Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN TENTANG BELL’S PALSY DI KLINIK KINESIA GORONTALO Azis, Astri Hidayatullah Arief; Jusuf2, Muhammad Isman; Suleman, Ibrahim
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i1.11313

Abstract

Bell’s Palsy masih menjadi salah satu gangguan neurologi yang banyak ditemukan di masyarakat. Salah satu faktor terjadinya Bell’s Palsy yaitu adanya gangguan yang terjadi pada otak dan sistem saraf. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Keluarga Pasien Tentang Bell’s Palsy di Klinik Kinesia Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik. Populasi penelitian ini yakni jumlah pengunjung Klinik Kinesia dalam 2 bulan terakhir yakni pada bulan maret 2024 sejumlah 431 orang, dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 81 keluarga pasien di Klinik Kinesia Gorontalo, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner untuk mengukur pengetahuan keluarga tentang Bell’s Palsy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan responden pada kategori cukup sebanyak 58 responden (71,6%) dan responden pada kategori baik sebanyak 17 responden (21,0%), dan responden pada kategori kurang sebanyak 6 responden (7,4%). Kesimpulannya responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang Bell’s Palsy. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan pengetahuan keluarga pasien tentang Bell’s Palsy akan meningkat melalui pemberian edukasi dan promosi kesehatan tentang Bell’s Palsy.
OVERVIEW OF PUBLIC KNOWLEDGE AND ATTITUDE TOWARDS HEALTH IMPACT POST FLOOD DISASTER IN ENVIRONMENT V, KAYUBULAN VILLAGE, GORONTALO REGENCY Hasan, Zahwanabila Ramadhanti; Suleman, Ibrahim; Rahma, Sitti; Yusuf, Zuhriana K; Pomalango, Zulkifli B
Medical and Health Journal Vol 4 No 2 (2025): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mhj.2025.4.2.14793

Abstract

After floods submerge residential areas, various diseases often appear. Diseases that arise due to flooding, such as ISPA, diarrhea, skin infections, leptospirosis, and fever. Lack of knowledge and attitudes about public health education is one of the causes of disease. So this research aims to determine the level of knowledge and attitudes of the community regarding the health impacts caused. This research method is a descriptive survey research design with a quantitative approach to determine the level of knowledge and attitudes. The population in this research is each community's family card. The sampling method in this research was purposive sampling with the Slovin formula 0.1. The results of this research show that 67 people (91.8%) have a good level of knowledge and 6 people (8.2%) have a good level of knowledge. The research results for attitude show that 71 people (97.3%) have a good attitude and 2 people (2.7%) have an adequate attitude. The results of this research can be a reference for the public to maintain personal health and hygiene.
THE RELATIONSHIP OF PARENTS' EDUCATION AND EMPLOYMENT WITH THE NUTRITIONAL STATUS OF THE CHILD Elvie Febriani Dungga; Sri Andriani Ibrahim; Ibrahim Suleman
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v4i3.16589

