p-Index From 2021 - 2026
7.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Jurnal Dakwah Risalah Psikis : Jurnal Psikologi Islami Jurnal Ilmu Dakwah ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah Prophetica Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Educational Guidance and Counseling Development Journal al-Afkar, Journal For Islamic Studies TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Ilmu Dakwah TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi An-Nur : Jurnal Studi Islam Jurnal Iman dan Spiritualitas Cons-Iedu: Islamic Guidance and Counseling Journal Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan Solidaritas: Jurnal Pengabdian COUNSELING FOR ALL: Jurnal Bimbingan dan Konseling Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Journal Of Psychology, Counseling And Education Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Makkareso : Riset Pengabdian Masyarakat Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Fajar: Media Komunikasi dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Wanastra: Jurnal Bahasa dan Sastra Khazanah Multidisiplin Journal of Indonesian Islam Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Globalizing Religious Moderation: Indonesia’s Experience of Religious Moderation for the ASEAN and Global Contexts Rahmat, Efendi; Solahudin, Dindin; Kusnawan, Aep; Azis, Rohmanur
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Temali: Jurnal Pembangunan Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v8i2.45139

Abstract

This study aims to analyze the potentials and challenges of globalizing Indonesia’s policy of religious moderation within the ASEAN and broader international context. Amid growing polarization rooted in religion, extremism, and identity-based conflicts, the Indonesian government—through the Ministry of Religious Affairs—has developed the religious moderation policy as both a normative and strategic framework to preserve harmony within plural societies. Using a qualitative approach based on case studies and document analysis, this research draws on primary data from official reports by the Ministry of Religious Affairs and secondary data from relevant international sources. The findings indicate that Indonesia’s model of religious moderation has begun to gain attention in regional and global forums, particularly through its integration into educational initiatives, interfaith dialogue platforms, and diplomatic arenas such as ICROM and KMBAAA. Nevertheless, several dysfunctions persist: resistance from ideological groups, elitist and symbolic implementation, inconsistency with ongoing domestic discrimination, and the ceremonial nature of international actor involvement. These findings underscore the urgent need for more inclusive, community-based, and consistent strategies if religious moderation is to evolve into a global value system. This study offers an original contribution by positioning Indonesia’s religious moderation not merely as a domestic policy, but as a transnational normative model relevant for diplomacy and religious studies.
BIMBINGAN ISLAM MELALUI KESENIAN KILININGAN UNTUK PENGUATAN KESADARAN BERAGAMA Sawitri, Utari; Kusnawan, Aep; Mujib, Abdul
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 8, No 2 (2025): Juli
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v8i2.969

Abstract

This research describes the condition of artists' religious awareness as the initial basis for implementing Islamic guidance services in art studios, analyzes the values of Islamic guidance in Kiliningan arts which have the potential to be used as material for Islamic guidance, and analyzes how Islamic guidance is implemented in Kiliningan art studios. This research uses a qualitative approach with a case study method involving observation, interviews and documentation processes. Research shows that the implementation of Islamic guidance services in art studios is carried out using a small group strategy or fi'ah qolilah through a fitrah approach. The methods used are the ngaguar method, the ngalenyepan method, and the ngalarapkeun method.
Peningkatan Mutu Pengabdian melalui In-Tray Training di “Rumah Pengabdian” UIN Sunan Gunung Djati Bandung Kusnawan, Aep; Muslimah, Sitta Resmiati; Salma, Fathya Zulva Fadlilah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 22 No. 1 (2022)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2022.221.10876

