Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Formulasi dan Karakterisasi Sediaan Body Lotion Ekstrak Etanol Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dengan Perbedaan Perbandingan Emulgator Triethanolamin KRISTIANINGSIH, Ida; Sari, Fita; Uswatun khasanah nur azizah
HERBAPHARMA : Journal of Herb Farmacological Vol. 6 No. 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/herbapharma.v6i2.647

Abstract

Body Lotion merupakan produk perawatan tubuh yang digunakan untuk melembabkan dan melindungi kulit. Penggunaan zat aktif ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) yang memiliki kandungan senyawa flavonoid dan tanin yang mana memilki kemampuan sebagai antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi sel-sel kulit dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah emulgator triethanolamin dengan konsentrasi 2%, 3%, dan 4% yang dapat digunakan sebagai body loton dari ekstrak etanol daun mengkudu. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Semisolida Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan analisis deskriptif. Perlakuan pada penelitian ini adalah perbedaan konsentrasi penambahan emulgator triethanolamine, yaitu formulasi 1 dengan penambahan emulgator triethanolamin 2%, formulasi 2 dengan penambahan emulgator triethanolamine 3%, formulasi 3 dengan penambahan emulgator triethanolamine 4%. Parameter yang diamati untuk mengetahui uji mutu fisik body loton meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji tipe emulsi.pada uji Ph diperoleh rata-rata pada formulasi 1 dengan hasil 5,37, pada formulasi 2 dengan hasil 6,37, dan formulasi 3 dengan hasil 7,24. Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi 1, formulasi 2, dan formulasi 3 memiliki perbedaan pada uji mutu fisik, dan pada formulasi 1 dan 2 telah memenuhi syarat uji mutu fisik sediaan lotion.
PREDIKSI DRUGLIKENESS DAN POTENSI AKTIVITAS BIOLOGIS SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica) Muslikh, Faisal Akhmal; Suryanto; Nahdhia, Nadhifatun; Susilawati, Delis; Sari, Fita; Nugroho, Septiawan; Werdiningsih, Wiwik; Basuki, Dewy
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.264

Abstract

Indonesia memiliki biodiversitas tinggi yang mencakup berbagai spesies tumbuhan dengan potensi farmakologi, salah satunya Tamarindus indica (asam jawa). Daun tanaman ini mengandung beragam senyawa metabolit sekunder, seperti Isovitexin, Isovitexin 2’-O-Arabinoside, Orientin, (-)-Epicatechin, dan Hexadecanamide, yang berpotensi memiliki aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi prediksi drug-likeness dan aktivitas farmakologi senyawa tersebut menggunakan pendekatan in silico. Analisis dilakukan dengan SwissADME untuk menilai kepatuhan terhadap aturan Lipinski dan Way2Drug PASS online untuk memprediksi potensi aktivitas farmakologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dua dari lima senyawa memenuhi aturan Lipinski sepenuhnya, sementara yang lainnya memiliki satu hingga tiga pelanggaran, yang dapat memengaruhi ketersediaan hayati oralnya. Prediksi aktivitas biologis menunjukkan bahwa senyawa-senyawa ini memiliki potensi sebagai agen hepatoprotektif, antioksidan, kardioprotektif, dan kemopreventif, serta berperan dalam regulasi berbagai jalur biologis seperti ekspresi TP53 dan HIF1A. Selain itu, analisis boiled egg diagram menunjukkan bahwa beberapa senyawa memiliki permeabilitas tinggi terhadap sawar darah-otak, yang dapat meningkatkan potensinya dalam terapi berbasis sistem saraf pusat. Studi ini memberikan wawasan awal mengenai potensi farmakologis senyawa dalam daun asam jawa, namun penelitian lebih lanjut melalui uji in vitro dan in vivo diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitasnya dalam pengembangan obat herbal.
Characterization of Extract, Formulation and Evaluation of Hand Sanitizer from Red Betel Leaf Extract (Piper crocatum L.) Aryantini, Dyah; Muslich, Faisal; Hardini, Pri; Sariwati, Atmira; Lailiyah, Munifatul; Sari, Fita; Hesturini, Rosa
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.284

