Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Kampanye Diet Plastik Oleh ‘Gerakan Indonesia’ dengan Awareness Pedagang: Studi Korelasional Kampanye Diet Kantong Plastik oleh ‘Gerakan Indonesia’ Terhadap Awareness Pedagang dalam Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Pasar Cihapit Bandung Rafly Zainal; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.841 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.2155

Abstract

Abstract The Indonesian Plastic Bag Diet Movement created a campaign program by inviting the public to reduce the excessive use of plastic bags. This study was conducted to determine the relationship between the Indonesian Plastic Bag Diet Movement campaign and the awareness of traders at Cihapit Market. The theory used is the campaign theory by Rogers and Storeys. The campaign elements are seen from the actor aspect, message aspect, and campaign channel aspect. The method used is the correlational method, by collecting field data through distributing questionnaires reviewed by interviews. The sample in this study were traders who were in Cihapit Market, Bandung, with the determination of the sample using random sampling. In this study, data collection techniques were collected through a questionnaire of 61 respondents from traders at Cihapit Market. The data processing technique uses Pearson's product moment and Cronbach's alpha methods. Followed by analyzing the data obtained through the Pearson correlation test to test the general hypothesis and sub hypotheses, as well as to prove the relationship between campaigns and merchant awareness. Data that has met the test, and obtained a value of 0.368 and a sig value of 0.003, thus there is a low relationship between campaign elements (X) and merchant awareness (Y). Abstrak Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik membuat program kampanye dengan mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik yang berlebihan. Penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui adanya hubungan antara kampanye Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik dengan Awareness pedagang di Pasar Cihapit. Teori yang digunakan adalah teori kampanye oleh Rogers dan Storeys. Elemen kampanye dilihat dari aspek pelaku, aspek pesan, dan aspek saluran kampanye. Metode yang digunakan adalah metode korelasional, dengan melakukan pengumpulan data lapangan melalui penyebaran kuesioner ditinjau dengan wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah Pedagang yang berada di Pasar Cihapit, Bandung, dengan penentuan sampel adalah menggunakan random sampling. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui kuesioner 61 responden dari pedagang di Pasar Cihapit. Teknik pengolahan data menggunakan metode product moment pearson dan cronbach’s alpha. Dilanjutkan dengan menganalisis data yang diperoleh melalui uji korelasi Pearson untuk menguji hipotesis umum dan sub hipotesis, serta untuk membuktikan hubungan antara kampanye dengan awareness pedagang. Data yang telah memenuhi uji, dan memperoleh nilai 0,368 dan nilai sig 0,003, dengan demikian terdapat hubungan yang rendah antara Elemen kampanye (X) dengan kesadaran pedagang (Y).
Penerapan Komunikasi Antarpribadi Barista Contou Coffee Bandung dengan Konsumen dalam Membangun Brand Value M. Arif Dhifan Surahman; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.099 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3434