Abstract

Efforts to improve the quality of community service are essential. Apart from the fact that community service is part of the Tri Dharma of Higher Education, it is also one of the measures for Higher Education regarding its existence in the community. Efforts to improve the quality of community service are now being pursued by the Center for Community Service (PkM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, among others, through the "House of Service" pilot. In the "House of Service," the In Tray-Training of the servants is organized. The purpose of this discussion is to find out how the In-Tray Training activities are related to efforts to improve the quality of service. This discussion also uses the In-Tray Training method. The results show several improvements, among others: First, it offers an increase in the enthusiasm for service among the academic community of UIN Bandung. Second, the service house is a vehicle for meeting the service activist lecturers to hold in-tray training to exchange thoughts, ideas, methodologies, and service experiences and synergize various programs and steps of UIN SGD Bandung servants. To encourage servants in multiple faculties and study programs to synergize more, collaborate, complement each other, and give birth to innovation and form a distinction of different models and methods of service of UIN Bandung. Third, various community service activities carried out by the academic community of UIN SGD Bandung have also been successfully documented in an archived and publicized UIN Sunan Gunung Djati Bandung Community Service Profile book. Upaya peningkatan mutu pengabdian merupakan sesuatu yang penting. Selain karena Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, ia juga menjadi salah satu ukuran bagi Perguruan Tinggi mengenai eksistensinya di tengah masyarakat. Upaya peningkatan mutu pengabdian itu, kini diupayakan oleh Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, antara lain melalui rintisan “Rumah Pengabdian”. Pada “Rumah Pengabdian” tersebut diselenggarakan In Tray-Training para pengabdi. Tujuan dari pembahasan ini, adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan In-Tray Training tersebut kaitannya dengan upaya peningkatan mutu pengabdian. Pembahasan ini juga menggunakan metode In-Tray Training. Hasilnya menunjukkan adanya beberapa peningkatan, antara lain: Pertama, Menampakkan peningkatan kegairahan mengabdi dikalangan para civitas akademika UIN Bandung. Kedua, keberadaan rumah pengabdian sebagai wahana bertemunya para dosen pegiat pengabdian melangsungkan in-tray training untuk saling bertukar pikiran, gagasan, metodologi, pengalaman pengabdian serta mensinergikan berbagai program dan gerak langkah para pengabdi UIN SGD Bandung. Sehingga mendorong para pengabdi di berbagai fakultas dan prodi lebih bersinergi, bisa berkolaborasi, saling mengisi dan melahirkan inovasi dan membentuk distingsi ragam model dan metode pengabdian UIN Bandung. Ketiga, Berbagai kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh civitas akademika UIN SGD Bandung juga berhasil didokumentasikan menjadi buku Profile Pengabdi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang terarsipkan dan terpublikasikan.
Konseling Komunitas Sebagai Sarana Penguatan Dukungan Sosial Bagi Siswa di SMA Istiqamah Bandung Nazar, Rifki Habibun; Aep kusnawan
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/3rwr1m62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran konseling komunitas dalam memperkuat dukungan sosial bagi siswa di SMA Istiqamah Bandung. Dengan meningkatnya tantangan yang dihadapi siswa, seperti tekanan akademik dan masalah interpersonal, dukungan sosial yang kuat menjadi sangat penting. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap siswa, guru, dan konselor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program konseling komunitas secara signifikan meningkatkan dukungan sosial di antara siswa, yang berdampak positif pada kesejahteraan emosional dan prestasi akademik mereka. Sebanyak 85% siswa melaporkan peningkatan hubungan sosial dengan teman sebaya dan guru setelah mengikuti program ini. Selain itu, terdapat penurunan tingkat kecemasan dan stres di kalangan siswa yang terlibat dalam konseling, serta peningkatan rata-rata nilai akademik sebesar 20%. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi konseling komunitas dalam sistem pendidikan untuk mendukung perkembangan positif siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut dari program konseling komunitas di sekolah sebagai strategi untuk meningkatkan dukungan sosial dan kesejahteraan siswa.Kata kunci : konseling komunitas, dukungan sosial, kognitif sosial 
A Community Outreach Initiative: Fostering Religious Values Among Elderly Residents of Gili Iyang Island, Sumenep, East Java Tresnawaty, Betty; Risdayah, Enok; Kusnawan, Aep
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 24 No. 2 (2024)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.v24i2.22751

