Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Diakronika

Inovasi Pendidikan Karakter Bangsa Berbasis Nilai-Nilai Sejarah Perjuangan Pangeran Sambernyowo di Era Masyarakat 5. 0 Muhammad Iqbal Birsyada; Siswanta Siswanta
Diakronika Vol 21 No 1 (2021): DIAKRONIKA
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.106 KB) | DOI: 10.24036/diakronika/vol21-iss1/179

Abstract

Pendidikan secara esensial dan kultural pada hakikatnya bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai kebudayaan yang menjadi identitas karakter masyarakat dan bangsa. Nilai-nilai esensial tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai cara seperti penguatan nilai-nilai karakter kebangsaan (nation caracter building). Dengan melalui materi-materi di dalamnya maka masyarakat dapat diarahkan untuk memecahkan persoalan-persoalan (social problem) yang sedang mereka hadapi dalam rangka tujuan utamanya adalah penanaman karakter kebangsaan. Pada konteks pendidikan, nilai-nilai karakter kebangsaan ini pada akhirnya akan menjadi dasar dalam bersosialisasi dan berinteraksi masyarakat. Artikel ini bertujuan menganalisis tentang nilai-niai sejarah perjuangan Pangeran Sambernyowo yang kemudian dapat dikembangkan menjadi sebuah prototipe model pendidikan karakter bangsa pada masyarakat era 5. 0. Di era digital dan virtual pada saat ini model pengembangan pendidikan karakter bangsa menjadi sangat vital khususnya untuk proses pewarisan nilai-nilai karakter budaya bagi generasi millennial yang rentan akan krisis sosial-kebangsaan. Selain itu artikel ini juga memberikan langkah-langkah strategis dan inovatif perihal proses penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan dari kognitif hingga afektif ke pada peserta didik. Katakunci: Pendidikan, Karakter Bangsa, Nilai-Nilai Sejarah, Perjuangan, Pangeran Sambernyowo, Masyarakat 5. 0.
Strategi Pengembangan Pembelajaran Sejarah Masa Pendudukan Jepang di Indonesia Berbasis Diorama Museum di Sekolah Muhammad Iqbal Birsyada; Dhiniaty Gularso; Muhammad Fairuzabadi
Diakronika Vol 22 No 1 (2022): DIAKRONIKA
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.997 KB) | DOI: 10.24036/diakronika/vol22-iss1/272

Abstract

Strategi serta upaya dalam mengajarkan sekaligus memahamkan materi sejarah pada pokok bahasan kependudukan Jepang yang diajarkan di kelas XI dengan Kompetensi Dasarnya adalah (1) menganalisis sifat pendudukan Jepang dan respon bangsa Indonesia, (2) menganalisis peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada tataran praksis masih banyak guru sejarah mengalami hambatan dalam setiap pembelajaran karena sulitnya menggambarkan lokasi serta visualisasi sejarah. Oleh sebab itu diperlukan sebuah strategi bagaimana mengajarkan peserta didik dalam memahami sejarah kependudukan Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sekaligus menjelaskan bagaimana museum dapat menginformasikan tentang sejarah kependudukan Jepang sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dalam tiap pembelajaran sejarah. Penelitian ini merupakan penelitian literatur yang dipadukan dengan sumber-sumber media dalam bentuk diorama museum. Melalui pemanfaatan sumber sejarah dapat dianalisis secara kritis, intepretatif sehingga menghasilkan historiografi untuk kepentingan pembelajaran sejarah. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa dalam strategi pengembangan media pembelajaran, museum dapat dipakai sebagai salah satu sarana media pembelajaran sejarah yang interaktif. Diantara museum yang dapat dipakai adalah museum Benteng Vredeburg. Hal ini karena museum menawarkan berbagai sisi yang kompleks dan komperhernsif khusunya dalam hal visualisasi, intepretasi dan generasi dalam mengggambarkan sebuah peristiwa sejarah. Dengan demikian dalam pembelajaran sejarah materi pendudukan Jepang perlu adanya penguatan penggunaan media pembelajaran menggunakan museum.