Abstract

Abstract. Contou Coffee is a coffee shop located on Jalan Taman Cempaka, Bandung City, which is around Jalan Riau. Unlike other coffee shops, Contou Coffee has a Barista who has a coffee championship certificate as a background, with a certificate that is owned by them, of course, each coffee product is actually served and felt to be of good quality at an affordable price, the application of Barista communication can also fairly always get the attention of consumers through the way and style of communication that is interactive and familiar with consumers and provide friendly service while the baristas are not from their own area but outside the city of Bandung. The purpose of this research is to find out and understand whether Barista's interpersonal communication techniques with consumers can increase brand value. This research was designed as a qualitative research using case study method. The process of collecting data in this study used interview instruments and participant observation which was carried out directly at Contou Coffee, Bandung. The validity of the research data was tested using a triangulation technique of data sources with the owner of Contou Coffee, and the Head of Marketing from Contou Coffee. Barista Contou Coffee explained that the barista Contou Coffee has applied interpersonal communication techniques. Barista Contou Coffee in implementing Service Excellence by means of polite and friendly communication such as always applying the SOP Contou Coffee which is to always smile, greet and greet all consumers regardless of the appearance of the consumer. The application of interpersonal communication is very necessary for Contou Coffee baristas in increasing brand value, because by applying interpersonal communication techniques the barista can have a connection with consumers, baristas and consumers will understand each other in terms of the needs and satisfaction of these consumers. Abstrak. Contou Coffee merupakan kedai kopi yang berlokasi di Jalan Taman Cempaka Kota Bandung yang berada disekitaran Jalan Riau. Berbeda dengan kedai kopi yang lainnya, Contou Coffee memiliki Barista yang dengan latar belakang memiliki sertifikat kejuaraan kopi, dengan sertifikat yang dimiliki oleh mereka tentunya secara aktual produk kopi setiap disajikan dan di rasakan memiliki mutu yang baik dengan harga yang terjangkau, penerapan komunikasi Barista juga dapat terbilang selalu mendapat perhatian konsumen melalui cara dan gaya komunikasinya yang interaktif dan akrab dengan konsumen serta memberikan pelayanan yang ramah sementara para barista tersebut bukan berasal dari daerah sendiri melainkan diluar Kota Bandung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memahami teknik komunikasi antar pribadi Barista dengan konsumen apakah dapat meningkatkan brand value. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen wawancara dan observasi partisipan yang dilaksanakan langsung di Contou Coffee, Bandung. Keabsahan data hasil penelitain diuji dengan menggunakan teknik triangulasi sumber data dengan narasumber pemilik dari Contou Coffee, dan Kepala pemasaran dari Contou Coffee. Barista Contou Coffee menjelaskan bahwa barista Contou Coffee sudah menerapkan teknik komunikasi antarpribadi. Barista Contou Coffee dalam menerapkan Service Excellence dengan cara berkomunikasi yang sopan dan ramah seperti selalu merapkan SOP Contou Coffee yaitu harus selalu senyum, salam dan sapa kepada seluruh konsumen tanpa memandang penampilan konsumen tersebut. Penerapan komunikasi antarpribadi sangat diperlukan untuk barista Contou Coffee dalam meningkatkan brand value, karena dengan menerapkan teknik komunikasi antarpribadi barista bisa memiliki koneksi dengan konsumen, barista dan konsumen akan saling memahami satu sama lain dari segi kebutuhan serta kepuasan konsumen tersebut.
Pola Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Mewujudkan Desa Wisata Halal Tazkiya Fadhiilah Khoirunnisa; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.229 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4040

Abstract

Abstract. Tourism is one of the largest economic sub-sectors in Indonesia, how not, as one of the countries in the world that has many natural tourism objects, Indonesia is able to influence local and international tourists to travel. In addition, as a country with a Muslim majority society, Indonesia attracts Muslim tourists to visit Indonesia because it is considered a Muslim friendly country. Alamendah Tourism Village is a Tourism Village that is realizing the Halal Tourism Village program. With this program, the local Tourism Awareness Group (Pokdarwis) has made many programs so that the Halal Tourism Village can be realized. In realizing this, there is an exchange of information or new habits that are carried out so that communication patterns are realized in developing Halal Tourism Villages. This study will discuss the communication patterns of Pokdarwis in Alamendah Tourism Village, Bandung Regency in realizing a Halal Tourism Village. This study aims to determine communication, communication events, the meaning of communication and the communication situation of Pokdarwis in Alamendah Tourism Village. The results showed that the habits carried out by Pokdarwis Alamendah were routines carried out, however, from these routines there was no communication pattern that formed a process of realizing the Halal Tourism Village. Pokdarwis performs the same routine so that it results in the actions of each member of each. However, this routine was not carried out because Pokdarwis considered this program only a formality. Abstrak. Pariwisata adalah salah satu sub sektor perekonomian terbesar di Indonesia, bagaimana tidak, sebagai salah satu negara di dunia yang memiliki banyak objek wisata alam, Indonesia mampu memikat wisatawan lokal maupun internasional untuk berwisata. Selain itu, sebagai negara dengan masyarakat yang mayoritas muslim, Indonesia mampu menarik wisatawan muslim untuk berkunjung ke Indonesia sebab dinilai sebagai negara yang muslim friendly. Desa Wisata Alamendah adalah Desa Wisata yang tengah mewujudkan program Desa Wisata Halal. Dengan adanya program ini, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat banyak membuat program-program agar Desa Wisata Halal dapat diwujudkan. Dalam mewujudkan hal tersebut, ada pertukaran informasi ataupun kebiasaan baru yang dilakukan agar pola komunikasi terwujud dalam mengembangkan Desa Wisata Halal. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian yang membahas mengenai pola komunikasi Pokdarwis Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung dalam mewujudkan Desa Wisata Halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak komunikasi, peristiwa komunikasi, makna komunikasi dan situasi komunikasi Pokdarwis Desa Wisata Alamendah. Penulis akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi dalam melakukan penelitian. Akan dilakukan pula observasi dengan mendatangi langsung Desa Alamendah, Kabupaten Bandung dan wawancara mendalam kepada anggota Pokdarwis dengan kategori yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebiasaan yang dilakukan Pokdarwis Alamendah merupakan rutinitas yang dilakukan, namun, dari rutinitas tersebut tidak adanya pola komunikasi yang membentuk sebuah proses perwujudan Desa Wisata Halal. Pokdarwis melakukan rutinitas yang sama sehingga menghasilkan tindakan masing-masing dari tiap anggota. Namun, rutinitas tersebut tidak terlaksana sebab Pokdarwis menganggap program ini hanya sebuah formalitas saja.
Pola Komunikasi Vertikal Antar Etnik di Perusahaan Indonesian Oil Palm Research Institute Chika Salsabilla Kusumah; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.135 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4141

