Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

INTERNALISASI NILAI-NILAI DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI MA MANHALUL MA’ARIF DAREK ASTUTI, NANIK NIA PUJI; ZUBAIR, MUH; ALQADRI, BAGDAWANSYAH; MUSTARI, MOHAMMAD
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3233

Abstract

This study aims to describe the internalization of values ??in forming the Strengthening of the Pancasila Student Profile Program (P5) at MA. Manhalul Ma'arif Darek and also describe the obstacles faced by PPKn teachers in forming the Strengthening of the Pancasila Student Profile Program (P5) at MA. Manhalul Ma'arif Darek. This study uses qualitative research with a descriptive type. The informants in this study were the vice principal of student affairs, the principal, PPKN teachers and also students. The data collection techniques in this study used interview, observation and documentation techniques. The results of this study are that MA Manhalul Ma'arif darek has not implemented the independent curriculum, but indicators in the Strengthening of the Pancasila Student Profile Program (P5) have been implemented such as Believing and being devoted to God Almighty implemented through Tahsin, imtaq and also the study of the mentor's father, global diversity implemented through morning assembly activities and tolerance, Independent implemented through discipline and Muhadaroh, mutual cooperation implemented through clean Sunday activities and making school wall magazines, critical reasoning implemented through activities to create poetry and speech texts and creative implemented through cooking practice activities and also making school organizational charts. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai dalam membentuk Penguatan Program Profil Pelajar Pancasila (P5) di MA. Manhalul Ma’arif Darek dan juga mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru PPKn dalam membentuk Penguatan Program Profil Pelajar pancasila (P5) di MA. Manhalul Ma’arif Darek. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah waka kesiswaan, kepala sekolah, guru ppkn dan juga siswa. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah MA Manhalul Ma’arif darek belum secara menyeluruh menerapkan kurikulum merdeka namun indikator pada Penguatan Program Profil Pelajar Pancasila (P5) sudah dijalankan seperti Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa diterapkan melalui kegiatan Tahsin, imtaq dan juga pengajian abah pembina, berkebinekaan global diterapkan melalui kegiatan apel pagi dan sikap toleransi, Mandiri diterapkan melalui sikap disiplin dan Muhadaroh, gotong royong diterapkan melalui kegiatan ahad bersih dan membuat mading sekolah, bernalar kritis diterapkan melalui kegiatan membuat teks puisi dan pidato dan kreatif diterapkan melalui kegiatan praktik memasak dan juga membuat bagan organisasi sekolah.
perbandingan kurikulum merdeka dan kurikulum 2013 terhadap peningkatan kreativitas peserta didik di SMPN 21 Mataram Saputri, Tri; Rispawati; Basariah; Mustari, Mohammad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25912

Abstract

This study aims to determine the comparison between the Merdeka Curriculum and the 2013 Curriculum on enhancing students' creativity. The research employed a quantitative approach with an ex-post facto design. The sample consisted of two classes selected through purposive sampling technique, namely class VIII A with 25 students and class IX A with 27 students. The research instrument was a validated and reliable creativity enhancement questionnaire. Data were analyzed through prerequisite tests (Kolmogorov-Smirnov normality test and homogeneity significance test), followed by hypothesis testing using One-Way ANOVA. The analysis results showed a significance value of 0.017 < 0.05, with a mean score of students' creativity enhancement of 44.120. These findings indicate that there is a significant difference between the Merdeka Curriculum and the 2013 Curriculum in terms of enhancing students' creativity.
Manajemen Pembiayaan Sekolah Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dalam Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Keuangan di TK Imam Bukhori Sekotong Lombok Barat Sari, Yunita; Fitriani, Yuniarti; Mustari, Mohammad
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.977

