Claim Missing Document
Check
Articles

PERBAIKAN CACAT PRODUK PAVING DENGAN MENGGUNAKAN METODE SQC (STATISTICAL QUALITY CONTROL) DAN FTA (FAULT TREE ANALYSIS) Lutfi Mauludin; Emmalia Adriantantri; Sumanto Sumanto
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11707

Abstract

Pada sebuah perusahaan paving di kota Batu, dalam proses produksinya,ditemukan berbagai jenis produk cacat, antara lain adalah cacat pecah, bentuk tidak sempurna, dan kopong. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat pada produk paving dan memberikan solusi untuk mengurangi persentase cacat. Metode yang digunakan adalah Statistical Quality Control (SQC) untuk mengontrol dan meningkatkan kualitas, serta Fault Tree Analysis (FTA) untuk memvisualisasikan analisis secara menyeluruh. Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat pecah mendominasi produk cacat keseluruhan dengan persentase sebesar 58%. Meskipun masih dalam batas kendali, perbaikan tetap diperlukan. Faktor-faktor penyebab cacat pecah meliputi kurangnya perencanaan ruang penyimpanan yang memadai, cuaca yang tidak terkontrol di area produksi, pemilihan supplier yang tidak tepat, kesalahan pengukuran atau pencampuran oleh operator, kurangnya alat pengangkut yang sesuai, tidak adanya program pelatihan yang sistematis, dan kurangnya pemahaman tentang pengoperasian mesin. Usulan perbaikan untuk mengatasi cacat pecah adalah dengan merancang ruang penyimpanan yang efisien, menyesuaikan jadwal produksi untuk mengurangi risiko cuaca buruk, menetapkan kriteria pemilihan supplier, memberikan materi pelatihan, menambah alat pengangkut yang sesuai, dan menyusun program pelatihan yang terstruktur.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE POKA YOKE Nida Laily; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v8i1.13364

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di PT. MRC, sebuah perusahaan yang memproduksi karung plastik, yang didapati permasalahan pada produk yang dihasilkan dari proses produksinya. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab kecacatan produk serta merekomendasikan usulan perbaikan guna mengurangi cacat dalam proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Poka Yoke. Langkah-langkah dalam metode Poka Yoke diterapkan, meliputi fungsi Warning, Control, dan Shut Down, guna mencegah terjadinya kesalahan dalam produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu cacat utama yang ditemukan adalah cacat pada proses printing dengan jumlah 1.077.959 lembar atau sebesar 6,4% dari total produksi. Kecacatan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk material, metode, tenaga kerja, dan mesin. Penerapan metode Poka Yoke dapat membantu mengurangi kecacatan produk dengan beberapa rekomendasi perbaikan seperti penggunaan sistem peringatan visual dan sistem monitoring (Warning), implementasi sensor dalam pencampuran bahan baku printing (Control), serta Pemasangan sensor kerusakan pada mesin yang dilengkapi dengan mekanisme pematian otomatis secara instan (Shut Down).
PERBAIKAN AREA KERJA MENGGUNAKAN METODE 5S Aldora Pramesari; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v8i1.13365

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. ARK, perusahaan tekstil yang memproduksi berbagai jenis handuk dengan beragam ukuran dan warna sesuai kebutuhan konsumen. Perusahaan memiliki keterbatasan ruang dan ketidakteraturan dalam penyimpanan produk jadi sehingga penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi gudang penyimpanan menggunakan metode 5S. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode 5S di PT. ARK masih memerlukan perbaikan meliputi keterbatasan kapasitas penyimpanan, penataan barang yang kurang efisien serta belum optimalnya penerapan standar operasional. Oleh sebab itu diusulkan perbaikan seperti pemberian label dan kode barang, penjadwalan rutin untuk pembersihan area kerja, penyediaan peralatan kebersihan serta peningkatan kesadaran karyawan terhadap budaya 5S melalui reward dan punishment, agar meningkatkan efektivitas operasional dan produktivitas perusahaan.
PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) UNTUK PEMILIHAN SUPPLIER PAKAN PADA CV FIRZA JAYA BERAU Muhammad Fadhil; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v8i1.13429

