Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

IMPLEMENTASI ALGORITMA FORWARD CHAINING PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PISANG goda, Karina Dhena; Lea, Victoria Coo; Ule, Yuliana
Jurnal Tekinkom (Teknik Informasi dan Komputer) Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37600/tekinkom.v7i2.1683

Abstract

The management of banana pest and disease outbreaks in Ngada Regency since 2022 has been hindered by farmers' lack of knowledge about early detection of symptoms and the limited availability of agricultural extension workers, which accelerates the spread and increases losses in agricultural land. This study aims to develop a web-based expert system to assist farmers in diagnosing banana pests and diseases quickly and accurately. The research methods involved data collection through field observations, interviews with farmers and agricultural experts, and literature studies from relevant references. The system design employs the waterfall development model, which includes requirements analysis, system design, implementation, and testing. The knowledge base of the system is designed using the forward chaining algorithm with 9 types of diseases and 40 symptoms. Implementation results indicate that the system was successfully tested using the black-box method with a 100% success rate, while the usability and responsiveness aspects scored 98% based on user evaluations. In conclusion, the forward chaining algorithm serves as an effective methode to support the diagnosis of banana pests and diseases and to enhance farmers' knowledge, thereby reducing losses caused by pest and disease attacks.
HAMA DAN PENYAKIT PENTING TANAMAN KAKAO DI KABUPATEN NAGEKEO, PROVINSI NTT Victoria Coo Lea; Hermanu Triwidodo; Supramana Supramana
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i4.5860

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan satu komoditas strategis pendukung perekonomian di Nagekeo. Tanaman kakao yang tua dan kurang produktif, pemeliharaan yang kurang intensif serta hama dan penyakit adalah penyebab rendahnya produktivitas kakao dibandingkan daerah penghasil kakao lain di Indonesia.  Penelitian untuk mengetahui hama dan penyakit penting pada buah kakao di Kabupaten Nagekeo dilakukan di perkebunan rakyat di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Boawae, Mauponggo dan Keo Tengah. Pada setiap lokasi diambil 20 lahan contoh seluas 0,5 ha. Penarikan tanaman contoh dilakukan dengan pola diagonal. Parameter yang diamati adalah gejala kerusakan dan  intensitas serangan oleh hama dan penyakit penting. Dua jenis hama penting, yaitu  hama kepik pengisap buah kakao (Helopeltis sp) dan penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella) dengan tingkat kerusakan Helopeltis sp paling tinggi terjadi di Kecamatan Boawae yaitu 23,95%, Kecamatan Keo Tengah yaitu 20,95%, Kecamatan Mauponggo intensitas serangan sebesar 20,10% intensitas serangan PBK tertinggi di Kecamatan Boawae yaitu 6,11%, Kecamatan Keo Tengah sebesar 4,76% sedangkan Kecamatan Mauponggo intensitasnya hanya mencapai 2,35%. Penyakit penting kakao yang ditemukan adalah  busuk buah (Phytophthora palmivora) dengan keparahan penyakit Phytophthora palmivora paling tinggi terjadi di Kecamatan Keo Tengah yaitu 5,11% jika dibandingkan dengan Kecamatan Boawae dan Mauponggo yaitu sebesar 3,25% dan 1,28%.
Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Petani Kakao Terhadap Pengelolaan OPT di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur Lea, Victoria Coo; Prihatin, Prihatin; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v4i2.586