Abstract

Gizi merupakan masalah yang kompleks. Masalah gizi selalu muncul yang diakibatkan oleh masalah pangan di tingkat rumah tangga. Tentunya hal ini, tidak lagi semata-mata diakibatkan oleh masalah Kesehatan, tetapi juga masalah kemiskinan, dan Pendidikan serta masalah kesempatan kerja. Kebaruan penelitian ini karena meneliti tentang hubungan pendidikan dan pekerjaan orang tua dengan status gizi anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Pendidikan dan Pekerjaan Orang Tua Dengan Status Gizi Anak. Penelitian ini menggunakan metode survey analatik dengan pendekatan Cross Sectional. Dimana untuk pengumpulan informasi dari variable independen maupun dependen di kumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Penelitian ini dilaksanakan pada TK Kota Gorontalo dengan jumlah sampel sebanyak 117 orang. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang sudah baku mudah dipahami dan dimengerti oleh responden serta lembar observasi yang diisi oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan orang tua dengan status gizi anak dengan hasil uji statistic chi square nilai p-Value = 0.001 dengan tingkat kesalahan (α) = 0,05 atau dengan kata lain nilai p0.05. Terdapat hubungan antara pekerjaan orang tua dengan status gizi anak dengan hasil uji statistic chi square menunjukan bahwa nilai p = 0,018 dengan tingkat kesalahan (α) = 0,05 atau dengan kata lain nilai p0.05. Kesimpulan penelitian ada hubungan pendidikan orang tua dengan status gizi anak dan ada hubungan pekerjaan orang tua dengan status gizi anak.Kata kunci: Pendidikan; Pekerjaan; Status Gizi Anak. AbstractNutrition is a complex issue. Nutritional problems always arise due to food problems at the household level. Of course, this is no longer solely caused by health problems but also problems and education and employment opportunities. The novelty of this study is that it examines the relationship between parents' education and occupation with the nutritional status of children. The purpose of this study was to determine the relationship between Parent's Education and Employment with Children's Nutritional Status. This study uses an analytical survey method with a Cross-Sectional approach. To collect information from independent and dependent variables at the same time gathered. This research was conducted in the Kindergarten of Gorontalo City with a total sample of 117 people. In this study, the instrument used was a standardized questionnaire that was easily accessible and understood by respondents and an observation sheet filled out by the researcher. The results showed that there was a relationship between parental education and the nutritional status of children with the results of the chi-square statistical test, p-value = 0.001 with an error rate (α) = 0.05 or, in other words, p 0.05. There is a relationship between the work of parents and the nutritional status of children, with the results of the chi-square statistical test showing that the p-value = 0.018 with an error rate (α) = 0.05 or, in other words, the p-value 0.05. The conclusion of the study is that there is a relationship between parental education and children's nutritional status, and there is a relationship between parents' occupation and children's nutritional status.
APPLICATION OF EARLY ENTERAL AND PARENTERAL NUTRITION TO CRITICALLY PATIENTS Nasrun Pakaya; Fatra Lapagulu; Ibrahim Suleman; Jerwati Yunus
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v4i3.14032

