Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Agro Estate

KAJIAN SISTEM PANEN TERHADAP POTENSI CPO (CRUDE PALM OIL) Di AFDELING I KEBUN TANAH RAJA PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATION, Tbk. Tuty Ningsih; Hari Gunawan; Jhon F. Parhorasan
Agro Estate Vol 5 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v5i2.95

Abstract

Panen merupakan salah faktor penentu untuk menghasilkan Tandan buah segar (TBS) yang berkualitas. TBS yang berkualitas merupakan faktor penentu Asam lemak bebas dan rendemen minyak yang dihasilkan. Untuk menghasilkan potensi CPO yang baik dibutuhkanlah sinergi antara bagian kebun dan bagian Pabrik kelapa sawit. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif yaitu menjelaskan sistem panen dan kaitannya terhadap mutu buah kelapa sawit. Data pengamatan berupa system panen yang terdiri atas Angka Kerapatan Panen (AKP) dan system ancak yang digunakan, Analisa potensi minyak sawit yang berupa Analisa ALB dan Rendemen CPO (Crude Palm Oil). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Sistem panen dikebun tanah raja divisi 1 PT. Bakrie Sumatera Plantatios, Tbk menggunakan ancak giring tetap dan Uji potensi minyak sawit menunjukkan bahwa Rendemen CPO 21,22% dan kadar ALB sebesar 2,42%.
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) Megawati Siahaan; Hari Gunawan; Dedi Andrial Siregar
Agro Estate Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v6i2.105

Abstract

Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaatkan untuk penanaman tanaman jagung yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan perkebunan. Tanaman jagung sebagai salah satu tanaman pangan yang memiliki nilai ekonomis tinggi perlu diukur potensinya secara agronomi untuk digunakan sebagai tanaman sela. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk N terhadap pertumbuhan tanaman jagung yang digunakan sebagai tanaman sela di areal TBM Kelapa sawit. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok yang terdiri dari dua perlakuan yaitu jarak tanam (J) sebagai faktor pertama, terdiri dari 4 taraf yaitu J1, J2, J3, J4 dengan jarak tanam berturut-turut sebagai berikut : 20 cm x 35 cm, 20 cm x 70 cm, 20 cm x 105 cm, 20 cm x 145 cm. Faktor kedua adalah Dosis pupuk NPK 16-16-16 (D) yang terdiri dari 4 taraf yaitu D0, D1, D2 dan D3 masing-masing dengan dosis 0 g/pohon, 3 g/pohon, 6 g/pohon, 9 g/pohon; diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 48 plot penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 5 MST, tinggi tanaman umur 5 MST, bobot segar dan kering tajuk, bobot segar dan kering akar; tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 2-4 MST dan 6 MST, tinggi tanaman umur 2-4 MST dan 6 MST, diameter batang jagung umur 2 – 6 MST. Perlakuan dosis pupuk (D) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 MST, berat segar dan kering tajuk umur, berat segar dan kering akar; tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 2 – 6 MST, tinggi tanaman umur 2, 3 dan 6 MST, diameter batang jagung umur 2 – 6 MST, berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 5 MST, tinggi tanaman umur 5 MST, bobot segar dan kering tajuk, serta bobot segar dan kering akar. Interaksi antara perlakuan jarak tanam dan dosis pupuk NPK berpengaruh nyata terhdap tinggi tanaman umur 5 MST, berat segar dan kering tajuk, berat segar dan kering akar; tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 2 – 6 MST, tinggi tanaman umur 1, 3 4, dan 6 MST, diameter batang umur 2-6 MST. Kesimpulan dari penelitian ini adalah jarak tanam jagung yang terbaik untuk tanaman jagung yang ditanam sebagai tanaman sela adalah 20 cm x 145 cm, memberikan hasil terbaik terhadap tingi tanaman (cm) dan berat biji jagung (g) dengan dosis pupuk NPK yang terbaik adalah 9 g/pohon memberikan hasil yang terbaik terhadap berat segar dan kering tajuk, berat segar dan kering akar, berat biji tanaman jagung per plot. Interaksi yang terbaik adalah J4D3 yaitu jarak tanam 20 cm x 145 cm dengan dosis pupuk 9 g/pohon, ditunjukkan pada parameter tinggi tanaman, bobot segar dan kering tajuk, bobot segar dan kering akar, berat biji tanaman per plot. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan meningkatkan dosis pupuk.
PEMBIAKAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA MEDIA TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN SERBUK GERGAJI KAYU DIBISONO, MUHAMMAD YUSUF; Gunawan, Hari; Ginting, Makhrani Sari; Abdi Kusuma
Agro Estate Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v7i1.141

