauveria bassiana dan  Trichoderma sp dan pemantauan dan evaluasi ? Hasil edukasi dan pendampingan pada UMKM Kakao diperoleh hasil yakni: (1) Kelompok UMKM memiliki keinginan yang kuat untuk meningkatkan produksi tanaman kakao, namun kendala utama adalah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Olehnya respon yang positif diberikan kelompok UMKM Kakao selama kegiatan edukasi dan pendampingan, terbukti dengan begitu antusias mengikuti kegiatan ini, (2) Kelompok UMKM kakao  memahami filosofi dari ekosistem budidaya tanaman kakao dan siklus hidup Helopeltis sp, (3) Kelompok UMKM kakao telah memahami tentang pengendalian OPT dengan memanfaatkan agen hayati berupa Beauveria bassiana dan Trichoderma sp serta telah mampu melaksanakan dengan baik kegiatan pembuatan pupuk organik menambahkan dekomposer jamur Trichoderma sp untuk mempercepat proses dekomposisi.
Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Kakao Secara Kimiawi di Kelompok Tani Kakao Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur Victoria Coo Lea; Umbu Awang Hamakonda; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.317

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), khususnya hama dan penyakit utama yang menyerang tanaman kakao di Desa Tanah Rata, Kabupaten Manggarai Timur. Kakao merupakan komoditas unggulan yang menjadi penggerak perekonomian dan sumber pendapatan masyarakat setempat. Namun, sebagian besar tanaman kakao di wilayah ini telah berusia tua, kurang mendapat perawatan intensif, dan mengalami serangan OPT, sehingga produktivitasnya rendah. Hama utama yang menyerang adalah penggerek buah kakao (Helopeltis spp.), sedangkan penyakit yang sering ditemukan adalah busuk buah yang disebabkan oleh Phytophthora palmivora. Faktor-faktor ini menjadi penghambat utama dalam peningkatan produksi kakao di Desa Tanah Rata. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27-28 Agustus 2024 dengan menggunakan metode observasi. Data diperoleh melalui wawancara dengan petani kakao untuk mengidentifikasi permasalahan dan teknik pengendalian hama, yang kemudian divalidasi melalui pengamatan langsung di lapangan. Langkah awal meliputi survei pertanaman kakao dan wawancara dengan anggota kelompok tani untuk memahami kendala yang dihadapi. Pengendalian dilakukan berdasarkan prinsip Pengelolaan Hama Terpadu (PHT), dengan penekanan pada penggunaan teknologi ramah lingkungan dan bahan kimia sintetis sebagai alternatif terakhir jika serangan OPT melebihi ambang ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan beberapa dampak positif, antara lain peningkatan pemahaman petani tentang rehabilitasi tanaman kakao dan pengendalian OPT berbasis PHT, munculnya pucuk baru, bunga, dan bakal buah pada tanaman, serta peningkatan produksi kakao secara bertahap. Selain itu, petani memahami pentingnya pengendalian OPT yang ramah lingkungan sebagai langkah preventif. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong keberlanjutan produksi kakao sekaligus memperkuat pengelolaan UMKM berbasis kakao di wilayah tersebut.
Pelatihan Teknis Budidaya Kakao Guna Peningkatan Produktivitas di Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur Victoria Ayu Puspita; Umbu Awang Hamakonda; Igniosa Taus; Victoria Coo Lea
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.334

Abstract

Tanaman kakao atau kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan di Indonesia yang mempunyai peranan penting dalam menunjang  perekonomian nasional dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Data BPS Kabupaten Manggarai Timur menunjukkan produksi tanaman kakao mengalami peningkatan pada 2 tahun terakhir, namun produktivitas kakao di Kabupaten Manggarai Timur masih tergolong rendah karena hanya berada di angka 3,3, ton/ha. Berdasarkan hal tersebut, maka Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) yang merupakan salah satu CSR dari PT. Astra International berkolaborasi dengan salah satu Perguruan Tinggi di Kabupaten Ngada yakni Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) guna mengubah pola pikir petani kakao di wilayah Manggarai Timur sehingga dapat melaksanakan kegiatan budidaya tanaman kakao berdasarkan SOP yang ada sehingga pelaksanaan tata kerja produksi kakao secara benar, tertib dan tepat, untuk diperoleh produktivitas optimal. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini meliputi pemberian materi terkait Manajemen Teknis Budidaya Tanaman Kakao dan dilanjutkan dengan pendampingan pencatatan harian terkait semua kegiatan pemeliharaan tanaman kakao. Hasil yang diharapkan adalah para petani kakao di  salah satu binaan yaitu para petani binaan mulai bisa untuk melakukan teknis budidaya tanaman kakao yang baik dan disesuaikan dengan SOP yang telah dibuat.
Workshop dan Pendampingan Identifikasi Produk Unggulan Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian SMKN 1 Borong Nicolaus Noywuli; Antonia Paulina Bao; Ignoisa Taus; Victoria Ayu Puspita; Maria Arnoldiana Dadjan Uran; David Januarias D. Patty; Victoria Coo Lea; Maria Yoandarta I. Maun
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i1.381

