Claim Missing Document
Check
Articles

Asupan garam tinggi, lemak jenuh, dan kurangnya konsumsi buah-sayur sebagai determinan risiko Hipertensi di Kabupaten Pulau Morotai Asri, Yuni; Ekawati, Ekawati
Borobudur Nursing Review Vol 5 No 2 (2025): Borobudur Nursing Review Vol 5 No 2 (July-December 2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.15138

Abstract

Background: Hypertension is a leading global health concern and a major cause of cardiovascular disease. Its prevalence continues to rise in Indonesia, particularly in rural regions. This study analyzed demographic, dietary, and lifestyle factors associated with hypertension risk in Pulau Morotai Regency. Methods: A cross-sectional study was conducted at Ir. Soekarno Regional Hospital from July to August 2025 among 90 hypertensive patients. Data on demographics, lifestyle, and diet were collected using structured questionnaires and medical records. The dependent variable was hypertension risk (“at risk” vs. “not at risk”), while independent variables included gender, age, smoking history, dietary pattern, salt intake, saturated fat intake, fruit and vegetable intake, and processed food consumption. Data were analyzed using IBM SPSS Statistics version 25 with chi-square tests. Sampling weights accounted for stratification, clustering, and unequal probability of selection to ensure representative estimates. Results: Most participants were older adults (90%) with unhealthy diets (84.4%), high salt intake (84.4%), frequent processed food (58.9%) and saturated fat consumption (58.9%), and low fruit and vegetable intake (53.3%). Hypertension risk was significantly associated with age, diet, salt, saturated fat, fruit and vegetable intake, and processed food (p < 0.001). Gender and smoking were not significant. Conclusion: Hypertension risk in Pulau Morotai is driven by age and modifiable dietary behaviors. Interventions should prioritize salt reduction, healthy eating, and dietary counseling.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan imunisasi lengkap pada anak di UPTD Puskesmas Popayato Barat Kabupaten Pohuwato, Indonesia Asri, Yuni; Gel Gel, Edwin Dana Yasa
Borobudur Nursing Review Vol 5 No 2 (2025): Borobudur Nursing Review Vol 5 No 2 (July-December 2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.15154

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi efektif menurunkan morbiditas dan mortalitas anak akibat penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Namun, cakupan imunisasi lengkap di Indonesia masih di bawah target nasional, terutama di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan imunisasi lengkap pada anak usia 12–23 bulan di UPTD Puskesmas Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, dengan penekanan pada pendidikan orang tua dan kepatuhan vaksin. Metode: Desain analitik potong lintang digunakan dengan data sekunder dari 114 anak usia 12–23 bulan. Imunisasi lengkap didefinisikan sebagai menerima semua vaksin yang direkomendasikan oleh Program Imunisasi Nasional Indonesia. Variabel bebas meliputi jenis kelamin anak, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, dan penyelesaian vaksin individu. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 27.0.1. Asosiasi diuji menggunakan analisis chi-square (p < 0,05). Hasil: Dari 114 anak, 64,9% telah mendapatkan imunisasi lengkap. Pendidikan orang tua berhubungan signifikan dengan imunisasi lengkap (p = 0,021), sementara jenis kelamin anak dan pekerjaan orang tua tidak berhubungan. Penyelesaian vaksin dini sangat memprediksi imunisasi secara keseluruhan (p < 0,001). Kesimpulan: Pendidikan orang tua dan kepatuhan vaksin dini merupakan penentu utama imunisasi lengkap. Penguatan pendidikan kesehatan, keterlibatan orang tua, dan tindak lanjut yang konsisten dapat meningkatkan penyelesaian vaksin dan mendukung tujuan imunisasi Indonesia.
Hubungan Diabetes Melitus dengan Penyakit Ginjal Kronis pada Lansia di Indonesia: Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Maharani, Ananda Sagita; Asri, Yuni; Fani, Rif'atul
Borobudur Nursing Review Vol 5 No 2 (2025): Borobudur Nursing Review Vol 5 No 2 (July-December 2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.15592