Abstract

UJI AKTIVITAS GEL MOISTURIZER ANTI-AGING TOMAT (Solanum lycopersicum L.)DAN BUNGA MAWAR MERAH (Rosa x damascena Herrm.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Kristianingsih, Ida; Susanti, Tonia Dwi; Lailiyah, Munifatul; Sari, Fita
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.938

Abstract

Penuaan dini terjadi akibat radiasi sinar matahari ditandai dengan kulit kering, tidak elastis, kulit tipis, kematian sel kulit, dan keriput yang disebabkan karena pecahnya kolagen dan sintesa kolagen yang rusak. Salah satu sediaan semisolid yang digunakan untuk kosmetik yaitu gel. Gel merupakan sediaan yang mampu menciptakan kondisi lembab sehingga pada saat dioleskan akan timbul rasa dingin yang dapat melembabkan kulit sehingga kulit tidak kering. Tomat dan bunga mawar merah dapat menangkal radikal bebas karena tomat mengandung senyawa antioksidan tinggi yang berpotensi sebagai anti-aging pada kulit. Metode penyarian buah tomat dan bunga mawar merah dengan cara ekstraksi maserasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan aktivitas antioksidan buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dan bunga mawar merah (Rosa x damascena Herrm.) dengan menggunakan metode DPPH. Sediaan dibuat dengan tiga formulasi dan disetiap formulasi menggunakan konsentrasi zat aktif 7% dengan perbedaan konsentrasi perbandinggan geeling agent, F1 menggunakan karbopol 0,5% dan HPMC 0,5%, F2 menggunakan HMPC 1%, dan F2 menggunakan 1%. Hasil evaluasi uji karakteristik sediaan didapatkan hasil bahwa perbedaan konsentrasi gelling agent antara karbopol dan HPMC dapat mempengaruhi karakteristik sediaan gel dan hasil evaluasi uji antioksidan dianalisa menggunkan software SPSS sengan tingkat kepercayaan 0,05. Berdasarkan pengujian aktivitas antioksidan F1, F2, dan F3 memiliki aktivitas mampu menangkal radikal bebas. Berdasarkan hasil yang diperoleh F1 memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC₅₀ 43,353 ± 0,07 ppm.
Analisis Korelasi Neutrophil-Lymphocyte Ratio (NLR) dengan Indikator Komplikasi Makrovaskular dan Mikrovaskular pada Diabetes Melitus Tipe 2 Hasanah, Fathul Hidayatul; Wahyuni, Sri; Primartati, Danny Meganingdyah; Fatmariza, Aulia Risqi; Sari, Fita
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 5 No. 3 (2025): July
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v5i3.501

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (DM type 2) is associated with low-grade systemic inflammation. Neutrophil-Lymphocyte Ratio (NLR) is a pro-inflammatory and oxidative stress biomarker in cardiometabolic diseases such as T2DM. This study aims to analyze the relationship of NLR with leukocyte count, random blood glucose, creatinine, total cholesterol, Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT), and Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT). The study design is a retrospective analysis with respondents of 162 uncomplicated T2DM patients treated at Mojowarno Christian General Hospital, Jombang. The results of the study showed that the average number of leukocytes was 12,688 cells/µl, neutrophils 75.3%, lymphocytes 17.2%, NLR 8.5, blood glucose 273.2 mg/dl, SGOT 40.88 U/l, SGPT 54.64 U/l, total cholesterol 196.3 mg/dl (<200), and creatinine 1.13 mg/dl. Correlation tests showed that NLR was significantly associated with leukocyte count (p = 0.000 < 0.05) and total cholesterol (p = 0.000 < 0.05), but not significantly correlated with random blood glucose (p = 0.064 > 0.05), SGOT (p = 0.089 > 0.05), SGPT (p = 0.929 > 0.05), or creatinine (p = 0.625 > 0.05). In conclusion, in patients with type 2 diabetes, NLR was significantly correlated with leukocyte count and total cholesterol, but not with random blood glucose, SGOT, SGPT, or creatinine.
UJI AKTIVITAS GEL MOISTURIZER ANTI-AGING TOMAT (Solanum lycopersicum L.)DAN BUNGA MAWAR MERAH (Rosa x damascena Herrm.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Kristianingsih, Ida; Susanti, Tonia Dwi; Lailiyah, Munifatul; Sari, Fita
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.938

