Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Seminar Parenting: Menghadirkan Kebahagiaan Di Rumah: Mempraktikkan Joyfulness Dalam Kehidupan Sehari-Hari Nurul Jamiah Sidiq; Rika Kurnia R; Muhammad Yusri Bachtiar; Delvhina Manga; Tri Sugiarti M Bakri
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.4229

Abstract

Seminar on "Bringing Happiness into the Home: Practicing Joyfulness in Daily Life" was organized to provide participants, especially parents, with an understanding and practical skills to create a joyful atmosphere at home through the principles of joyfulness. This seminar aimed to equip participants with insights into the importance of happiness within the family and practical ways to strengthen relationships among family members. The methods used in this seminar included lectures, interactive discussions, practical exercises, and role-playing, designed to give participants direct experience in understanding and practicing the concept of joyfulness. The seminar results showed that 90% of participants had a good understanding of the importance of joyfulness and were ready to implement its principles in their lives. However, the main challenge faced was maintaining consistency in applying positive habits in daily life, especially amidst busy schedules and routines. This seminar also emphasized the importance of effective communication within the family and collaboration between parents and educators in creating an environment that supports family happiness. Overall, the seminar successfully provided a positive impact on participants by enhancing their understanding and skills in fostering happiness at home. With continuous commitment and the application of positive habits, participants are expected to build a harmonious, happy, and loving family.
Penggunaan Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Siswa Kelas II UPT SPF SDN Mongosidi 3 Kota Makassar Nurbayani Saini; Rika Kurnia; Syurawahyuni Syurawahyuni
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i2.63133

Abstract

Tujuan penelitian untuk menerapkan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL), proyek ini berupaya untuk meningkatkan prestasi akademik matematika siswa tahun kedua di UPT SPF SDN Mongosidi 3 Kota Makassar. Dua siklus—persiapan, pelaksanaan, penyelidikan, dan evaluasi—merupakan teknik Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan dalam penelitian ini. Ketujuh belas partisipan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas dua UPT SPF SDN Mongosidi 3 Kota Makassar; sembilan di antaranya laki-laki dan delapan perempuan. Penelitian, perdebatan, dan analisis data menunjukkan rata-rata skor hasil belajar pada siklus I adalah 67,52 dan bahkan lebih tinggi lagi yaitu 86,41 pada siklus II. Oleh karena itu, siswa kelas II di UPT SPF SDN Mongosidi 3 Kota Makassar mungkin akan mengalami peningkatan nilai matematika jika metode Contextual Teaching and Learning (CTL) diterapkan di kelas
Penerapan Model PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Kelas II SD Nurazizah Rahayu; Rika Kurnia; Syurawahyuni Syurawahyuni
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62994

Abstract

Tujuan terlaksananya penelitian ini adalah untuk memberi perbaikan dan peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas II dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada materi Kerja Sama Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah, Sekolah, dan Masyarakat. Latar belakang dalam penelitian ini karena hasil belajar siswa yang masih dibawah rata-rata karena pasifnya peserta didik pada saat melakukan proses pembelajaran di kelas, guru terlalu mendominasi proses pembelajaran sehingga peserta didik kurang aktif dalam berkontribusi dalam proses belajar dan  menjadikan nilai mereka dibawah nilai KKTP 75. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik yang dapat dilihat dari hasil tes yang diperoleh siswa setiap siklusnya meningkat, selain itu ativitas siswa dalam kelas juga meningkat. Dapat terlihat dari jumlah presentase sebesar 92% pada pertemuan kedua di siklus II  yang sebelumnya pada siklus I pertemuan pertama hanya mendapat jumlah prsesentase sebesar 28% saja. hal ini dikarenakan siswa belum memahami model pembelajaran yang dibawa oleh peneliti sebelumnya, sehigga dari hasil evaluasi, refleksi dan perbaikan yang telah dilakukan  dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas II SD Negeri Mongisidi III mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGARUH PERMAINAN WHACK A-MOLE BAGI PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TERATAI UNM Muhammad Akil Musi; Rika Kurnia R; Cantika Febriyani, Aliyah; Sri Rika Amriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15500