Abstract

The residents of Gili Island, better known as Oxygen Island, have an age composition with more than 40% of its residents being over 100 years old. This condition has sparked the curiosity of many researchers regarding its cause. Based on this background, an observation was conducted in the Gili area. Using several concepts from Asset-Based Community Development, it can be identified that Oksigen Island has many assets that must be developed. These assets consist of tangible and intangible objects. In contrast to previous results, which stated that the influence of clean oxygen with a level of 20.9% is what affects the longevity of the residents of Gili Island, the results of this service conclude that in addition to the beneficial oxygen levels, the determining aspect is obtained from intangible assets, namely the level of religiosity or religiousness of the island's residents which is good. The indicator can be seen from their activities, at every time the words of Tayyibah adorn their lives.
Menemukan Moderasi Beragama dalam Kaderisasi Dakwah: Kajian pada Pemuda Persatuan Islam Jawa Barat Kusnawan, Aep; Rustandi, Ridwan
NALAR Vol 5 No 1 (2021): Religious Moderation
Publisher : Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Islamic University of Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/njppi.v5i1.2900

Abstract

This article aims to analyze the model of the religious moderation-based dakwah training concerning about the patterns, processes and strategies of regeneration in Pemuda Persatuan Islam, West Java. The research is focused on observing the cultivation of religious moderation values in the regeneration program such as recruitment, training, coaching and projecting the distribution of cadres. This study uses a constructivism paradigm and qualitative approach through case studies. The data was collected through observation, interviews, documentation and literature studies. The results showed that the patterns and processes of regeneration in Pemuda Persatuan Islam West Java are projected to create the da'wah resources with the qualities of being open-minded, critical, responsive, adaptive, collaborative and transformative. The strategy of cultivating the values of religious moderation is carried out in every stage of the regeneration of Pemuda Persatuan Islam West Java, both formal and informal, especially on the material side, methods, instructors, strategic issues, duration, and evaluation techniques. The research implication is expected to be able to present a dakwah training model based on religious moderation in da'wah organizations in West Java.Keyword:
Management of Islamic Boarding Schools in the Implementation of Digital Da'wah Literacy Based on Religious Moderation and Gender Relations in West Java Rustandi, Ridwan; Kusnawan, Aep
Jurnal Dakwah Risalah Vol 34, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v34i1.24545

Abstract

This study aims to analyze the management of Islamic boarding schools in implementing digital da'wah literacy based on religious moderation and gender relations. The research explores digital competence in formulating digital da'wah formulations in educational institutions and da'wah Islamic boarding schools. The research was conducted in several West Java Islamic boarding schools, which have modern characteristics, have digital da'wah activities, and are affiliated with leading Islamic community organizations such as NU, Muhammadiyah, and Islamic Unity. The research was conducted with a qualitative approach. Research data were collected through observation, interviews, and documentation techniques. The results of the study show that the process of developing digital competence in Islamic boarding schools based on moderation and gender relations is carried out through habituation, improvisation, and innovation of the fundamental values of justice, equality, connectedness, relation, tolerance, moderation, wisdom, harmony, and inclusiveness as the foundation for strengthening digital competence.  This is done through three stages. First, the stage of cultivating the students' values, knowledge, and skills is carried out through strengthening digital competence. Second, are the stages of fostering and assisting students in digital technology (digital usage). Third, the stages of controlling and supervising students in transforming digital technology (digital transformation) in a positive, innovative, emancipatory, and participatory manner.
Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Pelatihan Wirausahawan Baru di Daerah Ujung Harapan Bahagia Babelan Bekasi Kusnawan, Aep; Nurazijah, Nurazijah
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2020)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v20i2.20603