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pembiayaan berbasis TIK dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan sekolah di TK Imam Bukhori Sekotong Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu penelitian kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu kepala skeolah dan operator sekolah TK Imam Bukhori. Tehnik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu metode wawancara, metode observasi, dan metode dokumentasi. Sedangkan tehnik analisis data menggunakan tehnik analisis Miles dan Huberman yang terdiri dari Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data), dan Conclusion Drawing/Verification (penarikan kesimpulan). Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pembiayaan berbasis TIK di TK Imam Bukhori mencakup perencanaan keuangan yang matang melalui penyusunan RAPBS dengan aplikasi Microsoft Excel dan e-RKAS, pelaksanaan dan pencatatan transaksi secara digital, serta evaluasi dan monitoring secara real-time yang meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan sekolah. Pemanfaatan TIK mampu mengurangi kesalahan pencatatan, meningkatkan efisiensi waktu kerja hingga 35%, dan memperkuat pengawasan keuangan melalui sistem audit digital. Meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital, komitmen kepala sekolah dan dukungan yayasan telah mendorong keberhasilan transformasi digital dalam manajemen pembiayaan di TK Imam Bukhori Sekotong Lombok Barat.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima Nurmi, Nurmi; Fahruddin, Fahruddin; Mustari, Mohammad; Hakim, Mansur; Kadir Jaelani, Abdul
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada jenjang SMA di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tiga kepala sekolah SMA Negeri di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan transformasional dan adaptif yang terbagi ke dalam empat aspek utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Strategi perencanaan dilakukan secara kolaboratif dan kontekstual dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dalam pengorganisasian, pembagian tugas dilakukan berdasarkan kompetensi dan minat guru, sedangkan pelaksanaan ditekankan pada pendekatan berbasis proyek dan penguatan motivasi. Evaluasi diarahkan pada penilaian proses serta pembentukan karakter siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan modul, literasi guru, dan partisipasi orang tua. Sebagai solusi, kepala sekolah menginisiasi pelatihan internal, membangun kolaborasi eksternal, dan memanfaatkan media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang reflektif, kolaboratif, dan berbasis nilai sangat berperan dalam menyukseskan implementasi kurikulum merdeka melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan menjadi model strategis yang dapat direplikasi di konteks sekolah menengah lainnya.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Digital dalam Mendukung Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMPN 23 Mataram Ihsani, Nur; Mustari, Mohammad; Qadri, Bagdawansyah Al
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ft3qt353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran digital dalam mendukung mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMPN 23 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru PPKn, kepala sekolah, serta siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn telah menyusun modul ajar berbasis TPACK dengan memanfaatkan platform digital seperti Google Classroom dan Quizizz untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, penerapan di lapangan masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan perangkat, kebijakan larangan penggunaan HP oleh siswa, serta kualitas jaringan internet yang belum merata. Meskipun demikian, guru tetap berupaya berinovasi dengan menampilkan materi digital melalui proyektor dan memanfaatkan laboratorium komputer agar siswa tetap memperoleh pengalaman belajar berbasis teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran digital berpotensi meningkatkan efektivitas dan interaktivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila, meskipun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, sarana prasarana, serta dukungan kebijakan sekolah.
AI-Era Digital Literacy: Cultivating Honesty in Islamic Education Mustari, Mohammad; Nurhayati, Sri; Syarifuddin, Syarifuddin
International Journal of Nusantara Islam Vol 14 No 1 (2026): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v14i1.51521

Abstract

This qualitative case study at SMP Prima Cendikia Islami (PCI), Bandung, examines integrating AI-driven digital literacy with honesty education in a faith-based junior high school. Using purposive sampling of leaders, teachers, students, and parents, data from interviews, focus groups, document analysis, and observations underwent thematic analysis with triangulation for rigor. Findings show AI platforms (e.g., TAKJUP, LMS, Parent Information System) embed moral reasoning via formative monitoring, sustaining top national character rankings. High teacher training and student-led clinics promote ethical accountability, proving pedagogical design determines AI's moral impact. Faith-based schools can thus harmonize tech innovation with values education, offering a scalable model. Future research should explore longitudinal moral outcomes and validated honesty measures.
AI-Era Digital Literacy: Cultivating Honesty in Islamic Education Mustari, Mohammad; Nurhayati, Sri; Syarifuddin, Syarifuddin
International Journal of Nusantara Islam Vol 14 No 1 (2026): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v14i1.51521

Abstract

This qualitative case study at SMP Prima Cendikia Islami (PCI), Bandung, examines integrating AI-driven digital literacy with honesty education in a faith-based junior high school. Using purposive sampling of leaders, teachers, students, and parents, data from interviews, focus groups, document analysis, and observations underwent thematic analysis with triangulation for rigor. Findings show AI platforms (e.g., TAKJUP, LMS, Parent Information System) embed moral reasoning via formative monitoring, sustaining top national character rankings. High teacher training and student-led clinics promote ethical accountability, proving pedagogical design determines AI's moral impact. Faith-based schools can thus harmonize tech innovation with values education, offering a scalable model. Future research should explore longitudinal moral outcomes and validated honesty measures.