p-Index From 2021 - 2026
8.561
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Edukasi Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Sejarah Citra Lekha Yupa: Historical Studies Journal Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Journal of Education and Instruction (JOEAI) JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Diakronika Jurnal Komunikasi Pendidikan JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Jurnal Eduscience (JES) Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Abdidas Madaniya Tarikhuna: Journal of History and History Education Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Heuristik : Jurnal Pendidikan Sejarah Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani JURNAL PENDIDIKAN IPS Bakti Nusa Linggau PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Langgong: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Danadyaksa Historica Indonesian Journal of Primary Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Danadyaksa Historica

Paradigma Pendidikan Sejarah di SMA Dalam Kurikulum 2013 Susilo, Agus; Sarkowi, Sarkowi; Adha Subali, Rifqi Galih
Danadyaksa Historica Vol 2, No 1 (2022): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v2i1.4828

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai paradigma pendidikan Sejarah di SMA dalam Kurikulum 2013. Masalah Penelitian ini adalah pendidikan sejarah ditingkat SMA dari tahun ke tahun selalu dihiasai dengan berbagai problem yang menjadikannya sebagai permasalahan dalam dunia pendidikan. Pendidikan sejarah yang membahas permasalahan di masa silam, disalah artikan yang hanya membahas masa lalu. Padahal kalau dipelajari lebih mendalam, pendidikan sejarah dapat menjadi ilmu dapat berpengaruh pada jalalnya kehidupan dimasa mendatang. Metode penelitian yaitu landasan dalam melakukan penelitian terkait paradigma pendidikan Sejarah di SMA dalam Kurikulum 2013. Desain penulisan karya ilmiah ini dengan studi penelitian kualitatif berbasis kajian pustaka. Analisis sumber yang didapatkan berasal dari sumber jurnal dan buku referensi yang relevan. Selain itu, penelitian juga berdasarkan pengataman dari berbagai media yang selalu terkait dengan pembelajaran sejarah. Hasil dan pembahasan, yaitu Pendidikan Sejarah di SMA, yaitu pembelajaran sejarah yang diajarkan ditingkat sekolah menengah atas. Pembelajaran sejarah di SMA, pendidikan sejarah berdiri sendiri dengan alokasi jam yang telah ditentukan dalam silabus dan RPP. Dalam jenjang jurusan IPS maupun IPA, pendidikan sejarah selalu dipelajari. Pendidikan sejarah di SMA sangat penting dipelajari sebagai persiapan generasi muda untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Pendidikan sejarah sendiri mengandung berbagai sifat-sifat kebangsaan seperti cinta tanah air, toleransi, dan bela negara. Paradigma Pendidikan Sejarah di SMA, yaitu dalam kurikulum 2013, posisi mata pelajaran sejarah selalu dikembangkan sesuai dengan kemajuan zaman. Pendidikan sejarah harus selalu mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal dan pendidikan karakter untuk menciptakan generasi muda yang baik. Meskipun demikian, pendidikan sejarah harus dikembangkan sesuai perkembangan zaman. Pendidikan sejarah di era globalisasi harus dikaitkan dengan keberadaan teknologi. Teknologi dalam dikembangkan dalam materi pendidikan sejarah melalui sebuah media pembelajaran.
STRATEGI GURU DI DALAM MENINGKATKAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Susilo, Agus; Asmara, Yeni; Hervanis, Regita Nada; Selpia, Selpia
Danadyaksa Historica Vol 3, No 1 (2023): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v3i1.5930

Abstract

Tujuan penelitian ini  adalah  untuk  mengetahuai paradigma pendidikan Sejarah  di  SMA  dalam Kurikulum 2013. Masalah Penelitian ini adalah pendidikan sejarah ditingkat SMA dari tahun ke tahun selalu dihiasai dengan berbagai problem yang menjadikannya sebagai permasalahan dalam dunia pendidikan. Pendidikan sejarah yang membahas permasalahan di masa silam, disalah artikan ya ng hanya membahas masa lalu. Padahal kalau dipelajari lebih mendalam, pendidikan sejarah dapat menjadi ilmu dapat berpengaruh pada jalalnya kehidupan dimasa mendatang. Metode penelitian yaitu landasan dalam melakukan penelitian terkait paradigma pendidikan Sejarah di SMA dalam Kurikulum 2013. Desain penulisan karya ilmiah ini dengan studi penelitian kualitatif berbasis kajian pustaka. Analisis sumber yang didapatkan berasal dari sumber jurnal dan buku referensi yang relevan. Selain itu, penelitian juga berdasarkan pengataman dari berbagai media yang selalu terkait dengan  pembelajaran sejarah.  Hasil  dan  pembahasan,  yaitu  Pendidikan Sejarah  di  SMA,  yaitu pembelajaran sejarah yang diajarkan ditingkat sekolah menengah atas. Pembelajaran sejarah di SMA, pendidikan sejarah berdiri sendiri dengan alokasi jam yang telah ditentukan dalam silabus dan RPP. Dalam jenjang jurusan IPS maupun IPA, pendidikan sejarah selalu dipelajari. Pendidikan sejarah di SMA sangat penting dipelajari sebagai persiapan generasi muda untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Pendidikan sejarah sendiri mengandung berbagai sifat-sifat kebangsaan seperti cinta tanah air, toleransi, dan bela negara. Paradigma Pendidikan Sejarah di SMA, yaitu dalam kurikulum 2013, posisi mata pelajaran sejarah selalu dikembangkan sesuai dengan kemajuan zaman. Pendidikan sejarah  harus  selalu  mengedepankan nilai-nilai  kearifan  lokal  dan  pendidikan  karakter  untuk menciptakan generasi muda yang baik. Meskipun demikian, pendidikan sejarah harus dikembangkan sesuai perkembangan zaman. Pendidikan sejarah di era globalisasi harus dikaitkan dengan keberadaan teknologi. Teknologi dalam dikembangkan dalam materi pendidikan sejarah melalui sebuah media pembelajaran.
Peningkatan Motivasi Sejarah dan Tradisi Lokal Melalui Studi Sejarah Yohana Satinem, Sarkowi, Agus Susilo,
Danadyaksa Historica Vol 4, No 1 (2024): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v4i1.8232