Abstract

The aim of this study was to determine the effects of oil palm empty bunches (OPEFB) and sawdust as growing media for the growth of white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus). This study was conducted at an oyster mushroom cultivation farm located at Jl. STM Ujung Medan, from October 2020 to January 2021. The experimental design was a randomized completely block design (RCBD) with one factor, namely the composition of the growing medium (oil palm empty bunches and sawdust) with 3 levels of treatment; S1 : 100% wood sawdust, S2 : 100% OPEFB, and S3 : 50% OPEFB + 50% wood sawdust. The observation included the mycelium initial growth time (days), fruits body growing time (days), hood width (cm), body diameter (cm), length of stalk (cm), and wet weight of the white oyster mushrooms after harvesting (g). The results showed that the treatment of OPEFB and sawdust had no significant effect on the mycelium initial growth time, body growth time, white oyster mushroom body diameter, white oyster mushroom stalk length, and the wet weight of white oyster mushrooms after harvesting. This result indicates that OPEFB can be used as an alternative growing media for cultivating white oyster mushroom, it can be single or combined with wood sawdust.
ANALISIS PENGARUH SUHU DAN KELEMBABAN TERHADAP EFISIENSI FOTOSINTESIS DAN PRODUKTIVITAS TBS TANAMAN KELAPA SAWIT M. Farhan Harahap; Akbar Syam Ramadhan; Faiq Raihan Zaky Siregar; Ridho Saputra; Rassid Dwi A Matondang; Hari Gunawan
Agro Estate Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v9i2.379

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu dan kelembaban terhadap efisiensi fotosintesis serta hubungannya dengan produksi Tandan Buah Segar (TBS) pada tanaman kelapa sawit. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan data sekunder yang bersumber dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan topik mikroklimat dan fisiologi tanaman. Data dianalisis melalui pendekatan analisis isi untuk mengidentifikasi pola hubungan antara variabel mikroklimat dan respon fisiologis tanaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa suhu tinggi menurunkan aktivitas enzim fotosintesis, mempercepat kehilangan air daun, serta memicu penutupan stomata yang berdampak pada penurunan fiksasi karbon. Sementara itu, kelembaban rendah meningkatkan defisit tekanan uap udara sehingga menekan konduktansi stomata dan menghambat proses fotosintesis. Interaksi kedua faktor tersebut menyebabkan gangguan pada keseimbangan source–sink tanaman dan berdampak langsung pada penurunan produksi TBS. Sebaliknya, kondisi suhu moderat dan kelembaban yang memadai mendukung efisiensi fotosintesis secara optimal dan meningkatkan produktivitas. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan mikroklimat, khususnya suhu dan kelembaban, merupakan faktor penting dalam menjaga performa fisiologis dan hasil tanaman kelapa sawit serta relevan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Kata kunci: mikroklimat, fisiologi tanaman, konduktansi stomata, defisit tekanan uap, produktivitas tanaman.
Co-Authors Abdi kusuma Abu Yazid, Abu Akbar Syam Ramadhan Akbar, Muhammad Lucky Sohibul Aritonang, Muhammad Iqbal Aulia, Mhd. Iqbal bayu saputra Beriasi Fransisko Sinaga Bobi Agustian Celine Louise Adelia Purba Dedi Andika Dedi Andrial Siregar Dewi Fitriana Dicky Aryandika Diky Anggara Dyo Fauzan Eka Bobby Febrianto Eka Bobby Febrianto, Eka Bobby Eko Susanto Faiq Raihan Zaky Siregar Faishol Jundi Abaidah Fanzani, Kelvin Aditya Givin Glenasfi Sinulingga Giyanto Guntoro Guntoro, Guntoro Hasibuan, Henry Budi Ihsan Taulani Iman Ghozali Inayatul Qur’ani Ingrid Ovie Yosephine Jhon F Parhorasan Jhon F. Parhorasan Juanda, Aulia Julfan Efendi Kani, Almunazza Kusuma, Satria E Kusuma Lubis, Fadli Akbar Lumbanraja, Rafhael Albertus M. Alfarizi M. Farhan Harahap Mahyunis Maisarah Makhrani Sari Ginting Manullang, Raymond Marzuti Isra Megawati Siahaan Megawati Siahaan Meilano, Dimas Muhammad Yusuf Dibisono Muzakki Muzakki, Muzakki Nona Valentine Sirait Nur Hidayah O Y sitompul, Inggrid Oktafian Sihaloho Oloando, Oloando Ovie Yosephine, Ingrid Pada Mulia Raja Pardimin Purjianto Purjianto Putri, Intan Aulia Rafly Fachrezy Rahadi Rahmad Kurniawan Rahmad Ridwan Rama Adrian Rassid Dwi A Matondang Ridho Saputra Rizky Anugerah Rosmayati Rosmayati Sajaratud Dur Sakiah Sakiah Siahaan, Fathir Alif Simanullang, Putra Sakti Simarmata, Alex Paul Hendry Sinaga , Ferdi Sudrajat, Ign Suprih Suparto Wijoyo SUSANAH Syarifah Yusra T. Sabrina Tuty Ningsih Wahyu Setya Ratri Wahyu Setya Ratri, Wahyu Setya Wahyuni, Seri Walmadri, Walmadri WARDATUL HUSNA IRHAM Wike Kusumastuti Winardi, Rafael Remit Yetty Dwi Lestari Zakwan, Zakwan