Abstract

Generasi muda sebagai angkatan kerja dengan populasi terbesar di Daerah Ujung Harapan Bekasi Indonesia. Semangat mereka berwira usaha telah tumbuh, namun umumnya tidak memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup tentang itu. Akibatnya sering terjadi mengalami kegagalan berwirausaha. Pelatihan ini dilaksanakan untuk melatih para wirausahawan baru tersebut tentang cara memulai wirausaha dengan baik dan benar, meningkatkan kemampuan wirausaha mereka serta menggali faktor-faktor yang menjadi menghambat dan mendukung dalam kewirausahaan. Pelatihan ini menggunakan metode Demonstrasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan yang dilaksanakan sangat menarik perhatian peserta, kemudian membangkitkan semangat wirausaha mereka untuk lebih baik, karena adanya pelatihan ini para peserta sedikit demi sedikit paham dimana letak penyebab terhambatnya kewirausahaan mereka. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang diadakan ini cukup berhasil. Kata Kunci: Generasi Muda, Pelatihan, Wirausaha
PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA MASYARAKAT DESA MULTI AGAMA (Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui KKN Kolaboratif Mandiri di Desa Sikeben, Kec. Sibolangit, Kab, Deli Serdang, Sumatera Utara) Kusnawan, Aep; Nasution, Muhammad Syukri Albani; Ritonga, Mawaddah Humaira; Heldani, Shella Utari; Syah, Muhammad Farras
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 22 No. 2 (2022): Jurnal Fajar
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v22i2.28552

Abstract

Kehidupan di masyarakat multi agama dapat berpotensi teradinya konflik, bila tidak dikembangkan Moderasi dalam beragama. Hal itu seperti pernah teradi pada sejarah kelam Desa Sikeben, yang pernah mengalami konflik cukup serius di masa lalu. Namun berlatar pengalaman itu, masyarakat Desa Sikeben, menghendaki perbaikan dengan mengharapkan hidup yang harmonis. Artikel ini membahas mengenai keunikan keberagaman agama tersebut yang dianut oleh masyarakat di Desa Sikeben. Pada pengabdian ini digunakan metode PAR (Participation Action Reseach). Hasil pengabdian menunjukan bahwa masyarakat Desa Sikeben yang sebelumnya trauma pada konflik yang teradi di masa lalu, secara bertahap terjadi perubahan. Masyarakat Desa Sikeben dalam bersosialisasi saat salah satu warganya ditimpa kemalangan atau musibah, mereka menyediakan hal-hal yang diperlukan bagi warga yang sedang membutuhkan bantuan tanpa memandang perbedaan agama. Selain itu masyarakat Desa Sikeben ialah pemberian barang-barang atau benda-benda oleh warga non muslim kepada musholla Al-Ikhlas. Sikap tolong menolong yang tinggi dapat meningkatkan tingkat keharmonisan antar umat beragama serta dapat menumbuhkan sikap moderat dalam beragama pada diri masyarakat. Hal ini terbukti dengan terciptanya suasana harmonis dan timbulnya rasa terima kasih antar warga mewujudkan sikap saling menghormati satu sama lain. Pengabdian yang dilakukan memperkuat moderasi beragama, berhasil memperkuat rasa toleransi, dan kebersamaan diantara komponen masyarakat beragama di sana.
Gratitude-Based Community Counseling Service Program In Improving Subjective Well-Being Of Acehen Students Experiencing Social Anxiety Azizunnisa, Amelia; Arifin, Isep Zaenal; Kusnawan, Aep
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 8, No 2 (2025): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v8i2.38047

