Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengelolaan Informasi Perkembangan Kehamilam dengan Kesiapan Mental Ibu Hamil Kirana Rizky; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7712

Abstract

Abstract. The use of Instagram as a learning communication is a new phenomenon in the use of social media. One learning Instagram account especially for pregnant women is @diarybubdaapp. Now pregnant women prefer to find information on Instagram compared to other social media such as YouTube, because the duration is too long. Instagram is also considered more practical than books in the library. This research method is correlational, then the variables tested are the management of pregnancy development information (X) and the mental readiness of pregnant women (Y). Correlational research is research conducted to find whether there is a relationship and if there is, how close the relationship is and whether or not the relationship is meaningful. The theory used is the theory of information management, AIDDA (Kotler & Keller, 2009) and the theory of Mental Readiness (Salamah, 2006). The purpose of this study was to determine the extent of the relationship between information management on pregnancy development and the mental readiness of pregnant women on Instagram followers @diarybundaapp. The sampling technique used in this study used a simple random sampling technique. The data collection technique used in this study was a questionnaire, which is a way of collecting data by distributing a list of questions to respondents. The data analysis technique used in this study was interactive data analysis, which consisted of four components of the analysis process, namely, data collection, data reduction. , presenting data, and drawing conclusions. Abstrak. Penggunaan instagram sebagai komunikasi pembelajaran merupakan suatu fenomena baru yang ada di dalam penggunaan media sosial. Salah satu akun instagram pembelajaran khususnya bagi ibu hamil adalah @diarybubdaapp. Kini ibu hamil lebih memilih untuk mencari informasi di instagram dibandingkan dengan media sosial lain seperti youtube, karena durasinya yang terlalu panjang. Instagram juga dirasa lebih praktis dibandingkan dengan buku-buku di perpustakaan. Metode penelitian ini yaitu korelasional, kemudian untuk variabel yang diuji adalah pengelolaan informasi perkembangan kehamilan (X) dan kesiapan mental ibu hamil (Y). Penelitian korelasional adalah penelitian yang dilakukan untuk menemukan ada tidaknya hubungan dan apabila ada, seberapa eratnya hubungan serta berarti atau tidak hubungan itu. Teori yang digunakan adalah teori pengelolaan informasi, AIDDA (Kotler & Keller, 2009) dan teori Kesiapan Mental (Salamah, 2006). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara pengelolaan informasi perkembangan kehamilan dengan kesiapan mental ibu hamil pada pengikut instagram @diarybundaapp. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yaitu suatu cara pengumpulan data dengan menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif, yang terdiri atas empat komponen proses analisis, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
Perencanaan Komunikasi Terapeutik Psikolog dalam Menangani Korban Kekerasan Seksual Ana Rosyana; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.8548