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat di Indonesia, terutama pada lansia yang memiliki risiko lebih tinggi akibat penuaan fisiologis dan gangguan metabolik. Diabetes melitus merupakan penyebab utama PGK secara global, namun bukti berbasis populasi pada lansia Indonesia masih terbatas. Tujuan: Menganalisis pengaruh diabetes melitus serta faktor sosiodemografi dan klinis terhadap PGK pada lansia Indonesia menggunakan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Metode: Studi potong lintang ini menganalisis 97.339 responden berusia ≥60 tahun dari dataset SKI 2023. Status PGK ditentukan melalui diagnosis dokter yang dilaporkan sendiri. Analisis survei kompleks pada IBM SPSS Statistics 25 menggunakan pembobotan, stratifikasi, dan pengelompokan untuk menyesuaikan desain survei. Uji chi-square digunakan dengan batas signifikansi p < 0.05. Hasil: Prevalensi PGK sebesar 0,5% (n = 452). Diabetes melitus menunjukkan asosiasi terkuat dengan PGK (p = 0.001). Jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan tempat tinggal juga signifikan, sedangkan kelompok umur, status perkawinan, dan pekerjaan tidak signifikan. Kesimpulan: Diabetes melitus merupakan determinan utama PGK pada lansia Indonesia, sehingga perlu penguatan pengendalian glikemik, skrining rutin, dan edukasi kesehatan yang lebih terarah. Kata Kunci: Diabetes Melitus; Indonesia Health Survei; Lansia; Penyakit Ginjal Kronik.
Determinants of National Health Insurance Coverage for Family Planning Services Among Women in Indonesia Nurmayunita, Heny; Asri, Yuni; Zakaria, Amin; Muhtar , Muhammad Solihuddin
Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional
Publisher : BPJS Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53756/jjkn.v5i2.381

Abstract

Access to family planning services remains unequal in Indonesia despite the establishment of the National Health Insurance (NHI) program (Jaminan Kesehatan Nasional, JKN) to promote universal coverage. Disparities persist, particularly in contraceptive services, among women of reproductive age. This study examined the determinants of NHI coverage for contraceptive methods among Indonesian women of reproductive age. A cross-sectional analysis was conducted using data from 6,256 married or partnered women aged 15–49 years from the 2017 Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS). Survey-weighted descriptive, bivariate, and multivariable logistic regression analyses were performed using Stata to identify the factors associated with NHI-covered contraceptive use. The results showed that Women with insurance schemes specifically covering family planning were significantly more likely to report contraceptive coverage through NHI (AOR: 47.5; 95% CI: 37.2–60.7). Secondary education (AOR: 2.08; 95% CI: 1.01–4.07) was positively associated with coverage, while rural residence (AOR: 0.71; 95% CI: 0.56–0.91), middle wealth status (AOR: 0.64; 95% CI: 0.46–0.88), and current employment (AOR: 0.79; 95% CI: 0.65–0.97) were negatively associated. These findings highlight persistent socioeconomic and geographic inequities in access to insured family planning services. Addressing these disparities requires targeted policy efforts, including automatic enrollment strategies for women in the informal sector, mobile registration units in rural areas, and public education campaigns to improve insurance literacy. Strengthening equitable access to family planning under the national insurance scheme is essential to achieving Indonesia’s reproductive health and universal coverage goals.
hipertensi, diet DASH, edukasi keluarga, keperawatan keluarga: INTERVENSI EDUKASI KELUARGA BERBASIS DIET DASH PADA PASIEN HIPERTENSI DI DUSUN NONGKOSEWU KECAMATAN PONCOKUSUMO, MALANG novianto ardy, joko; Asri, Yuni; Budi Laksono, Bayu
Indonesian Journal Of Empirical Nursing Sciences Vol 3 No 1 (2026): Vol. 3 No. 1 (2026): IJENS Maret (2026)
Publisher : Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, ITSK RS dr Soepraoen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/ijens.v3i1.83

Abstract

Pendahuluan: hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikelola secara optimal. Pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis dapat dilakukan melalui penerapan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Keberhasilan diet DASH sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan keterlibatan keluarga dalam pengelolaan kesehatan pasien. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil intervensi edukasi keluarga berbasis diet DASH terhadap peningkatan pengetahuan keluarga pada pasien hipertensi di Dusun Nongkosewu, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Metode: myang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada lima keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat hipertensi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengkajian keperawatan keluarga, serta pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner diet DASH sebelum dan sesudah edukasi, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi seluruh responden berada pada kategori pengetahuan kurang. Setelah diberikan edukasi keluarga berbasis diet DASH, seluruh responden mengalami peningkatan pengetahuan ke kategori cukup. Kesimpulan: disimpulkan bahwa edukasi keluarga berbasis diet DASH efektif meningkatkan pengetahuan keluarga dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan keluarga dalam pengendalian hipertensi dan pencegahan komplikasi.
Symptoms of Shortness Breath With Cough and The Incidence of Tuberculosis in Indonesia: Analysis of The 2023 Indonesian Health Survey Priasmoro, Dian Pitaloka; Asri, Yuni; Jamil, Mokhtar; Maulina, Rifzul
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 11 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v11i1.28392