Abstract

Pemberian  nutrisi pada pasien dengan perawatan kritis umumnya diberi nutrisi secara Enteral dan Nutrisi Parenteral total (TPN). Nutrisi sangat diperlukan dimana dalam beberapa kasus pemberian makanan enteral tidak memungkinkan dan energi target tidak terpenuhi dengan pemberian makanan enteral, sehingga perlu dialihkan ke nutrisi parenteral terutama pada keadaan ketidakstabilan hemodinamik yang parah, obstruksi usus, perdarahan saluran cerna bagian atas, muntah parah atau diare. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti penerapan early enteral and parenteral nutrition terhadap pasien kritis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan nutrisi dini secara enteral dan parenteral pada pasien kritis. Metode pencarian artikel menggunakan PICOT  (Population/Problem, Intervention, Comparison and Outcome) untuk mempermudah pencarian framework di database, google scholar dibatasi rentang 10 tahun terakhir yakni 2010 -2020 dan didapatkan 11 jurnal yang bersumber dari Jurnal Internasional. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 7 jurnal menjelaskan bahwa ada pengaruh pemberian nutrisi enteral dan parenteral terhadap protein dan kalori pada pasien kritis, sebanyak 2 arikel jurnal membahas pengaruh  pemberian nutrisi enteral dan parenteral terhadap makronutrien pasien kritis, sebanyak 1 artikel jurnal yang menjelaskan bahwa ada pengaruh pemberian nutrisi enteral dan parenteral terhadap Glukosa, Lipid, Asam Amino pasien kritis, sebanyak 1 arikel jurnal membahas pengaruh  pemberian nutrisi enteral dan parenteral terhadap indeks masa tubuh pasien kritis dan sebanyak 1 arikel jurnal membahas pengaruh  pemberian nutrisi enteral dan parenteral terhadap lama hari rawat pasien kritis. Kesimpulan penelitian ini yaitu pemberian nutrisi dini secara enteral dan parenteral dapat dikombinasikan untuk meningkatkan nutrisi pada pasien kritis.Kata Kunci: Enteral Dini; Parenteral Dini; Pasien Kritis.AbstractNutrition for critical care patients is generally given enteral nutrition and total parenteral nutrition (TPN). Nutrition is urgently needed where in some cases enteral feeding is not possible and energy targets are not met by enteral feeding, so it is necessary to switch to parenteral nutrition, especially in conditions of severe hemodynamic instability, intestinal obstruction, upper gastrointestinal bleeding, severe vomiting or diarrhea. The novelty of this study is that it examines the application of early enteral and parenteral nutrition to critically ill patients. The purpose of this study was to determine the application of early enteral and parenteral nutrition in critically ill patients. The article search method uses PICOT (Population/Problem, Intervention, Comparison and Outcome) to facilitate the search for frameworks in the database, Google Scholar is limited to the last 10 years, namely 2010-2020 and obtained 11 journals sourced from International Journals. The results of the study found 7 journals explaining that there was an effect of giving enteral and parenteral nutrition on protein and calories in critical patients, 2 people discussed the effect of nutrition and parenteral on critical macronutrients, 1 journal article explained that there was an effect of giving enteral and parenteral nutrition on Glucose, Lipids, Amino Acids in critically ill patients, 1 journal article discusses the effect of nutrition and parenteral administration on critical body mass index and 1 journal article discusses the effect of nutrition and parenteral administration on length of stay for critically ill patients. The conclusion of this study is that early enteral and parenteral nutrition can be combined to improve nutrition in critically ill patients.
OVERVIEW OF PREPAREDNESS ATTITUDES IN FIRE DISASTER MANAGEMENT AMONG CORRECTIONAL OFFICERS AT POHUWATO CORRECTIONAL FACILITY Mei Lina Hesti Dwi Saputri; Zulkifli B Pomalango; Ibrahim Suleman
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2 No. 2 Edisi April 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i2.582

Abstract

Fire incidents continue to be a major concern. Data from the International Association of Fire and Rescue Services (CTIF) in 2022, recorded > 1.3 million fire incidents worldwide each year, causing more than 15,000 deaths and economic losses. Fire disasters are one of the serious threats in various environments, including Correctional Institutions (Lapas). Prisons have a high potential risk of fire due to various factors, such as the use of unsafe electrical equipment, overcrowding, lack of adequate fire fighting facilities and riots that lead to fires. The purpose of the study was to determine the picture of the attitude of preparedness related to fire disaster management among correctional officers at Pohuwato Prison. The type of quantitative descriptive research , the population of all Correctional Officers at Pohuwato Prison recorded in 2024 was 71 people. Sampling used the Non-Probability Sampling method with the Purposive Sampling technique . The technique was chosen based on certain considerations according to the research criteria. A sample of 59 respondents was obtained. The single variable analyzed was related to the attitude of preparedness. Data were collected through questionnaires and analyzed using reliability and normality tests . The results of the study showed a picture of the attitude of preparedness of correctional officers with a sufficient category of 56 respondents (94.9%). It was concluded that the attitude of preparedness of correctional officers was still sufficient and there was a need for counseling or training related to fire disaster management at Pohuwato Prison.
Design Aplikasi Emergency : Gorontalo Emergency Sistem PSC JID Sebagai Upaya Tanggap Tindakan Kegawatdaruratan Berbasis Lokasi Di Gorontalo Suleman, Ibrahim; Mustaki, Moh. Firgiyawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i1.31069