Abstract

Abstract. The psychologist's planning for patient with mentall ilness becomes an interesting subject for research, especially when dealing with sexual violence survivors who exhibit different trauma reactions. Therefore, this study aims to explore the implementation of therapeutic communication planning consciously conducted by psychologists on sexual violence survivors using a phenomenological approach with an interpretive paradigm. The subjects of this study are two individuals working as clinical psychologists. Research data was obtained through semi-structured interviews. The results of the study indicate three underlying motives that drive psychologists in handling sexual violence survivors: humanitarianism, social conditions, and professional responsibility. Ultimately, these three motives share a common goal of preventing future cases of sexual violence. In addition to motives, the study also reveals how psychologists manage empathetic messages. Verbal communication prioritizes language usage, while non-verbal communication emphasizes facial expressions. The study also explains the implementation of emotional and spiritual intelligence by psychologists in handling survivors, such as the ability to build good relationships and incorporate religious principles into the therapeutic process. Lastly, the study uncovers the emotional and spiritual meaning derived from psychologists' experiences in handling sexual violence survivors. Emotionally, psychologists find meaning in their experiences by transforming themselves to love their families more and develop high sensitivity towards those in need of their assistance. Spiritually, psychologists find meaning in increased self-dignity and a stronger desire to provide help by becoming volunteers. Abstrak. Perencanaan psikolog bagi pasien penyakit kesehatan mental menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Apalagi, korban yang ditangani adalah korban kekerasan seksual dengan berbagai reaksi trauma yang berbeda-beda. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh psikolog secara sadar kepada korban kekerasan seksual dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dengan paradigma interpretif. Subjek pada penelitian ini adalah dua orang yang berprofesi sebagai psikolog klinis. Data penelitian, diperoleh dengan melakukan wawancara semistuktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga motif because yang mendasari psikolog dalam menangani korban kekerasan seksual, yaitu kemanusiaan, kodisi sosial dan tanggung jawab profesi. Tiga motif tersebut, pada akhirnya memiliki satu tujuan utama yaitu mencegah kasus kekerasan seksual di masa yang akan datang. Selain motif, diperoleh bagaimana pengelolaan pesan empati psikolog. Secara verbal, psikolog mengutamakan aspek penggunaan bahasa. Sedangkan secara non-verbal, psikolog mengutamakan aspek ekspresi wajah. Hasil penelitian juga menjelaskan bagaimana implementasi kecerdasan emosional dan spiritual psikolog dalam menangani korban, yaitu adanya kemampuan membina hubungan yang baik dan menerapkan prinsip keagamaan dalam proses terapi. Terakhir, makna pengalaman psikolog dalam menangani korban kekerasan seksual diperoleh makna emosional dan spiritual. Secara emosional, psikolog memaknai pengalamannya dengan melakukan transformasi diri untuk lebih mencintai keluarga dan memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap orang yang membutuhkan pertolongannya. Sedangkan secara spiritual, psikolog memaknainya dengan meningkatnya self dignity serta memiliki keinginan lebih untuk memberikan pertolongan dengan menjadi relawan.
Kegiatan Employee Relations dalam Memotivasi Kerja Karyawan: Studi Kasus Pada PT Excommerce Digital Indonesia Melalui Program Pelatihan Management Development Programme (MDP) Nadhifa Luthfiah; Dr. Hj. Ani Yuningsih, Dra., M.Si
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9220

Abstract

Abstract. Each company can provide motivation to employees through employee relations activities, one of which is PT Excommerce Digital Indonesia. The company's employee relations activities are carried out through the Management Development Program (MDP) training program. The research method used is a qualitative method with a case study approach. Data collection was obtained from the results of in-depth interviews, field observations, and literature studies. Data analysis techniques in this study were data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The results of the study show that employee relations activities through the Management Development Program (MDP) training program have supported PT Excommerce Digital Indonesia's employee motivation. To determine training instructors, PT Excommerce Digital Indonesia sets three criteria, namely teaching skills, communication skills, and emotional stability. As for the communication techniques that the instructors used in this MDP training, namely informative communication techniques and human relations. In addition, the training methods used by the MDP training instructors are the Simulation Method from Experience: 70%, the Interaction Method with other people: 20%, and the Formal Education Method: 10%. Abstrak. Memberikan motivasi kepada karyawan melalui kegiatan employee relations dapat dilakukan oleh tiap perusahaan salah satunya adalah PT Excommerce Digital Indonesia. Kegiatan employee relations yang perusahaan tersebut lakukan ialah melalui program pelatihan Management Development Programme (MDP). Penelitian ini penting dilakukan agar diperoleh data akurat tentang implementasi employee relations yang dapat dijadikan rujukan dan diadopsi oleh perusahaan sejenis dalam mengadakan program pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, program employee relations yang selama ini dikelola bidang Public Relations dapat menemukan bentuk kegiatan yang lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan kompetensi dan motivasi karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data didapat dari hasil wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi pustaka. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan mereduksi data, menyajikan data, penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan employee relations melalui program pelatihan Management Development Programme (MDP) telah mendukung dalam memotivasi kerja karyawan PT Excommerce Digital Indonesia. Untuk menetapkan instruktur pelatihan, PT Excommerce Digital Indonesia menetapkan tiga kriteria, yaitu Teaching skills, Communications skills, dan stabilitas emosi. Adapun teknik komunikasi yang instruktur gunakan pada pelatihan MDP ini, yakni teknik komunikasi informatif dan human relations. Selain itu, metode pelatihan yang diterapkan oleh instruktur pelatihan MDP adalah Metode Simulasi dari Pengalaman: 70%, Metode Interaksi dengan orang lain: 20%, dan Metode Pendidikan Formal: 10%.
Hubungan antara Kualitas Pelayanan Karyawan Penyandang Disabilitas dengan Kepuasan Konsumen Dea Nabila Fitri; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9374