Abstract

The main objective of this study was to identify the social anxiety and subjective well-being of Acehnese students living abroad in Bandung City, and to design a gratitude-based community counseling service program to address these issues. This study employed an interpretive paradigm with descriptive qualitative methods and a phenomenological approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, with data sources coming from the Chairperson, Members, and Alumni of the PANGLIMA community.The results of the study showed that the social anxiety experienced by Acehnese students living away from home varied, characterized by difficulty adapting, feelings of inferiority, fear of being judged negatively, language barriers, and a tendency to withdraw from social interactions.Factors influencing this anxiety include cultural and language differences, academic pressure, and self-perception of their hometown. Students' subjective well-being also varied from low to moderate, with some reporting limited life satisfaction and positive emotions. Factors influencing subjective well-being include social support from family and community, academic achievement, and the ability to manage negative emotions such as loneliness and stress. A gratitude-based community counseling program was designed to address these issues, emphasizing self-reflection, gratitude training, communal prayer, and strengthening social support. This program is expected to reduce social anxiety levels while improving subjective well-being among students living away from home.
Co-Authors Abdul Gani, Cr. Siti Fatimah Binti Abdul Mujib ABDUL MUJIB Abidin , Yusuf Zainal Abidin, Yusuf Zainal Abidin, Yusuf Zinal Achmaduddin, Adam Anhari Ahmad Muslikhun Ajeng Nuraliyah Azhar Ajrina Amalia S Ajrina Amalia S. Akmal Athallah Al Mighwar, Muhammad Ali, Muhamad Arif Rahman Arifin, Isep Zaenal ASM, U Saifuddin Atqiya, Syifaul Azis, Rohmanur Azizunnisa, Amelia Betty Tresnawaty, Betty Bin Yunus, Ahmad Rezelan Cahya, Cindy Alidya Cecep Abdu Rohman Chantika Rahmadhania Damar Retno Dhyanti Day, Vania Maovangi Dede Lukman Dede Nurkamilah Dewi Sa'diah Dina Qurotun Nisa Dindin Solahudin, Dindin Dwi Aryanti Encep Dulwahab, Encep Eryanti Nurmala Dewi Esih Sukaesih, Esih Evi Sopiah, Evi Fadilah, Muhammad Fajar, Dadang Ahmad Fajari, Alka Fathya Zulva Fadlilah Salma Fathya Zulva Fadlilah Salma Ghifari, Royhan Gumilar, Setia Hajir Tajiri hani nurhayati Heldani, Shella Utari Helmi, Cecep Hidayah, Sokhifah Hijrin, Uus Husni Huzaima, Salsa Ibadullah, Hafiz Hasbi Ibrahim Lubis, Alwi Iman Mukhroman Isna Kamilia Zahrani Katamso, Rudi Latifatul Khairul Umam Lukluk Atin Marfuah Machendrawaty, Nanih Miharja, Sugandi Mira Herdiani Muhamad Zuldin Muhamad Zuldin, Muhamad Muhammad Syukri Albani Nasution Muhammad Zuldin Muhlas Muhlas, Muhlas Mulyaden, Asep Munajat, Dedi Muslimah, Sitta Resmiati Naan, Naan Nafhan, Muhammad Nafhan Ramadhan Nazar, Rifki Habibun Negara, Muhammad Adress Prawira Nuraeni, Heny Gustini Nurazijah, Nurazijah Nursalim, Danni Nursyahbani, Rahmi Nurul Adha, Siti Nurul Hidayah Putri Pasund, Reskika Rachmasari, Diana Rahmadhania, Chantika Rahmat, Efendi Rahmatul Husna, Nabila Ramdani, Asep Ramdani, Ramram Mansur Reina Syafia Salma Wonnink Ridwan Rustandi Rifaldy, Rizky Risdayah, Enok Ritonga, Mawaddah Humaira Rohmanur Aziz, Rohmanur Royhan Ghifari Rustandi, Ridwan Rustandi, Ridwan Saepah Saepah Saepul Akbar, Yosep Salma, Fathya Zulva Fadlilah Salsabila, Raina Rahma Sarbini Sarbini, Sarbini Satria Wiwaha, Rizzaldy Sawitri, Utari Siti Fatimah SITI MARYAM Siti Nurazizah, Fitri Sitta Resmiati Muslimah Sitta Resmiati Muslimah Sobana, Dadang Husen Suci Asih, Vemy Sugandi Miharja Sugandi Miharja Supratman, Iman Supriyatin, Tintin Suteja, Jaja Syah, Muhammad Farras Taufik Gilang Karisman Tita Tristiyani Eka Wardhani Truna, Dody Ulvah Nur'aeni Uriawan , Wisnu Yessika Nurmasari, Yessika Yuliani Yuliani Yundari, Yundari Yusril Perdiansyah Nur Yusuf Zaenal Abidin Yusuf Zainal Abidin Zahron, Abdul Kholiq Zainal Abidin, Yusuf Zuldin, Muhammad