Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Do profitability and liquidity drive market valuations? A study based on Tobin Q in LQ45 Firms (Q1 2021 – Q3 2024) Wardana, Aditya; Sasongko, Rolan Mart; Adiyatna, Hafidh Rifky; Budi, Ryan Setya; Fatmayuni, Ida Ayu
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i9.587

Abstract

This study aims to evaluate the effect of return on assets and current ratio on firm value in LQ45 indexed companies from Q1 2021 until Q3 2024. Quantitative causal-comparative design used and a census sampling of 45 companies (675 observations), This study employs Tobin’s Q as an indicator of firm value. The analysis reveals that ROA positively and significantly influences firm value, indicating that higher profitability improves investor valuation. In contrast, there is no statistically significant relationship between CR and firm value, suggesting that liquidity is not a primary driver of market valuation. Recommendations include focusing on profitability and asset efficiency to increase firm value, while future research should explore additional variables such as firm size or leverage. The limitations of this study relate to the use of Tobin's Q as a measure of firm value, whereas other methods can also be used.
PENERAPAN MURAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI HURUF HIJAIYAH DI KB BOUGENFILLE KOTA CIREBON Wardana, Aditya; Elysia, Valda Griselda; Khodijah, Tiara
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v4i2.76374

Abstract

Di era pembelajaran modern, media visual memegang peranan penting dalam mendukung proses pendidikan, khususnya bagi anak usia dini. Metode pembelajaran konvensional sering kali kurang mampu menarik perhatian anak, sehingga dibutuhkan pendekatan kreatif yang interaktif dan menyenangkan. KB Bougenville memiliki potensi unik untuk mengintegrasikan nilai pendidikan Islam dengan media visual melalui seni mural. Mural tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika lingkungan belajar, tetapi juga sebagai media edukatif yang dapat mempermudah pengenalan huruf hijaiyah. Perancangan mural ini menggunakan metode Learning by Doing, dengan tahapan observasi, wawancara, analisis kebutuhan, pembuatan konsep, dan pelaksanaan di lapangan. Desain yang dipilih menampilkan huruf hijaiyah dalam bentuk bintang berwarna-warni yang ramah anak, disertai ilustrasi karakter yang membangun kedekatan emosional. Diharapkan mural ini dapat meningkatkan minat belajar anak dalam mengenal huruf hijaiyah sekaligus memperindah lingkungan sekolah. 
Pengaruh Variasi Starter Kotoran Sapi, Kotoran Kambing, Limbah Cair Tahu dengan Penambahan Effective Microrganism-4 (Em4) terhadap Produksi Gas Metana Wardana, Aditya; kosjoko; Ana Mufarida, Nely
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2023): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v8i1.567

Abstract

Kebutuhan sumber daya energi di setiap tahunnya semakin meningkat, sedangkan energi di alam seperti energi fosil semakin lama semakin menipis dan berpotensi habis. Salah satu cara mengurangi penggunaan energi fosil adalah membuat energi terbarukan yaitu biogas. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap biogas yang dihasilkan yaitu; kandungan rasio C/N, nilai pH, suhu, volume gas, oksigen (O2), hidrogen sulfida, karbon dioksida ( CO2 ), gas metana ( CH4) dengan campuran komposisi starter:  D1 Kotoran sapi, limbah cair tahu dan Em4, D2 Kotoran kambing, limbah cair tahu dan  Em4, D3 Kotoran sapi, kotoran kambing, limbah cair tahu dan Em4. Dalam penelitian ini variasi starter terbaik adalah kotoran kambing  mengandung rasio C/N sebesar 52,977, nilai pH 7, gas metana tertinggi sebesar 885 ppm, memiliki suhu tertinggi sebesar 26.9 (⁰C), volume sebesar 0.0490625 m3, dan turunnya kandungan H2S  sebesar 1 ppm, CO2  sebesar 10 ppm, O2 sebesar  3.1.
Pengaruh Citra Merk Serta Kualitas Produk Terhadap Keputusan Konsumen Dalam Membeli Produk (Studi Kasus Pada Konsumen Ikea Kota Baru Parahyangan) Adila, Shofira Mutia; Wardana, Aditya
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IKEA merupakan salah satu perusahaan yang mengutamakan keunggulan citra merk dan kualitas produk dalammenjalankan perusahaannya. Berbagai program yang telah IKEA lakukan menunjukkan bahwa perusahaan secaraserius terus membangun citra merk yang baik serta selalu meningkatkan kualuitas produk guna meraih kepercayaanpelanggan. Kini, IKEA Indonesia terus berekspansi dengan membuka cabangnya yang terbaru yaitu di Jawa Baratyang berlokasi di Kota Baru Parahyangan maka hal tersebut menandakan bahwa semakin tinggi pula minat danantusiasme masyarakat terhadap apa yang IKEA hendak tawarkan dalam kegiatan bisnisnya dengan pendekatanmelalui membangun citra merk yang bagus dan keunggulan kualitas produk tersebut dalam membentuk persepsikonsumen terhadap citra perusahaan perabot terbesar yang di lakukan oleh IKEA. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh dari citra merk dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen IKEA Kota BaruParahyangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dankausalitas serta metode analisis regresi linier berganda. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik nonprobability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 konsumen yang akan melakukan pembelian di IKEA KotaBaru Parahyangan. Berdasarkan hasil analisis deskriptif pada citra merk, kualitas produk, keputusan pembeliansudah berada dalam kategori baik dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Citra Merk dan Kualitas Produkberpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian pada konsumen IKEA Kota Baru Parahyangan.Kata Kunci-citra merk, kualitas produk, keputusan pembelian.
SMART PACKAGING BERBAHAN DASAR GELATIN-AGAR DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA TELANG SEBAGAI BIOINDIKATOR KERUSAKAN DAGING AYAM Wardana, Aditya; Khirzin, Habbib; Laksanawati, Trias; Ardyawan, Ahmad; Prastujati, Anis; Febrianta, Harvey; Cahyowati, Meireni
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 6 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/xe8r0j02

