Claim Missing Document
Check
Articles

Halal Tourism Village Potential Through Asset Based Community Development Rachmiatie, Atie; Setiawan, Ferry; Yuningsih, Ani; Suja’i, Imam Sukwatus
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v7i1.11068

Abstract

Village tourism" and "halal tourism" are two concepts that are currently become the priority of government programs and the center of global attention. Combining these two concepts is not easy. With the Asset Based Community Development (ABCD) approach, this study aims to map the potential of Dayeuh Kolot Village, Subang Regency as an asset in implementing and developing halal tourism. This research uses descriptive qualitative methods, with interview and FGD data collection techniques. The focuses of this research are: first, to map the recognition and knowledge of the concept of halal tourism from the stakeholders.  Second, to identify tourist destinations as resources owned village. The results showed that the village’s potencies for supporting tourism had been identified, utilized, and initiated by authority of village leaders. The Village also has a fairly high potential of natural resource, but it has not meet the requirements of halal tourism industry standards. The village leaders, tourism actors and community groups are familiar and understand the concept of Halal Tourism Village, but were not ready to implement it. Socialization, collaboration, and appropriate regulations are still needed for Pentahelix stakeholders in rural areas for the development of halal tourism villages. As an implication of this research, it is necessary to strengthen the religious aspect, i.e., increased the understanding of Islamic law of the "halalness" of tourism products and services that are tangible, as well as intangible aspects of tourism such as cleanliness, honesty, tolerance and physical and psychological health.
Program Bandung Menjawab sebagai Implementasi Humas Digital Kota Bandung Ridha Rihadatul'aisy; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11413

Abstract

Abstract. An institution cannot be separated from the dynamics of the issues at hand. Issue management is necessary to address such dynamic conditions. The shift of various information technology mediums that were previously conducted conventionally has now transitioned to using digital media. This has been utilized by the Communication and Information Agency (Diskominfo) of Bandung City to manage issues related to various programs and policies of the Bandung City government through the "Bandung Menjawab" program on the Diskominfo Kota Bandung YouTube account. The aim of this research is to understand how the "Bandung Menjawab" program is implemented as a digital public relations strategy through the social media platform YouTube. This research employs a qualitative research method with a case study approach. The theoretical concepts used in this research are framing theory and the PR transfer process. Data collection is conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings of this research reveal that the "Bandung Menjawab" program involves a framing process by constructing messages targeted towards the audience, as per the framing theory proposed by Murray Edelman, in order to shape public understanding of an issue. The program also implements digital public relations using various digital instruments at each stage of the public relations strategy according to Cutlip and Center. The "Bandung Menjawab" program serves functions of clarification, socialization, and confirmation regarding negative issues that arise, transforming the situation into a positive one, although sentiment level assessment has not been applied as outlined in the PR Transfer Process model. The utilization of YouTube in this program is based on several advantages offered by this media platform. Abstrak. Sebuah lembaga tidak terlepas dari dinamika persoalan yang ada. Manajemen isu diperlukan untuk menghadapi kondisi dinamis tersebut. Pergeseran berbagai medium teknologi informasi yang semula dilakukan secara konvensional, kini beralih menggunakan media digital. Hal ini dimanfaatkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung untuk dapat mengelola isu terkait berbagai program dan kebijakan instansi pemerintahan Kota Bandung melalui program Bandung Menjawab di Akun Youtube Diskominfo Kota Bandung. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana program Bandung Menjawab dilakukan sebagai implementasi strategi humas digital melalui media sosial youtube. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori framing dan the PR transfer process. Dalam penelitian ini pengambilan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pada program Bandung Menjawab terdapat proses pembingkaian dengan mengkontruksi pesan pada diri khalayak sasaran sebagaimana teori framing yang dikemukakan oleh Murray Edelman agar suatu isu dapat membentuk pengertian publik. Program Bandung Menjawab juga menjalankan humas digital dengan beberapa instrumen digital di setiap tahapan strategi humas menurut Cutlip dan Center. Program Bandung Menjawab juga terdapat fungsi klarifikasi, sosialisasi, dan konfirmas atas isu-isu negatif yang muncul dan mengubah situasi menjadi positif, meskipun belum menerapkan pengkajian level sentiment sebagai mana yang dikemukakan pada model the PR Transfer Process. Penggunaan Youtube pada program ini pun didasari oleh sejumlah keunggulan media ini.
Pola Komunikasi Interpersonal Bidan dalam Mengedukasi ASI Eksklusif pada Pasien Maemunah; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13282