Abstract

This study aims to determine the effect of the whack a-mole game on the development of gross motor skills in children aged 5-6 years at Teratai UNM Kindergarten. The research approach used is a quantitative approach with a Quasi Experimental Design research type. The population in this study was 37 children. Sampling in this research used purposive sampling technique. The sample consisted of 14 children, 7 children in the experimental group and 7 children in the control group. Data collection techniques include tests, observation and documentation. The data analysis technique used was descriptive statistical analysis and the Wilcoxon test, obtained a sig value, (2-tailed) of 0.018<0.05, which means that Ho is rejected and Ha is accepted, that is, there is a difference in the average fine motor skills of children aged 5-6 years. at Teratai UNM Kindergarten. From the results of the Wilcoxon test analysis, it can be proven that the results of the research hypothesis that have been formulated are that there is a difference in the average gross motor development of children aged 5-6 years at Teratai UNM Kindergarten, Ho is rejected and Ha is accepted, namely that there is an influence of the whack a-mole game on development of gross motor skills in children aged 5-6 years at Teratai UNM Kindergarten
Pengaruh Penggunaan Media Loose Parts Berbahan Alam Terhadap Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Alya Misna Lutara; Herlina Herlina; Rika Kurnia R; Salma Samputri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i3.656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui kreativitas anak usia 5-6 tahun pada kelompok kontrol tanpa penggunaan media loose parts berbahan alam di TK Negeri PAUD Bontomanai, 2) mengetahui gambaran kemampuan kreativitas anak pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan penggunaan media loose parts berbahan alam anak usia 5-6 tahun di TK Negeri PAUD Bomtomanai, 3) mengetahui pengaruh penggunaan media loose parts berbahan alam terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK Negeri PAUD Bontomanai. Penelitan ini menggunakan metode kuantitatif, desain penelitian quasi experimental design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, tes dan dokumentasi. Tenik analisis data analisis deskriptif dan analisis nonparametrik. Hasil penelitian yang diperoleh dapat dilihat pada hasil uji wilcoxon yang menujukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh dari untuk kelas kontrol yaitu sig 0,007 < 0,05 artinya ada perbedaan kreativitas anak sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Adapun hasil perhitungan nilai signifikansi untuk kelas eksperimen memperoleh nilai sig 0,004 < 0,05. artinya ada pengaruh penggunaan media loose parts berbahan alam terhadap kreativitas anak.
THE EFFECT OF UNPLUGGED CODING ON NUMBER-CONCEPT UNDERSTANDING IN CHILDREN AGED 5–6 YEARS Fitriah Rahmadani; Sitti Nurhidayah Ilyas; Rika Kurnia
EDUCATIONE Volume 4, Issue 2, July 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i2.267

Abstract

Early numeracy is a foundational component of school readiness, and developmentally appropriate coding activities may provide concrete opportunities to practice order, symbol–quantity relations, and sequential reasoning. This study examined whether unplugged coding learning was associated with higher number-concept understanding among children aged 5–6 years. A quantitative quasi-experimental nonequivalent control-group design involved 30 children, with 15 children in an experimental group and 15 in a control group. Number-concept understanding was observed through number recognition, number sequencing, and matching quantities with number symbols. Both groups completed a pretest and posttest; the experimental group received unplugged coding learning and the control group received conventional learning. The experimental-group mean increased from 18.27 to 31.93, whereas the control-group mean increased from 19.00 to 20.67. The reported posttest comparison was statistically significant, t(28) = 12.093, p < .001, with a mean difference of 11.267 and an approximate 95% confidence interval of [9.36, 13.18]. A derived small-sample standardized difference was very large (Hedges’ g = 4.30). The findings indicate a substantial between-group posttest difference in this sample and support further investigation of unplugged coding as a play-based early-numeracy strategy. Causal and generalizable conclusions remain limited by the small, single-site, nonequivalent-group design and incomplete reporting of the intervention and measurement procedures.
ENHANCING EARLY LITERACY SKILLS THROUGH PLUGGED GCOMPRIS-BASED DIGITAL LEARNING Athyqa Putri Fauzyah; Parwoto; Rika Kurnia
EDUCATIONE Volume 4, Issue 2, July 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i2.274