Abstract

Abstract. Indonesian Oil Palm Research is a multi-national company that has employees from various ethnic groups from different regions. The diversity of ethnic cultures makes the Indonesian Oil Palm Research company strive to be able to adapt to these cultures. Vertical communication between superiors and subordinates in Indonesian Oil Palm Research is important to study because the communication takes place in conditions of ethnic and cultural differences. This study uses a qualitative research method with a symbolic interaction study approach. Data collection techniques used in this study were in-depth interviews and literature. The result of this research is that verbal communication is more widely used than nonverbal communication. Many terms from the local language are used in the company and agreed to be understood by all. The equation of meaning and perception is formed in the daily activities carried out at the Indonesian Oil Palm Research company such as having breakfast and lunch together, having casual discussions and eating together after work. The use of formal and informal communication will adjust according to the situation. Meetings and data collusions must use formal communication. Breaks and meals together will use informal communication. Abstrak. Indonesian Oil Palm Research merupakan perusahaan multi nasional yang memiliki karyawan dari berbagai macam suku dari daerah berbeda. Keberagaman suku budaya menjadikan perusahaan Indonesian Oil Palm Research berupaya untuk bisa beradaptasi dengan budaya-budaya tersebut. Komunikasi vertikal antara atasan dan bawahan di Indonesian Oil Palm Research menjadi hal penting untuk diteliti karena komunikasinya berlangsung dalam kondisi perbedaan suku dan budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan kepustakaan. Hasi dari penelitian ini adalah komunikasi verbal yang lebih banyak digunakan dibandingkan komunikasi nonverbal. Banyak istilah-istilah dari bahasa daerah yang digunakan dalam perusahaan dan disepakati untuk dipahami oleh bersama. Penyamaan makna dan persepsi dibentuk dalam kegiatan sehari-hari yang dilakukan di perushaan Indonesian Oil Palm Research seperti makan pagi dan siang bersama, berdiskusi santai dan makan bersama sepulang kerja. Penggunaan komunikasi formal dan informal akan menyesuaikan sesuai situasi. Rapat dan kologium data pasti menggunakan komunikasi formal. Jam istirahat dan makan bersama akan menggunakan komunikasi informal.
Manajemen Reputasi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Jawa Barat Arief Rachman Lumban Batu; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.694 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4306

