Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Sosialisasi Perbaikan Manajemen Reproduksi pada Ternak Sapi Potong di Desa Laitutun Kecamatan Letti Kabupaten Maluku Barat Daya Arnold Ismael Kewilaa; Albertus Sairudy; Barnabas Gairtua; Jen Merlinda Lekipiou; Yokbet Yerusa; Adelcy Putriny Romkeny; Ludia Haprekkunarey; Lili Marlen Nyainleta; Viktor B. Untajana; Yulius A. Aktawelora; Novita Maupula; Agnes Serpiela; Erna Yanti Laumaly; Weli Apriliani Salmanu; Olinda Maria Maahury; Dewi Rosita Rupisay
Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): November: Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/manfaat.v2i4.484

Abstract

The purpose of this activity is to conduct outreach on improving reproductive management in beef cattle. This activity was carried out in Laitutun Village, Letti District, Southwest Maluku Regency, which took place in September 2025. The target of this activity was beef cattle breeders in Laitutun Village. The implementation of this activity includes two stages, namely: the preparation stage and the implementation stage. In the preparation stage, surveys, licensing coordination, and problem identification were conducted, to identify problems in the livestock sector. In the implementation stage, outreach was conducted on improving reproductive management in beef cattle in Laitutun Village. The material presented was reproductive management and various reproductive problems that can hinder the increase in the beef cattle population in Laitutun Village. This outreach activity involved all Laitutun Village Staff and the livestock community who raise beef cattle. The conclusion of this activity was increased information, knowledge, and understanding of good reproductive management, increased knowledge about the cycle and signs of estrus as well as the right time for mating and producing pregnancy, and increased motivation of the livestock community in developing the beef cattle business by increasing its population.
Sosialisasi Penanganan Penyakit dan Demplot Pembuatan Herbal Sederhana pada Ayam Kampung di Desa Liang Kecamatan Salahutu Saat Musim Penghujan Wiesje Martha Horhoruw; Arnold Ismael Kewilaa
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i4.2407

Abstract

The purpose of this activity is to socialize disease management and demonstration plots for making simple herbal remedies for native chickens in Liang Village, Salahutu District during the rainy season. This activity was carried out in Liang Village, Salahutu District, which took place in September 2025. The target of this activity is native chicken farmers in Liang Village, Salahutu District. The implementation of this PKM activity includes 3 stages, namely: preparation, implementation and monitoring evaluation. The results obtained from the PKM activity are the implementation of socialization activities and demonstration plots for making simple herbal remedies for farmers in Liang Village, Salahutu District, Central Maluku Regency. Socialization related to types of diseases, treatment and prevention of diseases in native chickens. The conclusions that can be conveyed are as follows: increased knowledge about the introduction of native chicken diseases and their prevention, the creation of motivation for business development because they have the right knowledge about the advantages of raising native chickens, increased knowledge and skills about making and administering simple herbal remedies to native chickens, increased knowledge and desire to try native chicken farming as a source of nutritious food and can increase family income, and low mortality rates of native chickens in the rainy season.
Sosialisasi Penerapan Biosecurity sebagai Upaya Pencegahan Penularan Penyakit pada Ternak Sapi di Desa Luhulely Kecamatan Pulau Letti Kabupaten Maluku Barat Daya Arnold Ismael Kewilaa; Albertus Sairudy; Demianus Adrian Dolaitery; Edeleta Koupun; Yulma Enggelina Beay; Santi Silvia Naskata; Ellias Andreas Lekiwona; Rambu Ngoma Ataratu; Rudy Y. Hitipeuw; Femsi Boimau; Grasela Wontopur; Chiristina Niken Ayu Sariwating; Yosvia Vivi Lekan; Gramsi Tunay; Emi Agustina Katipana
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Desember: Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v3i4.865