Abstract

Daging ayam merupakan pangan mudah rusak dan berpotensi menjadi media pertumbuhan mikroba, sehingga diperlukan metode cepat untuk memantau kualitasnya. Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah penggunaan bioindikator berupa edible film dengan penambahan zat pewarna alami antosianin dari bunga telang (Clitoria ternatea L.). Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penambahan ekstrak bunga telang terhadap perubahan warna edible film sebagai indikator kerusakan daging ayam selama penyimpanan suhu ruang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap nonfaktorial dengan perlakuan lama penyimpanan, yaitu 0, 8, 16, 24, 32, dan 40 jam. Parameter yang dianalisis meliputi pH, asam lemak bebas (FFA), susut masak, total bakteri, dan warna. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap seluruh parameter. Penyimpanan 40 jam meningkatkan pH hingga 7,93, susut masak 8,57%, FFA 55,94%, total bakteri 7,55 log CFU/mL, serta perubahan warna sebesar 5,23. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang dalam edible film berpotensi digunakan sebagai bioindikator kerusakan daging ayam. 
PENERAPAN ECO-INNOVATION PADA LIMBAH SABUT KELAPA DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PANGAN KELOMPOK TANI DIPOREJO Rusti, Nanda; Widakdo, Danang S. W. P. J.; Nur, Kurniawan Muhammad; Alfiyah, Nurul; Wardana, Aditya; Syaina, Nike; Azizam, Wahyu Farhan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i2.66739

Abstract

One of the villages that produces the most coconuts in Kabat District, Banyuwangi Regency, is Kedayunan Village. This village produces coconut-derived products such as copra and coconut kernels, with a plantation area of 187 ha and a production of 298.5 tons in 2024. One of the farmer groups that produces large quantities of coconut kernels and copra in Kedayunan Village is the Diporejo Farmer Group. The coconut processing activities generate abundant coconut fiber waste. This waste requires further processing so that it can be transformed into a high-value product, helping to improve environmental health, promote economic growth, and support food independence for farmer groups. The large amount of coconut fiber waste generated by the partners requires further processing into an eco-innovation product. This waste can contribute to the development of a sustainable green economy by reducing environmental waste and enhancing food security. The coconut fiber waste will be processed into cocopeat to be used as a growing medium for chili seedlings because all members of the Diporejo Farmer Group intercrop chili plants within their coconut plantations. However, the partners still depend on commercially available chili seedlings, which they consider relatively expensive. Cocopeat was chosen as a seedling medium because it is an organic growing medium with excellent water- and nutrient-retention capacity, and it contains essential nutrients that support the seedling process better than many other seedling media. Desa Kedayunan merupakan penghasil kelapa terbanyak di Kabupaten Banyuwangi. Desa ini membuat produk turunan kelapa menjadi kopra dan kelapa butir dengan luas lahan sebesar 187 ha dengan produksi sebesar 298,5 ton pada tahun 2024. Salah satu kelompok tani yang mampu menghasilkan banyak kelapa butir dan kopra di Desa Kedayunan adalah Kelompok Tani Diporejo.  Hasil dari olahan kelapa tersebut menyisakan limbah sabut kelapa yang melimpah. Limbah tersebut jika tidak dikelola akan menyebabkan penumpukan sampah, merusak estetika lingkungan, timbul bau busuk, dan menimbulkan sarang nyamuk serta penyakit. Adanya hal tersebut, maka perlu adanya pengolahan lebih lanjut agar limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai jual tinggi, membantu meningkatkan kesehatan lingkungan, dan kemandirian pangan bagi kelompok tani. Oleh karena itu, maka dibutuhkan sosialisasi dan pelatihan tentang pengolahan limbah sabut kelapa lebih lanjut sebagai produk eco-innovation. Limbah tersebut nantinya, dapat membawa sebuah kemajuan menuju ekonomi hijau berkelanjutan, dengan mengurangi limbah pada lingkungan, dapat meningkatkan ketahanan pangan. Pengolahan limbah sabut kelapa akan dibuat menjadi cocopeat sebagai bahan media semai bibit cabai, karena ditemukan bahwa seluruh anggota kelompok tani Diporejo pada kebun kelapanya ditumpangsarikan dengan tanaman cabai, akan tetapi mitra dalam memenuhi kebutuhan bibit cabai masih tergantung dengan pasar, dan mitra juga merasa bahwa bibit yang ada di pasaran cukup mahal. Hasil dari kegiatan ini Kelompok Tani Diporejo mampu membuat media semai dari bahan cocopeat dan tidak hanya itu, kelompok tani juga mampu secara mandiri membenihkan bibit cabai tanpa harus membeli ke pasar. Adanya hal tersebut kelompok tani mampu memproduksi pangan mandiri khususnya untuk komoditas cabai.