Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kampung Ramadhan Moderasi Beragama STAIN Majene Sahupala, Okky Naomi; Zuhdiah, Zuhdiah; Sadat, Anwar; Bahruddin, Bahruddin; Aldiawan, Aldiawan; Hasanuddin, Muhammad Idris; Marsyam, Abdul Waris; Rahmat, Rahmat; Hazirah, Nurul; Saal, Nur Iman
MALAQBIQ Vol. 3 No. 1 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v3i1.966

Abstract

Kampung ramadhan moderasi beragama dilaksanakan untuk menanamkan paham moderasi beragama pada remaja di wilayah provinsi Sulawesi Barat. Hal tersebut juga bertujuan untuk menciptakan agen-agen moderasi beragama pada kalangan remaja. Sasaran utama pada kegiatan ini adalah remaja yang hidup dalam perkembangan jaman yang serba modern, mudah mendapatkan informasi dan pengajaran dari berbagai sumber. Sehingga dianggap perlu untuk diberikan pemahaman secara langsung terkait moderasi beragama agar remaja tersebut terhindar dari perilaku-perilaku ekstrem. Selain itu juga kegiatan ini dapat mengisi waktu mereka dalam menjalani ibadah suci ramadhan. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 351 orang yang terdiri dari remaja yang berasal dari berbagai daerah di provinsi Sulawesi Barat dan sedang menetap di kabupaten Majene. Hasil dari kegiatan ini, peserta menjadi sangat antusias untuk lebih memperdalam pemahaman mereka terkait moderasi beragama.
Penggunaan Video Animasi Dalam Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Israwati, Nihla; Hasanuddin, Muhammad Idris
Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 2 (2024): November, Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/passikola.v1i2.1242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran menggunakan video animasi dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MI DDI Lipu, khususnya dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain kelompok tunggal pra dan pascates untuk mengukur pengaruh penerapan video animasi terhadap motivasi belajar peserta didik di MIS DDI Lipu pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan data yang diperoleh melalui angket yang dibagikan kepada seluruh populasi (18 orang) yang dijadikan sampel jenuh. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif untuk menggambarkan data dalam bentuk persentase dan distribusi frekuensi, serta analisis inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test atau uji Wilcoxon, tergantung distribusi data. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa penerapan video animasi dalam pembelajaran efektif meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Sebelum penerapan, motivasi belajar peserta didik tergolong rendah dengan rata-rata 22,27, namun setelah menggunakan video animasi, motivasi mereka meningkat menjadi kategori tinggi dengan rata-rata 26,72. Hal ini didukung oleh analisis statistik yang menunjukkan perubahan signifikan, dengan uji T menunjukkan nilai signifikansi 0,005 yang lebih kecil dari 0,05, yang berarti ada pengaruh signifikan antara penerapan video animasi dan peningkatan motivasi belajar. Selain itu, instrumen angket yang digunakan dalam penelitian ini valid dan reliabel, dan data yang diperoleh berdistribusi normal, memungkinkan penggunaan uji hipotesis yang tepat. Dengan demikian, video animasi terbukti sebagai media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Character Building As An Academic Foundation Towards An Excellent Islamic Senior High School Setiawan, Aan; Badaruddin, Sukri; Hasanuddin, Muhammad Idris; Arsalan, Muammar Zuhdi; Al-Muthmainnah, Al-Muthmainnah
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 6 No. 3 (2024): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v6i3.8217

Abstract

This study aims to analyze character building among students through intracurricular activities at Madrasah Aliyah Darud Da’wah Wal Irsyad (MA DDI) Baruga. The research focuses on the role of teachers in classroom learning, the teaching methods applied, and the strategies used to internalize character values within intracurricular activities. This research employs a qualitative approach, in which the researcher directly visited the field to conduct observations, interviews, and document analysis. The primary data sources are the principal and teachers who are directly involved in implementing intracurricular activities. Data were analyzed using the NVIVO application through several stages, namely open coding, axial coding, and visualization. The findings indicate that character building in intracurricular activities is manifested primarily in biology and mathematics classes through project-based learning models. The character values internalized include integrity, independence, cooperation, and religiosity. The process of internalization is not carried out rigidly or dogmatically but through dialogic learning that stimulates students’ moral and spiritual awareness. This approach aligns with the moral knowing dimension of Lickona’s character education theory, emphasizing cognitive understanding accompanied by reflection on values. It also resonates with the Mandar cultural value of malaqbiq, which upholds manners and honor as a noble social identity. Thus, the learning process at MA DDI Baruga serves not only as a medium for knowledge transfer but also as an effort to shape students’ character rooted in Islamic teachings, modern educational theory, and local wisdom.
Bridging Expectations and Outcomes: A Discrepancy Model Evaluation of Learning Effectiveness in an Islamic Higher Education Context Usri Usri; Andi Muhammad Ikbal Salam; Muhammad Idris Hasanuddin; Sukri Badaruddin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.7544

