Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PRINSIP KERJASAMA FILM ADIT DAN SOPO JARWO EPISODE “JARWO SAKIT” Muhammad Ali; Agung Nugroho; Inda Puspita Sari
Kajian Sastra Nusantara Linggau Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.91 KB) | DOI: 10.55526/kastral.v2i3.391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maksim prinsip kerjasama pada film Adit dan Sopo Jarwo Episode “Jarwo Sakit.” Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriftif. Data dalam penelitian peneliti adalah kutipan teks film Adit dan Sopo Jarwo Episode “Jarwo Sakit.” Hasil penelitian dengan durasi film 07:58 detik berjumlah (18) kutipan yang terdiri dari, (5) Maksim Kuantitas yang mematuhi aturan prinsip kerjasama, (4) Maksim Kualitas yang tidak mematuhi aturan prinsip kerjasama, (1) Maksim Cara yang tidak mematuhi aturan prinsip kerjasama, (7) Maksim Relevansi mematuhi aturan prinsip kerjasama, dan (1) maksim Relevansi yang tidak mematuhi aturan prinsip kerjasama total keseluruan ternyata lebih banyak terdapat maksim relevansi pada film Adit dan Sopo Jarwo “Jarwo Sakit.”
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL LAYANGAN PUTUS KARYA MOMMY ASF Desi Anggraini; Agung Nugroho; Syaiful Abid; Cekman
Kajian Sastra Nusantara Linggau Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/kastral.v3i1.435

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan analisis nilai moral dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dapat dilakukan dengan cara pengkajian pustaka yaitu menganalisis dan pengamatan buku-buku lalu mencatat data yang ada dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF. Penelaahan dengan cara studi literatur yang sesuia dengan permasalahan yang akan dibahas dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF. Kemudian mencatat yang terdapat dalam novel dan menganalisis nilai dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF. Analisis data dengan cara melalui tahap mereduksi data, penyajian data dan vertifikasi data. Dari hasil analisis data dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF menunjukkan hasil secara keseluruhan novel terdapat 27 kutipan yang mencangkup perasaan takut berdosa kepada tuhan, pikiran dan tindakan berdasarkan nilai-nilai ketuhanan, perasaan keagamaan, duka cita kepada tuhan, mengakui kesabaran tuhan, pasrah dan menuntut kepada tuhan serta mendekatkan hati baik buruknya pelakuan berdasar kepercayaan yang diyakinkan. Nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat 28 kutipan mencangkup bersikap juju, harga diri keterbukaan rasa, rasa takut, percaya diri, rasa rindu, disiplin, rasa kesepian sopan santun, mandiri. Nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat 36 kutipan yang meliputi yaitu cinta kasih sejati, persahabatan, tolong menolong, sikap santun, berfikir positif kepada orang lain, saling mengenal, saling menghargai, bersikap jujur kepada orang lain. Dan nilai moral hubungan manusia dengan lingkungan terdapat 5 kutipan yaitu, mencakup sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam sekitarnya, mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi dan selalu ingin memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
ANALISIS NILAI FEMINISME DALAM NOVEL LOVE NOTES KARYA ASMA NADIA Suci Riyanti; Inda Puspita Sari; Agung Nugroho; Cekman
Kajian Sastra Nusantara Linggau Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/kastral.v3i1.437

