Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Keterlibatan DU/DI dalam Pengelolaan Mutu Pendidikan di SMK: Analisis Strategi dan Hambatan di SMK Negeri 1 Bengkalis-Riau Rahman, Septia; Giatman, M; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024904jpgi0005

Abstract

Keterlibatan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di SMK. Penelitian ini menganalisis peran DU/DI dalam pengelolaan mutu pendidikan di SMK Negeri 1 Bengkalis dan hambatan yang dihadapi dalam kemitraan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DU/DI berperan dalam penyediaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan pelatihan keterampilan, namun partisipasi mereka dalam perencanaan kurikulum dan evaluasi pembelajaran masih minim. Hambatan utama yang ditemukan adalah kurangnya kemitraan formal, rendahnya komitmen kedua belah pihak, dan perbedaan visi antara sekolah dan industri. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan tim kualitas bersama, penyusunan perjanjian kerja sama formal, serta peningkatan evaluasi program PKL. Dukungan kebijakan pemerintah juga diperlukan untuk memperkuat kolaborasi ini. Hasil penelitian diharapkan dapat memperbaiki keterlibatan DU/DI dalam pendidikan vokasi, sehingga lulusan SMK lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja.
Manajemen kesiswaan dalam perspektif literatur: upaya membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah Permana, Yoga Hendra; Giatman, M; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025119jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh manajemen kesiswaan terhadap pembentukan budaya disiplin di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan fokus pada kebijakan yang efektif, pendekatan pembelajaran inovatif, dan integrasi teknologi. Kajian ini menggunakan metode tinjauan literatur yang sistematis, mencakup analisis kritis terhadap 25 artikel ilmiah dan laporan penelitian relevan yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi elemen kunci dalam pengelolaan kesiswaan, seperti kebijakan pengawasan, keterlibatan pihak terkait, dan penerapan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan manajemen kesiswaan yang terstruktur dan berbasis bukti mampu meningkatkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Pendekatan berbasis teknologi, seperti aplikasi pengelolaan siswa dan media pembelajaran digital, terbukti meningkatkan kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah hingga 35% dibandingkan metode konvensional. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) memberikan kontribusi pada penguatan budaya disiplin melalui pengembangan tanggung jawab individu dan kelompok. Penelitian ini memberikan wawasan baru dengan menyoroti integrasi teknologi sebagai inovasi dalam manajemen kesiswaan, yang dapat diadopsi oleh sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih disiplin dan adaptif. Studi ini merekomendasikan pengembangan kebijakan berbasis data, peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi, serta evaluasi rutin terhadap efektivitas program kesiswaan.
Analisis gaya kepemimpinan dan motivasi sebagai determinan kinerja kepala satuan pendidikan Suriyani, Cici; Yulirismayenti, Yulirismayenti; Giatman, Muhammad; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025328jpgi0005

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja kepala satuan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, penelitian ini melibatkan kepala sekolah dan guru SMK sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang demokratis dan partisipatif secara signifikan meningkatkan motivasi guru, yang pada gilirannya berdampak positif pada kinerja mereka. Temuan ini menyoroti pentingnya pemberdayaan kepemimpinan dan penghargaan eksternal dalam meningkatkan kinerja pendidikan. Penelitian ini menyarankan agar kepala sekolah memperkuat gaya kepemimpinan yang mendukung pengembangan diri guru untuk mencapai kinerja yang lebih baik.
Implementasi manajemen kepemimpinan dalam pencapaian tujuan organisasi pendidikan kejuruan Bulhadi, Bulhadi; Sofiani, Desi; Giatman, Muhammad; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025330jpgi0005

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen kepemimpinan dalam pencapaian tujuan organisasi di pendidikan kejuruan, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan strategi kepemimpinan yang efektif, seperti kepemimpinan transformasional dan visioner, dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi dengan tuntutan industri. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa SMK, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan stakeholder terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi guru, memperkuat budaya sekolah, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui integrasi teknologi. Penelitian ini menyarankan perlunya pengembangan kapasitas kepemimpinan di tingkat sekolah dan kolaborasi lebih erat antara pendidikan dan dunia industri. Secara teoretis, hasil ini memperkaya literatur mengenai kepemimpinan pendidikan kejuruan, sementara secara praktis, implikasinya mendorong kebijakan yang mendukung inovasi dan penguatan kapasitas kepemimpinan di SMK.
Analisis model kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah menengah kejuruan Afriwandi, Afriwandi; Pebisi, Barqun Aknu; Giatman, Muhammad; Yustisiae, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025362jpgi0005