Abstract

This study evaluates the effectiveness of the learning process from the perspective of students in the Islamic Religious Education (PAI) Study Program at STAIN Majene, addressing gaps between expectations and actual educational outcomes. A mixed-methods design was used, integrating quantitative data from structured questionnaires and qualitative insights from in-depth interviews. The Discrepancy Evaluation Model guided the analysis to identify inconsistencies between intended and experienced learning processes. Findings reveal significant disparities in four key areas: the relevance of course material, availability of learning resources, instructional methods, and quality of feedback. Students reported that course content often lacks practical application, resources are insufficient or outdated, teaching methods are predominantly traditional, and feedback lacks personalization. To bridge these gaps, the study recommends aligning the curriculum with industry and societal needs, enhancing digital learning resources, training lecturers in interactive and student-centered pedagogies, and providing more individualized feedback. Importantly, involving students in ongoing program evaluations is emphasized as a critical step toward responsive and effective educational reform. Continuous, collaborative improvements are essential to strengthen learning outcomes and graduate competencies. These findings not only inform internal program development at STAIN Majene but also offer valuable insights for similar Islamic education programs seeking to enhance their effectiveness.
Pendampingan UPTD SMA Negeri 1 Tammerodo berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) untuk memenuhi Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 Muhammad Saddang; Muhammad Idris Hasanuddin; Kamus; Saadal Jannah; Yahya Komarudin; Umri; Rahmat Kurniawan; Nurul Hazirah Hamzah; Muhammad Gufran; Yuni Purnama Sari
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v7i1.19209

Abstract

SMAN 1 Tammerodo was established in 2021 as a transition from PGRI Sendana Private High School. Before its establishment, many junior high school graduates and equivalents from Tammerodo District continued their education at SMAN 1 Sendana. This was because the majority of Tammerodo's population preferred state schools over private ones. The STAIN Majene Service Team implemented an innovative mentoring strategy for SMAN 1 Tammerodo to fulfil the 2020 Education Unit Accreditation Instrument (IASP) by applying the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The Service Team provided assistance through appreciative interview activities, asset potential mapping, linking and mobilizing assets, action plan preparation, and monitoring and evaluation. The results showed that SMAN 1 Tammerodo received a Not Accredited status because the score from the accreditation visitation did not reach 71 across the four components of the accreditation instrument. A school unit can achieve accreditation if it scores between 71 and 100. The assistance provided by the STAIN Majene Service Team to SMAN 1 Tammerodo in fulfilling the 2020 IASP through the ABCD approach has become the main foundation in building the strengths and potential within the school community. As a result, SMAN 1 Tammerodo is now ready, which can be seen from the school’s understanding of the 2020 IASP. Documents for the last 2 years will be prepared by December 2023, and documents for the last 1 year will be prepared by the completion of 2024.[UPTD SMAN 1 Tammerodo resmi menjadi sekolah negeri pada tahun 2021 sebagai peralihan dari SMA Swasta PGRI Sendana. Sebelum beralih status, lulusan Sekolah Menengah Pertama dan sederajat di Kecamatan Tammerodo lebih banyak melanjutkan pendidikan ke SMAN 1 Sendana. Hal ini disebabkan mayoritas masyarakat Tammerodo lebih memilih sekolah yang berstatus negeri dibanding swasta. Tim Pengabdi STAIN Majene melaksanakan strategi pendampingan yang inovatif bagi UPTD SMAN 1 Tammerodo untuk memenuhi Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 dengan menerapkan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development). Pendampingan yang dilakukan oleh Tim Pengabdi STAIN Majene terhadap UPTD SMAN 1 Tammerodo menggunakan pendekatan ABCD sebagai kerangka konseptual. Tahapan pertama dimulai dengan wawancara apresiatif, yang bertujuan untuk menggali pengalaman positif serta kekuatan internal sekolah melalui narasi dari warga sekolah. Proses ini dilanjutkan dengan pemetaan aset guna mengidentifikasi potensi yang dimiliki sekolah, baik dalam bentuk sumber daya manusia, sarana prasarana, jejaring kemitraan, maupun modal sosial lainnya. Pada tahap berikutnya, dilakukan tautan dan mobilisasi aset untuk mengintegrasikan potensi-potensi tersebut ke dalam aksi kolektif yang mendukung pemenuhan standar mutu pendidikan. Berdasarkan hasil pemetaan, disusun rencana aksi dan prioritas kegiatan yang berorientasi pada pemenuhan empat komponen dalam instrumen akreditasi IASP 2020, yaitu mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, serta manajemen sekolah. Hasil awal menunjukkan bahwa UPTD SMAN 1 Tammerodo belum terakreditasi karena nilai visitasi tidak mencapai skor minimum 71. Oleh karena itu, dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk menilai efektivitas implementasi rencana aksi dan mendorong perbaikan berkelanjutan. Pendekatan ABCD ini terbukti menjadi fondasi strategis dalam menggerakkan partisipasi komunitas sekolah serta memperkuat kapasitas internal. Hasilnya bahwa UPTD SMAN 1 Tammerodo telah memiliki kesiapan, hal ini terlihat dari pihak sekolah yang telah memahami IASP 2020. Dokumen 2 tahun terakhir disiapkan paling lambat sampai Desember 2023. Dokumen 1 tahun terakhir terbaru disiapkan paling lambat sampai penamatan 2024.]