Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal IMPACT: Implementation and Action

PELATIHAN PEMANFAATAN MARKETPLACE SEBAGAI MEDIA PEMASARAN PRODUK UMKM DI KOTA BANJARBARU Padli, Padli; Najwaini, Effan; Anwar, Hairul; Indrasary, Yoeni
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v3i2.1036

Abstract

Ditengah perkembangan UMKM yang belum terlalu baik di awal tahun 2020, UMKM di Indonesia kembali diuji dengan munculnya wabah Covid-19 ditengah masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM tercatat 37.000 pelaku melapor terdampak oleh Pandemi Covid-19. Dari data laporan tersebut, sebanyak 56 persen UMKM melapor karena terjadi penurunan penjualan, 22 persen mengaku kesulitan permodalan, 15 persen melapor terjadi distribusi yang terhambat, dan 4 persen melaporkan kesulitan bahan baku. Selain itu covid ini juga mewabah di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan yang mengakibatkan diberlakukannya PSBB di kota ini. Pemberlakuan PSBB ini tentunya memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap sektor UMKM terutama bagi UMKM yang belum go digital. UMKM yang belum mengenal penjualan lewat daring biasanya kehilangan pangsa pasarnya dan omset menurun tajam. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pemberian pelatihan Penggunaan Media Sosial dan Aplikasi Belanja Online Kepada UMKM di Kota Banjarbaru ini diharapkan para pelaku UMKM yang selama ini belum mengenal penjualan secara daring dan mengalami penurunan penjualan dimasa wabah pandemi ini bisa kembali produktif dan tetap mendapatkan peluang dari pasarnya.
PELATIHAN PEMANFAATAN MARKETPLACE SEBAGAI MEDIA PEMASARAN PRODUK UMKM DI KOTA BANJARBARU Padli, Padli; Najwaini, Effan; Anwar, Hairul; Indrasary, Yoeni
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v3i2.1036

Abstract

Ditengah perkembangan UMKM yang belum terlalu baik di awal tahun 2020, UMKM di Indonesia kembali diuji dengan munculnya wabah Covid-19 ditengah masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM tercatat 37.000 pelaku melapor terdampak oleh Pandemi Covid-19. Dari data laporan tersebut, sebanyak 56 persen UMKM melapor karena terjadi penurunan penjualan, 22 persen mengaku kesulitan permodalan, 15 persen melapor terjadi distribusi yang terhambat, dan 4 persen melaporkan kesulitan bahan baku. Selain itu covid ini juga mewabah di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan yang mengakibatkan diberlakukannya PSBB di kota ini. Pemberlakuan PSBB ini tentunya memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap sektor UMKM terutama bagi UMKM yang belum go digital. UMKM yang belum mengenal penjualan lewat daring biasanya kehilangan pangsa pasarnya dan omset menurun tajam. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pemberian pelatihan Penggunaan Media Sosial dan Aplikasi Belanja Online Kepada UMKM di Kota Banjarbaru ini diharapkan para pelaku UMKM yang selama ini belum mengenal penjualan secara daring dan mengalami penurunan penjualan dimasa wabah pandemi ini bisa kembali produktif dan tetap mendapatkan peluang dari pasarnya.
SOSIALISASI BAHAYA PINJAMAN ONLINE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN JERATAN UTANG BAGI WARGA DESA SUMBER SARI KABUPATEN TANAH BUMBU Anwar, Hairul; Naimah, Rahmatul Jannatin; Sya'rawi, Huda
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v8i1.15270

Abstract

Maraknya pinjaman online ilegal menimbulkan permasalahan serius bagi masyarakat pedesaan dengan tingkat literasi keuangan rendah. Desa Sumber Sari, Kabupaten Tanah Bumbu, merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap praktik ini. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 15 September 2025 dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan warga melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik verifikasi legalitas pinjaman via situs resmi OJK. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, simulasi, dan pendampingan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta: lebih dari 75% mampu menyusun anggaran rumah tangga sederhana, 80% dapat memverifikasi legalitas pinjaman, dan mayoritas memahami ciri utama pinjol ilegal. Luaran kegiatan berupa modul edukasi, artikel populer, dokumentasi kegiatan, serta naskah ilmiah untuk jurnal pengabdian. Program ini berkontribusi nyata dalam melindungi masyarakat desa dari jeratan utang berbunga tinggi.