Abstract

Abstract. The phenomenon of using the services of persons with disabilities at Café More is interesting to study because there tends to be a negative stigma for Café More. This research is important to examine because it can determine whether or not there is an influence of service quality of employees with disabilities on customer satisfaction. This study entitled "The Relationship Between Service Quality for Employees with Disabilities and Consumer Satisfaction". Using the theory presented by Tjiptono and Chandra, namely service quality as a form of effort in realizing the needs, desires of buyers, and the accuracy of delivery of these products in order to balance the expectations of buyers. The benefit of this research is to prove to entrepreneurs that there is a positive relationship between service quality and customer satisfaction. The method used in this study is a quantitative method with a quantitative approach, correlation studies and a positivistic paradigm. The population taken by the researchers were Cafe More consumers during November-December 2022. And the sample was taken to be used as respondents using a random random sampling technique. The data collection technique used in this study was through a questionnaire in the form of a Google form and conducting additional interviews to complete the data needed by the researcher. The results of this study are that there is a positive relationship between the service quality of employees with disabilities and customer satisfaction. So that there is no discrimination against employees with disabilities. Abstrak. Fenomena penggunaan pelayanan penyandang disabilitas pada Café More menjadi menarik untuk diteliti karena cenderung adanya stigma negatif untuk Café More. Penelitian ini penting untuk diteliti karena dapat mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kualitas pelyanan karyawan penyandang disabilitas dengan kepuasan konsumen. Penelitian ini berjudul “Hubungan Antara kualitas Pelayan Karyawan Penyandang Disabilitas dengan Kepuasan Konsumen”. Mengunakan teori yang dipaparkan oleh Tjiptono dan Chandra yaitu kualitas pelayanan sebagai bentuk upaya dalam mewujudkan kebutuhan, keinginan pembeli, serta ketepatan penyampaian produk tersebut agar dapat mengimbangi harapan pembeli. Manfaat penelitian ini untuk membuktikan kepada para pengusaha bahwa terdapat hubungan yang positif antara hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif, studi korelasi dan paradigma positivistik. Populasi yang diambil oleh peneliti ialah konsumen Cafe More selama bulan November-Desember 2022. Dan menarik sample untuk dijadikan responden dengan Teknik random sampling acak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kuesioner berupa Google form dan melakukan wawancara tambahan untuk melengkapi data yang dibutuhkan peneliti. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang positif antara kualitas pelayanan karyawan penyandang disabilitas dengan kepuasan konsumen. Sehingga tidak ada lagi destriminasi terhadap karyawan penyandang disabilitas.
Pemanfaatan Instagram sebagai Proses Transformasi Identitas Diri: (Studi Fenomenologi Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Proses Transformasi Identitas Diri Influencer Salsabillapm) Layla Roseanne Karin; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9489

Abstract

Abstract. Digital society such as influencers utilize Instagram social media for the process of self-identity transformation. An influencer is someone who has the power to influence the decisions of others because he has authority and knowledge in his field. An Instagram user who becomes an influencer, can develop his identity through uploading content according to his field. This study aims to describe how the use of Instagram social media as part of the process of transforming an influencer's identity. This research uses Impression Mannagement Theory, Symbolic Interaction Theory, and Alfred Schütz Phenomenological Theory. The paradigm used is the Interactionist Paradigm, using a qualitative approach, phenomenological research methods. The results of this study outline that for the process of transforming self-identity, individuals can express themselves by utilizing the power of Instagram social media. Abstrak. Masyarakat digital seperti influencer memanfaatkan media sosial Instagram untuk proses transformasi identitas diri. Influencer adalah seseorang yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi keputusan orang lain karena memiliki otoritas dan pengetahuan dalam bidangnya. Seorang pengguna Instagram yang menjadi influencer, dapat mengembangkan identitas dirinya melalui unggahan konten sesuai bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana pemanfaatan media sosial Instagram sebagai bagian dari proses transformasi identitas diri seorang influencer. Penelitian ini menggunakan Teori Impression Mannagement, Teori Interaksi Simbolik, dan Teori Fenomenologi Alfred Schütz. Paradigma yang digunakan yaitu Paradigma Interaksionis, dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode penelitian fenomenologi. Hasil dari penelitian ini menguraikan bahwa untuk proses trasnformasi identitas diri, individu dapat mengekspresikan dirinya dengan memanfaatkan kekuatan media sosial Instagram.
STRATEGI KOMUNIKASI PESAN KREATIF RECIPROCITY PRINCIPLE DALAM PROMOSI PRODUK DI MEDIA SOSIAL TIKTOK Reni Mustikasari; Ani Yuningsih; Udung Noor Rosyad
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 12, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Master of Communication Science Program, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/interaksi.12.2.332-349

