Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Limbah Biji Alpukat Sebagai Bahan Baku Produk Teh Bikat di Kabupaten Aceh Tengah Lisa, Oviana; Sari, Putri Mustika; Aminah, Siti; Tanjung, Yulia Windi; Yanti, Helma; Omalia, Noka; Sartika, Dewi; Maisar, Meli; Almuhaimin, Almuhaimin; Dewi, Okta Rahma
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i2.7485

Abstract

Alpukat tergolong komoditi buah-buahan yang kaya akan vitamin A, B, C, E, dan mengandung unsur potassium dan karoten. Kandungan potasium terbanyak ditemukan pada bagian biji alpukat yang berfungsi untuk menghilangkan kelebihan racun dari tubuh. Umumnya masyarakat hanya mengonsumsi daging buahnya dan membuang bagian biji sehingga limbah biji alpukat tidak diolah menjadi produk bernilai ekonomis maupun digunakan secara pribadi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih keterampilan masyarakat di Desa Paya Pelu Kabupaten Aceh Tengah dalam membuat inovasi produk teh bikat berbahan baku limbah biji alpukat, serta mem­bantu keterampilan yang telah dimiliki dapat menjadi peluang wira­usaha bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah edukasi tentang pembuatan dan pemanfaatan biji alpukat dan mempraktekkan secara langsung pengolahan biji alpukat menjadi produk teh bikat kepada masyarakat Desa Paya Pelu Kabupaten Aceh Tengah. Hasil pengabdian yang telah dilakukan adalah hasil edukasi dan pelatihan pembuatan produk teh dari bahan baku limbah biji alpukat menunjukkan bahwasanya masyarakat Kabupaten Aceh Tengah mulai memahami manfaat dari biji alpukat. Ber­dasarkan evaluasi hasil pelaksanaan program edukasi menunjukkan adanya 17 responden (85%) yang sudah mengetahui dan paham manfaat biji alpukat bagi kesehatan dan dapat dijadikan sumber nilai gizi tambah untuk mencegah stunting dan evaluasi hasil kegiatan pelatihan menunjukkan 13 responden (65%) sudah memiliki keterampilan yang baik dalam mengolah produk teh bikat secara mandiri.
Strategi Optimalisasi Adopsi Teknologi Sistem Barcode di Pt. Langkat Nusantara Kepong Zulham; Lubis, Zulkarnain; Zarlis, Muhammad; Reza Aulia, Muhammad; Tanjung, Yulia Windi
Technomedia Journal Vol 8 No 1 Juni (2023): TMJ (Technomedia Journal)
Publisher : Pandawan Incorporation, Alphabet Incubator Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/tmj.v8i1.1935

Abstract

The research objective is to formulate a strategy for optimizing the adoption of barcode system technology by identifying internal strengths and weaknesses, as well as external opportunities and threats for oil palm plantation companies, especially PT. Langkat Nusantara Kepong (LNK). Data collection was done by distributing questionnaires, interviews and direct observation. The method used is descriptive qualitative and quantitative research methods. Analysis of research data using SWOT analysis. The results of the research based on the SWOT analysis show that the strategy that must be applied in the adoption of barcode system technology is the WO strategy with alternative strategies, namely increasing employee competence, motivation, and behavioral intention.
Pemberdayaan Kelompok Tani "Mitra Kana" Melalui Pertanian Ramah Lingkungan dengan Azolla dan Limbah Lokan Menuju LEISA Jasmi, Jasmi; Aminah, Siti; Lisa, Oviana; Tanjung, Yulia Windi; Dewi Fazlina, Yulia; Zulkarnain, Zulkarnain; Bahri, T. Saiful
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i2.1313

Abstract

Pemakaian pupuk organik mampu meningkatkan produksi pertanian baik kualitas dan kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan. Kerang/lokan, yang banyak ditemukan di Kabupaten Aceh Barat, merupakan salah satu sumber daya hayati yang potensial. Limbah kulit lokan dapat menjadi aset bernilai ekonomi jika dimanfaatkan, karena kandungan CaCO3 (Kalsium Karbonat) dalam abu cangkang lokan dapat meningkatkan pH tanah asam menjadi netral, sehingga memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah dan mendukung keberhasilan budidaya tanaman. Selain itu, tumbuhan liar juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberikan informasi dan pendampingan kepada kelompok tani dalam pembuatan pupuk organik berbahan tumbuhan Azolla dan limbah kulit kerang sebagai alternatif pengganti pupuk kimia untuk meningkatkan produksi padi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi program pembuatan pupuk berbahan tumbuhan liar dan limbah organik kepada kelompok tani "Mitra Kana" di Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat. Dari hasil identifikasi permasalahan yang disampaikan oleh mitra, diketahui bahwa saat ini petani sangat bergantung pada penggunaan pupuk anoranik dan mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi. Oleh karena itu, diadakan sosialisasi program pembuatan pupuk organik agar masyarakat dapat beralih dari pupuk anorganik ke pupuk organik untuk pertanian berkelanjutan.
Pembuatan Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan dari Ekstrak Jeruk Nipis dan Daun Pandan Guna Meningkatkan Kesadaran Masyarakat akan Bahaya Bahan Kimia Emi Sarnita; Yulia Windi Tanjung; Wahyu Andrean; Sara, Fitri; Dewi, Santi; Arisna, Cut; Feriandi, Nofi; Refta, Refta
Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/jmmn.v3i4.278