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan nilai feminisme dalam novel Love Notes Karya Asma Nadia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilakukan dengan cara studi pustaka dengan melalui pengamatan buku-buku yang ada pada objek penelaahan literatur yang sesuai dengan permasalahan yang akan di bahas oleh peneliti. Lalu melakukan kegiatan membaca secara keseluruhan novel Love Notes Karya Asma Nadia. Kemudian mencatat yng terdapat dalam novel dan dianalisis nilai feminismenya. Analisis data dapat dilakukan melalui tahapan mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil analisis data diketahui bahwa nilai feminisme yang terdapat dalam novel Love Notes Karya Asma Nadia. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan novel terdapat 60 kutipan dari novel Love Notes Karya Asma Nadia yang terbagi menjadi satu jenis feminisme yaitu data feminisme radikal yang terdiri dari 13 kutipan FR1 (Feminisme Radikal 1: mode produksi patriarki, dimana dalam struktur rumah tangga.), 5 kutipan FR2 (Feminisme Radikal 2: Patriarki pada perkerjaan.), 5 kutipan FR3 (Feminisme Radikal 3: Partriarki dalam negara.) kutipan 14 FR4 (Feminisme Radikal 4: kekerasan laki-laki, muncul dalam bentuk yang beragam.), 12 kutipan FR5 (Feminisme Radikal 5: Patriarki dalam seksualitas.), 11 kutipan FR6 (Feminisme Radikal 6: Patriarki dalam lembaga budaya, agama dan pendidikan). Kutipan pada novel Love Notes Karya Asma Nadia ini lebih dominan pada pada nilai feminisme radikal jadi dapat disimpulkan cerita novel Love Notes Karya Asma Nadia lebih dominan pada feminisme radikal dengan kajian tentang hak perempuan.
NILAI KARAKTER LEGENDA MUSI RAWAS MELALUI PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA Desi Helina; Juwati; Agung Nugroho
Kajian Sastra Nusantara Linggau Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/kastral.v3i1.439

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan nilai Pendidikan karakter melalui pendekatan sosiologi sastra yang berupa nilai karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kerjakeras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial dan tanggung jawab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kulitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan cara menggunakan teknik membaca dan mencermati, memahami sampel sebagai objek penelitian, memberi kode, Menyusun hasil analisis. Analisis data dapat dilakukan melalaui tahap reduksi data, penyajian data, dan vertivikasi data. Dari hasil analisis data dalam Nilai Pendidikan Karakter Legenda Musi Rawas menggunakan Pendekatan Sosiologi Sastra menujukan 51 kutipan sosiologi sastra terdapat pada Cerminan Masyarakat Ketika Karya Ditulis, Fakta Sosial Masyarakat, Sikap Sosial Masyarakat, Keadaan Masyarakt, dan secara keseluruhan nilai karakter terdapat 51 kutipan dari 6 Legenda Musi rawas yang terdiri dari nilai karakter religius 9 kutipan, nilai karakter jujur 5 kutipan, nilai karakter toleransi 5 kutipan, nilai karakter kerja keras 5 kutipan, nilai karakter kreatif 1 kutipan, nilai karakter mandiri 2 kutipan, nilai karakte demokratis 1 kutipan, nilai karakter rasa ingin tahu 7 kutipan, menghargai prestasi 2 kutipan, nilai karakter bersahabat 1 kutipan, nilai karakter cinta damai 3 kutipan, nilai karakter peduli lingkungan 2 kutipan, nilai karakte peduli sosial 5 kutipan dan nilai karakter tanggung jawab 3 kutipan. Kutipan pada Legenda Musi Rawas ini lebih dominan pada nilai karakter religius
HEROISME DALAM CERITA RAKYAT ETNIK LEMBAK Putri, Digita; Agung Nugroho; Dian Ramadan Lazuardi
Kajian Sastra Nusantara Linggau Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/-.v3i2.442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan heroisme terhadap cerita rakyat etnik Lembak berupa nilai rela berkorban (RB), pantang menyerah (PM), cinta tanah air (CTA), dan kesetiakawanan (KK). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca dengan cermat secara keseluruhan cerita rakyat etnik Lembak, memahami sampel pada objek penelitian, memberi kode data, menyusun hasil dari analisis, dan membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis peneliti menemukan nilai heroisme rela berkorban yang berupa sebuah kerelaan dalam harta, benda, waktu, tenaga dan nyawanya sendiri yang dilakukan oleh para tokoh demi mewujudkan suatu kebahagian untuk kepentingan bersama. Nilai pantang menyerah yang mencakupi perjuangan yang tiada henti tanpa rasa putus asa yang dilakukan untuk menggapai suatu impian serta keinginan para tokoh. Nilai cinta tanah air ditunjukan pada sifat tokoh yang saling menghargai antar sesama, pengabdian atas kekuasaan yang dimilikinya, mempertahankan dari ancaman baik, dan berkorban membela dari penguasaan, dan penjajahan orang asing demi menciptakan sebuah kedaulatan kelompok. Nilai Kesetiakawanan timbul karena adanya rasa kasih sayang terhadap seseorang dengan menjaga, kesetiaan, bergotong royong dan kepeduliannya terhadap teman, keluarga, kekasih, dan orang lain untuk mewujudkan solidaritas yang kuat.
TINJAUAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD TERHADAP CERITA RAKYAT ETNIK LEMBAK Maharani, TriSela; Nugroho, Agung; Lazuardi, Dian Ramadan
Kajian Sastra Nusantara Linggau Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/-.v3i2.443