Abstract

Abstract. The function of management, especially public relations, is to build and maintain good relations between the company and other institutions or the community. In addition, to create a brand image of the company, in order to provide a positive image and be able to resolve the crisis experienced by the company. Public relations is responsible for predicting threats and finding solutions so the company's reputation can be maintained properly. Action oriented to social responsibility is CSR (Corporate Social Responsibility). In this study, the author looks at how the Bank Indonesia West Java Representative Office conducts MSME Assistance as a Reputation Management Activity. This research is a qualitative approach in the form of a case study with a sampling technique that is in accordance with predetermined criteria. Based on the results, MSME assistance is one of the important pillars in Bank Indonesia's social program where this program is same as CSR for private companies. MSME assistance is one of the programs promoted by Bank Indonesia because it is continuous with the function of Bank Indonesia, namely maintaining the stability of the foreign exchange economy and monetary policy. In the research, it is known that good MSME financial management will affect program performance in the field which can have an impact on Bank Indonesia's reputation. The program can be managed properly through Planning, Organizing, Actuating and Controlling which refers to aspects that support the growth of reputation at Bank Indonesia. There are also obstacles that come from the resistance of MSMEs themselves. Keywords: Management, Public Relations, Reputation, MSME. Abstrak. Fungsi manajemen, terutama public relation adalah untuk membangun dan melestarikan hubungan baik antara perusahaan dengan lembaga lainnya atau masyarakat. Selain itu, untuk menciptakan brand image perusahaan, agar meberikan citra positif dan dapat menyelesaikan krisis yang dialami oleh perusahaan. Public relations bertanggung jawab untuk memprediksi ancaman serta menemukan solusi agar reputasi perusahaan dapat terjaga dengan baik. Tindakan yang berorientasi pada tanggung jawab sosial adalah CSR (Corporate Social Responsibility). Pada penelitian ini, penulis melihat bagaimana Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat melakukan Pendampingan UMKM sebagai Kegiatan Manejemen Reputasi. Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif berbentuk studi kasus dengan teknik pengambilan sampel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian, pendampingan UMKM menjadi salah satu pilar penting dalam Program sosial Bank Indonesia dimana program ini sama dengan CSR untuk perusahaan Private. Pendampingan UMKM menjadi salah satu program yang di usung oleh Bank Indonesia karena berkesinambungan dengan fungsi Bank Indonesia yaitu menjaga kestabilan ekonomi devisa dan kebijakan moneter. Dalam penelitian, diketahui bahwa pengelolaan keuangan UMKM yang baik akan berpengaruh terhadap kenerja program di lapangan yang dapat memberikan dampak terhadap reputasi Bank Indonesia. Program dapat dikelola dengan baik melalui Planning, Organizing, Actuating dan Controlling yang merujuk pada aspek-aspek yang menunjang tumbuhnya reputasi di Bank Indonesia. Adapula hambatan yang berasal dari resistensi UMKM itu sendiri. Kata Kunci: Manajemen, Public Relations, Reputasi, UMKM.
Praktik Human Relations dalam Meningkatkan Keharmonisan Karyawan PT. PINDAD: Studi Kasus Tentang Praktik Human Relations Antar Karyawan Di PT. PINDAD Bandung Sharifah Khairany; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.441 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4517

Abstract

Abstract. PT. PINDAD (Persero) is a State-Owned Enterprise (BUMN) which is engaged in Military Products. As one of the leading state-owned companies implementing human relations in order to maintain company performance. Currently, is it possible for human resources to move towards digitalization and automation, these things make it important to implement human relations for the closeness of human resources in the company, so a research study is needed to identify this. This research uses a contextual analysis strategy with subjective methodology to identify Human Relations Practices in increasing the harmony of employees of PT. PINDAD. The objectives of this study include the application of management practices and employee characteristics in human relations after the existence of human resources with machine technology, then identify ways for companies to overcome obstacles in improving the application and application of a moral approach system in human relations practice. The results show that after the existence of human resources with machine technology psychologically and sociologically the condition of the employees of PT. PINDAD (Persero). To adapt the shift towards automation, the Human Capital Division of PT PINDAD identifies employee characteristics starting from recruitment, placement and development of employees. PT PINDAD also implements the KPI (Key Performance Indicator)/Balanced Score Card system, and the HIRS (Human Resources Information System) application as one of its strategies. Akhlak socialization program is made intensively through various communication channels to employees using mainstream media, as well as physical media. Abstrak. PT. PINDAD (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Produk Militer. Sebagai salah satu perusahaan BUMN terkemuka strategi pelaksanaan human relations diperlukan agar dapat tetap menjaga kinerja perusahaan. Saat ini terdapat indikasi peralihan sumberdaya manusia ke arah digitalisasi dan otomasi, hal tersebut membuat pelaksanaan human relations menjadi esensial untuk menjaga komitmen dan keeratan hubungan sumberdaya manusia di perusahaan. Penelitian ini dimaksudkan mengidentifikasi hal tersebut. Penelitian menggunakan strategi analisis tekstual dengan metodologi subjektif untuk mengidentifikasi implementasi praktik human relations dalam meningkatkan keharmonisan Karyawan PT. PINDAD. Tujuan penelitian ini meliputi, identifikasi praktik pengelolaan serta karakteristik karyawan dalam penerapan human relations setelah adanya penggantian sumber daya manusia dengan teknologi mesin, kemudian mengelaborasi cara perusahaan untuk mengatasi kendala dalam meningkatkan keharmonisan timnya. Juga mengkaji lebih dalam penerapan sistem pendekatan akhlak dalam praktik human relations yang menjadi program perusahaan. Hasil menunjukan setelah adanya penggantian sumber daya manusia dengan teknologi mesin secara psikologis dan sosiologis kondisi karyawan PT. PINDAD (Persero). Untuk mengadaptasi pergantian sumberdaya kearah otomasi, Divisi Human Capital PT PINDAD mengidentifikasi karateristik karyawan dimulai dari rekruitmen, penempatan dan pengembangan karyawan. PT PINDAD juga menerapkan sistem KPI (Key PerformanceIndicator)/Balanced scored card, dan aplikasi HIRS (Human Resources Information System) sebagai salah satu strateginya. Sosialisasi program Akhlak dibuat secara intensif melalui berbagai saluran komunikasi kepada karyawan baik dengan menggunaan media mainstream, maupun media fisik.
Hubungan antara Komunikasi Peruasif Clarissa di Instagram dengan Loyalitas Pelanggan: (Studi Korelasional Hubungan antara Komunikasi Persuasif dengan Loyalitas Pelanggan pada Akun Instagram @Clarissaputri_ tentang Produk Yellow Fit Kitchen) Tita Rahmayadi; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.5940