Abstract

Penuaan dini terjadi akibat radiasi sinar matahari ditandai dengan kulit kering, tidak elastis, kulit tipis, kematian sel kulit, dan keriput yang disebabkan karena pecahnya kolagen dan sintesa kolagen yang rusak. Salah satu sediaan semisolid yang digunakan untuk kosmetik yaitu gel. Gel merupakan sediaan yang mampu menciptakan kondisi lembab sehingga pada saat dioleskan akan timbul rasa dingin yang dapat melembabkan kulit sehingga kulit tidak kering. Tomat dan bunga mawar merah dapat menangkal radikal bebas karena tomat mengandung senyawa antioksidan tinggi yang berpotensi sebagai anti-aging pada kulit. Metode penyarian buah tomat dan bunga mawar merah dengan cara ekstraksi maserasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan aktivitas antioksidan buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dan bunga mawar merah (Rosa x damascena Herrm.) dengan menggunakan metode DPPH. Sediaan dibuat dengan tiga formulasi dan disetiap formulasi menggunakan konsentrasi zat aktif 7% dengan perbedaan konsentrasi perbandinggan geeling agent, F1 menggunakan karbopol 0,5% dan HPMC 0,5%, F2 menggunakan HMPC 1%, dan F2 menggunakan 1%. Hasil evaluasi uji karakteristik sediaan didapatkan hasil bahwa perbedaan konsentrasi gelling agent antara karbopol dan HPMC dapat mempengaruhi karakteristik sediaan gel dan hasil evaluasi uji antioksidan dianalisa menggunkan software SPSS sengan tingkat kepercayaan 0,05. Berdasarkan pengujian aktivitas antioksidan F1, F2, dan F3 memiliki aktivitas mampu menangkal radikal bebas. Berdasarkan hasil yang diperoleh F1 memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC₅₀ 43,353 ± 0,07 ppm.
UPAYA GURU DALAM PENANAMAN KEDISIPLINAN PADA ANAK USIA DINI DI TK AMANDA KECAMATAN TONRA KABUPATEN BONE Sari, Fita; Basri, Hasan
EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/educhild.v5i2.5729

Abstract

This thesis discusses the Teacher`s Efforts in Instiling Discipline in Early Childhood at Kindergarten Amanda, Tonra District, Bone Regency. The main problems in thus study are how the teacher`s efforts in instilling discipline in group Bs students and what are the supporting factors and inhibiting factors of the teacher in istiling discipline in early childhood at Amanda Kindergarten, Bone Pute Village, Tonra District, Bone Regency. This is important to study to find out how the teacher`s efforts in instilling discipline in group B students and what are the supporting and inhibiting factors in instilling discipline in early childhood at Amanda Kindergarten , Bone Pute Village, Tonra District, Bone Regency. To obtain data from these problems, the authors use the field research method (field research) which uses descriptive qualitative research types with pedagogic and psychological approaches, to obtain the deired data using primary and secondary data. Then analyzed by: 1. Reducing data, 2. Presenting data, 3. Drawing conclusions. The result of this study indicate that 1) Teacher Efforts n Instiling Discipline in Early Childhood in Amanda Kindergarten, Tonra District, Bone Regency, 2) Supporting and inhibiting Factors of Teachers in Istiling Discipline in Early Childhood in Amanda Kindergarten, Tonra District, Bone Regency.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) PADA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU KELAS V SDN 18 KUBU Sari, Fita; Setyowati, Dessy; Setiawan, Ady
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian sintaks model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru kelas V SDN 18 Kubu. Fokus penelitian pada penelitian ini adalah pada enam sintaks model PjBL yaitu (1). Menentukan pertanyaan mendasar, (2). Mendesain perencanaan proyek, (3). Menyusun jadwal, (4). Memonitor kemajuan proyek, (5). Menguji proses dan hasil belajar, serta (6) Evaluasi pengalaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsif yang digunakan untuk mendeskripsikan secara rinci sintaks PjBL pada RPP guru. Data yang digunakan, yaitu lembar hasil analisis RPP. Sumber data, yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran dengan model PjBL. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu dokumentasi. Triangulasi dilakukan untuk mengecek keabsahan data dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP guru kelas V perlu melakukan evaluasi terhadap sintaks model PjBL. Sintaks PjBL yang masih kurang sesuai yaitu pada sintaks keempat memonitor kemajuan proyek dengan nilai 75%, sedangkan sintaks yang paling sesuai yaitu pada sintaks pertama menentukan pertanyaan mendasar, sintaks kedua mendesain perencanaan proyek dan sintaks keenam evaluasi pengalaman dengan nilai 100%. nilai rata-rata RPP guru kelas V memiliki tingkat kesesuaian model PjBL sebesar 89.5% dengan kategori sangat baik.
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK TERPURIFIKASI DAUN BELUNTAS (Pluchea indica (L.)) MENGGUNAKAN KLT DENGAN PERBEDAAN ELUEN Sari, Fita
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i2.6209