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) remains a major public health problem, particularly in high-burden countries, where delayed diagnosis contributes to continued transmission. Cough and respiratory symptoms are often the earliest clinical indicators, making them essential for screening and case detection. Objective: This study aimed to analyze the association between cough with shortness of breath and TB diagnosis in Indonesia. Methods: A cross-sectional analysis was conducted using data from 2,435 male and female respondents in the 2023 Indonesia Health Survey. The dependent variable was self-reported TB diagnosis within the past year. Independent variables included age, sex, and occupation. Linear regression was applied with 95% confidence intervals (CI). Results: Of respondents, 41.15% reported TB diagnosis within six months, while 58.85% were diagnosed earlier. Males (60.04%) were more affected. Regression analysis showed a significant association between cough with shortness of breath and TB (Coef. = 0.16; p < 0.001; 95% CI: 0.111–0.208). Conclusion: Cough and respiratory symptoms remain strong predictors of TB, highlighting their importance in early screening and treatment monitoring.
Kolaborasi Kesehatan untuk Masyarakat: Pengobatan Gratis di Desa Tlogosari Donomulyo Kabupaten Malang Wihatno, Elvianto; Asri, Yuni; Nurmayunita, Heny; Maharani, Ananda Sagita
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2789

Abstract

Abstract: Akses terhadap layanan kesehatan yang memadai merupakan salah satu tantangan bagi masyarakat pedesaan di Indonesia, terutama di wilayah terpencil seperti Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Kegiatan pengobatan gratis yang dilaksanakan pada 18 September 2024 bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat desa yang menghadapi keterbatasan baik dari segi ekonomi maupun geografis. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang, Klinik Kartika Husada Donomulyo, dan mobil layanan BPJS. Pengobatan ini melayani 212 warga dengan berbagai pemeriksaan kesehatan, termasuk cek tekanan darah, pemeriksaan gula darah, hingga pemberian obat. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya prevalensi penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes, serta penyakit menular seperti ISPA dan dugaan Tuberkulosis (TB). Selain memberikan layanan kesehatan, program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala dan kebersihan lingkungan. Meski kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan, edukasi kesehatan dan akses berkelanjutan ke layanan kesehatan tetap diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
Factors Associated with Physical Activity among Study Participants at Buho-Buho Primary Health Center, Pulau Morotai Regency Abas, Fahrudin M; Nurmayunita, Heny; Asri, Yuni
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Kesehatan: Volume 15, Issue 01, April 2026
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63323/jkes.v15i01.257

Abstract

Introduction: Physical activity plays an important role in maintaining health and preventing non-communicable diseases. However, levels of physical activity are influenced by various demographic and lifestyle factors, particularly in primary healthcare settings. Objective: This study aimed to analyze factors associated with physical activity among study participants at Buho-Buho Primary Health Center, Pulau Morotai Regency Method: This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 69 participants were included using a total sampling technique. Physical activity was categorized as active and physically inactive. Independent variables included demographic characteristics (gender, age group, marital status, educational level, and employment status) and lifestyle factors (smoking habits). Data were analyzed using SPSS version 26. Descriptive analysis was presented as frequencies and percentages, while bivariate analysis was conducted using the Chi-square test or Fisher’s exact test, with a significance level of p < 0.05. Results: The results showed that gender (p = 0.013), age group (p < 0.001), employment status (p = 0.020), and smoking habits (p = 0.006) were significantly associated with physical activity. Marital status and educational level were not significantly associated with physical activity. Conclusion: Physical activity was significantly associated with gender, age group, employment status, and smoking habits among study participants. These findings highlight the importance of considering demographic and lifestyle factors in promoting physical activity at the primary healthcare level.
The Relationship Between Depression, Loneliness, and Suicide Ideation on Adolescents and Young Adults: A Cross-sectional Study Wiwik Widiyawati; Yuni Asri
An Idea Health Journal Vol 6 No 02 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v6i02.658

