Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS DESAIN MESIN PARUT KELAPA SKALA RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK Akbar Ramadhan, Muhaimin; Siti Nurrohkayati, Anis; Tri Waloyo, Hery; Nugroho, Andi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa merupakan tanaman serbaguna yang memiliki potensi ekonomi melalui seluruh bagian tubuhnya. Daging buah kelapa, umumnya diolah dalam industri kecil seperti catering makanan, seringkali diproses secara manual dengan menggunakan papan parut sederhana. Untuk meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah mesin parut kelapa yang sederhana dan efisien. Mesin parut kelapa ini menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya, sehingga dapat meringankan pekerjaan dalam proses pemarutan kelapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang mesin parut kelapa yang optimal untuk skala rumah tangga dan menilai pengaruh putaran rol mata parut terhadap hasil parutan kelapa. Dari hasil penelitian, mesin parut kelapa ini membawa beberapa keunggulan, antara lain efisiensi waktu dan tenaga yang tinggi, keamanan pengguna yang terjamin, serta kemudahan penggunaan. Temuan ini mencerminkan kesuksesan desain mesin dalam memenuhi kebutuhan pemarutan kelapa secara efektif. Berdasarkan perhitungan, laju putaran poros mesin adalah 51 kg.f.mm, dengan kapasitas parutan kelapa mencapai 168,000 kg/menit untuk berat kelapa seberat 1 kg. Daya motor yang telah direncanakan sebesar 0,199 HP dengan putaran mesin 2800 rpm. Kesimpulannya, mesin parut kelapa ini berhasil mencapai efisiensi dan keamanan yang diinginkan, serta memenuhi kapasitas produksi yang direncanakan.
Laporan Kasus Fraktur Tertutup Klavikula Sinistra Allman Grup I Tipe Oblik Dengan Pneumotoraks Sinistra, Fraktur Kosta III, IV, VI Sinistra Posterior Simpel dan Fraktur Kosta V Sinistra Posterior Segmental Faatih, Muhammad Al; Nugroho, Andi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.194

Abstract

Trauma toraks akibat kecelakaan sepeda motor sering kali menyebabkan kombinasi cedera serius, seperti fraktur klavikula, pneumotoraks, dan fraktur kosta multipel, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi fatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme cedera, pola trauma, dan efektivitas penatalaksanaan pada kasus kombinasi trauma toraks. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menganalisis laporan medis seorang pasien pria berusia 62 tahun yang mengalami trauma tumpul toraks akibat kecelakaan sepeda motor. Data diperoleh melalui pemeriksaan fisik, radiologi, dan evaluasi penatalaksanaan medis yang dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami fraktur klavikula tertutup (Allman Group I tipe oblik), fraktur kosta multipel posterior (kosta 3, 4, 5, dan 6), serta pneumotoraks sinistra. Penatalaksanaan melibatkan pemasangan Water Sealed Drainage (WSD), reduksi terbuka, dan fiksasi internal dengan plate dan wire, diikuti rehabilitasi medis. Pendekatan ini berhasil mengurangi komplikasi dan mempercepat pemulihan pasien. Kesimpulannya, penatalaksanaan yang cepat dan tepat pada trauma toraks berat dapat meningkatkan prognosis pasien dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Integration between Management Capability and Relationship Capability to Boost Supply Chain Project Performance Yuliadi, Boy; Nugroho, Andi
International Journal of Supply Chain Management Vol 8, No 2 (2019): International Journal of Supply Chain Management (IJSCM)
Publisher : ExcelingTech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59160/ijscm.v8i2.3003

Abstract

--- In the current decade, supply chain companies are focusing on project management to increase the performance. The companies are struggling with different issues related to the project management. These issues have adverse effect on supply chain project performance. The important issues include; information communication technology (ICT), management capabilities and relationship capabilities. However, these issues can be resolved with the help of information communication technology (ICT). Therefore, the objective of this study is to examine the role of information communication technology (ICT) in supply chain project success. To achieve this objective, primary data is collected from supply chain companies in Indonesia. The employees of these companies were communicated to get data. For this purpose, a survey was carried out in which survey instrument was used for data collection. Results of the study demonstrated that information communication technology (ICT) has the ability to decrease various issues such as management capabilities and relationship capabilities and promote supply chain project success. Information communication technology (ICT) helps to transfer the possible effect of management capabilities and relationship capabilities on supply chain project performance.
Perancangan dan Pengembangan Sistem Panel Surya dengan Penambahan Sirip Pendingin Pranoto, Sigiet Haryo; Girardi, Alan Evin; Nurrohkayati, Anis Siti; Nugroho, Andi
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan meningkatkan sistem pembangkit listrik tenaga surya dengan menambahkan sirip pendingin guna meningkatkan efisiensi operasional kerja. Tiga variasi prototipe dikembangkan dalam penelitian ini: prototipe pertama dengan 4 sirip pendingin, prototipe kedua dengan 6 sirip pendingin, dan prototipe ketiga tanpa sirip pendingin. Sirip pendingin disusun secara vertikal dan diselaraskan untuk mengoptimalkan aliran udara. Pengaruh sirip pendingin dievaluasi dengan mengukur berbagai parameter, termasuk suhu, intensitas, arus, tegangan, daya masuk, daya keluar, dan efisiensi keseluruhan panel surya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penambahan sirip pendingin menghasilkan suhu panel yang lebih rendah, sementara intensitas, arus, tegangan, daya masuk, daya keluar, dan efisiensi meningkat. Secara khusus, sirip pendingin juga berkontribusi dalam menstabilkan tegangan.
LOCAL WISDOM IN THE USE OF PLANTS FOR HOUSEHOLD NEEDS BY THE DAYAK BENUAQ IN KAMPUNG LOTAQ, EAST KALIMANTAN Sepsamli, Letus; Diana , Rita; Nugroho, Andi; Hastaniah, Hastaniah; Christian Dini, Gabriella; Matius, Paulus
Jurnal Belantara Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v8i2.1145

