Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

REVIEW OF IOT SUBJECT: TREND AND CHALLENGE FOR RESEARCH AND PUBLICATION Nadifa, Ulfatun; Mohamad, Yasin; Asmara, Bambang Panji; H, Haeriani; Ode Asri, Aristi Ayuningsi; Dongka, Rahmat Hidayat; Ashari, Sri Ayu; Saputra, Wahyu; Mutmainnah, Nur
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 5, No 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v5i1.29986

Abstract

The Internet of Things (IoT) has emerged as a transformative technology that is revolutionizing various industries and everyday life. This study aims to explore current trends and challenges in IoT research and publication. The research method employed in this study begins with a blind search across various international journal databases, followed by ranking the minimum and maximum percentages of each IoT subject. The journal databases used include IEEE, Science Direct, Taylor and Francis, and NATURE. Subjects with minimal rankings or IoT journal topics with the lowest percentages in each database were then reviewed based on predetermined filters. The blind search results revealed that IoT subjects with the lowest percentages were IoT Smart Farming at 0.87%, IoT Smart Bin at 1.54%, and IoT Smart Water at 2.73%. A review was subsequently conducted on journals covering IoT subjects to identify trends and challenges related to techniques, tools, and objects in the subjects with the lowest percentages.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI MEDIA DAN JARINGAN TELEKOMUNIKASI KELAS X TKJ Potohu, Rahmatika; Latief, Mukhlisulfatih; Dwinanto, Arif; Novian, Dian; Dai, Roviana H.; Ashari, Sri Ayu; Suwandi, Ihsanulfu’ad
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 5, No 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v5i1.28664

Abstract

RAHMATIKA POTOHU. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Materi Media dan Jaringan Telekomunikasi Kelas X TKJ (dibimbing oleh Dr. Mukhlisulfatih Latief, S.Kom., MT dan Arif Dwinanto, S.SI, M.Pd, MCE). Materi Media dan Jaringan Telekomunikasi Kelas X TKJ masih kurangnya Media Pembelajaran interaktif, preferensi metode ceramah, kurangnya keterlibatan siswa, ketidakadaan inovasi dalam Pembelajaran dan kurangnya motivasi siswa. Di kelas X TKJ jarang mendapatkan media pembelajaran software ataupun Link yang mempermudah belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Articulate Storyline pada materi "Media dan Jaringan Telekomunikasi" untuk siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 1 Kaidipang. Metode yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media yang telah dikembangkan diuji dalam proses pembelajaran di kelas X TKJ, dan evaluasi dilakukan untuk menilai kelayakan media pembelajaran berdasarkan respon siswa dan guru. Hasil validasi dari ahli media dan materi menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat layak digunakan dengan persentase kelayakan sebesar 86% dari ahli media dan 88% dari ahli materi. Sementara itu, hasil evaluasi dari siswa menunjukkan bahwa media ini sangat efektif dengan persentase kepuasan sebesar 89%. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif ini dinilai mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
Pengembangan Media Pembelajaran Mobile Learning Berbasis Android Pada Materi Berpikir Komputasional Di SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo Pauweni, Dzulfian; Abdillah, Tajuddin; Mas’ud, Huzaima; Novian, Dian; Rijal, Bait Syaiful; Ashari, Sri Ayu
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.33202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan media pembelajaran Mobile Learning berbasis Android yang layak untuk diterapkan sebagai media pembelajaran Berpikir Komputasional. 2) Mengetahui kelayakan produk media pembelajaran Mobile Learning berbasis Android untuk diterapkan sebagai media pembelajaran Berpikir Komputasional di SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dengan alat analisis data Microsoft Exel. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Multimedia Development  Life  Cycle (MDLC) yang  terdiri  dari  tahapan  berikut: konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Hasil pengujian alpha oleh ahli media sebesar 78% dengan kategori “Layak” dan ahli materi memperoleh persentase 84% dengan kategori “Sangat Layak”. Sedangkan hasil pengujian beta oleh siswa  memperoleh persentase  sebesar 92% dengan kategori “Sangat Layak”, sehingga dinyatakan sangat layak untuk  digunakan  dalam membantu  proses  pembelajaran.  Berdasarkan  hasil penelitian, media pembelajaran Mobile Learning berbasis Android terbukti sangat layak digunakan untuk membantu proses belajar mengajar pada materi pelajaran Berpikir Komputasional di SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Think And Pair Share Pada Mata Pelajaran Informatika Materi Sistem Bilangan Di SMK Negri 3 Gorontalo Pakaya, Amran Abd Azis; Bouty, Abd Aziz; Muthia, Muthia; Novian, Dian; Pakaya, Nikmasari; Ashari, Sri Ayu; H., Haeriani
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.33903