Abstract

Depression and loneliness are prevalent mental health concerns among adolescents and young adults and may increase the risk of suicidal ideation. Adolescence and early adulthood represent transitional developmental stages characterized by various psychosocial demands, which may heighten vulnerability to emotional distress. This study aimed to examine the relationship between depression, loneliness, and suicidal ideation among adolescents and young adults. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed. The study population consisted of 462 individuals, from which 215 respondents were selected using simple random sampling. Data were collected using the Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42) to measure depression levels, the UCLA Loneliness Scale Version 3 to assess loneliness, and the MINI Plus 5.0.0 to identify suicidal ideation. Data were analysed using Spearman’s rank-order correlation test. The results revealed a statistically significant positive correlation between depression and suicidal ideation (r = 0.376; p = 0.01), indicating a weak to moderate association. In contrast, loneliness was not significantly correlated with suicidal ideation (r = 0.10; p = 0.10). These findings suggest that depression plays a more substantial role in the emergence of suicidal ideation than loneliness. Therefore, suicide prevention strategies targeting adolescents and young adults should prioritize the early identification and management of depression while also strengthening psychosocial protective factors.
Tren Kecemasan Ibu terhadap Perilaku Seks Bebas Remaja: Pendekatan Studi Kasus Puput Nida Nur Aziziah; Dian Pitaloka Priasmoro; Yuni Asri
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i1.781

Abstract

Pendahuluah: Segala perubahan yang dialami remaja membuat remaja lebih senang berada dekat dengan teman-teman sebayanya dan cenderung menjauh dari orang tua. Tentu saja hal tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Kecemasan orang tua ditunjukkan melalui sikap yang melarang anaknya bergaul bersama teman-temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Metode: Desain penelitan yang digunakan adalah deskritif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kabupaten Malang sebanyak 320 orang. Sampel sebanyak 139 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Variabel penelitian adalah tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner DASS 21. Tempat penelitian di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal tanggal tanggal 13- 21 Februari 2023. Analisa Data menggunakan univariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang sebagain besar responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 75 orang (54%), hampir setengah responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 55 orang (40%), sebagian kecil repsponden mengalami kecemasan berat sebanyak 6 orang (4%) dan sebagian kecil repsponden tidak ada kecemasan sebanyak 3 orang (2%). Hal ini dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan dan anak yang memilki pacar. Kesimpulan: Diharapkan orang tua mencari informasi tentang cara mengelola kecemasan dalam menghadapi pergaulan remaja agar orang tua tidak mengalami kecemasan berlebihan.
Co-Authors Abas, Fahrudin M Alfunnafi’ Fahrul Rizzal Alviana, Asharia Dwi Amin Zakaria Ananda Sagita Maharani anky tri rini, anky tri Aprilin , Heti Apriyani Puji Hastuti Ardiyanti, Sahda Eka Ardy, Joko Novianto Aris Hartono Ariyani , Anita Dwi Atik Setiawan Wahyuningsih Auliya Hidayat Ayu Nastiti B. Manga , Yankuba Bayu Budi Laksono Camelia Finda Arisanti Della, Nanda Dian Pitaloka Priasmoro, Dian Pitaloka Dion Kunto Adi Patria Dradjat, Respati S. Dwining Handayani EDI -, EDI Eka Ardiyanti, Sahda Ekawati Ekawati Elvianto Wihatno Erik Irham Lutfi Erik Kusuma Febriyantie, Yolla Yohanna Fernanti, Usfania Fibriana , Linda Presti FIDROTIN AZIZAH Gel Gel, Edwin Dana Yasa Hanim Mufarokhah Hari, Batara Widya Hengky Irawan Hengky Irawan, Hengky Ikhwan Yuda Kusuma Indah Setyowati Indah Setyowati Indari Julia Kristiarini , Juda Juliati Koesrini Kushayati , Nuris Lilik Zuhriyah Maharani, Ananda Sagita Manga, Yankuba B Mashitah, Musthika Wida Maulina, Rifzul Melan Noer S Mokhtar Jamil Muhtar , Muhammad Solihuddin Muhtar, Muhammad Solihuddin Mulyana Murtiyani , Ninik MURURUL AISY, MURURUL Murwani , Arita Ningrum, Dwi Nur Setya Ninik Murtiyani novianto ardy, joko Nur Amalina, Ayu Nuris Kushayati Nurmayunita, Heny Pratiwi, Lovenia Linggar Eka Puput Nida Nur Aziziah R.A. Helda Puspitasari Rahma Novita Asdary Rifatul Fani Sahda Eka Ardiyanti Sasmiyanto, Sasmiyanto Siti Nurwinda Siti Nurwinda Soebagijono Soebagijono, Soebagijono Tien Aminah Trian Lutfianti Viyata Chanifiah Utami Viyata Chanifiah Utami Wiwik Handayani Wiwik Widiyawati Yolla Yohanna Febriyantie Yunarsih Yunita, Heny N.