Abstract

Abstract. The lack of knowledge about maternal and child health, as well as information being mixed between myths and facts, especially regarding exclusive breastfeeding, is still a challenge. The role of midwives is crucial in educating a community with misconceptions. Through effective communication, midwives can assist patients in achieving optimal health. Midwives must be proficient in understanding communication techniques, as mastering communication skills helps in building a relationship of trust between midwives and patients. Health Department data related to exclusive breastfeeding remains stagnant at 52%, and there is a hope for an increase to above 70%. This research employs a qualitative method, focusing on quality rather quantity. Data are obtained through interviews, direct, obsevation, and official documents, rather than questionnaires. The research adopts a Case Study approach. The novelty to be discovered in this study is the creation of a communication pattern for health education by midwives to patients about exclusive breastfeeding through interpersonal communication. The results of this research will serve as a reference for health education conducted by midwives and other healthcare professionals. Abstrak. Masih kurangnya pengetahuan kesehatan ibu dan anak serta informasi masih tercampur antara mitos dan fakta khusunya mengenai ASI eksklusif. Tentunya peran bidan sangat penting untuk mengedukasi pola pikir masyarakat yang masih salah, dengan komunikasi bidan bisa membantu pasien mendapatkan kesehatan yang optimal, keharusan seorang bidan pun harus mumpuni memahami teknik komunikasi karena dengan menguasai keterampilan komunikasi bidan dan pasien dapat dengan mudah membina hubungan saling percaya. Data dari Dinas Kesehatan terkait ASI eksklusif masih stagnan di angka 52% diharapkan dapat mencapai 70%.Pada penelitian ini peneliti menggunakan kualitatif, penelitian kualitatif memberikan fokus pada aspek kualitas daripada kuantitas, dan data yang terkumpul tidak berasal dari kuisioner, tetapi diperoleh melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumen resmi yang sesuai. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan Studi Kasus. Kebaruan yang akan ditemukan di dalam penelitian ini adalah menghasilkan pola komunikasi edukasi kesehatan bidan terhadap pasien tentang ASI eksklusif secara komunikasi interpersonal. Hasil penelitian ini akan bermanfaat sebagai rujukan dalam edukasi kesehatan yang akan dilakukan oleh para bidan atau kesehatan lainnya.
Proses Konsultasi Kesehatan dengan Aplikasi Halodoc Vindiyani; Yuningsih, Ani
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13302