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh dua model kepemimpinan terhadap keberhasilan belajar siswa di SMK N 4 Pariaman. Kepemimpinan yang melibatkan pemangku kepentingan dan kepemimpinan yang terorganisir dengan baik berperan dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif dan efisien. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai responden, serta menganalisis data menggunakan teknik regresi untuk mengukur kontribusi kedua model terhadap pencapaian akademik dan pengembangan karakter siswa. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi keduanya berdampak signifikan, meningkatkan keterlibatan siswa dan efisiensi operasional sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan model kepemimpinan yang holistik dalam pendidikan kejuruan dan merekomendasikan pelatihan berbasis sinergi kedua model tersebut untuk kepala sekolah dan guru. Implikasi praktisnya adalah peningkatan kualitas pembelajaran melalui pengelolaan yang lebih terstruktur dan partisipatif. Studi lanjutan disarankan untuk menggali faktor-faktor lain, seperti budaya organisasi dan keterlibatan keluarga, yang turut memengaruhi keberhasilan belajar siswa.
NasiQu: Designing Mobile Applications with the Concept of Social Entrepreneurship for Hunger People Using Agile Methods Hidayat, Hendra; Yulastri, Asmar; Susanto, Perengki; Ardi, Zadrian; Yustisia, Henny
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.1.1896

Abstract

Entrepreneurship is becoming an essential part of everyday life today. But the social problems of society, especially cases of hunger, have also become an essential issue to date. Digital entrepreneurship has become a trend recently, with many digital business platforms and emerging applications. However, combining digital entrepreneurship with social activities becomes more attractive, which we know as Digital Social Entrepreneurship. This study describes and explains the stages in designing NasiQu, a mobile social entrepreneurship application, to see how agile can make digital social entrepreneurship interesting by involving people's sense of concern for people in need, in this case, hungry people. The Agile method, one of many used in software development, is the one that is being used. The Agile method is a short-term system development approach that calls for quick adaptation and developers who can work with any change. The results of this product from NasiQu can facilitate donations in the form of packaged rice to those who need food; in the case of this implementation, it is still specifically for orphans. In this application, there are three users, namely donors, admins, and partners. All these users have different roles and application usage flows. In addition, this application makes food donation activities more effective and can be done anywhere and anytime. It is hoped that the ongoing implementation of this activity will help many people who need food and impact opening new job opportunities.
Coordination of The Apprenticeship Industrial Program with The Siakama Application Yustisia, Henny; Andreas, Laras Oktavia; Apdeni, Risma; Heriyadi, Bambang; Weriza, Jusmita
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.1.2245

Abstract

This research aims to examine the implementation of the SIAKAMA application in the Apprenticeship Industrial Program. This program was created as a SIAKAMA application to overcome hurdles during the monitoring and evaluation stages. At the monitoring stage, supervising lecturers and field supervisors can use the SIAKAMA application to monitor all Apprenticeship Industrial program student activities in the field, resulting in a good and smooth communication and coordination system. At the evaluation stage, the supervising lecturer and field supervisors in the SIAKAMA application can conduct assessments based on student activities in the field, including daily evaluations and final assessments after the Apprenticeship Industrial Program has been finished. This study employs a quantitative descriptive technique, the Research & Development method, and the 4D development model. A sample of Apprenticeship Industrial Program students from five departments of the Faculty of Engineering, Padang State University, was used in this study. The SIAKAMA application was found to be valid with a value of 0.876, practical with a value of 78.67, and effective with a value of 81.22% after data analysis using SPSS 25. This suggests that implementing the SIAKAMA application to enhance the work competency of Apprenticeship Industrial Program students is viable. The Apprenticeship Industrial Program model represents a modification of the Three Set of Actor development model, yet it hasn't been incorporated with the Industrial Revolution 4.0. Engaging in this Program enables students to acquire 4C skills, including Creativity and Innovation, Critical Thinking and Problem Solving, Communication, and Collaboration.
Pengembangan UMKM bagi Pengusaha Pemula: Studi Kasus Pendampingan di Kota Padang Dhaifullah, Mhd Arya; Yustisia, Henny; Yuliana, Yuliana
Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2025): Juni : Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimbik.v5i2.1085