Abstract

Salah satu komoditas perkebunan utama yang mendukung perekonomian di Nagekeo adalah kakao (Theobroma cacao L.). Komoditas ini berperan penting dalam menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat. Namun, pengelolaan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang belum optimal menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya produksi kakao di Kabupaten Nagekeo. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan petani terkait pengelolaan OPT kakao. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2019 di tiga kecamatan yang terletak di Kabupaten Nagekeo, yang terkenal dengan produksi kakao. Data pengetahuan, sikap, dan tindakan petani terhadap pengelolaan hama kakao dikumpulkan melalui wawancara terstruktur di mana responden di ambil dari setiap kecamatan. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan dalam pengetahuan, sikap, maupun tindakan petani terhadap pengelolaan OPT kakao.   One of the main plantation commodities that supports the economy in Nagekeo is cocoa (Theobroma cacao L.). This commodity plays an important role in providing employment and a source of income for the community. However, the suboptimal pest management is one of the factors causing low cocoa production in Nagekeo Regency. Therefore, this research aims to determine the level of knowledge, attitudes and actions of farmers regarding cocoa OPT management. This research was conducted from January to March 2019 in three sub-districts located in Nagekeo Regency, which is famous for cocoa production. Data on farmers' knowledge, attitudes and actions regarding cocoa pest management were collected through structured interviews where respondents were taken from each sub-district. The results of the chi-square analysis show that there is no significant correlation in farmers' knowledge, attitudes or actions regarding cocoa pest management.
PELATIHAN PENGAWETAN BAMBU UNTUK MENINGKATKAN  KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BAMBU DI YAYASAN BAMBU LINGKUNGAN LESTARI Hamakonda, Umbu Awang; Wae, Hendrika; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa; Lea, Victoria Coo
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/36cvxx07

Abstract

Bambu (Bambusoideae) adalah jenis tanaman rumput rumputan dengan berongga dan ruas pada batangnya. Bambu sangat beragam. Bambu, salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu, mungkin merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan ekonomi yang mendorong industri kreatif di pedesaan. Bambu, hasil hutan non-kayu yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri, dikenal sebagai bambu. Bambu adalah tanaman yang cepat tumbuh yang digunakan untuk berbagai macam produk, tetapi mereka rentan terhadap organisme perusak. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan pengawetan bambu untuk meningkatkan kualitas dan daya simpan bambu di yayasan bambu lingkungan lestari. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini praktik langsung dengan melakukan perendaman dan perebusan menggunakan boraks di Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Kabupaten Ngada. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa praktik perendaman bambu dan perebusan menggunakan dengan lama waktu 2-8 jam pengawetan dengan mitra Yayasan Bambu Lingkungan Lestari sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan umur simpan bambu dan menghasilkan bambu yang berkualitas.
INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI DAN CENDAWAN PATOGEN PADA TANAMAN PISANG KEPOK (Musa acuminata x Musa balbisiana) DI DESA BAWARANI KABUPATEN NGADA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Lea, Victoria Coo; Noywuli, Nicolaus; Hamakonda, Umbu Awang; Bay, Jenny Ronawati; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/d9v7qn07

Abstract

Indications of pest and disease attacks during plant growth cause a decrease in fruit quality. Fungi cause local or systemic symptoms in their host, and these symptoms may occur separately in different hosts, simultaneously in the same host, or one following the other in the same host. Diagnosis and identification of pathogens on a laboratory scale in kepok banana plants in Ngada Regency have not been conducted. Therefore, it is necessary to identify the pathogens causing various disease symptoms in banana plants so that it can serve as preliminary data for further research related to pathogen disease management and information for farmers. This research aims to inventory and identify pathogens causing diseases in banana plants. This research method uses a survey method (purposive sampling) and observation in the plant disease laboratory. The results found several pathogens associated with kepok banana plants, namely Fusarium wilt disease (Fusarium oxysporum and Fusarium graminearum) and bacterial wilt disease (Pseudomonas solanacearum and Ralstonia solanacearum).
Pemberdayaan Petani melalui Uji Adaptasi Beberapa Varietas Padi Unggul dalam Mendukung Kemandirian Benih Padi di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Lea, Victoria Coo; Soba, Kristianus; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i1.78