Abstract

TikTok is one of the most widely used social media in Indonesia, especially the younger generation. This media is used as a place to channel the creativity of its users. Recently, TikTok has also been used for business activities, one of which is promotion. The subjects in this study are businesses that are managed by individuals using digital media as a means of promoting their products. The promotion carried out by Bouquet by Namalia is a creative communication strategy through the use of the principle of reciprocity, in which creativity and reciprocity are used as the basis for creating promotional content. The purpose of this study is to describe how the process of managing reciprocal creative communication strategies carried out by Bouquet by Namalia as an individual business is managed through the use of digital media to develop its business. This study uses qualitative methods with data collection techniques including in-depth interviews, literature study and observation. The result of this research is the creation of a creative communication strategy management process model with the principle of reciprocity in promotion on TikTok social media.
Analisis SWOT Konten Informatif pada Media Sosial Instansi Pemerintah Daerah Adinda Rizki Afifa; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.13482

Abstract

Abstract. The Communication and Information Service (Diskominfo) is one of the Regional Government Institutions which operates in the field of communication and information, the Bandung City Diskominfo has one of the main tasks and functions of disseminating informative information and socializing various programs in the Bandung City Government. Therefore, the Bandung City Diskominfo has various strategies to improve the delivery of informative messages on their Instagram social media so that they can be well received by the public. The aim of this research is to find out what strengths, weaknesses, opportunities and threats the informative content on Instagram Diskominfo Bandung City has and what strategies are needed to maximize its potential. The method that researchers use is a qualitative research method with a case study approach. The result of this research is a SWOT analysis strategy map as a basis for optimizing the strengths, weaknesses, opportunities and threats of informative content published by Instagram Diskominfo Bandung City. Abstrak. Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) merupakan salah satu Lembaga Pemerintah Daerah yang bergerak dalam bidang komunikasi dan informasi, Diskominfo Kota Bandung memiliki tupoksi salah satunya untuk menyebar luaskan informasi yang informatif dan mensosialisasikan berbagai program yang ada di Pemerintah Kota Bandung. Oleh karena itu Diskominfo Kota Bandung memiliki berbagai strategi untuk dapat meningkatkan penyampaian pesan informatif pada media sosial Instagram yang mereka miliki agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki oleh konten informatif pada Instagram Diskominfo Kota Bandung dan apa saja strategi yang diperlukan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki. Metode yang peneliti gunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah peta strategi analisis swot sebagai landasan dalam mengoptimalkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari konten informatif yang dipublikasikan oleh Instagram Diskominfo Kota Bandung.
Pengaruh Personal Branding Elit Politik terhadap Citra di Kalangan Followersnya Helmy Shafwan Muzhaffar; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.13644

