Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan, Kebiasaan Merokok dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi Hermawati Gizi; Fathurrahman; Anwar, Rosihan
Jurnal Riset Pangan dan Gizi Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL RISET PANGAN DAN GIZI (JR-PANZI)
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jr-panzi.v6i1.191

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di seluruh dunia karena hipertensi merupakan faktor resiko utama yang mengarah kepada penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal yang dimana penyakit jantung iskemik dan stroke menjadi dua penyebab kematin utama didunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, kebiasaan merokok dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian adalah observasional analitik menggunakan rancangan cross sectional dengan metode kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas  Antaluddin Kandangan. Sampel penelitian adalah 99 responden diambil secara accidental sampling yaitu sampel yang kebetulan dijumpai oleh peneliti di wilayah kerja Puskesmas Antaluddin Kandangan. Analisis data menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan Kejadian hipertensi lebih banyak pada hipertensi derajat 1 sebesar 60,6% Pengetahuan kategori kurang 68,7%, Kebiasaan Merokok kategori perokok sedang 44,4%, Aktivitas Fisik kategori sedang 53,5%, Analisis uji statistik rank spearman didapatkan nilai p = (0,000) yang berarti ada hubungan yang bermakna pengetahuan dengan Kejadian Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Antaluddin Kandangan, nilai p = (0,002) yang berarti ada hubungan yang bermakna kebiasaan merokok dengan Kejadian Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Antaluddin Kandangan dan nilai p = (0,000) yang berarti ada hubungan yang bermakna aktivitas fisik dengan kejadian Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Antaluddin Kandangan. Saran bagi puskesmas untuk selalu memberikan dan meningkatkan penyuluhan kepada penderita hipertensi secara terus-menerus tentang bagaimana cara mencegah dan mengatasi hipertensi, memberitahukan bahan makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan, pemasangan poster atau mading mengenai pencegahan dan penanggulangan hipertensi.
Pendekatan Model Realistic Mathematic Education (RME) Berbantuan Video AnimasiTerhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Anwar, Rosihan; Firman, Firman; Desyandri, Desyandri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16146

Abstract

Education has an important role in educating the nation's life. However, students' mathematics learning outcomes in elementary school still show low figures, especially in fractions. This research aims to explore the effect of implementing the Realistic Mathematic Education (RME) learning model assisted by animation media on the mathematics learning outcomes of class V students at SD Negeri 29 Simpang Kuayan Dua Koto District, Pasaman Regency. This research is a quantitative research with a quasi experimental design research type and the design used is a non-equivalent control group. Quasi Experimental design. Data was collected through learning outcomes tests and motivation questionnaires. The results show that the application of animation-assisted RME provides a significant improvement in student learning outcomes. This research recommends the application of the RME model to improve mathematics learning outcomes.
Coherence of Surah Al-‘Alaq Verses and Their Relevance to Modern Literacy Anwar, Rosihan; Fathony, M. Hafiz; Chandra, Muhamad Raj; Al Basyari, M. Mahbub; Kholid, Idham
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v9i1.604

Abstract

The digital transformation and paradigm shifts in 21st-century education demand a reinterpretation of the concept of literacy from an Islamic perspective. Surah Al-‘Alaq, as the first revealed chapter, contains fundamental messages related to the activities of reading, thinking, and learning, which carry both spiritual and epistemological values. This study aims to analyze the coherence (munasabah) among the verses in Surah Al-‘Alaq verses 1–5 and to explore their relevance to the concept of modern literacy. The method employed is the Systematic Literature Review (SLR) with a qualitative descriptive approach, involving thematic analysis of 25 sources—consisting of scholarly journals and classical as well as contemporary tafsir—published in the last five years. The findings show that the structure of verses in Surah Al-‘Alaq forms an integrative Qur’anic literacy framework, encompassing spiritual dimensions (reading in the name of God), existential dimensions (awareness of creation), epistemological dimensions (the use of the pen as a symbol of civilization), and transformational dimensions (the process of continuous learning). These values are strongly relevant to modern literacy, such as digital, critical, and ethical literacy. Surah Al-‘Alaq can serve as a foundation for developing an Islamic literacy paradigm that meets contemporary challenges. The implication is that Islamic education needs to design a literacy curriculum that not only focuses on technical skills but also on shaping the spiritual, moral, and intellectual character of learners.
Penegakan Disiplin Positif Sebagai Upaya Meminimalisir Hukuman Fisik Dan Non Fisik Ernawati, Ernawati; Munasir, Munasir; Anwar, Rosihan; Nurhadi, Hafidin; Nuriana, Didin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13762303

Abstract

Violence against children has been at a very high rate for the past two years, even though it has decreased in one year, violence against children in the family environment still occupies the highest position followed by violence in the school environment. So far, it has been revealed from several studies that the cause of violence against children perpetrated by parents is the perception of parents about violence against children. Parents' perceptions related to enforcing discipline in children are always related to punishments that contain both physical and non-physical violence. So far, punishments often target the physical in the form of slaps, pinches, or taunts, verbal punishments such as threats, insinuations, and insults, physical stimulus punishments in the form of glaring and sneering, and punishments that make children uncomfortable, such as standing in front of the class or running around the field at school while sun is hot. As is well known, the impact of punishment can affect cognitive development such as inability to learn language and mathematics, emotional in the form of disturbances in intrapersonal and interpersonal relationships, and socially in children such as aggressive behavior when children are attacked by other people. This study used the literature study method in the form of a study of books and positive discipline modules, as well as journals related to the implementation of positive discipline in upholding discipline in children without violence. The results of the study state that enforcing discipline in children without violence can be carried out using positive discipline methods through the seven principles of positive discipline, namely; internal awareness is not external control, logical consequence is not punishment, encouragement is not reward, connection before correction, understanding is not judgmental, self-control is not controlling others, and is both gentle and firm
PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DAS KAPUAS KOTA SEKADAU KABUPATEN SEKADAU Anwar, Rosihan; Priadi, Eka; Faisal, Ahmad
Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.9 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v16i2.20649