Abstract

Community empowerment in making environmentally friendly dish soap from lime extract and pandan leaves is not just a service activity. It is a movement that aims to change people's consumption patterns, protect the environment, and improve economic welfare. Toxins are toxic and harmful substances produced in products. In addition, pandanus is also useful as a natural coloring material, but using it has a drawback, which is that the color is not very striking. The method used for community service activities in making environmentally friendly dish soap from lime extract and pandan leaves to increase public awareness of the dangers of chemicals is the demonstration method. The demonstration method is to demonstrate or show something in front of the public (Dewanti et al., 2020). Planning, implementation, elaboration and conclusion. The above stages provide guidance in implementing the extension program for making dish soap for the economically weak community in Tugan village, and ensure systematic and directed preparation, implementation, elaboration, and conclusions. According to the long-term impact evaluation, there is a possibility of an increase in the number of people interested in entrepreneurial training, opportunities for economic growth, and the emergence of a desire to participate in socio-economic empowerment. Overall, this community service program has produced good results and has been successful
The Participation of the Young Generation as Palm Oil Farmers in Good Practices of Sustainable Palm Oil Plantations in North Sumatra and Aceh Pulungan, Delyana Rahmawany; Saragih, Dina Arfianti; Tanjung, Yulia Windi; Aznur, Tifany Zia
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 5 No. 4 (2024): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i4.6189

Abstract

In this study, it was found that the younger generation plays an important role in the management of palm oil plantations to assist in the inclusivity of sustainable development through positive palm oil campaigns. The urgency of involving the younger generation is necessary to face sustainability challenges. Although sustainability is a primary focus in the palm oil industry, the involvement of the younger generation in the management of plantations is still limited. This research aims to understand the involvement and perceptions of the younger generation as oil palm farmers in the good practices of sustainable oil palm plantations. The implementation of research in the provinces of North Sumatra and Aceh. The research sample consisted of 384 oil palm farmers. The research method is a case study with descriptive qualitative data analysis techniques using SPSS Version 22. The analysis results show that only 37,24% of palm oil farmers are young, under 45 years old, while more than 62,76%, are involved in good palm oil plantation practices, >45 years old. Their perception is also known to fall into the category of poor (score of 54) regarding good practices in palm oil plantations. The main issue is the unfavourable demographic structural changes for the agricultural sector, where the number of elderly farmers (over 55 years old) is increasing, while the workforce of young people is decreasing. The phenomenon of aging farmers and the declining interest of young labor in the agricultural sector is becoming more pronounced.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI MILENIAL DALAM AGRIBISNIS DI KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA Anisah Nasution; Safrika Safrika; Yulia Windi Tanjung
Jurnal Agrisep Vol 24, No 1 (2023): Volume 24 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v24i1.32145

Abstract

Petani milenial adalah petani generasi muda yang berusia 20-39 tahun yang menekuni dunia pertanian, memiliki jiwa mandiri, maju dan modern dalam membangun sektor pertanian menjadi lebih baik kedepannya. Petani milenial memiliki inovasi-inovasi baru, kreatif dan dan bermanfaat dalam pembangunan pertanian, karena pada dasarnya pertanian adalah salah satu sektor terpenting untuk menopang perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani milenial di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani milenial yang terdapat di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya yaitu sebanyak 23 orang, seluruh populasi dijadikan sampel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif, dengan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani milenial di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi modal yang menyatakan bahwa setiap penambahan modal akan menyebabkan peningkatan pendapatan petani milenial.
Edukasi Peningkatan Produksi Padi Sawah Melalui Penggunaan Perangkat Kit Uji Tanah Yulia Windi Tanjung; Siti Aminah; Oviana Lisa; Roberto Carlos; Nur Afrija
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1082

Abstract

Desa Peunia merupakan desa dengan lahan sawah terbesar di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Kelompok tani “Ingin Maju” memiliki luas lahan sawah terluas yaitu sebesar 38 ha dengan total produksi 4 ton/ha. Penurunan tingkat produksi padi 3 tahun terakhir sebesar 18 %. Akibat minimnya pengetahuan petani tentang pengelolaan lahan dan ketersediaan hara dalam tanah yang berkaitan erat dengan jumlah kebutuhan pupuk yang akan diberikan, berdampak besar terhadap jumlah produksi gabah pada masa panen. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat, penyuluhan masyarakat telah muncul sebagai taktik utama. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi peningkatan produksi padi melalui penggunaan perangkat kit uji tanah di Kecamatan Kaway XVI. Pengabdian ini menggunakan metode Ceramah dengan beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, penyuluhan, penutupan dan evaluasi. Kegiatan edukasi penggunaan perangkat Kit Uji Tanah di desa Peunia, Kecamatan Kaway XVI dihadiri 35 orang peserta anggota kelompok tani. Penggunaan pupuk KCL dapat dikurangi hingga 50% dari rekomendasi anjuran Permentan tahun 2007 jika disertai dengan pemberian bahan organik seperti kompos jerami sebanyak 5 ton/ha yang disertai dengan penggunaan alat bagan warna daun mengukur kebutuhan nitrogen. dengan adanya penurunan penggunaan pupuk KCL maka diharapkan akan terjadi penurunan biaya produksi ditingkat petani.Peningkatan wawasan anggota kelompok tani dalam mengolah lahan sawah diharapkan dapat meningkatkan kualitas lahan yang mendorong peningkatan produksi padi. Diperoleh hasil peningkatan pemahaman anggota kelompok tani sebesar 70% dari sebelumnya hanya 5% petani yang memahami alat uji tanah.
Edukasi Sistem Budidaya Sayuran dengan Teknik Minaponik Terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT) di Aceh Barat Oviana Lisa; Fantashir Awwal Fuqara; Jasmi Jasmi; Siti Aminah; Yulia Windi Tanjung
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1135