Abstract

Indonesia merupaka negara terbesar ketujuh dengan jumlah spesies mencapai 20.000, di mana 40% di antaranya adalah tumbuhan endemik atau berasal dari Indonesia. Beluntas (Pluchea indica (L.)). merupakan tanaman yang umum tumbuh di sekitar pekarangan rumah dan mudah ditanam. Tanaman ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional yang dikonsumsi dalam bentuk lalapan atau rebusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi senyawa metabolit sekunder ekstrak terpurifikasi daun beluntas dengan KLT menggunakan perbedaan eluen. Proses ekstraksi menggunakan etanol 70% dan metode maserasi selama 3x24 jam. Purifikasi ekstrak dilakukan menggunakan pelarut nonpolar n-heksan untuk menghilangkan senyawa metabolit sekunder yang tidak diinginkan. Hasil identifikasi sekunder ekstrak etanol dan ekstrak terpurifikasi daun beluntas menggunakan beberapa jenis pelarut, ditemukan bahwa ketepatan antara Rf ETDB dan kuersetin menggunakan campuran eluen yang terdiri dari toluen:etil asetat (7:3) adalah sebesar 0,87.   
Korelasi Kadar Total Flavonoid Ekstrak dan Fraksi Polar Kelopak Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Terhadap Aktivitas Antioksidan dengan Metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) Sari, Fita; Hidayatul, Fathul; Sariwati, Atmira; Wahyuni, Dwi; Hesturini, Rosa Juwita
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.13205

Abstract

Senyawa metabolit sekunder rosella memiliki manfaat kesehatan, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Rosella digunakan sebagai bahan minuman kesehatan, karena senyawa aktifnya seperti antosianin, polisakarida, dan flavonoid. Flavonoid dalam rosella diduga memiliki aktivitas antioksidan dalam menangkal radikal bebas penyebab penyakit. Penelitian ini bertujuan melihat profil fitokimia ekstrak dan fraksi polar kelopak rosella dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan dilanjutkan menguji kadar total flavonoid serta aktivitas antioksidan dengan DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Studi ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif, untuk mendeteksi profil fitokimia dari ekstrak dan fraksi kelopak rosella dilanjutkan uji kadar total flavonoid dan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) adanya senyawa flavonoid, ditandai bercak warna biru pada plat KLT, (2) uji kadar total flavonoid dari ekstrak menunjukkan sebesar 139,4321 ppm sedangkan fraksi polar 204,8334 ppm, (3) uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak rosella memiliki aktivitas lemah dengan nilai IC50 sebesar 656,4775 ppm, sedangkan fraksi lebih kuat dengan nilai IC50 sebesar 110,1132 ppm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol dan fraksi polar kelopak rosella diduga memiliki senyawa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan namun fraksi lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak etanol kelopak rosella.