Abstract

Abstract. Consultation can be defined as the process of providing assistance to someone by experts and meeting qualification standards in a particular area to find out about themselves, solve problems, make decisions, and provide advice on the diagnosis that has been made. consultation is something that is educational, inclusive, and consultation is an interactive and ongoing process so that action and diagnosis results, consultation also results in action and results. Therefore, the researcher will describe the process of online health consultation through the Halodoc application with dermatologists and patients who have done the consultation process before, and what obstacles occur during the consultation. Halodoc was founded in Jakarta in 2016 by Jonathan Sudharta and is a company engaged in the health technology sector. With the aim of Halodoc itself is to facilitate access to health for all users, or commonly referred to as simplifying healthcare in accordance with the company's vision, and become a health application that is ranked first in use by the Indonesian people. The theory used in this research is Interpretivism Theory. The research methodology used is using qualitative methodology with a case study research approach, data collection through in-depth interviews with dermatologists and Halodoc user patients. From the results of this study, it is found that the steps of consultation, communication interaction, barriers, and using an interpersonal approach in it produce a solution to the diagnosis given by the doctor and then agreed upon by the patient. Abstrak. Konsultasi dapat diartikan sebagai proses memberikan bantuan kepada seseorang oleh yang ahli dan memenuhi standar kualifikasi pada area tertentu untuk mengetahui diri mereka, menyelesaikan masalah, membuat keputusan, dan memberikan saran atas diagnosis yang sudah dilakukan. konsultasi ialah sesuatu yang edukatif, inklusif, dan konsultasi ialah sebuah proses yang interaktif dan berjalan agar terjadinya aksi dan hasil diagnosis, konsultasi pun menghasilkan tentang aksi dan hasil. Maka dari itu peneliti akan menjabarkan proses konsultasi kesehatan online melalui aplikasi halodoc dengan Dokter Spesialis kulit dan Pasien yang sudah melakukan proses konsultasi sebelumnya, dan hambatan apa saja yang terjadi saat melakukan konsultasi. Halodoc didirikan di Jakarta pada tahun 2016 oleh Jonathan Sudharta dan merupakan perusahaan yang berkecimpung di sektor teknologi kesehatan. Dengan tujuan dari Halodoc sendiri ialah untuk memudahkan akses kesehatan bagi seluruh penggunanya, atau biasa disebut sebagai simplifying healthcare yang sesuai dengan visi perusahaannya, dan menjadi Aplikasi kesehatan yang menduduki peringkat pertma digunakan oleh masyarakat Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah Teori Interpretivisme. Metodologi penelitian yang digunakan ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus, pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan dokter spesialis kulit dan pasien pengguna Halodoc. Dari hasil penelitian ini terdapat bahwa langkah-langkah konsultasi, interaksi komunikasi, hambatan, dan menggunakan pendekatan antarpersonal didalamnya menghasilkan solusi hasil diagnosis yang diberi dokter lalu disepakati oleh pasien.
Implementasi Komunikasi Pemasaran Coffee Shop Nico Amri; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13895

Abstract

Abstract. Business development in Bandung has experienced a significant increase, especially in the culinary sector, namely coffee shop industry. This triggers coffee shop business people to highlight their respective characteristics and decide their marketing communication strategies. Morgy Coffee competes with other competitors in Bandung using a different approach on marketing communication strategies, which is digital marketing communications and direct marketing. The aim of this research is to analyze the process of implementation digital marketing communications and direct marketing by Morgy Coffee to encourage their customer purchase intentions. Method used in this research is qualitative method with a case study approach and using a constructivism paradigm. Data collection techniques in this research used interview techniques, observation, documentation and literature study. The theory used in this research are communication strategy, direct marketing, and integrated marketing communication. Abstrak. Perkembangan bisnis di Kota Bandung mengalami kenaikan yang signifikan terutama pada bidang kuliner yaitu industri coffee shop. Hal ini memicu para pelaku usaha coffee shop untuk menonjolkan ciri khas masing-masing dan menentukan strategi komunikasi pemasarannya. Morgy Coffee merupakan coffee shop yang bersaing dengan kompetitor lainnya di Kota Bandung menggunakan dua bentuk utama strategi komunikasi pemasaran yang unik yaitu komunikasi pemasaran digital dan direct marketing. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis proses penerapan komunikasi pemasaran digital dan direct marketing oleh Morgy Coffee. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Teori yang digunakan berupa strategi komunikasi, direct marketing, dan strategi komunikasi pemasaran terpadu.
Implementasi Public Relations Pariwisata Akbar Maulana Isman; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14086