Abstract

The Dayak Benuaq in Kampung Lotaq possess local wisdom in using the plants around them to meet household needs. The diversity of plant species used for household needs has been maintained until now. This research aims to examine the types of plants and local wisdom in using plants for household needs among the Benuaq Dayak tribe in Kampung Lotaq, Muara Lawa, East Kalimantan. This research applies purposive sampling in selecting informants. The number of informants in this study is 15 people. The results of this study show that there are 20 species of plants used for household needs, namely 10 types used as firewood (fuel) and 10 types used to make household utensils. The plant family that dominates for household needs is Arecaceae. Plants that are often used as fuel are kelepapak (Vitex pinnata L) and rubber (Hevea brasiliensis Muell.Arg.) because they dry quickly and produce a lot of embers, while the plants commonly used to make household utensils are uwe or rattan (Calamus sp.) and teluyent or ulin (Eusideroxylon zwageri) because they are strong and durable. The Dayak Benuaq community in Kampung Lotaq still preserves local wisdom by utilizing plants to meet household needs.
Application of beethoven’s classical music therapy: A case study on patients with auditory hallucinations at RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta Sukotjo, Ivanda Andinar; Oktaviana, Wita; Nugroho, Andi
Science Midwifery Vol 13 No 4 (2025): October: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i4.2082

Abstract

Auditory hallucinations are a perceptual disorder in which individuals respond to stimuli that are not present, yet perceived as real. This case study aimed to evaluate the effectiveness of Beethoven classical music therapy in reducing the intensity of auditory hallucinations among patients with schizophrenia at Dr. Arif Zainudin Surakarta Mental Hospital. The therapy was applied as a complementary non-pharmacological intervention to help manage hallucination symptoms. A pre-test and post-test design was used with five patients diagnosed with schizophrenia who experienced auditory hallucinations. Each patient received Beethoven classical music therapy in a series of scheduled sessions. The measurement instrument was the Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS). Validity testing was conducted using confirmatory factor analysis (RMSEA = 0.00; CFI = 0.994), while reliability was assessed using Cronbach’s alpha (α = 0.61). The AHRS measures the frequency, duration, conviction, and impact of hallucinations on daily activities. Pre- and post-therapy data were analyzed using the Shapiro Wilk normality test, followed by a paired t-test. Results indicated a significant reduction in AHRS scores (p = 0.000; p < 0.05) across all patients after receiving the therapy, indicating a positive effect in reducing hallucination intensity.
Laporan Kasus Fraktur Tertutup Klavikula Sinistra Allman Grup I Tipe Oblik Dengan Pneumotoraks Sinistra, Fraktur Kosta III, IV, VI Sinistra Posterior Simpel dan Fraktur Kosta V Sinistra Posterior Segmental Faatih, Muhammad Al; Nugroho, Andi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.194