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada ini bertujuan untuk: mendorong masyarakat agar menghasilkankan varietas padi unggul yang beradaptasi baik dan cocok untuk dilepaskan kepada para petani sebagai sumber benih bermutu dan spesifik lokasi serta berbasis potensi SDA yang dimiliki secara baik dan arif untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui uji adaptasi beberapa varietas padi unggul. Peningkatan produksi padi sebagai makanan pokok tetap merupakan tantangan utama di masa depan. Ketersediaan varietas unggul dengan mutu baik, produktivitas tinggi, tahan terhadap hama penyakit dan cekaman lingkungan, serta sesuai dengan kebutuhan konsumen merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi pada era industrialisasi pertanian dalam persaingan perdagangan bebas. Sebelum suatu calon varietas dilepas menjadi varietas unggul perlu dilakukan uji adaptasi atau uji observasi bagi varietas lokal padi dan palawija dengan memenuhi kaidah-kaidah statistik. Berdasarkan hasil analisis dapat dilihat penanaman varietas TCIPB202105 dan varietas TCIPB202106 menunjukan hasil adaptasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan varietas lain karena kedua varietas tersebut memiliki lebih banyak keunggulan dari varietas lainnya, hal dapat dilihat dari umur penen kedua varietas yang relatih lebih cepat, rata-rata jumlah anakan produktif yang lebih banyak, jumlah rata-rata gabah isi yang lebih banyak, jumlah gabah kosong yang relatif lebih rendah dari varietas lain dan jumlah rumpun panen dari kedua varietas yang lebih banyak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada sebagai desa binaan. Pembuatan demplot dilaksanakan pada areal kosong seluas 12 Are atau dibawah tegakan pohon kelapa. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari aparat desa dan pemerintah kabupaten Ngada
Edukasi dan Pendampingan Pengendalian Hama Terpadu Tanaman Kakao secara Biointensif di Kelompok Tani Kakao Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur Lea, Victoria Coo; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.226

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan edukasi dan pendampingan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan pengetahuan petani tentang metode pengendalian hama selain metode kimiawi termasuk pengetahuan pengendalian hayati sehingga petani dalam mengendalikan hama tidak hanya terpaku pada metode kimiawi saja, membuka pola pikir bahwa banyak metode pengendalian hama penyakit yang dapat diterapkan dalam usaha taninya, meningkatkan pengetahuan petani di bidang biopestisida berbahan aktif mikroba bermanfaat serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknik isolasi, perbanyakan, dan produksi agensia pengendali hayati.dari golongan jamur. Metode Pelaksanaan PKM dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: edukasi dan pemberian materi, kegiatan Pembuatan Biopestisida yang berbahan dasar Beauveria bassiana dan  Trichoderma sp dan pemantauan dan evaluasi ? Hasil edukasi dan pendampingan pada UMKM Kakao diperoleh hasil yakni: (1) Kelompok UMKM memiliki keinginan yang kuat untuk meningkatkan produksi tanaman kakao, namun kendala utama adalah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Olehnya respon yang positif diberikan kelompok UMKM Kakao selama kegiatan edukasi dan pendampingan, terbukti dengan begitu antusias mengikuti kegiatan ini, (2) Kelompok UMKM kakao  memahami filosofi dari ekosistem budidaya tanaman kakao dan siklus hidup Helopeltis sp, (3) Kelompok UMKM kakao telah memahami tentang pengendalian OPT dengan memanfaatkan agen hayati berupa Beauveria bassiana dan Trichoderma sp serta telah mampu melaksanakan dengan baik kegiatan pembuatan pupuk organik menambahkan dekomposer jamur Trichoderma sp untuk mempercepat proses dekomposisi.
Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Kakao Secara Kimiawi di Kelompok Tani Kakao Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur Lea, Victoria Coo; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.317