Abstract

Industri peternakan ayam petelur khususnya pada CV Firza Jaya Farm di Kabupaten Berau telah menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah meningkatnya biaya pakan ternak yang menjadi komponen biaya terbesar dalam peternakan, mencapai 60-70% dari total biaya produksi. Agar biaya bisa lebih efisien, dilakukan penelitian agar perusahaan dapat mengidentifikasi prioritas kriteria supplier pakan dan memilih supplier yang tepat. Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) adalah salah satu metode pengambilan keputusan yang dapat digunakan untuk membantu peternak memilih pakan ternak yang optimal. dengan membantu dalam mengoptimalkan berbagai aspek pengelolaan peternakan untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur. Perhitungan dilakukan dengan tahapan menentukan kriteria pakan dan supplier pakan, membuat matriks perbandingan berpasangan, tingkat prioritas, Eigen value, Consistency Index dan Consistency Ratio. Hasil penelitian ini adalah kriteria kualitas menjadi prioritas pertama dengan bobot 0,5579 atau 55,79% dan perusahaan UD Mega Ternak menjadi pilihan pertama dengan bobot 0,6587 atau 65,87% maka usulan pemilihan supplier pakan pada CV Firza Jaya Berau adalah UD Mega Ternak.
Identifikasi Defect pada Proses Produksi Benang dalam Upaya Pengendalian Kualitas di PT. Leo Textile Laily, Nida; Septiari, Renny; Adriantantri, Emmalia
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 6, No 2 (2025): Jurnal SENOPATI Vol 6, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2025.v6i2.7387

Abstract

PT. Leo Textile adalah sebuah perusahaan kepemilikian swasta, didirikan pada Agustus 1999 yang berada di Jawa Timur. PT. Leo Textile bergerak di bidang industri tekstil (pemintalan) berupa benang sebagai produk hasil akhirnya, dengan berbagai jenis dan nomor disesuiakan dengan standar tertentu sesuai permintaan konsumen, dengan pemasaran lokal maupun ekspor. Berdasarkan data yang diperoleh, pada proses produksi di PT. Leo Textile didapati permasalahan terkait produk yang dihasilkan (benang), yakni jumlah kecacatan (defect) yang melebihi standar yang ditetapkan sebesar 2%. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis penyebab (defect) yang terjadi pada benang yang ditimbulkan dalam proses produksi di PT. Leo Textile serta merekomendasikan usulan perbaikan dalam upaya mengurangi cacat pada produk benang. Dalam penyelesaian permasalahan ini peneliti mengaplikasikan metode Fault Tree Analysis (FTA), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta metode 5W +1H sebagai rancangan dalam evaluasi untuk perbaikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pada jenis benang regular PE 10 yang memiliki jumlah cacat tertinggi dengan jenis kecacatan yang paling mendominasi yaitu cacat slub/gelombang. Diketahui akibat timbulnya kecacatan yang menjadi prioritas untuk diperbaiki yaitu disebabkan oleh faktor material terkait kualitas bahan baku (kotor/terkontaminasi). Rekomendasi usulan perbaikan yang dapat diberikan yaitu menerapkan sistem produksi serta inspeksi kualitas yang lebih ketat/terukur selama proses produksi berlangsung guna memastikan bahwa setiap tahap memenuhi standar yang ditetapkan atau mencegah potensi timbulnya cacat / kontaminasi pada material yang diproses.
VALIDITY OF SOCIAL MEDIA VIDEO CONTENT AS A PROMOTIONAL MEDIA FOR SURABAYA'S CULINARY TOURISM CENTER (CASE STUDY: SUKOMANUNGGAL CULINARY TOURISM CENTER) Fazriyana, Muhammad Fajar; Adriantantri, Emmalia; Myrtanti, Reiny Ditta; Sasmito, Agung Panji
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Culinary tourism in Surabaya offers significant potential to support the regional economy, yet digital promotion remains underutilized. One example is the Sukomanunggal Culinary Tourism Center (SWK), which offers a variety of local specialties, yet its social media promotion remains minimal. This is despite current trends showing users preferring short, informative and engaging video content. This study aims to analyze social media video content as a promotional medium for the Sukomanunggal Culinary Tourism Center, focusing on the design, expert validation, and testing stages with the target audience. The method used was Research and Development (R&D) with the 4D model (Define, Design, Development, Disseminate). Instruments included observation, questionnaires, and an expert validation rubric. The results showed that a 60-second promotional video with a cinematic and storytelling approach effectively attracted audience attention, conveyed the uniqueness of local cuisine, and increased visitor interest. Expert validation stated that the video met technical, aesthetic, and promotional message effectiveness standards, while the audience response test yielded a feasibility score above 86%. The conclusion of this study proves that social media-based promotional video design is effective in increasing the visibility and attractiveness of SWK.
Designing Instagram Content for Brand Identity and Brand Awareness of Fashion Products (Case Study of Small and Medium Enterprise Vie Collections) Prasetyo, Dian; Adriantantri, Emmalia; Sasmito, Agung Panji
Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital Vol 4 No 3 (2026): FEBRUARI
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jekombital.v4i3.1124