Abstract

Kota Sekadau yang merupakan Ibukota Kabupaten Sekadau adalah kota yang terletak di tepian sungai besar yaitu   Sungai Kapuas dan Sungai Sekadau dimana kondisi hidrologisnya sangat dipengaruhi oleh tofografi kota yang sangat datar di utara dan barat serta bergelombang hingga perbukitan di bagian timur dan selatan. Belasan anak sungai yang mengalir di wilayah Kota Sekadau sebagian besar bermuara ke Sungai Kapuas dimana ditepian sungai tersebut sering terjadi bencana longsor, yang   dapat merusak infrastruktur   seperti jalan, jembatan dan rumah-rumah penduduk. Lokasi Rawan bencana longsor yang akan diteliti hanya pada lima desa di tepian sungai pada DAS Kapuas Kota Sekadau khususnya : Desa Seraras, Desa Merapi , Desa Seberang Kapuas, Desa Tanjung dan Desa Mungguk Kecamatan Sekadau Hilir yang menurut BPBD Kabupaten Sekadau pernah mengalami bencana tanah longsor. Penentuan daerah kerawanan tanah longsor dilakukan berdasarkan beberapa parameter yaitu : kemiringan lereng, penutupan lahan, erodibilitas tanah, curah hujan, lokasi longsor dan faktor keamanan. Masing-masing parameter tersebut dilakukan pembobotan atau pemberian nilai yang mempunyai pengaruh terhadap terjadinya tanah longsor, semakin besar nilai bobot yang diberikan artinya semakin memiliki kepekaan terhadap terjadinya tanah longsor. Berdasarkan pembobotan tersebut lokasi rawan longsor dibagi menjadi empat kategori yaitu ; sangat rawan, rawan, cukup rawan dan tidak rawan. Yang termasuk dalam Lokasi Sangat Rawan (Katagori Pertama ) adalah lokasi pada tepian sungai di   Desa Seraras dengan panjang sekitar 250,877 meter, lokasi pada tepian sungai di Desa Seberang Kapuas dengan panjang sekitar 549,970 meter, lokasi sebagian besar tepian sungai di Desa Mungguk dengan panjang sekitar 1338,920 meter, lokasi pada tepian sungai di Desa Merapi ( Dusun Merapi 1, 2 dan 3) dengan panjang sekitar 2198,09 meter, lokasi sebagian besar tepian sungai di Desa Tanjung dengan panjang sekitar 1765,690 meter. Untuk Lokasi Rawan (Kategori Kedua) adalah lokasi pada tepian sungai di   Desa Seraras dengan panjang sekitar 970,078 meter, lokasi sebagian kecil tepian sungai di Desa Seberang Kapuas dengan panjang sekitar 435,61 meter, lokasi sebagian kecil tepian sungai di Desa Mungguk dengan panjang sekitar 146,34 meter, lokasi pada tepian sungai di Desa Merapi ( Dusun Merapi 1, 2 dan 3) dengan panjang sekitar 1493,49 meter. Yang termasuk dalam Lokasi Cukup Rawan (Kategori Tiga ) adalah lokasi pada tepian sungai di Desa Merapi ( Dusun Merapi   2) dengan panjang sekitar 416,54 meter.   Kata kunci : Pemetaan , kerawanan longsor, kemiringan lereng, penutupan lahan, erodibilitas tanah, curah hujan, lokasi longsor , faktor keamanan
STRATEGI DAN TANTANGAN INTEGRASI NILAI ANTIKORUPSI DALAM KURIKULUM MERDEKA: KAJIAN SISTEMATIK LITERATUR Kholid, Idham; Rahayu, Rizqi; Fathony, M. Hafiz; Anwar, Rosihan; Nurhadi; Nugraha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5378

Abstract

Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan pendidikan terbaru di Indonesia memberikan ruang fleksibel bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran yang menanamkan karakter antikorupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi integrasi nilai antikorupsi serta menganalisis tantangan implementasinya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel ilmiah yang diperoleh dengan teknik analisis PRISMA. Sumber data diambil dari basis data Google Scholar kemudian disaring dengan kriteria eksklusi dan inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi integrasi dilakukan melalui penguatan nilai dalam mata pelajaran, projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, pemanfaatan media digital, serta pendekatan berbasis kearifan lokal. Di sisi lain, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi guru, minimnya bahan ajar tematik, kesenjangan infrastruktur, serta budaya masyarakat yang belum sepenuhnya mendukung nilai integritas. Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa keberhasilan integrasi nilai antikorupsi dalam Kurikulum Merdeka membutuhkan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas pendidik, dan sinergi lintas sektor guna menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembentukan karakter antikorupsi secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis nilai antikorupsi di sekolah, memperkuat kapasitas guru, serta mendorong sinergi antar pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung integritas.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TUTORIAL INTERAKTIF DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Sintang) Anwar, Rosihan
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.365 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.3.1.67

Abstract

This research aimed to know the correlation between the of tutorial interactive learning instructional media and learning motivation toward learning results, Indonesian history subject, of senior high students at SMK Negeri 1 Sintang. As the result, it showed that instructional media and learning motivation positively influenced students learning result. These results indicate that the use of interactive tutorial learning media can be used to improve student learning outcomes. Keywords: instructional media, learning motivation, learning results