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), khususnya hama dan penyakit utama yang menyerang tanaman kakao di Desa Tanah Rata, Kabupaten Manggarai Timur. Kakao merupakan komoditas unggulan yang menjadi penggerak perekonomian dan sumber pendapatan masyarakat setempat. Namun, sebagian besar tanaman kakao di wilayah ini telah berusia tua, kurang mendapat perawatan intensif, dan mengalami serangan OPT, sehingga produktivitasnya rendah. Hama utama yang menyerang adalah penggerek buah kakao (Helopeltis spp.), sedangkan penyakit yang sering ditemukan adalah busuk buah yang disebabkan oleh Phytophthora palmivora. Faktor-faktor ini menjadi penghambat utama dalam peningkatan produksi kakao di Desa Tanah Rata. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27-28 Agustus 2024 dengan menggunakan metode observasi. Data diperoleh melalui wawancara dengan petani kakao untuk mengidentifikasi permasalahan dan teknik pengendalian hama, yang kemudian divalidasi melalui pengamatan langsung di lapangan. Langkah awal meliputi survei pertanaman kakao dan wawancara dengan anggota kelompok tani untuk memahami kendala yang dihadapi. Pengendalian dilakukan berdasarkan prinsip Pengelolaan Hama Terpadu (PHT), dengan penekanan pada penggunaan teknologi ramah lingkungan dan bahan kimia sintetis sebagai alternatif terakhir jika serangan OPT melebihi ambang ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan beberapa dampak positif, antara lain peningkatan pemahaman petani tentang rehabilitasi tanaman kakao dan pengendalian OPT berbasis PHT, munculnya pucuk baru, bunga, dan bakal buah pada tanaman, serta peningkatan produksi kakao secara bertahap. Selain itu, petani memahami pentingnya pengendalian OPT yang ramah lingkungan sebagai langkah preventif. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong keberlanjutan produksi kakao sekaligus memperkuat pengelolaan UMKM berbasis kakao di wilayah tersebut.
Pelatihan Teknis Budidaya Kakao Guna Peningkatan Produktivitas di Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur Puspita, Victoria Ayu; Hamakonda, Umbu Awang; Taus, Igniosa; Lea, Victoria Coo
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.334

Abstract

Tanaman kakao atau kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan di Indonesia yang mempunyai peranan penting dalam menunjang  perekonomian nasional dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Data BPS Kabupaten Manggarai Timur menunjukkan produksi tanaman kakao mengalami peningkatan pada 2 tahun terakhir, namun produktivitas kakao di Kabupaten Manggarai Timur masih tergolong rendah karena hanya berada di angka 3,3, ton/ha. Berdasarkan hal tersebut, maka Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) yang merupakan salah satu CSR dari PT. Astra International berkolaborasi dengan salah satu Perguruan Tinggi di Kabupaten Ngada yakni Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) guna mengubah pola pikir petani kakao di wilayah Manggarai Timur sehingga dapat melaksanakan kegiatan budidaya tanaman kakao berdasarkan SOP yang ada sehingga pelaksanaan tata kerja produksi kakao secara benar, tertib dan tepat, untuk diperoleh produktivitas optimal. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini meliputi pemberian materi terkait Manajemen Teknis Budidaya Tanaman Kakao dan dilanjutkan dengan pendampingan pencatatan harian terkait semua kegiatan pemeliharaan tanaman kakao. Hasil yang diharapkan adalah para petani kakao di  salah satu binaan yaitu para petani binaan mulai bisa untuk melakukan teknis budidaya tanaman kakao yang baik dan disesuaikan dengan SOP yang telah dibuat.
Workshop dan Pendampingan Identifikasi Produk Unggulan Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian SMKN 1 Borong Noywuli, Nicolaus; Bao, Antonia Paulina; Taus, Ignoisa; Puspita, Victoria Ayu; Uran, Maria Arnoldiana Dadjan; Patty, David Januarias D.; Lea, Victoria Coo; Maun, Maria Yoandarta I.
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i1.381

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Borong, Kabupaten Manggarai Timur, sebagai bagian dari implementasi kurikulum BMW (Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha) pada jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam mengidentifikasi produk unggulan berbasis mata pelajaran penciri melalui pendekatan teaching factory yang selaras dengan standar industri. Metode yang digunakan adalah observasi dan pendampingan. Observasi dilakukan untuk mengkaji potensi produk lokal yang dimiliki sekolah, dilanjutkan dengan pelaksanaan workshop dan pendampingan kepada para guru guna mengarahkan proses identifikasi dan pengembangan produk unggulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam merancang pembelajaran berbasis produk unggulan, baik produk utama maupun produk hasil olahan limbah. Produk-produk tersebut meliputi pengolahan kopi, kakao, nanas, singkong, dan tomat yang disesuaikan dengan mata pelajaran di masing-masing tingkat kelas. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya perangkat pembelajaran yang relevan dan berorientasi industri serta memperkuat hubungan antara sekolah dan dunia usaha/dunia industri. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi terhadap penguatan kapasitas guru dan peningkatan mutu pembelajaran di SMK berbasis kebutuhan lokal dan industri.