Abstract

Abstract. Public Relations of Belitung Regency Tourism Office as public relations to build tourism image of Belitung Regency, needs to take an action to build tourism image by promotion through maras taun event. Maras taun is a traditional activity carried out every year with the aim of expressing gratitude for the rice harvest obtained. From these activities can be a tourist attraction for tourists. This research uses a case study method with data collection techniques of observation, in-depth interviews and documentation. From the results of this study, it is known that the strategic steps of Public Relations are distributing letters to the Village organizers of the maras taun event to find out when and where the maras taun is held, then published in the calender of events of the Belitung Regency Tourism Office. Then managing messages through video content with local wisdom value by searching for data through various existing sources, then published to the official Instagram of the Belitung Regency Tourism Office. The reason for using Instagram as a social media platform for the Belitung Regency Tourism Office is the ease of reaching audiences, the ease of accessing Instagram and other supporting features. Abstrak. Public Rerlations Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung sebagai humas untuk membangun citra pariwisata Kabupaten Belitung, perlu melakukan sebuah aksi untuk membangun citra pariwisata dengan cara promosi melalui event maras taun. Maras taun merupakan kegiatan adat yang dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas panen padi yang didapat. Dari kegiatan tersebut bisa menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, diketahui langkah-langkah strategis Public Relations yaitu menyebarkan surat kepada Desa penyelenggara acara maras taun untuk mengetahui kapan dan dimana pelaksanaan maras taun tersebut, kemudian dimuat dalam calender of event Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung. Kemudian pengelolaan pesan melalui konten video bernilai kearifan lokal dengan mencari data melalui berbagai sumber yang ada, kemudian dipublikasikan ke Instagram resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung. Alasan penggunaan Instagram sebagai platform media sosial bagi Dinas Pariwisata Kabupaten belitung adalah kemudahan menjangkau khalayak, kemudahan dalam mengakses Instagram dan fitur penunjang lainnya.
Implementasi Gaya Komunikasi Kepemimpinan Pengurus LSBS Unisba dalam Memotivasi Berkesenian Ayuni Raina Noviane; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14651

Abstract

Abstract. In the world of leadership, communication has a very important role. A leader's communication style can have a direct effect on the motivation and performance of organizational members. One organization that stands out in the development of artistic interests and talents in the campus environment is LSBS Islamic University Bandung. This organization has a focus on preserving artistic culture, especially Sundanese art. This research uses a qualitative method with a case study approach. The result of this research is the Leadership Communication Style Model in motivating members in art. Abstrak. Dalam dunia kepemimpinan, komunikasi memiliki peran yang sangat penting. Gaya komunikasi seorang pemimpin dapat memberikan efek langsung pada motivasi dan kinerja anggota organisasi. Salah satu organisasi yang menonjol dalam pengembangan minat dan bakat seni di lingkungan kampus adalah LSBS Universitas Islam Bandung. Organisasi ini memiliki fokus pada pelestarian budaya seni, khususnya kesenian Sunda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini adalah Model Gaya Komunikasi Kepemimpinan dalam memotivasi anggota dalam berkesenian.
Pengelolaan Celebrity Endorsement dalam Pengembangan Brand Awareness pada Online Shop Iphone by Sheila Salma Dhiya Fatharani Wibawa; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.15095

