Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Kotoran Domba Dan Kambing Untuk Produksi Pupuk Organik Pada Kelompok Ternak Sidomulyo Desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember Hudori, Huda Ahmad; Wiyono, Luluk Cahyo; Dhandy, Rahmat; Sholihah, Elis Rahmawati Mar’atus; Wati, Cicik Retno
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 4 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v4i2.63

Abstract

Sheep and goat farming has enormous economic potential if managed properly. Livestock waste can be processed into organic fertilizer, biogas, or raw materials for other innovative products with high economic value. This community service program will be carried out in the Sidomulya livestock group in Suci Village, Panti District, with a total of 25 sheep and goat farmers, as an effort to increase the empowerment of the role of mothers in maintaining environmental sustainability. The purpose of this community service activity is to utilize livestock waste to reduce the negative impact of livestock waste on environmental pollution through waste management activities including good livestock management, especially in handling waste, the process of recycling livestock waste (recycling) on a home and group scale to improve starting from sheep waste, through empowering livestock group members. The method of implementing the community service activity is carried out through several stages, namely lectures, discussions, demonstrations, direct practice, and observation. The results of this activity are expected to change community behavior from waste disposal to productive processing, which contributes to the broader goals of community service, namely village economic empowerment and environmental preservation in rural Jember.
PELATIHAN PEMANFAATAN IKAN BANDENG MENJADI ABON SEBAGAI PRODUK UNGGULAN RINTISAN TEFA AGRIBSINIS Sekar Ayu Wulandari; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Septine Brillyantina; Dini Nafisatul Mutmainah; Rahmat Dhandy; Asmunir Asmunir
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37162

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya untuk mengolah ikan bandeng sebagai produk unggulan dengan nilai tambah yang tinggi. Ikan bandeng memiliki potensi besar sebagai produk olahan dikarenakan kandungan gizinya yang tinggi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan pemanfaatan ikan bandeng menjadi produk abon. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Laboratorium KWU Polije Kampus 4 PSDKU Sidoarjo. Peserta dari kegiatan pengabdian ini meliputi civitas akademika dari Program Studi Manajemen Agroindustri Polije Kampus 4 PSDKU Sidoarjo. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan produk unggulan berbahan baku ikan bandeng sebagai upaya penunjang rintisan Teaching Factory (TEFA) Agribisnis. Tahapan pada kegiatan pengabdian ini meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan monitoring. Metode yang digunakan pada kegiatan ini diawali dengan metode ceramah terkait materi pengolahan ikan bandeng menjadi abon, kemidan dilanjutkan dengan praktik yang dilakukan oleh peserta dengan pendampingan dari tim pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peserta telah memahami dan mampu melakukan pengolahan ikan bandeng menjadi abon serta rencana pemasarannya. Melalui pelatihan ini, diharapkan akan tercipta produk unggulan yang tidak hanya bermanfaat bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, sehingga mendukung pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Sidoarjo.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN SENSITIVITAS PRODUK PEMPEK BANDENG FORTIFIKASI LIMBAH UDANG Amelia Dwi Nugrahaini; Julia Agustina; Rahmat Dhandy; Elis Rahmawati Mar’atus Sholihah; Andi Muhammad Ismail; Hisyam Dwi Suryana; Warda Rohmatul Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23920

