Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penataan lingkungan dan sosialisasi kampung cinta lingkungan laut Desa Karang Serang Kusharyanto; Moejiono; Riyanto; Rahmat Santoso; Susiarni Magdalena; Tuti Supriatiningsih; Alvian Demaz Peramutya; Sandy Wahyu Purnomo; Jaja Miharja; Ageng Permadi; Yollanda Octavitri
Journal Marine Services Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v1i1.245

Abstract

Masalah utama di wilayah pesisir Desa Karang Serang adalah akumulasi sampah dan limbah yang merusak ekosistem serta mengganggu kesehatan masyarakat akibat belum efektifnya sistem pengelolaan sampah lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan penataan lingkungan yang bersih dan sehat melalui sosialisasi serta aksi nyata kerja bakti bersama masyarakat desa. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup tiga tahapan utama: penyuluhan teori keilmuan, diskusi interaktif untuk menjaring aspirasi warga, serta praktik lapangan berupa pembersihan pantai dan pemasangan fasilitas tempat sampah organik serta non-organik. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya transformasi fisik lingkungan pesisir yang semula kumuh menjadi lebih asri, serta adanya peningkatan kesadaran masyarakat yang ditandai dengan partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan dermaga dan area klinik kesehatan. Kesimpulan dari program ini menekankan bahwa penataan lingkungan yang terintegrasi dengan edukasi mampu menciptakan investasi jangka panjang bagi kehidupan masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun potensi ekonomi eduwisata di masa depan.   The primary issue in the coastal area of Karang Serang Village is the accumulation of waste and litter that degrades the ecosystem and affects public health due to the lack of an effective local waste management system. This community service activity aims to organize a clean and healthy environment through socialization and concrete collective cleanup actions with the villagers. The implementation methods used include three main stages: scientific theory counseling, interactive discussions to gather resident feedback, and field practice involving beach cleanup and the installation of organic and non-organic waste bin facilities. The results indicated a physical transformation of the coastal area from a neglected site into a more beautiful environment, alongside increased community awareness as evidenced by active resident participation in maintaining the cleanliness of the pier and the health clinic area. The conclusion of this program emphasizes that integrated environmental management and education can create long-term investments for community life, in terms of both health and potential economic edutourism in the future.
Penyuluhan kebersihan terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan pada kawasan pesisir Kabupaten Tangerang Rahmat Santoso; Boedi Prihandono; Astri Kustina Dewi; Deny Adi Setyawan; Alvian Demaz Peramutya; Nurfadhlina; Ade Taopik Hidayatuloh; Rabbani Ischak; Weli Agus Setiawan
Journal Marine Services Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v2i1.251

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, dalam mengelola sampah secara berkelanjutan di kawasan pesisir. Kawasan pesisir sering kali menjadi tempat pembuangan sampah yang tidak terkelola, sehingga mengancam ekosistem laut dan kesehatan masyarakat. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya pemahaman mengenai dampak sampah plastik serta keterbatasan sarana pembuangan sampah yang memadai. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup penyuluhan teori mengenai klasifikasi sampah dan daur ulang, diskusi interaktif, serta implementasi praktis berupa pembagian 25 drum sampah dan aksi pembersihan pantai bersama warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan warga mengenai pemilahan sampah organik dan non-organik serta terciptanya lingkungan pesisir yang lebih bersih. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa pesisir lainnya untuk mewujudkan lingkungan maritim yang asri dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan komunitas lokal.   This community service activity aims to increase the awareness and active participation of the people in Kohod Village, Pakuhaji District, Tangerang Regency, in managing waste sustainably in coastal areas. Coastal regions often become unmanaged waste disposal sites, threatening marine ecosystems and public health. The main issues identified include low understanding of the impact of plastic waste and the limited availability of adequate waste disposal facilities. The methods used in this activity include theoretical counseling on waste classification and recycling, interactive discussions, and practical implementation through the distribution of 25 trash drums and a joint beach cleanup with residents. The results show a significant increase in residents' knowledge regarding organic and non-organic waste sorting and the creation of a cleaner coastal environment. This success is expected to serve as a model for other coastal villages to achieve a beautiful and sustainable maritime environment through collaboration between academics, village governments, and local communities.