Abstract

Abstract. Social media has become one of the most popular forms of mass media as it provides instant messaging and two-way communication that allows users to interact with each other online. Political elites utilize the power of social media, especially Instagram, to implement personal branding and increase public trust in them. In modern politics, political elites increasingly realize the importance of personal branding as a strategy to differentiate themselves from competitors and build a positive image. Based on this phenomenon, the objectives in this study are formulated as follows: (1) To analyze the strength of the influence of the distinctiveness of Ridwan Kamil's message through Instagram on the image among his followers (2) To analyze the strength of the influence of the relevance of Ridwan Kamil's message through Instagram on the image among his followers (3) To analyze the strength of the influence of the consistency of Ridwan Kamil's message through Instagram on the image among his followers. The theories used in this research are: Uses and Effect, New Media, and Social Media. This research uses quantitative method by using numbers in it as valid data. The population chosen in this study is Ridwan Kamil's followers, totaling 112 people. With the sampling technique, namely Simple Random Sampling. The data collection techniques used in this study were questionnaires and observations. The data analysis techniques used with descriptive analysis techniques and inferential analysis techniques. The results of this study using a simple linear regression test with a sig value showing the results of 0.000 <0.05, it can be concluded that Personal Branding affects the image among followers. Abstrak. Media sosial menjadi salah satu bentuk media massa yang paling populer karena menyediakan pesan instan dan komunikasi dua arah yang memungkinkan pengguna berinteraksi satu sama lain secara online. Elit politik memanfaatkan kekuatan media sosial, khususnya Instagram, untuk menerapkan personal branding dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadapnya. Dalam politik modern, para elit politik semakin menyadari pentingnya personal branding sebagai strategi untuk membedakan diri mereka dari pesaing dan membangun citra positif. Berdasarkan fenomena tersebut, tujuan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Untuk menganalisis kekuatan pengaruh kekhasan pesan Ridwan Kamil melalui Instagram terhadap citra di kalangan followersnya (2) Untuk menganalisis kekuatan pengaruh relevansi pesan Ridwan Kamil melalui Instagram terhadap citra di kalangan followersnya (3) Untuk menganalisis kekuatan pengaruh konsistensi pesan Ridwan Kamil melalui Instagram terhadap citra di kalangan followersnya. Teori yang di gunakan pada penelitian ini yaitu: Teori Uses and Effect, New Media, dan Media Sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan angka-angka di dalamnya sebagai data yang valid. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah followers Ridwan Kamil yang berjumlah 112 orang. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dengan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial. Hasil dari penelitian ini menggunakan uji regresi linier sederhana dengan nilai sig menunjukkan hasil 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Personal Branding berpengaruh terhadap citra di kalangan followersnya.
Pengelolaan Kampanye Pengurangan Emisi melalui Konversi Motor Listrik Naviel Abrar; ani yuningsih
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.14716

Abstract

Abstract. One of the efforts made by the government, in this case the Directorate of EBTKE, to realize the transition to clean energy and support NZE is to carry out an electric motorbike conversion program. This research intends to find out the implementation of the emission reduction campaign from the aspect of managing the message and also determining the media whose reach is the audience of gasoline /BM vehicle users. The purpose of this research is to find out the public relations communication pattern in managing the emission reduction campaign through the conversion of electric motorbikes. This research uses qualitative research methods with a case study approach and uses a constructivist paradigm. The data collection techniques used in this research are FGDs, in-depth interviews, observation and also document and literature searches. The results of this study show the communication pattern of Ditjen EBTKE's public relations in managing the emission reduction campaign through electric motorcycle conversion. DG EBTKE focuses on managing campaign messages containing the urgency and benefits of this electric motor conversion to the public by collaborating with several units in the ESDM ministry to form a work team and utilizing conventional media such as radio as well as social media such as Instagram, Youtube, X & Facebook as a publication tool. EBTKE packages these contents by utilizing issues that are trending on social media so that the message looks more interesting and contemporary. However, the main media used is Instagram @djebtke. This campaign aims to support the clean energy transition in Indonesia. Abtrak. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Direktorat EBTKE, untuk mewujudkan transisi ke energi bersih dan mendukung NZE adalah dengan melakukan program konversi motor listrik. penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pelaksanaan kampanye pengurangan emisi dilihat dari aspek pengelolaan pesannya dan juga penetapan medianya yang jangkauannya adalah khalayak pengguna kendaraan bensin/BBM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi humas dalam pengelolaan kampanye penguragan emisi melalui konversi sepeda motor listrik. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan paradigma konstruktivis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pola komunikasi humas Ditjen EBTKE dalam pengelolaan kampanye pengurangan emisi melalui konversi motor listrik. Ditjen EBTKE fokus dalam mengelola pesan kampanye yang berisikan urgensi serta manfaat dari konversi motor listrik ini kepada masyarakat dengan berkolaborasi Bersama beberapa unit di kementerian ESDM membentuk sebuah tim kerja dan memanfaatkan media konvensional seperti radio juga media sosial seperti Instagram, Youtube, X & Facebook sebagai alat publikasi. EBTKE mengemas konten-konten tersebut dengan memanfaatkan isu yang sedang trending di media sosial agar pesan terlihat lebih menarik dan kekinian. Namun media utama yang digunakan adalah Instagram @djebtke. Kampanye ini bertujuan untuk mendukung transisi energi bersih di Indonesia.
IMPLEMENTATION OF SOCIAL RISK DEVELOPMENT MITIGATION THROUGH STAKEHOLDERS RELATIONS Yuningsih, Ani; Maulani, Izni Nur Indrawati; Harum, Alexandria Cempaka
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v7i1.9672