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tentang nilai psikoanalisis berupa nilai id, ego, dan superego. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik membaca, mencermati, memahami sampel sebagai sebuah objek penelitian, memberi kode, dan menyusun hasil analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang kepribadian tokoh-tokoh yang ada dalam cerita rakyat Etnik Lembak. Objek pada penelitian ini adalah Cerita Rakyat Etnik Lembak. Hasil dalam penelitian ini menunjukan adanya gambaran tentang 1) Adanya gambaran kepribadian Id dalam tokoh cerita rakyat etnik Lembak, bentuk id menunjukan berupa nilai yang mementingkan diri sendiri, rasa kepuasan yang harus segera terpenuhi serta rasa ketidaksenangan pada pristiwa penundaan. (2) Ego tokoh dalam cerita rakyat etnik Lembang di dominankan oleh kepribadian tokoh yang selalau sabar namun tetap dalam penguasaan diri yang tidak terkontrol hal ini dikarenakan masih adanya dorongan dari sebuah id. (3) Superego merupakan bentuk kepribadian yang dipengaruhi secara sadar maupun tak sadar oleh tokoh-tokoh yang ada dalam cerita rakyat Etnik Lembak bentuk kepribadian superego yang ada dalam setiap penokohan di dominankan oleh nilai yang sabar, rela berkorban serta mampu membedakan baik buruknya atas sebuah tindakan yang akan dilakukakan.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM KUMPULAN CERPEN DAMMAHUM KARYA BENNY ARNAS Annisa; Nugroho, Agung; Ramadhan Lazuardi, Dian
Kajian Sastra Nusantara Linggau Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/kastral.v4i1.614

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai moral yang terdapat dalam kumpulan cerpen Dammahum karya Benny Arnas. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif pada objeknya nilai moral pada kumpulan cerpen Dammahum karya Benny Arnas sebagai sumebr datanya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan teknik catat, teknik studi pustaka. Teknik analisis data yang dilakukan melalui beberapa tahap reduksi data,penyajian data, vertifikasi data, pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan dalam kumpulan cerpen Dammahum karya Benny Arnas adalah nilai moral yang ditemukan 74 kutipan yang meliputi nilai moral hubungan manusia dngan Tuhan ditemukan 21 kutipan. Nilai moral hubungan manusia dengan dirinya sendiri ditemukan 20 kutipan. Nilai moral hubungana manusia dengan sesama ditemukan 27 kutipan. Nilai moral hubungan manusia dengan lingkungan ditemukan 6 kutipan.
PENDAMPINGAN PENULISAN BAHAN AJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI MERDEKA BELAJAR GURU SMA NEGERI KARANG JAYA Cekman, Cekman; Nugroho, Agung; Grinitha, Virry; Sari, Inda Puspita; Pestalozi, Donni
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2594