Abstract

The purpose of this activity is to socialize the implementation of biosecurity as an effort to prevent disease in cattle in Luhulely Village, Pulau Letti District, Southwest Maluku Regency. This activity was carried out using a socialization method involving beef cattle farmers and all Luhulely Village staff. The implementation of the activity was divided into 2 sessions, namely a material presentation session and an interactive discussion session. Some general steps in implementing biosecurity include the following: access management, animal movement control, cleanliness and sanitation, waste management, animal health monitoring, and vaccination. This socialization activity was attended by approximately 20 participants consisting of beef cattle farmers and several Luhulely Village staff. Several important things that can be concluded from the implementation of this activity are as follows: the majority of farmers showed an increased understanding of the importance of biosecurity after participating in the socialization, the farmers expressed their readiness to implement various biosecurity measures, such as quarantine of new livestock, waste management, and provision of adequate sanitation facilities in the livestock area, and several farmers requested further assistance regarding the implementation of more detailed biosecurity, including correct livestock vaccination techniques. The conclusion of this activity is that the socialization of biosecurity implementation on cattle farms is expected to increase farmers' awareness and understanding of maintaining livestock health and preventing disease transmission. Through proper biosecurity implementation, it is hoped that healthy, more productive, and sustainable livestock conditions will be created.
Peningkatan Kapasitas Kelompok PKK Melalui Inovasi Diversifikasi Olahan Daging Sapi Sebagai Produk Unggulan Desa Tounwawan Kecamatan Moa Alam, Asmirani; Kewilaa, Arnold; Sairudy, Albertus
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qdatds51

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Desa Tounwawan pada 4 Oktober 2025 berfokus pada diversifikasi olahan daging sapi dengan sasaran kelompok PKK desa yang berjumlah 25 orang anggota yang terlibat aktif. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kapasitas mitra dalam mengolah daging sapi menjadi produk bernilai ekonomis seperti bakso dan abon. Tahap awal kegiatan dimulai dengan sosialisasi kepada kelompok PKK Desa Tounwawan. Selanjutnya, dilaksanakan pelatihan teknis pembuatan bakso dan abon dengan menekankan aspek higienitas, cita rasa dan potensi pasar. Selain itu, peserta juga dibekali dengan keterampilan manajemen usaha, teknik pengemasan sederhana dan strategi pemasaran produk. Seluruh teknologi yang digunakan bersifat mudah diperoleh, hemat biaya dan sesuai dengan kondisi Desa Tounwawan. Hasil demonstrasi menunjukkan kelompok PKK mampu menghasilkan ±3 kg bakso dan ±2 kg abon dalam satu kali proses, dengan kualitas yang memenuhi standar higienitas pangan. Potensi omzet Rp 1.120.000,- per sesi produksi atau Rp 4.480.000,- per bulan (4 kali produksi/bulan). Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pemahaman mitra tentang pentingnya efisiensi produksi, pencatatan biaya dan branding produk. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan keterampilan, motivasi dan peluang usaha masyarakat Desa Tounwawan. Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong kemandirian kelompok PKK dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
Bimbingan Dan Pendampingan Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri Yoiha Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Sairudy, Albertus; Kewilaa, Arnold A. I.; Gairtua, Barnabas; Welerubun, Inggrid; Wattimury, Ince; Noya, Stelvia Wemly
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/d3ms1z67

Abstract

Tujuan kegiatan program pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini adalah meningkatkan mutu pembelajaran siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Yoiha, Kecamatan Pulau Letti, Kabupaten Maluku Barat Daya, melalui kegiatan bimbingan dan pendampingan belajar. Program dilaksanakan selama satu bulan, mulai 13 Agustus hingga 13 September 2025, melalui dua skema utama yaitu bimbingan belajar formal di sekolah dan non-formal di balai dusun. Untuk mengukur efektivitas program, dilakukan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pada mata pelajaran inti. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan capaian belajar siswa dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 18–25% pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Selain itu, keterlibatan siswa dalam diskusi meningkat secara signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan keaktifan kelas dari 40% menjadi 72%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan belajar memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa di wilayah 3T
Dinamika Produksi, Populasi dan Pemotongan Ternak Kerbau Lokal sebagai Indikator Keberlanjutan Sektor Peternakan di Kabupaten Maluku Barat Daya Alam, Asmirani; Kewilaa, Arnold; Sairudy, Albertus; Matatula, Michel Johan; Sarfan, Riri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36766