Abstract

Abstract. Culinary business people need to have a strategy to maintain customer loyalty, one of these strategies is persuasive communication. Persuasive communication by influencers who have influence on their followers (Followers) can attract and create a desire to do the same thing that is done by the program's program. Instagram is a social media that is being loved by the community as a digital promotional medium. Based on data from Napoleon Cat, there were 92.53 million Instagram users in Indonesia in the fourth quarter of 2021, the number obtained proved to be an increase of 3.9 million, an increase of 4.37% compared to the previous quarter of 88.65 million users. Researchers conducted a study on Clarissa Beauty Vlogger, who weighed 145 kg and was successful on a diet accompanied by diet food products from the Yellow Fit Kitchen. The formulation of the problem in this study is how big is the relationship between persuasive communication and customer loyalty on the Instagram account @Clarissaputri_ about Yellow Fit Kitchen products. The purpose of this study is to analyze and discuss the AIDDA dimensions (Attention, Interest, Desire, Decision, and Action) of persuasive communication via Instagram with customer loyalty. Researchers used Simple Random Sampling quantitative approach to correlational studies. The results showed that there was a significant coefficient between Clarissa's persuasive communication and customer loyalty with a strong interpretation and a correlation coefficient of R=0.639. The attention dimension has the strongest correlation with customer loyalty. This means that Clarissa has a strong appeal in persuasive communication. Abstrak. Pebisnis kuliner perlu memiliki strategi dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, salah satu strategi tersebut ialah komunikasi persuasif. Komunikasi persuasif yang dilakukan influencer yang memiliki pengaruh terhadap pengikutnya (Followers) dapat menarik dan menimbulkan keinginan untuk melakukan hal yang sama dilakukan oleh selebgramnya. Instagram merupakan media sosial yang tengah digandrungi masyarakat sebagai media promosi digital. Berdasarkan data dari Napoleon Cat terdapat 92,53 juta pengguna Instagram di Indonesia pada kuartal IV-2021 jumlah yang didapatkan terbukti bertambah 3,9 juta atau naik sebesar 4,37% dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 88,65 juta pengguna. Peneliti melakukan penelitian terhadap Clarissa beauty vlogger yang memiliki berat badan 145 kg dan berhasil melakukan diet yang diiringi dengan produk makanan diet dari Yellow Fit Kitchen. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Seberapa besar Hubungan antara Komunikasi persuasif dengan Loyalitas Pelanggan pada akun instagram @Clarissaputri_ tentang produk Yellow Fit Kitchen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membahas terkait dimensi AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, dan Action) dari komunikasi persuasif melalui instagram dengan loyalitas pelanggan. Peneliti menggunakan Simple Random Sampling pendekatan kuantitatif studi korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat koefisien signifikan antara komunikasi persuasif Clarissa dengan loyalitas pelanggan dengan interpretasi kuat dan koefisien korelasi R=0,639. Dimensi attention memiliki korelasi yang paling kuat dengan loyalitas pelanggan. Artinya Clarissa memilki daya tarik yang kuat dalam melakukan komunikasi persuasif.
Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan dengan Motivasi Kerja Karyawan: Studi Korelasional Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan dengan Motivasi Kerja Karyawan PT Octagon Studio Afif Akbar Kadarusman; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6427