Abstract

Studi ini membahas masalah krusial mengenai kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, partisipasi yang cenderung pasif, serta hasil belajar yang masih konsisten berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yakni 76. Sebagai solusi, desain belajar kooperatif Think Pair Share (TPS) diusulkan guna mengoptimalkan interaksi dan prestasi belajar siswa secara signifikan. Studi ini dimaksudkan guna menguji pengaruh implementasi model belajar Think-Pair-Share dalam mata kuliah informatika, memakai teknik eksperimen sejati melalui Pretest-Postest Control Group Design yang ketat. Temuan studi menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan dari model Think-Pair-Share pada hasil belajar siswa, khususnya dalam memahami topik Bit (digit biner) dan Heksadesimal. Kelompok kontrol, yang tidak memakai model TPS, mempunyai skor pretest rata-rata 41,67 dan skor posttest 49,17. Sebaliknya, kelompok eksperimen yang menerapkan model TPS menunjukkan peningkatan performa yang jauh lebih tinggi dengan skor pretest rata-rata 43,67 dan skor posttest mencapai 60,00. Hal ini membuktikan bahwa diskusi berpasangan mampu meningkatkan pemahaman konsep informatika
Implementasi Smart Apps Creator dalam Pengembangan Media Pembelajaran Informatika Berbasis Android Sri Ayu Ashari; Sitti Suhada; Ramanda Dwi Putra; Mulyanto, Arip; Dwinanto, Arif; Muthia, Muthia
Jurnal Teknik Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/jt.v23i2.716

Abstract

Informatics subjects at SMK Negeri 1 Paguyaman still largely use conventional learning media, such as printed books, worksheets, and PowerPoint slides, which cannot provide an interactive and engaging learning experience. This condition has an impact on low student interest, participation, and understanding of the material. Therefore, this study was conducted with the aim of implementing a smart app creator in designing and developing Android-based interactive learning media as a more effective, engaging, and easily accessible learning solution. This study used the Research and Development (R&D) method with a 4D development model that includes the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The developed media is equipped with interactive features such as visual materials, quizzes, and educational games tailored to the characteristics of vocational school students. The validation results showed that the media obtained an average score of 138 from material experts, 106.5 from media experts, and 101 from student assessments, all of which are included in the "Very Feasible" category. Based on these results, the developed learning media is declared feasible for use to improve the quality of Informatics learning. In addition, this media is also able to provide a more active, interactive, and interesting learning experience for students.
Pengembangan Media Pembelajaran Movie Learning Berbasis Augmented Reality Ashari, Sri Ayu; A, Hermila; Mappalotteng, Abdul Muis
Jambura Journal of Informatics VOL 4, NO 2: OCTOBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jji.v4i2.16448

Abstract

The application of media to support teaching and learning activities that are less attractive can have an impact on low motivation and enthusiasm for student learning in the learning process. This problem was encountered when learning WAN-based Technology subjects in class XI of the Computer and Network Engineering expertise program at SMK Darussalam Makassar. For this reason, the development of Movie Learning media based on Augmented Reality needs to be developed to overcome these problems. The objectives of this study are (1) to determine the stages of learning media development, (2) to determine the valid criteria for learning media, and (3) to determine the practicality of learning media developed on WAN broad-based technology competencies. The development procedure used is the ADDIE development model. This learning media is based on movie learning, which was developed and validated by two experts and revised to make results suitable for use. The results of this study show that (1) the learning media developed is declared valid and suitable for use in the learning process, and (2) the implementation of the learning media developed is practical and easy to use.Penerapan media pendukung kegiatan belajar mengajar yang kurang menarik dapat berdampak pada rendahnya motivasi dan semangat belajar siswa dalam proses pembelajaran. Permasalahan tersebut ditemui dalam pembelajaran mata pelajaran Teknologi berbasis WAN di kelas XI program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Darussalam Makassar. Untuk itu, pengembangan media pembelajaran Movie Learning berbasis Augmented Reality perlu dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui tahapan pengembangan media pembelajaran, (2) untuk mengetahui kriteria valid media pembelajaran, (3) untuk mengetahui kepraktisan media pembelajaran yang dikembangkan pada kompetensi teknologi berbasis luas WAN. Prosedur pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Media pembelajaran ini berbasis Movie learning yang dikembangkan divalidasi oleh 2 orang ahli dan mengalami revisi sehingga didapatkan hasil yang layak digunakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran, (2) implementasi media pembelajaran yang dikembangkan bersifat praktis dan mudah digunakan.