Abstract

Ternak kerbau merupakan salah satu komoditas ternak lokal yang memiliki peran strategis dalam sistem peternakan wilayah kepulauan, khususnya sebagai sumber pangan, tabungan hidup dan bagian dari budaya masyarakat. Kabupaten Maluku Barat Daya dikenal sebagai salah satu wilayah dengan keberadaan ternak kerbau lokal yang bersifat endemik. Selain memiliki nilai ekonomi, ternak kerbau juga berperan penting dalam menjaga keberlanjutan sistem peternakan berbasis sumber daya lokal, yang didukung oleh ketersediaan lahan penggembalaan yang relatif luas serta sumber pakan alami. Namun demikian, kondisi musim kemarau yang berlangsung panjang menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan pakan dan populasi ternak kerbau, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan keberlanjutan populasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika produksi, populasi dan pemotongan ternak kerbau sebagai indikator keberlanjutan subsektor peternakan di Kabupaten Maluku Barat Daya pada tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder produksi, populasi dan pemotongan ternak kerbau yang diperoleh dari instansi pemerintah daerah terkait. Analisis dilakukan melalui pemaparan kondisi aktual serta perhitungan rasio pemotongan ternak sebagai indikator tekanan pemanfaatan terhadap populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak kerbau pada tahun 2024 tercatat sebanyak 13.443 ekor dan terkonsentrasi di Kecamatan Moa sebagai wilayah basis utama. Produksi ternak kerbau juga didominasi oleh kecamatan tersebut, sementara beberapa kecamatan lain belum memiliki populasi maupun aktivitas produksi kerbau. Tingkat pemotongan ternak kerbau secara keseluruhan relatif rendah, sehingga tekanan pemanfaatan terhadap populasi masih tergolong kecil. Kondisi ini mencerminkan karakteristik peternakan rakyat, di mana ternak kerbau lebih banyak dipelihara sebagai aset ekonomi atau tabungan hidup. Oleh karena itu, penguatan manajemen reproduksi, perbaikan kualitas pakan serta pendampingan peternak rakyat menjadi langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan ternak kerbau lokal di wilayah kepulauan.
Co-Authors Adelcy Putriny Romkeny Agnes Serpiela Alam, Asmirani Albertus Sairudy Amelia Engli Rumabatu Ary S. lekiohapy Asmirani Alam Barnabas Gairtua Barnabas Gairtua Barnabas Gairtua Barnabas Gairtua Chiristina Niken Ayu Sariwating Dalenia Payara Demianus Adrian Dolaitery Dewi Rosita Rupisay Dian Rubiana Suherman Dina Meikudy Dolewikou, Risart Lewan Dominggas E .L. Heriola Edeleta Koupun Edy Sony Ellen F. Kaidara Ellias Andreas Lekiwona Emi Agustina Katipana Erna Yanti Laumaly Esther Kembauw, Esther Evi Marisa Korleru Femsi Boimau Gairtua, Barnabas Gramsi Tunay Grasela Wontopur Gresia D. Keiwury Gresya Sairtory Harmoko Harmoko Harmoko Harmoko, Harmoko Heryanus Jesajas Horhoruw, Wiesje Inggrid Welerubun Ino F. Kuara Jecklin Lainsamputy Jecklin M. Lainsamputty Jen Merlinda Lekipiou Karolina Seska Gisberthus Kurniati, Ratnah Lellola, Ismo Erickson Lellola, Ismo Erikson Lestari Lestari Lewan Dolewikou, Risart Lili Marlen Nyainleta Lily Joris Louisa Sarah Kamanasa Ludia Haprekkunarey M J Matatula Makatita Juwaher Makatita, Juwaher Marlista Dolwoy Marlisye Laitera Marselina Hematang Matatula, Michel J. Matatula, Michel Johan Mersi Y. Aitiawasima Micael Ririhena Michel Johan Matatula Natalia Ailerpitu Ningsih Teterma Mose Novalina Malwewan Novita Maupula Noya, Stelvia Wemly Olinda Maria Maahury Rajab Rajab, Rajab Rambu Ngoma Ataratu Riri Sarfan Risart L. Dolewikou Rudy Y. Hitipeuw Sairudy, Albertus Santi Silvia Naskata Sarah Tersia Sarak Sarfan, Riri Shirley Fredriksz Sigit Sugiarto Sitti Fatimah Kamaruddin Siwa, Isak P. Susanti Blessintya Tetrapoik Tabita Mirulewan Umarella, Melati Inda Sari Viktor B. Untajana Wasti Yakobus Wattimury, Ince Welerubun, Inggrid Weli Apriliani Salmanu Wiesje Martha Horhoruw Windy Sopla Yandre T. Samadara Yohana R Leunupun Yokbet Yerusa Yosvia Vivi Lekan Yulina Tiwery Yulius A. Aktawelora Yulma Enggelina Beay