Abstract

Kabupaten Aceh Barat memiliki lahan budidaya yang optimal untuk pertumbuhan berbagai tanaman sayur. Pengembangan sistem budidaya sayuran dengan teknik minaponik dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan diversifikasi pertanian sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Edukasi dan penerapan teknik minaponik di Aceh Barat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan produksi sayuran dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Peunia, Kecamatan Kaway XVI dengan melibatkan anggota Kelompok Wanita Tani Sejahtera sebagai mitra pengabdian. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan sosialisasi terkait budidaya sayuran dengan teknik minaponik dan mempraktekkan secara langsung kombinasi sistem budidaya antar hidroponik dan aquakultur tersebut kepada masyarakat. Dilakukannya evaluasi kegiatan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra setelah tahapan kegiatan berlangsung. Kegiatan pengabdian yang dilakukan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera di Desa Peunia, Aceh Barat, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam budidaya sayuran menggunakan teknik minaponik. Evaluasi menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan aplikasi teknologi ini, keberlanjutan program dan kolaborasi dengan pihak terkait seperti Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sangat penting untuk memastikan penerapan yang konsisten dan optimal.
Empowerment of Robusta Coffee Farmers to Develop Entrepreneurs in Aceh Barat Based on Technology Application Aulia, Muhammad Reza; Darmansyah, Dedy; Nugroho, Yoga; Safrika, Safrika; Nasution, Anisah; Tanjung, Yulia Windi
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v4i1.7869

Abstract

Background: The problems of robusta coffee farmer in Aceh Barat Regency are lack of insight into the downstream potential of robusta coffee,  lack of business development ideas and farmer do not understand making financial reports, legality and business organizational systems. For this reason, assistance are needed to coffee farmers so that they develop their business and increase their income. Contribution: Increasing insight into potential utilization and marketing, entrepreneurial development ideas, business finance. Method: Community service was held on 11-13 November 2022 at Teuku Umar University. The approach taken is in the form of a process of education, training and mentoring focuses on three stages: (1) Education of potential beneficiaries and development of the Robusta coffee business (2) Assistance in preparing financial reports, business organization systems and technology adoption and (3) Socialization of efficient coffee marketing channels. Results: The process that goes through each stage is the purchase of red cherries for robusta coffee. There are 3 sub-districts that currently can become suppliers of robusta coffee in Aceh Barat Regency, namely Woyla Induk District, Samatiga District and Meureubo District. The three districts have taken samples and carried out the drying process to become green beans. After purchasing the fruit, the next stage is the process of drying, roasting, grinding and packaging. Conclusion: The participants who were accompanied were able to apply coffee powder packaging technology at IBT, understand the legality of the robusta coffee business, understand the marketing of the robusta coffee business
Analisis Economic Order Quantity (EOQ) Pada Usaha Pengolahan Kopi “Oen Kopi” di Kota Banda Aceh Kurniawan, Putra; Tanjung, Yulia Windi; Fuqara, Fantashir Awwal; Darmansyah, Dedy
Jurnal Bisnis Tani Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Bisnis Tani Volume 11 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v11i1.11923

Abstract

The procurement of raw materials is a crucial aspect for companies producing goods, as it significantly impacts the continuity of business operations. However, challenges often arise in ensuring the availability of raw materials that are timely, of good quality, and in the right quantities, as experienced by the OEN Coffee Processing Business. This study aims to analyze the Economic Order Quantity (EOQ) in the “OEN Kopi” Coffee Processing Business in Banda Aceh City. Using a quantitative descriptive approach, data was collected through in-depth interviews, focus group discussions (FGD), and observations. The results show that the application of the EOQ method to the inventory of coffee beans, sugar, sweetened condensed milk, and UHT milk brought significant changes. Both ordering and storage costs decreased drastically, resulting in a much lower total inventory cost after implementing EOQ. The savings achieved reached 98.3% for coffee beans, 98.4% for sugar, 98.1% for sweetened condensed milk, and 98.6% for UHT milk. This efficiency allows the company to allocate resources more effectively and increase profits. Thus, the EOQ method not only optimizes inventory management but also contributes to improved business profitability.