Abstract

Abstract. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in driving local and national economic growth, especially in creating jobs and increasing community income. However, new entrepreneurs in the MSME sector often face various challenges such as limited capital, lack of managerial experience, limited market access, and low utilization of digital technology. This study aims to analyze MSME development strategies for new entrepreneurs through a mentoring approach in Padang City. The method used is a case study with a qualitative descriptive approach based on literature analysis, government program reports, and observations of MSME mentoring practices in the field. The results of the study show that effective development strategies include entrepreneurship training, facilitation of licensing and access to financing, business digitalization, and the formation of business communities as a forum for collaboration and knowledge sharing. Structured and sustainable mentoring programs have been proven to increase the capacity of new businesses, accelerate technology adaptation, and expand their market networks. This study recommends the need for synergy between the government, academics, and the private sector in designing contextual and targeted mentoring programs, as well as encouraging the integration of entrepreneurial competencies into the vocational education curriculum.
Efektifitas Penggunaan Aplikasi Platform Merdeka Mengajar dalam Meningkatkan Kompetensi Guru SMKN 1 Singingi Hilir Agraini, T Rahmilia; Ummah, Adisty Akhoma; Waskito, Waskito; Yustisia, Henny
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 3 (2024): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i3.29827

Abstract

National education is rooted in religious and cultural values and is responsive to the demands of changing times. With changing times, teachers are required to be able to adapt to changes in the education system which is also developing. This research aims to evaluate the effectiveness of using the Merdeka Mengajar Platform in improving teacher competency. This research used a qualitative descriptive method with the research subjects being all teachers at SMKN 1 Singingi Hilir. Data was collected using instruments in the form of questionnaires distributed via Google Form. The results of this research show that the Merdeka Mengajar Platform has a significant impact on improving the competency and performance of teachers at SMKN 1 Singingi Hilir. Through features such as Self-Training and Teaching Tools, this platform helps teachers develop pedagogical, technological, and professional competencies.
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan oleh Kepala Sekolah di Wilayah dengan Keterbatasan Infrastruktur: Kajian Literatur Nofutri, Evi; Jalinus, Nizwardi; Ernawati, Ernawati; Yustisia, Henny
Reflection Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/q1shz882

Abstract

Pendidikan Indonesia saat ini menghadapi tuntutan adaptasi digital sekaligus kesenjangan infrastruktur yang persisten, menjadikan peran kepala sekolah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) sangat krusial. Kajian literatur ini bertujuan menganalisis praktik, tantangan, dan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) pendidikan oleh kepala sekolah di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur tersebut. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan analisis tematik, kajian ini menganalisis 24 artikel terpilih dari 62 publikasi awal yang terbit pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Proses seleksi didasarkan pada relevansi terhadap manajemen SDM dan kepemimpinan di daerah terpencil.Temuan menunjukkan bahwa kepala sekolah di daerah 3T menghadapi "beban ganda": mengelola kekurangan infrastruktur dasar yang memengaruhi retensi dan motivasi guru, serta memenuhi tuntutan kompetensi digital nasional. Model manajemen SDM yang kaku terbukti tidak sesuai untuk konteks 3T. Strategi yang efektif ditemukan menekankan pada kepemimpinan adaptif dan kolaboratif, serta penguatan kolaborasi antar-guru sebagai bentuk pengembangan profesional berkelanjutan. Kajian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan partisipatif dan inovatif merupakan faktor kunci dalam keberhasilan manajemen SDM di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. Implikasi studi ini menekankan perlunya kebijakan pelatihan kepala sekolah yang lebih kontekstual dan tidak hanya bersifat administratif. Analysis of Human Resource Management (HRM) in Education by School Principals in Infrastructure-Limited Areas: A Literature Review  Indonesia’s education system is currently confronted with the dual demands of digital adaptation and persistent infrastructural disparities, making the role of school principals in remote, frontier, and outermost regions (3T) exceptionally critical. This literature review aims to analyze the practices, challenges, and human resource management (HRM) strategies employed by school principals in these infrastructure-limited areas. Using a Systematic Literature Review (SLR) method with a thematic analysis approach, the study examines 24 selected articles from an initial pool of 62 publications published between 2020 and 2025. The selection process was based on relevance to HRM and educational leadership in remote regions. The findings indicate that school principals in 3T areas face a “double burden”: managing shortages in basic infrastructure that affect teacher retention and motivation, while simultaneously meeting national digital competency requirements. Rigid HRM models are shown to be ineffective for the contextual realities of 3T regions. Effective strategies emphasize adaptive and collaborative leadership, as well as strengthening teacher collaboration as a form of continuous professional development. The review concludes that participatory and innovative leadership are key factors in successful HRM within infrastructurally constrained environments. The study’s implications highlight the need for more contextualized principal training policies that go beyond administrative orientation.