Abstract

Masalah kegawatdaruratan masih menjadi hal yang perlu di perhatikan, utamanya terkait respon time yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pasien. Pertolongan pertama tindakan kegawatdaruratan yang berbasis manual membutuhkan waktu yang lama. Di era revolusi society 5.0 dan tuntutan berkembangnya teknologi, maka pelayanan keperawatanpun harus mampu beradptasi agar dapat memberi pelayanan yang maksimal sehingga tercapainya mutu pelayanan keperawatan, utamanya yang perlu dikembangkan pelayanan keperawatan jarak jauh yang berbasis data dan teknologi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan penanganan kondisi kegawatdaruratan di wilayah Gorontalo melalui pengembangan dan implementasi aplikasi digital tanggap darurat berbasis lokasi. Metode pengembangan sistem menggunakan model pengembangan sistem Analisis kebutuhan, perancangan, pembuatan kode, dan uji coba aplikasi. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa aplikasi Gorontalo Emergency System PSC JID mencakup fitur utama seperti menu login, halaman utama, em-ambulance, em-blood, em-fire, em-police, em-basarnas, dan info aplikasi. Proses desain menggunakan model SDLC dengan pendekatan waterfall, dan hasil uji efisiensi menunjukkan waktu respon 2–5 detik dengan rating “Good”. Aplikasi dapat dijalankan pada perangkat Android dengan spesifikasi minimal prosesor 4GHz dan RAM 4GB, sehingga dinyatakan telah memenuhi aspek efisiensi dalam mendukung pelayanan kegawatdaruratan di wilayah Gorontalo. Aplikasi ini masih memiliki kekurangan terutama pada keamanan aplikasi yang belum sempurna dan untuk aksesbilitasnya masih minim dan terbatas berdasarkan lokasi.
Hubungan Lama Menderita Dengan Pengetahuan Penanganan Hipoglikemia Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Suwawa: The Relationship Between Duration of Suffering and Knowledge of Hypoglycemia Management in Type 2 Diabetes Mellitus Patients in the Suwawa Community Health Center Work Area Tiyansi Husain; Ita Sulistiani; Ibrahim Suleman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7887

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, termasuk pemahaman terhadap komplikasi seperti hipoglikemia. Hipoglikemia adalah kondisi penurunan kadar gula darah yang dapat terjadi akibat ketidakseimbangan antara asupan makanan, aktivitas fisik, dan pengobatan. Pengetahuan pasien mengenai cara mengenali dan menangani hipoglikemia sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama menderita dengan pengetahuan penanganan hipoglikemia pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Suwawa menggunakan desain korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Suwawa sebanyak 75 orang yang dipilih menggunakan teknik proportional simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 41 responden (54,7%) memiliki lama menderita diabetes melitus tipe 2 kategori singkat. Sebanyak 33 responden (44.0%) memiliki pengetahuan penanganan hipoglikemia kategori baik. Berdasarkan uji korelasi pearson diperoleh nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 maka terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita dengan pengetahuan penanganan hipoglikemia pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja.
ReGo-Cardio: An Innovative Low-Impact Cardio Exercise App for Heart Health Rehabilitation for Coronary Heart Disease Patients in Gorontalo Suleman, Ibrahim; Abdulkadir, Widy Susanti; Tumaloto, Ella H
Jambura Nursing Journal Vol 7, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v7i2.33443