Abstract

The development of social media as a digital marketing tool provides opportunities for micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly in the fashion industry, to build brand identity and increase brand awareness. This study aims to design social media content to strengthen brand identity and enhance brand awareness for Vie Collections MSMEs. The research employs a Research and Development (R&D) method, including needs analysis, product design, expert validation, and product revision. Data were collected through observation, interviews with MSME owners, documentation, and literature studies on branding and digital marketing. The developed products are a Brand Content Kit and a Content Playbook, serving as guidelines for brand identity and social media content management strategies on Instagram. Data analysis used simple qualitative and quantitative descriptive methods, with expert assessment via the Content Validity Index (CVI) method. Results indicate that both the Brand Content Kit and Content Playbook achieved CVI scores in the valid and usable category. The design effectively represents the brand’s character, maintains visual and verbal consistency, and has potential to enhance brand recognition and recall through structured social media content. In conclusion, designing Instagram content through the Brand Content Kit and Content Playbook can serve as a strategic solution for Vie Collections MSMEs to build brand identity and increase brand awareness. Further research is recommended to evaluate the effectiveness of implementation over time and to incorporate additional variables for more comprehensive insights.
The Influence of Product Reviews and the Credibility of Youtuber Gadgetin on Purchase Intention Among Generation Z in Malang City Rauta, Krisensius Umbu; Adriantantri, Emmalia; Sujianto, Sujianto
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 8 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i8.1358

Abstract

The rise of gadget reviews on YouTube has established the platform as a key source of pre-purchase information for Generation Z; however, findings on the influence of review quality and YouTuber credibility on purchase intention remain inconsistent. This research gap necessitates further investigation, particularly among Generation Z consumers who actively engage with such content. This study aims to analyze the influence of product reviews and the credibility of YouTuber GadgetIn on purchase intention among Generation Z in Malang City, both partially and simultaneously. This study employs a quantitative explanatory approach, distributing a four-point Likert scale questionnaire online to 122 Generation Z respondents in Malang City who had watched gadget review content on the GadgetIn channel. Data were analyzed using SPSS. The results indicate that product reviews and the credibility of YouTuber GadgetIn simultaneously exert a positive and significant effect on the purchase intention of Generation Z in Malang City, accounting for 42.3% of the variance; the remaining 57.7% is attributable to other factors outside the scope of this study. These findings demonstrate that the quality of clear, informative, and objective reviews as well as YouTuber credibility reflected through expertise and honesty plays a significant role in shaping consumer trust and purchase intention. Accordingly, the findings of this study may serve as a reference for content creators and digital marketers seeking to improve the quality of review presentation and maintain credibility as a strategy for encouraging purchase intention among young consumers.