Abstract

The urgency for infrastructure development in various regions in Indonesia continues to increase. The increase in population makes population mobility increase. This condition encourages the growth of new business centers in various regions of Indonesia, so that they do not only focus on the islands of Java and Bali. Kalimantan is a promising business center. Kalimantan's attractiveness comes from supporting facilities such as road access, international airports, ports, electricity, railroads, economic and cultural centers, and so on. Development is an intervention effort carried out deliberately and planned with the aim of improving previous living conditions. However, the vulnerability of the development process due to different attitudes from society, intervention from NGOs and other obstacles can make development risky. To understand and assess social risk mitigation, a case study of social potential and risks was carried out. The research locations were carried out in a number of sub-districts in the East Kalimantan and South Kalimantan regions. The aim of this research is to find a model for a communication approach for local government coordination with internal stakeholders, find a model for a communication approach for collaboration between local government and external stakeholders, and state the reasons for strengthening local government relations in mitigating social risks in infrastructure development in the East and South Kalimantan regions.
Co-Authors 10080021059, Devarizandy Nandawan 10080021145, Jullanaar Wina Tsara Auliya Abdullah Mufty Machmud Achmad Arvian Noerdjamil Adinda Rizki Afifa Aditya Dharmawan Afif Akbar Kadarusman Akbar Maulana Isman Alexandria Cempaka Harum Alfidas Refky Bandarea Alya Luthfianty Noor Wahyono Alya Salsabila Ana Rosyana Andini Rahmania Nurhakim Aning Sofyan Sadikin Anne Ratnasari Annisa Divia Zaliyanti Ari Usman Ari Usman Arief Rachman Lumban Batu Atie Rachmiatie Avifah, Rosidah Ayuni Raina Noviane Aziz Setiyawan Chika Salsabilla Kusumah Dadan Mulyana Dea Nabila Fitri Devarizandy Nandawan Dhia Fakhri Fadlurrohman Eka Susilawati, Eka Elsa Oktaviyanti Farhan Riedha Safarie Ferry Setiawan Helmy Shafwan Muzhaffar Husen Fahmi Ike Junita Triwardhani Izni Nur Indrawati Maulani Karmila, Leti Khairunisa Shafira Firdaus Kiki Zakiah Darmawan Kirana Rizky Kurnia, Dadi Layla Roseanne Karin M. Arif Dhifan Surahman Maemunah Maman Suherman Maulana, Faisal Mesya Febriana Mochamad Jatty Ningrat Muhammad Fathan Ayfa Syauqi Muhammad Irsyad Sabiq Mujianto, Haryadi Nabila Muthia Khansa Nadhifa Luthfiah Naila Salma Fakhira Najwa Khaila Registha AR Nanda Nabila Zavirah Naufal, Yogascitra Naviel Abrar Neni Yulianita Nico Amri Nurahmawati Nurahmawati Puja Kharisma Nurfauziah Putri Iranda Tedy Rafly Zainal Rahmalia Nur Fitriani Reni Mustikasari Rico Muhamad Zen Ridha Rihadatul'aisy Rifqi Zaeni Achmad Syam Rijal Akbar Nashrullah Rini Rinawati Salma Dhiya Fatharani Wibawa Sayyidini Putri Saumi Sharifah Khairany Sofia Rizki Irma Suja’i, Imam Sukwatus Tazkiya Fadhiilah Khoirunnisa Tita Rahmayadi Tresna Wiwitan Udung Noor Rosyad Vindiyani Wiyanie Putri Pangesty Yenni Yuniati