Abstract

Bandeng dan limbah kulit udang merupakan dua bahan baku yang dapat diolah menjadi produk pempek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha pempek ikan bandeng dengan fortifikasi tepung limbah kulit udang sebagai inovasi produk agroindustri berbasis pemanfaatan limbah perikanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kelayakan usaha (feasibility study) berbasis analisis arus kas (cash flow). Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui observasi dan praktik produksi, serta data sekunder dari literatur dan harga pasar. Analisis dilakukan menggunakan beberapa indikator kelayakan finansial, yaitu Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), serta analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dikembangkan dengan nilai NPV sebesar Rp 58.292.000, Net B/C sebesar 13,48, dan Payback Period selama 3,37 bulan. Selain itu, BEP tercapai pada produksi sekitar 49 kg per bulan, yang berada di bawah kapasitas produksi, sehingga usaha memiliki margin keamanan yang baik. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa usaha tetap menguntungkan meskipun terjadi penurunan harga jual, penurunan volume produksi, maupun kenaikan biaya bahan baku. Dengan demikian, usaha pempek ikan bandeng dengan fortifikasi limbah kulit udang tidak hanya layak secara finansial, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha agroindustri yang berkelanjutan dan bernilai tambah melalui pemanfaatan limbah perikanan.
Analysis of White Tofu Product Quality Control Using Statistical Process Control (SPC) at UD Novi Jaya in Sidoarjo Regency Nur Fadila Sofiana; Rahmat Dhandy; Dini Nafisatul Mutmainah; Julia Agustina
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 2: June, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i2.3554

Abstract

UD Novi Jaya is a tofu production business unit that has been operating for 20 years with a soybean processing capacity of 532 kg per day and produces 11,400 pieces of white tofu. However, the conventional production process causes variations in product losses. This study aims to identify the criteria and attributes of defects and analyze quality control by applying Statistical Process Control (SPC) analysis in white tofu quality control at UD Novi Jaya. This study is a quantitative descriptive study with a survey method. The analytical tools used are check sheets, control charts, Pareto diagrams, cause and effect diagrams, and process capabilities. The results of the p control chart analysis indicate two points outside the control limits on the soft tofu attribute, while statistical quality control is well controlled. The Pareto diagram shows that the main defect lies in the soft tofu attribute of 858 pieces. The cause and effect diagram on the soft tofu attribute shows the causal factors including materials, humans, methods, tools and machines, and the environment. Process capabilities show a high success rate on soft tofu, namely 96.2%. Suggested improvement efforts include sorting raw materials, training and supervision of workers, standardizing processes through standard operating procedures (SOPs), improving equipment and machinery, and improving cleanliness and environmentally friendly waste management.
Pengendalian Kualitas Keripik Pisang Menggunakan Statistical Process Control di UD. Manalagi Jombang Via Ade Lestariana; Rahmat Dhandy; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Sekar Ayu Wulandari; Cindiah Syahnaz
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 2: June, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i2.3556

Abstract

UD. Manalagi Jombang is a micro-scale banana chips producer that does not yet implement a documented quality control system. This condition creates product defects such as broken, burnt, and unclean chips, which reduce quality and competitiveness. This study aimed to analyze banana chips quality control using Statistical Process Control (SPC) and to identify factors affecting product quality. The study employed a descriptive quantitative approach through direct observation of 20 production periods with a sample of 5,000 grams per period. The analysis used check sheets, np control charts, Pareto diagrams, cause-and-effect diagrams, and process capability analysis. The results showed that total defects reached 10.05% of the total sample, with broken chips as the dominant defect, accounting for about 45%–46% of all defects. Human factors were the main cause, especially rough handling and inadequate worker training. The process capability value for broken chips was 0.956, indicating that the process had not fully met the expected quality standard. SPC can support process monitoring, identify improvement priorities, and provide data-based quality control recommendations for food MSMEs.
Analysis of Tofu Product Quality Control Using Statistical Process Control (SPC) at UD Tata in Sidoarjo Regency Ega Fadhilah Akbar; Rahmat Dhandy; Sekar Ayu Wulandari; Dini Nafisatul Mutmainah; Taufiq Rahman Humaidi
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 2: June, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i2.3557