Abstract

Abstract. PT Octagon Studio Bandung as a company that utilizes modern technology, is currently trying to help improve the education system and create a love of learning, especially for children from childhood using interesting technology. The problem that is often experienced by employees of PT Octagon Studio Bandung is the fluctuating level of work motivation. This unstable performance will slow down the achievement of company goals. The application of an effective leadership style can use a leadership style based on the theory of Cartwright and Zender (Bass, 1990) which is task oriented and employee oriented. Therefore, researchers are interested in knowing the correlational leadership style which consists of task oriented and employee oriented to be able to increase the work motivation of employees of PT Octagon Studio. The research method used is a correlational study with data collection techniques by distributing questionnaires, interviews, observation and documentation. The results showed that there was a strong and unidirectional relationship between task oriented and employee oriented leadership styles with the work motivation of PT Octagon Studio. Abstrak. PT Octagon Studio Bandung sebagai perusahaan yang memanfaatkan teknologi modern, saat ini berusaha membantu meningkatkan sistem pendidikan dan menciptakan kecintaan dalam belajar khususnya untuk anak-anak sejak kecil menggunakan teknologi yang menarik. Permasalahan yang sering dialami oleh karyawan PT Octagon Studio Bandung adalah tingkat motivasi kerja yang fluktuatif. Kinerja yang tidak stabil ini akan memperlambat pencapaian tujuan perusahaan. Penerapan gaya kepemimpinan yang efektif dapat menggunakan gaya kepemimpinan berdasarkan teori Cartwright dan Zender (Bass, 1990) yang merupakan task oriented dan employee oriented. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan yang terdiri dari task oriented dan employee oriented untuk dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan PT Octagon Studio. Metode penelitian yang digunakan merupakan studi korelasional dengan teknik pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan searah antara gaya kepemimpinan task oriented dan employee oriented dengan motivasi kerja karyawan PT Octagon Studio.
Transformasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat dalam Pelayanan di Masa Pandemi: Studi Kasus Proses Transformasi Website Oleh Humas Kemenkumham Jawa Barat dalam Pelayanan di Masa Pandemi Khairunisa Shafira Firdaus; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.7004

Abstract

Abstract. Publication and management of information is the main responsibility of public relations practitioners in all situations, especially during the Covid-19 pandemic. Therefore, the Public Relations of the West Java Ministry of Law and Human Rights Regional Office (Kanwil Kemenkumham Jabar) changed services from manual to automatic and digital-based through the transformation of the official website. This digital service transformation process becomes the task of Public Relations in the Bureaucratic Reform and Information Technology subsection to facilitate information and services during the Covid-19 pandemic. The research "West Java Ministry of Law and Human Rights Website Transformation in Services in a Pandemic Period" aims to determine the stages, communication techniques used, service mapping, and the reasons for website transformation. This study uses a case study method with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and literature study. The results of this study describe the stages of the process in the transformation of the SIPELET website into KABAYAN PASTI, using informative communication techniques through meetings and publications, mapping of information services based on the service department, and the reason for public relations to carry out the transformation due to the WBBM program Abstrak. Publikasi dan pengelolaan informasi merupakan tanggung jawab utama praktisi humas dalam segala situasi, terlebih pada masa pandemi Covid-19. Maka dari itu, Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kanwil Kemenkumham Jabar) mengubah pelayanan dari manual menjadi otomatis dan berbasis digital melalui transformasi website resmi. Proses transformasi pelayanan digital ini menjadi tugas Humas pada subbagian Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi untuk memfasilitasi informasi dan pelayanan di saat pandemi Covid-19. Penelitian “Transformasi Website Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat Dalam Pelayanan di Masa Pandemi” bertujuan mengetahui tahapan, teknik komunikasi yang digunakan, pemetaan layanan, serta alasan dilakukannya transformasi website. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menjabarkan adanya tahapan proses dalam transformasi dari website SIPELET menjadi KABAYAN PASTI, menggunakan teknik komunikasi secara informatif melalui rapat dan publikasi, pemetaan layanan berdasarkan bagian pelayanan, serta alasan humas melakukan transformasi karena adanya program WBBM.
Hubungan Antara Iklim Organisasi dengan Komunikasi Asertif pada Generasi Z Alya Salsabila; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7549