Abstract

Abstract. The rapid development of the digital era forces business people to adapt their marketing strategies to the online realm. Celebrity endorsements have become a prominent strategy in a competitive marketing environment, because the messages conveyed by celebrities via social media have proven to be effective in increasing brand awareness. This research focuses on Iphone by Sheila, a store that has shown rapid growth in two years. The aim of this research is to analyze the implementation of management functions in the form of POAC (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) by Iphone by Sheila. This research uses a qualitative method with a descriptive case study approach. The research results show that the celebrity endorsement management implemented by Iphone by Sheila has succeeded in accelerating the increase in brand awareness by utilizing various social media platforms, especially Instagram. Through selecting the right celebrities and good social media management, Iphone by Sheila is able to build trust and long-term relationships with customers. This research underscores the importance of adapting marketing strategies in the digital era and provides practical insights for other businesses looking to increase brand awareness through celebrity endorsements. Abstrak. Perkembangan era digital yang pesat memaksa para pebisnis untuk menyesuaikan strategi pemasarannya ke ranah online. Celebrity endorsement menjadi salah satu strategi yang menonjol dalam lingkungan pemasaran yang kompetitif, karena pesan yang disampaikan oleh selebriti melalui media sosial terbukti efektif dalam meningkatkan brand awareness. Penelitian ini berfokus pada Iphone by Sheila, sebuah toko yang menunjukkan perkembangan pesat dalam dua tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis implementasi fungsi manajemen berupa POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) oleh Iphone by Sheila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan celebrity endorsement yang diterapkan oleh Iphone by Sheila berhasil mempercepat peningkatan brand awareness dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial, terutama Instagram. Melalui pemilihan selebriti yang tepat dan pengelolaan media sosial yang baik, Iphone by Sheila mampu membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya adaptasi strategi pemasaran dalam era digital dan memberikan wawasan praktis bagi bisnis lain yang ingin meningkatkan brand awareness melalui celebrity endorsement.
Aktivitas Marketing Public Relations @Mahijaproject di Instagram Nanda Nabila Zavirah; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.15570

Abstract

Abstract. Seeing the competitive conditions in the creative field which are becoming increasingly difficult day by day, the Mahija Project needs a way to create Marketing Public Relations on Instagram to optimize its role and function in attracting consumer interest. To achieve this goal, Mahija Project describes the positioning of Mahija Project's digital content on Instagram by including the unique products and services offered by @mahijaproject. Apart from that, Mahija Project is taking steps to build a good brand reputation. This research uses a qualitative case study research method and uses the Konstruktiivism paradigm. The purpose of this research is to find out how Public Relations @mahijaproject works to create Marketing Public Relations, especially through social media, social media and Instagram, and to find out how Public Relations @mahijaproject manages brand reputation through the products and services offered by @mahijaproject. Abstrak. Melihat kondisi yang kompetitif di bidang kreatif yang semakin hari semakin sulit ini, Mahija Project membutuhkan cara untuk membuat Marketing Public Relations di Instagram untuk mengoptimalkan peran dan fungsinya dalam menarik minat konsumen. Untuk mencapai tujuan ini Mahija Project menjabarkan positioning konten digital Mahija Project di Instagram dengan memuat keunikan produk dan jasa yang ditawarkan @mahijaproject. Selain itu, Mahija Project membuat langkah-langkah membangun brand reputation yang baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dan meinggunakan paradiigma Konstruktiiviismei. Tujuan penelitian ini adalah untuk meingeitahuii bagaiimana cara Public Relations @mahijaproject beikeirja untuk meimbuat Marketing Public Relations khususnya meilaluii meidiia sociial Iinstagram meireika dan untuk meingeitahuii bagaiimana Public Relations @mahijaproject meingeilola brand reiputatiion meilaluii produk dan jasa yang diitawarkan @mahijaproject.
Pengelolaan Konten Berita pada Konvergensi Media di Pikiran Rakyat Elsa Oktaviyanti; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v4i2.12813