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pendampingan penulisan bahan ajar dan media pembelajaran inovatif sebagai upay peningkatan kompetensi merdeka belajar bagi guru SMA Negeri Karangjaya. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan praktik. PKM ini adalah kegiatan pelatihan yang menekankan pada pendampingan penulisan bahan ajar dan media pembelajaran inovatif dilaksanakan dosen UNPARI berkerjasama dengan SMA Negeri Karang Jaya. Hal ini menjadi dasar kegiatan PKM ini adalah kurangnya pemahaman guru matapelajaran dalam mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran secara mandiri, sehingga guru dan siswa lepas dari ketergantungan pada buku teks. Faktor lain yang mempengaruhi kurangnya pemahaman menulis bahan ajar adalah kurangnya sosialisasi, pelatihan dan seminar berkenaan dengan penulisan dan pembuatan bahan ajar yang kreatif dan inovatif. Hasil PKM meliputi: 1) Terlaksananya koordinasi tim PKM Universitas PGRI Silampari dengan guru matapelajaran di SMA Negeri Karangjaya, sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar, 2) Terlaksananya sosialisasi pelatihan penulisan bahan ajar dan pembuatan media pembelajaran inovatif pada SMA Negeri Karangjaya dan direspon dengan baik oleh pihak sekolah, 3) Guru matapelajaran di SMA Negeri Karangjaya antusias mendukung kegiatan pelatihan penulisan bahan ajar dan pembuatan media pembelajaran inovatif, 4) Kendala yang dihadapi berkaitan dengan sulitnya sinyal internet, dan 5) Pihak SMA Negeri Karangjaya meminta kegiatan pelatihan, tidak hanya sebatas penulisan bahan ajar dan pembuatan media pembelajaran inovatif akan tetapi pendampingan pengurusan ISBN dan HAKI.
Pendampingan UKBI (Uji Kemahiran Bahasa Indonesia) sebagai Upaya Eksistensi Bahasa Indonesia Siswa SMA Negeri 5 Lubuklinggau Nugroho, Agung; Sari, Inda Puspita; Jamaludin, Jamaludin; Houtman, Houtman; Putra, M. Rusni Eka
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2679

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pendampingan UKBI (Uji Kemahiran Bahasa Indonesia) sebagai upaya eksistensi bahasa Indonesia di Kota Lubuklinggau. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan praktik. PKM ini adalah kegiatan pelatihan yang menekankan pada pendampingan dan sosialisasi UKBI (Uji Kemahiran Bahasa Indonesia) yang dilaksanakan Dosen UNPARI berkerjasama dengan Balai Bahasa Sumatera Selatan dan SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Hal ini menjadi dasar kegiatan PKM ini adalah kurangnya pengenalan masyarakat khususnya pelajar di Kota Lubuklinggau akan membudayakan bahasa Indonesia melalui kegiatan UKBI. Faktor lain yang mempengaruhi kurangnya keterampilan berbahasa adalah kurangnya sosialisasi UKBI di pelajar ketimbang tofel sebagai syarat atau tolak ukur dalam keterampilan berbahasa, sehingga rendahnya keterampilan berbahasa dari kalangan pelajar. Pelatihan ini akan berkonsentrasi pada sosialisasi UKBI, Simulasi UKBI dan Tes UKBI. Hasil kegiatan PKM diantaranya: 1) terselengaranya koordinasi antara Universitas PGRI Silampari, Balai Bahasa Sumatera Selatan dan SMA Negeri 5 Lubuklinggau, 2) terselengaranya kegiatan sosialisasi pada siswa SMA Negeri 5 Lubuklinggau, 3) terselengaranya simulasi UKBI (Uji Kemahiran Bahasa Indonesia) dan 4) terlaksananya UKBI di SMA Negeri 5 Lubuklinggau yang diikuti 821 siswa, serta 5) terdapat kendala pada kegiatan tes berkaitan dengan jaringan dan sarana. Berdasarkan hasil pendampingan UKBI di SMA Negeri 5 Lubuklinggau dapat disimpulkan jika kegiatan berlangsung aktif, efektif dan mampu meningkatkan minat siswa dalam memahami bahasa Indonesia.
KELAYAKAN MODUL MATAKULIAH BERBICARA DIALEGTIK (Penelitian Pengembangan Mahasiswa Prodi. Pend. Bahasa dan Sastra IndonesiaUNPARI) Jamaludin, Jamludin; Nugroho, Agung; Grinitha, Virry; Kurniawan, Huda
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 6 No 1 (2023): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v6i1.1275