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Borong, Kabupaten Manggarai Timur, sebagai bagian dari implementasi kurikulum BMW (Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha) pada jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam mengidentifikasi produk unggulan berbasis mata pelajaran penciri melalui pendekatan teaching factory yang selaras dengan standar industri. Metode yang digunakan adalah observasi dan pendampingan. Observasi dilakukan untuk mengkaji potensi produk lokal yang dimiliki sekolah, dilanjutkan dengan pelaksanaan workshop dan pendampingan kepada para guru guna mengarahkan proses identifikasi dan pengembangan produk unggulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam merancang pembelajaran berbasis produk unggulan, baik produk utama maupun produk hasil olahan limbah. Produk-produk tersebut meliputi pengolahan kopi, kakao, nanas, singkong, dan tomat yang disesuaikan dengan mata pelajaran di masing-masing tingkat kelas. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya perangkat pembelajaran yang relevan dan berorientasi industri serta memperkuat hubungan antara sekolah dan dunia usaha/dunia industri. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi terhadap penguatan kapasitas guru dan peningkatan mutu pembelajaran di SMK berbasis kebutuhan lokal dan industri.
Penyuluhan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Kakao pada Masyarakat Desa Boba, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada Victoria Coo Lea; Umbu Awang Hamakonda; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus; Umbu N. Limbu
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i1.402

Abstract

Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada kakao merupakan tantangan utama bagi petani di Desa Boba, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Serangan hama seperti penggerek buah kakao dan penyakit seperti busuk buah menyebabkan menurunnya produktivitas secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas petani dalam mengenali serta mengendalikan hama dan penyakit tanaman kakao melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan materi tentang jenis-jenis hama dan penyakit utama pada tanaman kakao, diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion), serta kunjungan lapangan ke kebun petani untuk observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani sangat antusias dan aktif terlibat dalam seluruh tahapan kegiatan. Mereka menunjukkan peningkatan pengetahuan dalam identifikasi gejala serangan dan pemilihan metode pengendalian yang sesuai, seperti sanitasi kebun, pemangkasan, serta penggunaan insektisida secara bijak. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas lokal petani dalam pengelolaan kakao secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat dilanjutkan secara berkala sebagai bagian dari program revitalisasi tanaman kakao di wilayah tersebut.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KAKAO DI DESA TAKATUNGA 1 KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA: Strategy For Developing Cocoa Farming Business In Takatunga 1 Village, South Golewa Sub-District, Ngada Regency Victoria Ayu Puspita; Maria Natalia Bupu; Victoria Coo Lea
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i1.9870

Abstract

Cocoa farming is one of the main sources of livelihood for the people of Takatunga 1 Village, South Golewa District, Ngada Regency. However, its development still faces several challenges such as limited capital, pest and disease attacks, and price fluctuations that affect farmers' income. This study aims to identify the internal and external factors that influence cocoa farming and to formulate strategies for its development in Takatunga 1 Village, South Golewa District, Ngada Regency. The research method uses a descriptive approach with SWOT analysis through the formation of IFAS, EFAS, IE matrices, and SWOT matrix analysis. The results of the study indicate that internal factors include strengths such as good quality cocoa beans, sufficient land area, and farmers' experience in cocoa cultivation, while the main weaknesses are pest and disease attacks, limited capital, and low knowledge of cultivation technology. External factors consists of opportunities in the form of high market demand and government support, while threats come from cocoa price fluctuations and market competition. The IE matrix analysis places the position of the cocoa farming business in Takatunga 1 Village in quadrant II (grow and build), so the appropriate SO strategy is an intensive strategy through market penetration and product development. Thus, the development of cocoa farming can be directed towards improving product quality, expanding market access through cooperation with cooperatives or buyers from other regions, and increasing farmer capacity through counseling and training.
INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI DAN CENDAWAN PATOGEN PADA TANAMAN PISANG KEPOK (Musa acuminata x Musa balbisiana) DI DESA BAWARANI KABUPATEN NGADA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Victoria Coo Lea; Nicolaus Noywuli; Umbu Awang Hamakonda; Jenny Ronawati Bay; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/d9v7qn07

Abstract

Indications of pest and disease attacks during plant growth cause a decrease in fruit quality. Fungi cause local or systemic symptoms in their host, and these symptoms may occur separately in different hosts, simultaneously in the same host, or one following the other in the same host. Diagnosis and identification of pathogens on a laboratory scale in kepok banana plants in Ngada Regency have not been conducted. Therefore, it is necessary to identify the pathogens causing various disease symptoms in banana plants so that it can serve as preliminary data for further research related to pathogen disease management and information for farmers. This research aims to inventory and identify pathogens causing diseases in banana plants. This research method uses a survey method (purposive sampling) and observation in the plant disease laboratory. The results found several pathogens associated with kepok banana plants, namely Fusarium wilt disease (Fusarium oxysporum and Fusarium graminearum) and bacterial wilt disease (Pseudomonas solanacearum and Ralstonia solanacearum).