Abstract

Abstract. In the digital era, print media has been replaced by digital media which is developing very quickly, therefore Pikiran Rakyat follows digital changes by managing news content at media convergence which makes it easier for readers to get the news they want, but the news content at that media will be problematic if not managed well, so that news content management is needed by managers in media convergence.This research aims to understand the management of news content in media convergence in Pikiran Rakyat. This research uses a case study with data collection techniques of in-depth interviews, literature study and observation. This research aims to explain in depth the management of news content in people’s minds during media convergence. The results of this research show that management policies are held by chief editor. The management’s strategic steps include searching for sources, planning, pouring, editing and distributing. In terms of management, the obstacles are human resources (human resources), while the reasons for the strength of the People’s Thought news content are business media and competitor positioning that differentiates them from competitors. Abstrak. Di era digital, media cetak telah tergantikan oleh media digital yang berkembang sangat cepat, oleh karena itu Pikiran Rakyat mengikuti perubahan digital dengan mengelola konten berita pada konvergensi media yang memudahkan para pembaca untuk mendapatkan berita yang diinginkan, namun konten berita pada media tersebut akan bermasalah jika tidak dikelola dengan baik, sehingga diperlukan suatu pengelolaan konten berita oleh para pengelola pada konvergensi media tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan konten berita pada konvergensi media di Pikiran Rakyat. Penelitian ini menggunakan Studi kasus dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, studi pustaka serta observasi. Penelitian ini adalah untuk memaparkan secara mendalam mengenai pengelolaan konten berita pada konvergensi media di Pikiran Rakyat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebijakan pengelolaan dipegang oleh kepala redaksi yang dituangkan pada buku pedoman media. Pada langkah strategis pengelola yaitu dengan cara pencarian sumber, perencanaan, penuangan, pengeditan dan pendistribusian. Dalam hambatan pengelolaan yaitu pada SDM (manusia) sedangkan alasan sumber kekuatan konten berita Pikiran Rakyat sebagai media bisnis dan positioning competitor yang membedakan dengan competitor.
Co-Authors 10080021059, Devarizandy Nandawan 10080021145, Jullanaar Wina Tsara Auliya Abdullah Mufty Machmud Achmad Arvian Noerdjamil Adinda Rizki Afifa Aditya Dharmawan Afif Akbar Kadarusman Akbar Maulana Isman Alexandria Cempaka Harum Alfidas Refky Bandarea Alya Luthfianty Noor Wahyono Alya Salsabila Ana Rosyana Andini Rahmania Nurhakim Aning Sofyan Sadikin Anne Ratnasari Annisa Divia Zaliyanti Ari Usman Ari Usman Arief Rachman Lumban Batu Atie Rachmiatie Avifah, Rosidah Ayuni Raina Noviane Aziz Setiyawan Chika Salsabilla Kusumah Dadan Mulyana Dea Nabila Fitri Devarizandy Nandawan Dhia Fakhri Fadlurrohman Eka Susilawati, Eka Elsa Oktaviyanti Farhan Riedha Safarie Ferry Setiawan Helmy Shafwan Muzhaffar Husen Fahmi Ike Junita Triwardhani Izni Nur Indrawati Maulani Karmila, Leti Khairunisa Shafira Firdaus Kiki Zakiah Darmawan Kirana Rizky Kurnia, Dadi Layla Roseanne Karin M. Arif Dhifan Surahman Maemunah Maman Suherman Maulana, Faisal Mesya Febriana Mochamad Jatty Ningrat Muhammad Fathan Ayfa Syauqi Muhammad Irsyad Sabiq Mujianto, Haryadi Nabila Muthia Khansa Nadhifa Luthfiah Naila Salma Fakhira Najwa Khaila Registha AR Nanda Nabila Zavirah Naufal, Yogascitra Naviel Abrar Neni Yulianita Nico Amri Nurahmawati Nurahmawati Puja Kharisma Nurfauziah Putri Iranda Tedy Rafly Zainal Rahmalia Nur Fitriani Reni Mustikasari Rico Muhamad Zen Ridha Rihadatul'aisy Rifqi Zaeni Achmad Syam Rijal Akbar Nashrullah Rini Rinawati Salma Dhiya Fatharani Wibawa Sayyidini Putri Saumi Sharifah Khairany Sofia Rizki Irma Suja’i, Imam Sukwatus Tazkiya Fadhiilah Khoirunnisa Tita Rahmayadi Tresna Wiwitan Udung Noor Rosyad Vindiyani Wiyanie Putri Pangesty Yenni Yuniati