Abstract

Early literacy is a foundational predictor of later reading development, yet many kindergarten children still experience difficulty recognizing letters, connecting letters with sounds, matching letters with meaningful images, and discriminating visually similar letter forms. This study examined the effect of Plugged GCompris-based digital learning on the early literacy skills of children aged 5–6 years. A quantitative quasi-experimental pretest–posttest control-group design was used with 20 children, comprising 10 children in an experimental group and 10 in a control group. Data were collected through observation and early-literacy tasks and analyzed using descriptive statistics, normalized gain (N-Gain), and the Mann–Whitney test. The experimental group obtained a mean N-Gain of 0.77 (SD = 0.20), whereas the control group obtained 0.14 (SD = 0.20). The experimental group also had a substantially higher Mann–Whitney mean rank (15.20) than the control group (5.80), and the original analysis reported a statistically significant between-group difference. Improvement was evident across alphabet recognition, letter–sound association, picture–letter matching, and visual discrimination. The findings indicate that well-aligned interactive digital activities can strengthen constrained early-literacy skills when used as a complement to teacher-guided instruction. The study is limited by its small, single-site sample and absence of delayed retention measurement, warranting larger and longer-term investigations.
Pembimbingan Berbasis Deep Learning bagi Guru PAUD dalam Implementasi P5 untuk Meningkatkan Literasi Sosial Anak melalui Media Bermain Edukatif Nurul Jamiah Sidiq; Kurnia Wahyu Prima; Sakmawati Sakmawati; Sagita Ramadhana; Rika Kurnia
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/egc34g12

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru PAUD dalam mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pendampingan berbasis pembelajaran mendalam (Deep Learning) untuk mengembangkan literasi sosial anak usia dini. Mitra kegiatan adalah guru dan anak usia dini di TK Nurul Taqwa Pattunggaleng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan: sosialisasi dan analisis kebutuhan, pelatihan penguatan konsep, pelatihan pengembangan media digital, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru dari rata-rata 52,50 (pre-test) menjadi 91,25 (post-test), keterampilan guru merancang media bermain edukatif meningkat dari rata-rata 52,25 menjadi 91,25 (kategori Mandiri), dan respon terhadap modul pendampingan mencapai 4,62/5,00. Literasi sosial anak meningkat dari rata-rata skor 1,15 menjadi 3,80, dengan 100% anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) pascaprogram Program juga menghasilkan luaran berupa modul pendampingan, media bermain edukatif digital, dan video dokumentasi kegiatan.
Pengembangan Literasi Anak Usia Dini melalui Pendekatan Bermain: Studi Kasus di Taman Kanak-kanak Insan Cita Masamba Luwu Utara Syamsuardi; Hajerah; A Sri Wahyuni Asti; Tri Sugiarti; Rika Kurnia R; Nur Alim Amri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8687

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan literasi anak usia dini melalui pendekatan bermain di Taman Kanak-kanak Insan Cita. Fokusnya adalah pada bagaimana kegiatan bermain dapat mengembangkan kemampuan literasi anak khususnya literasi baca tulis. Subjek penelitian adalah guru dan anak-anak usia lima sampai enam tahun atau kelompok B di Taman Kanak-Kanak Insan Cita. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis dating menggunakan pada penelitian ini menggunakan model miles dan Huberman (sugionon:2016) dengan empat tahapan yaitu: 1) pengumpulan data, 2) penyajian data, 3) Redusi data, dan 4) kesimpulan-kesimpulan penarikan/verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bermain memberikan dampak pada kemampuan litersi baca tulis anak. Namun, kurangnya pada saat menjelaskan aturan main dalam proses tersebut terlihat anak masih sibuk dengan aktivitas mereka sendiri. Selanjutnya untuk menciptkana suasana yang nyaman mungkin perlu beberapa bantal, dan mungkin beberapa peralatan tambahan seperti papan cerita atau boneka tangan untuk memperkaya pengalaman bercerita. Selain itu, penelitian menyoroti pentingnya pengembangan literasi baca tulis sejak dini. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi guru, orang tua, dan pihak terkait lainnya dalam mendukung perkembangan literasi secara optimal.