Abstract

Abstract. A conducive climate within an organization will be a positive influence on members. Generation Z which belongs to an organization, is expected to channel their expression and concern in a positive way of feeling, and to think but respect the rights of others through assertive communication. This study aims to test the climate within an organization can serve as a platform for generation Z learning assertive communication. Using quantitative methods and correlational approaches to determine the relationship between the two. The research population is member of the Jabar Bergerak Zillenial Province organization which is a Z-generation with total sampling techniques. Research results show that there is a link between organizational climate and assertive communication in Jabar Bergerak Zillenial Province, with a correlational test of 0,518. Categories of strong, significant, positive, and direct relationships. So it can be concluded that the better the organizational climate in Jabar Bergerak Zillenial Province, the better the impact it will have on assertive communication skills in generation Z. Abstrak. Iklim yang kondusif dalam sebuah organisasi akan menjadi pengaruh positif bagi para anggota. Generasi Z yang tergabung dalam sebuah organisasi diharapkan dapat menyalurkan ekspresi dan kepeduliannya dengan cara yang positif rasakan, dan pikirkan namun tetap menghormati hak orang lain melalui komunikasi asertif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji iklim dalam sebuah organisasi dapat menjadi wadah bagi generasi Z belajar komunikasi asertif. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan korelasional untuk mengetahui hubungan antara keduanya. Populasi penelitian adalah anggota organisasi Jabar Bergerak Zillenial Provinsi yang merupakan generasi Z dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara iklim organisasi dengan komunikasi asertif pada anggota Jabar Bergerak Zillenial Provinsi, dengan hasil uji korelasional sebesar 0.518. Kategori hubungan kuat, signifikan, positif, dan searah. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin baik iklim organisasi pada Jabar Bergerak Zillenial Provinsi, maka akan semakin baik pula dampak yang diberikan bagi kemampuan komunikasi asertif pada generasi Z.
Co-Authors 10080021059, Devarizandy Nandawan 10080021145, Jullanaar Wina Tsara Auliya Abdullah Mufty Machmud Achmad Arvian Noerdjamil Adinda Rizki Afifa Aditya Dharmawan Afif Akbar Kadarusman Akbar Maulana Isman Alexandria Cempaka Harum Alfidas Refky Bandarea Alya Luthfianty Noor Wahyono Alya Salsabila Ana Rosyana Andini Rahmania Nurhakim Aning Sofyan Sadikin Anne Ratnasari Annisa Divia Zaliyanti Ari Usman Ari Usman Arief Rachman Lumban Batu Atie Rachmiatie Avifah, Rosidah Ayuni Raina Noviane Aziz Setiyawan Chika Salsabilla Kusumah Dadan Mulyana Dea Nabila Fitri Devarizandy Nandawan Dhia Fakhri Fadlurrohman Eka Susilawati, Eka Elsa Oktaviyanti Farhan Riedha Safarie Ferry Setiawan Helmy Shafwan Muzhaffar Husen Fahmi Ike Junita Triwardhani Izni Nur Indrawati Maulani Karmila, Leti Khairunisa Shafira Firdaus Kiki Zakiah Darmawan Kirana Rizky Kurnia, Dadi Layla Roseanne Karin M. Arif Dhifan Surahman Maemunah Maman Suherman Maulana, Faisal Mesya Febriana Mochamad Jatty Ningrat Muhammad Fathan Ayfa Syauqi Muhammad Irsyad Sabiq Mujianto, Haryadi Nabila Muthia Khansa Nadhifa Luthfiah Naila Salma Fakhira Najwa Khaila Registha AR Nanda Nabila Zavirah Naufal, Yogascitra Naviel Abrar Neni Yulianita Nico Amri Nurahmawati Nurahmawati Puja Kharisma Nurfauziah Putri Iranda Tedy Rafly Zainal Rahmalia Nur Fitriani Reni Mustikasari Rico Muhamad Zen Ridha Rihadatul'aisy Rifqi Zaeni Achmad Syam Rijal Akbar Nashrullah Rini Rinawati Salma Dhiya Fatharani Wibawa Sayyidini Putri Saumi Sharifah Khairany Sofia Rizki Irma Suja’i, Imam Sukwatus Tazkiya Fadhiilah Khoirunnisa Tita Rahmayadi Tresna Wiwitan Udung Noor Rosyad Vindiyani Wiyanie Putri Pangesty Yenni Yuniati