Abstract

Coronary heart disease (CHD) is one of the leading causes of death among the elderly, particularly in Indonesia, with a significant increase in prevalence as age advances. This condition is often accompanied by a decline in physical capacity, quality of life, and an increased risk of other health complications. Cardiac rehabilitation is one of the solutions to improve the physical condition and quality of life of CHD patients. This study aims to evaluate the effectiveness of the REGO-CARDIO application in a cardiac rehabilitation program for elderly CHD patients in Gorontalo. A total of 30 patients were recruited to participate in the rehabilitation program for 4 weeks, with pre-test and post-test measurements for variables such as systolic blood pressure, diastolic blood pressure, resting heart rate, aerobic capacity (distance covered in a 6-minute walk test), and quality of life (measured using the KCCQ instrument). The results of the study showed significant reductions in systolic and diastolic blood pressure, as well as resting heart rate after participating in the rehabilitation program. Significant improvements were also observed in aerobic capacity and quality of life. All these changes demonstrated statistically significant p-values (p < 0.05), indicating that the REGO-CARDIO application is effective in improving the physical condition and quality of life of CHD patients. This study suggests that technology-based cardiac rehabilitation can be an efficient alternative, accessible to more patients, particularly in areas with limited medical facilities.
Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Teknik Pemindahan dan Balut Bidai Pada Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan Lalu Lintas pada Siswa Smk 1 Kota Gorontalo: The Influence of Education on the Level of Knowledge of Transfer and Splinting Techniques in First Aid for Traffic Accident Victims among Students of Vocational High School 1, Gorontalo City Zakia I. Dotutinggi; Herlina Jusuf; Ibrahim Suleman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7594

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, terutama di kalangan remaja, termasuk siswa sekolah menengah kejuruan (SMK). Kondisi korban kecelakaan sering diperburuk oleh kurangnya pengetahuan mengenai pertolongan pertama yang benar, terutama terkait teknik pemindahan dan balut bidai. Oleh karena itu, edukasi mengenai teknik ini sangat penting.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 1 Gorontalo tentang teknik pemindahan dan balut bidai pada pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest dan posttest. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling, melibatkan 127 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok. Edukasi pada kelompok intervensi dilakukan melalui ceramah dan demonstrasi, sedangkan pada kelompok kontrol menggunakan media leaflet. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah edukasi, serta uji Mann-Whitney untuk membandingkan antara kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi dengan p-value < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa metode edukasi melalui ceramah dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai teknik pemindahan dan balut bidai pada pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas.
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Risiko Cedera Pada Pemain Badminton Di Trisaka Sport Kota Gororntalo: The Relationship Between Body Mass Index and Injury Risk in Badminton Players at Trisaka Sport, Gorontalo City Sri Wahyuni Gaga; Vivien Novarina A. Kasim; Ibrahim Suleman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7710

Abstract

Olahraga adalah suatu bentuk aktifitas yang sering dilakukan manusia dan merupakan aktifitas fisik yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan.contoh cabang olahraga Badminton, olahraga badminton merupakan olahraga yang memiliki tingkat risiko cedera yang tinggi. Salah satu faktor yang dapat menimbulkan risiko cedera adalah status gizi, status gizi merupakan gambaran dari Indeks Massa Tubuh (IMT) yang menggambarkan keadaan gizi seseorang, khususnya yang berkaitan dengan kekurangan atau kelebihan berat badan."Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan risiko cedera pada pemain badminton di Trisaka Sport Kota Gororntalo. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain badminton di Trisaka Sport Kota Gorontalo. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah probability sampling yaitu metode pemilihan sampel secara acak/random dengan sampel 100 orang. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 31 orang (31.0%) memiliki IMT obesitas, overweight sebanyak 27 orang (27.0%) sementara masing-masing sebanyak 44 orang (44.0%) memiliki IMT normal dan underweight. Selain itu sebanyak 63 orang (63.0%) memiliki tingkat risiko cedera tinggi, sebanyak 25 orang (25.0%) memiliki risiko cedera sedang dan sebanyak 12 orang (12.0%) memiliki risiko cedera rendah. Berdasarkan uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara indeks massa tubuh dan risiko cedera pada pemain badminton di Trisaka Sport Kota Gorontalo. Dengan p value 0,000 (<0,05) dan nilai koefisien 0,667 termasuk dalam kategori hubungan kuat. Diharapkan agar pemain badminton dapat memperhatikan status gizi khusunya mengenai postur tubuh terutama terkait dengan dampaknya terhadap risiko cedera.