Abstract

UD Tata is a tofu producer in Sidoarjo Regency that still faces quality deviations in the form of soft texture, visual damage, and product contamination. This study aimed to analyze tofu production quality control using Statistical Process Control (SPC). A quantitative approach with simple random sampling was applied to 1,000 tofu pieces per day for 20 observation days from a daily production of 10,000 pieces. The analysis employed check sheets, np control charts, Pareto diagrams, cause-and-effect diagrams, and process capability analysis. The results showed 596 soft-texture defects, 486 visually damaged tofu defects, and 443 contamination defects. The np control chart indicated that texture and visual attributes remained under statistical control, while the cleanliness attribute showed one point above the upper control limit on the ninth observation day and therefore required corrective action. The dominant defect was soft tofu texture, accounting for about 40% of total defects. The main causes were related to human factors, methods, materials, machines and equipment, and the work environment. Process capability values for the three attributes were categorized as good at 97.0%, 97.6%, and 98.0%, respectively.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Pentol Cilok Menggunakan Metode Statistical Process Control di Kabupaten Sidoarjo (Studi Kasus Pada UMKM Pentol Cilok Mitra Kabupaten Sidoarjo) Gizzeo Ogjha Bimma Subekti; Rahmat Dhandy; Septine Brillyantina; Julia Agustina
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2774

Abstract

Quality control is an essential aspect of food production to ensure product consistency, minimize defects, and improve customer satisfaction. However, many Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) still experience quality variations due to the absence of systematic quality control practices. This study aimed to analyze the quality control process of Pentol Cilok Mitra MSME in Sidoarjo Regency using the Statistical Process Control (SPC) method, identify the dominant types and causes of product defects, and formulate improvement recommendations. This research employed a quantitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, documentation, and check sheets during 20 production observations with 400 samples in each observation, resulting in a total of 8,000 observed products. The data were analyzed using SPC tools, including check sheets, p-control charts, Pareto diagrams, process capability analysis, and Ishikawa diagrams. The results showed that 998 products (12.48%) were defective. The dominant defects consisted of non-uniform shape (42%), texture defects (26%), inappropriate product temperature (21%), and non-uniform color (11%). The p-control chart indicated that the production process was generally under statistical control, although several observations of shape defects approached the upper control limit. The Ishikawa analysis revealed that defects were mainly caused by human, material, equipment, method, and environmental factors. The study recommends implementing standard operating procedures, standardizing raw materials, improving production equipment, conducting routine quality inspections, and enhancing workplace conditions to improve process consistency and product quality.
PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PRODUKSI KERUPUK IKAN BANDENG DENGAN METODE SPC (STATISTICAL PROCCES CONTROL) PADA UMKM QONJAMADU SIDOARJO Arifudin Bahtiar Hidayat; Rahmat Dhandy; Dini Nafisatul Mutmainah; Julia Agustina
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i4.12038

Abstract

UMKM Qonjamadu merupakan salah satu produsen kerupuk ikan bandeng di Kabupaten Sidoarjo yang menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi kualitas produk, seperti adanya produk cacat berupa bentuk yang remuk, warna terlalu coklat (gosong), dan ketidakseragaman kerenyahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan pengendalian kualitas, mengetahui kriteria utama atribut cacat, serta menganalisis penerapan metode Statistical Process Control (SPC) pada proses produksi kerupuk ikan bandeng di UMKM Qonjamadu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan pengamatan langsung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan ukuran sampel sebesar 10% dari total sekali produksi (5,5 kg dari total 55 kg per produksi) selama 20 hari pengamatan. Alat analisis SPC yang digunakan meliputi check sheet, peta kendali p (p-chart), diagram Pareto, diagram Ishikawa, dan analisis kapabilitas proses. Hasil analisis lembar periksa (check sheet) menunjukkan total produk cacat mencapai 7.816 gram (7,11%) dari total keseluruhan sampel 110.000 gram, dengan rincian cacat keutuhan bentuk sebesar 3.366 gram (43,06%), kerenyahan kerupuk sebesar 2.474 gram (43,06%), dan keseragaman warna sebesar 1.976 gram (25,29%). Analisis peta kendali p untuk atribut keutuhan bentuk menghasilkan nilai garis tengah (CL) sebesar 0,0306, batas kendali atas (UCL) sebesar 0,0376, dan batas kendali bawah (LCL) sebesar 0,0236. Hasil peta kendali menunjukkan proses secara umum terkendali, namun terdapat dua titik yang berada di luar batas kendali atas (UCL), yaitu pada pengamatan ke-4 (0,0445) dan pengamatan ke-14 (0,0473), yang mengindikasikan adanya penyimpangan proses akibat faktor penyebab khusus (assignable cause).
PENENTUAN ALTERNATIF LOKASI INDUSTRI PENGOLAHAN KANGKUNG DI KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN ANALISIS LOCATION QUOTIENT, ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM Meidi Indah Sari; Cindiah Syahnaz; Dini Nafisatul Mutmainah; Rahmat Dhandy; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2721