Abstract

This study aims to describe the feasibility of a valid and practical dialectical speaking module for students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program STKIP PGRI Lubuklinggau. The method used is Research and Development (R&D) research and the Dick & Carey model is limited to 8 stages. a) analysis of needs and objectives; b) learning analysis; c) analysis of learning (students) and context; d) formulating performance objectives; e) developing instruments; f) developing learning strategies; g) developing and selecting learning materials; h) designing and conducting formative evaluations; i) make revisions; j) summative evaluation but in this study it is limited to the formative evaluation stage. The results of the research and the calculation of the questionnaire from the Dialectical Speaking module design experts were categorized as very good with a percentage of 87.5%, linguistic validation 85%, in the very good category, and material validation at 90.91% in the very good category. The overall result of the validation is 86.96%, based on this percentage range, the online-based Dialectical Speaking module is valid and practical. Research that produces a new product in the form of a dialectical speaking module and is tested for validity and practicality.
Co-Authors Abid, Syaiful Agus Triyogo Ahmad Amin Annisa Ansyor Ansyor Ardayati Ardayati Ayu Eftila Ayu Siti Aisyah Bustami, Ratih Andri Cahyogi Putra, Enggy Cekman Dedy Firduansyah Desi Anggraini Desi Helina Desi Ratnasari Desi Yanti, Reni Dian Ramadan Lazuardi Dian Ramadan Lazuardi Dian Ramadan Lazuardi Didi Yulistio Doni Pestalozi Donni Pestalozi Dwi Cahyani, Suni Enggi Wahyuni Fitri Fadli Fadli Febri Yani Firliana, Anggy Frima, Aren Grinitha, Virry Hadiwinarto Hadiwinarto Hidayanti, Nia Houtman Huda Kurniawan Inda Puspita Sari Inda Puspita Sari Inda Puspita Sari Indah Palupi, Rizky Jamaludin JAMALUDIN Jamaludin . jamaludin jamaludin Jamaludin, Jamludin Juwati Kiki Maryani Kurniawan, Huda LAZUARDI, DIAN RAMADAN Liberty Anggela Luci Fitri M Rusni Eka Putra Maharani, TriSela Maisa Rani Mareta Permata Sari, Reza Muhammad Ali Muhammad Kristiawan Murti, Sri Nadia Purmata Sari Novianti Mandasari Nur Nisai Muslihah Nur Nisai Muslihah, Nur Nisai Pajarada Wulan Rahmadan, Deserli Pendi Susilo Pestalozi, Donni Putri, Digita Ramadan Lazuardi, Dian Ramadhan Lazuardi, Dian Ramawanto, Al Fatia Rizki Rambat Nur Sasongko Rina Agustina Robi Irwansyah Rusmana Dewi Sapitri, Merli Sari, Inda Puspita Sarwit Sarwono Sarwono, Sarwit Satinem Sekar Graciavita, Zita Septa Mila Sari Septa Mila Sari Setiawati, Riska Sinaga, Tamaroris Sindy Suprobowati Sri Murti Sri Murti Sri Murti Sri Widiawati Ningsih SUCI RIYANTI Sukenda Egok, Asep Syaiful Abid Syaiful Abid Syukri Hamzah Syukri Hamzah Tri Astuti Umi Istiqomah Valen, Andri Virry Grinitha Virry Grinitha Wahyuning Prati, Lamia Wigiati, Kurnia Wulandari, Intan Wulandari, Kristina Yasafiq Yasafiq Yulistio, Didi