Abstract

Permasalahan dalam pembelajaran Sejarah saat ini semakin kompleks. Pembelajaran Sejarah dinilai membosankan bagi peserta didik apalagi dijam-jam siang hari. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Guru Sejarah untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapinya. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk meningkatkan motivasi Sejarah dan tradisi lokal melalui studi Sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi yang dikombinasikan dengan pendekatan kualitatif. Dalam metode deskriptif ini, peneliti berusaha untuk menelaah hasil penelitian yang telah didapatkan selama penelitian. Sumber penelitian ini adalah berupa pengamatan secara langsung dilapangan yang ditunjang dengan wawancara terbatas dengan peserta didik. Hasil kegiatan penelitian kemudian ditulis dalam kajian ilmiah yang baik. Hasil dan pembahasan adalah sistem pembelajaran Sejarah di Sekolah, yaitu dalam pembelajaran Sejarah saat ini tentunya mengikuti perkembangan kurikulum yang berlaku saat ini. Selain itu juga disesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin maju. Tentunya sistem pembelajaran Sejarah harus sesuai dengan tujuan nasional. Sedangkan studi Sejarah dan tradisi lokal sebagai peningkatan motivasi belajar, yaitu Guru Sejarah dapat memanfaatkan sumber Sejarah dan tradisi lokal yang berkembang di daerahnya. Kegiatan kunjungan lapangan akan menambah wawasan dan pengetahuan bagi peserta didik. Selain itu, pemanfaatan aspek digital juga membantu Guru dalam mengajar Sejarah di kelas. Simpulannya adalah menjadi Guru Sejarah harus penuh semangat dan jangan mudah putus asa. Guru Sejarah harus memanfaatkan aspek-aspek lokal yang ada disekitarnya. Selanjutnya pergunakan digitalisasi sebagai penunjang pembelajaran Sejarah di Sekolah.
PENERAPAN TEKNOLOGI DAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS VIRTUAL REALITY DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA Almada, Yoga Alvin; Puspita, Dewi; Susilo, Agus
Danadyaksa Historica Vol 4, No 2 (2024): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v4i2.8987

Abstract

Artikel ini membahas penerapan teknologi dan media pembelajaran sejarah berbasis Virtual Reality (VR) dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa. VR memungkinkan siswa untuk merasakan pengalaman langsung dari peristiwa sejarah, menciptakan lingkungan belajar yang imersif dan interaktif. Dengan menggunakan VR, siswa tidak hanya melihat gambar atau mendengarkan penjelasan, tetapi juga dapat "mengunjungi" tempat-tempat bersejarah dan mengalami konteks sosial serta budaya pada masa itu. Hal ini membantu siswa untuk memahami peristiwa sejarah dengan lebih mendalam dan mengembangkan empati terhadap tokoh-tokoh serta masyarakat yang terlibat.Studi kasus menunjukkan bahwa penerapan VR dalam kelas sejarah telah meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Pengalaman belajar yang menarik ini mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dan menjelajahi materi pelajaran dengan lebih antusias. Selain itu, artikel ini juga membahas prospek masa depan VR dalam pendidikan, termasuk pengembangan konten yang lebih beragam dan kolaborasi internasional antar-sekolah.Dengan demikian, penerapan teknologi VR dalam pembelajaran sejarah menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan dalam metode pengajaran tradisional. Teknologi ini tidak hanya membuat pembelajaran sejarah lebih menarik tetapi juga lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, menjadikan mereka lebih siap untuk menghadapi tantangan global di masa depan.
PENGGUNAAN MEDIA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Simbolon, Eris Pruanty Muda; Sari, Indri Maya; Pratiwi, Wylda Pramestia; Susilo, Agus
Danadyaksa Historica Vol 4, No 2 (2024): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v4i2.8988

Abstract

Penggunaan media visual dalam pembelajaran sejarah memiliki peran penting dalam memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan pemahaman siswa. Media visual, seperti gambar, peta, video, dan infografis, dapat menyederhanakan konsep-konsep kompleks, memvisualisasikan peristiwa sejarah, dan membantu siswa memahami kronologi serta hubungan antar peristiwa dengan lebih baik. Media ini juga mampu menarik minat dan perhatian siswa, menjadikan pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Selain itu, visualisasi peristiwa sejarah membantu siswa untuk membayangkan situasi pada masa lalu, yang sulit dicapai melalui teks saja. Penggunaan media visual juga mendukung berbagai gaya belajar, terutama bagi siswa yang lebih responsif terhadap stimulasi visual. Dalam konteks digital, media visual memungkinkan penyampaian materi sejarah secara dinamis dan kontekstual, memanfaatkan teknologi modern untuk menjembatani kesenjangan antara generasi muda dengan peristiwa masa lampau. Dengan demikian, media visual menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa dalam pembelajaran sejarah.