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penentuan alternatif lokasi terbaik untuk pengembangan industri pengolahan kangkung di Kabupaten Sidoarjo guna mendukung pemanfaatan potensi produksi kangkung secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah basis produksi kangkung menggunakan metode Location Quotient (LQ), memvisualisasikan sebarannya secara spasial menggunakan Geographic Information System (GIS), serta menentukan alternatif lokasi terbaik menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan analisis LQ yang didukung visualisasi spasial menggunakan GIS melalui software QGIS 3.28.7 serta AHP menggunakan bantuan Expert Choice versi 11. Data yang digunakan berupa data produksi kangkung tahun 2022–2024 serta hasil penilaian dengan expert. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa Kecamatan Krembung, Kecamatan Candi, dan Kecamatan Tulangan merupakan wilayah basis produksi kangkung yang konsisten. Visualisasi GIS menunjukkan bahwa sebaran wilayah basis dan nonbasis tidak merata dan cenderung terkonsentrasi pada wilayah tertentu. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa ketersediaan bahan baku memiliki bobot prioritas tertinggi sebesar 0,521, diikuti tenaga kerja sebesar 0,201, infrastruktur sebesar 0,176, dan kedekatan pasar sebesar 0,102. Berdasarkan hasil prioritas alternatif global, Kecamatan Candi menjadi alternatif lokasi terbaik dengan nilai 0,527, diikuti Kecamatan Tulangan sebesar 0,318 dan Kecamatan Krembung sebesar 0,155. Dengan demikian, Kecamatan Candi dinilai sebagai lokasi terbaik dan potensial untuk pengembangan industri pengolahan kangkung di Kabupaten Sidoarjo. Kata kunci: LQ; GIS; AHP; Kangkung; Expert Choice; Lokasi Industri
Strategi Pemasaran Produk Inovasi Tinta dari Ekstrak Daun Jambu Biji Menggunakan Analisis SWOT di Kabupaten Sidoarjo Septine Brillyantina; Dini Nafisatul Mutmainah; Rahmat Dhandy; Asmunir Asmunir; Sasi Kirana Dipo Maharani
Journal of Business Management Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jobm.v1i2.7

Abstract

Penggunaan spidol sebagai alat tulis ketika kegiatan belajar mengajar sudah sangat lazim. Banyaknya penggunaan tinta isi ulang spidol dikarenakan banyaknya kelas yang menggunakan. Penggunaan spidol isi ulang sudah tentu menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Penelitian ini akan menemukan strategi pemasaran terhadap produk inovasi tinta dari ekstrak daun jambu biji yang ramah lingkungan menggunakan analisis SWOT di Kabupaten Sidoarjo, yang terdiri dari kekuatan, peluang, kelemahan dan ancaman dengan mempertimbangkan data primer dan sekunder. Akhirnya hasil penelitian ini akan digunakan untuk menemukan strategi pasar dalam memanfaatkan produk inovasi karena akan mampu bersaing dan mengembangkan produk tinta yang ramah lingkungan di masa depan.