Abstract

Trauma toraks akibat kecelakaan sepeda motor sering kali menyebabkan kombinasi cedera serius, seperti fraktur klavikula, pneumotoraks, dan fraktur kosta multipel, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi fatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme cedera, pola trauma, dan efektivitas penatalaksanaan pada kasus kombinasi trauma toraks. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menganalisis laporan medis seorang pasien pria berusia 62 tahun yang mengalami trauma tumpul toraks akibat kecelakaan sepeda motor. Data diperoleh melalui pemeriksaan fisik, radiologi, dan evaluasi penatalaksanaan medis yang dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami fraktur klavikula tertutup (Allman Group I tipe oblik), fraktur kosta multipel posterior (kosta 3, 4, 5, dan 6), serta pneumotoraks sinistra. Penatalaksanaan melibatkan pemasangan Water Sealed Drainage (WSD), reduksi terbuka, dan fiksasi internal dengan plate dan wire, diikuti rehabilitasi medis. Pendekatan ini berhasil mengurangi komplikasi dan mempercepat pemulihan pasien. Kesimpulannya, penatalaksanaan yang cepat dan tepat pada trauma toraks berat dapat meningkatkan prognosis pasien dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
ANALISIS EFISIENSI PENGIRIMAN MULTIPLE SUPPLIER: DAMPAK PADA WAKTU TUNGGU DAN BIAYA LOGISTIK DENGAN METODE CRITICAL SUCCESS FACTORS (CSF) (Studi Kasus PT. XYZ) Nugroho, Andi; Supriadi, Adi; Soleh, Mualim; Dermawan, Bintang; Prasetyo, Yudi
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jmie.v3i1.2445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengiriman dalam sistem multiple supplier serta dampaknya terhadap waktu tunggu (lead time) dan biaya logistik pada PT. XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Critical Success Factors (CSF) yang dibobot menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan faktor-faktor utama yang memengaruhi efisiensi logistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method, dengan data kuantitatif dari survei dan dokumen internal serta data kualitatif dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antar supplier (bobot 0,35) dan integrasi sistem informasi (bobot 0,28) merupakan faktor paling krusial dalam meningkatkan efisiensi pengiriman. Implementasi strategi berbasis CSF mampu menurunkan rata-rata waktu tunggu dari 6 hari menjadi 4,92 hari (penurunan 18%) dan menurunkan biaya logistik bulanan dari Rp120 juta menjadi Rp70 juta (penghematan 41,67%). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan sistem multiple supplier yang efektif membutuhkan sinergi antar proses logistik dan sistem informasi yang terintegrasi. Pendekatan CSF terbukti efektif sebagai dasar strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan. Kata Kunci: Multiple Supplier, Critical Success Factors (CSF), Efisiensi Logistik, Lead Time
PENINGKATAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI DENGAN PENURUNAN LINE STOP MESIN EXTRUDE MENGGUNAKAN METODE QCC DAN PDCA Supriadi, Adi; Nugroho, Andi; Soleh, Mualim; Dermawan, Bintang; Prasetyo, Yudi
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jmie.v3i1.2446

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi pada proses pembuatan Catch Seat Trim model YHA (Ertiga) di area Extrude dengan menurunkan jumlah line stop pada Pos 1. Melalui pendekatan sistematis berbasis Quality Control Circle (QCC) dan Plan-Do-Check-Action (PDCA), penelitian ini menganalisis akar penyebab line stop yang meliputi metode kerja, kondisi mesin, dan metode material handling. Implementasi perbaikan, termasuk pemasangan sensor proximity, pembuatan heater portable untuk pre-heat mold, modifikasi troli unloading mold yang ergonomis, serta pengembangan alat bantu counting otomatis berbasis Karakuri, berhasil meningkatkan efisiensi produksi secara signifikan dari 93,02% menjadi 95,15%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan QCC dan PDCA, dengan fokus pada identifikasi akar masalah dan implementasi solusi yang terukur, mampu membawa dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional. Kata kunci: Efisiensi produksi, Line Stop, QCC, Extrude, PDCA, Lean Manufacturing
Exploration of Plant Disturbing Organisms (PDOs) in Trembesi (Samanea saman) Seedlings in Tectona Bukit Soeharto Seedlings Rucmana Saud, Oshlifin; Syarifudin, Achmad; Rafii Nur Fauzan, Muhammad Rafii; Nugroho, Andi; Sri Utami, Widia
CELEBES Agricultural Vol. 6 No. 1 (2025): CELEBES Agricultural
Publisher : Faculty of Agriculture, Tompotika Luwuk University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jca.v6i1.995

Abstract

The seedling phase is a critical stage in plant development, where the presence of plant-disturbing organisms (PDOs) can significantly reduce seedling quality and viability, particularly in rehabilitation species such as Samanea saman (Trembesi). This study aimed to analyze the intensity of pest and disease attacks, identify the types of PDOs involved, and describe the symptoms and signs of infestation observed in S. saman seedlings at the Tectona Nursery, KHDTK Bukit Soeharto, East Kalimantan. A simple random sampling method was applied to select 50 seedlings from a total population of 1,000 four-month-old individuals. Data collection was conducted through direct field observation of physical plant conditions, severity scoring, and documentation of symptoms and signs of biotic attack. The results showed that all sampled seedlings were affected, with an infestation intensity reaching 65.2%, classified as heavily infested. The observed symptoms included defoliation, foliar tissue loss (skeletonizing), leaf spots, leaf blight, and stem boring. Identified signs of attack included larvae from the order Lepidoptera and  mealybug (Pseudococcidae) and aphids, which are suspected to be the primary agents of tissue damage. These findings underscore the importance of monitoring pest and disease populations and implementing ecologically based Integrated Pest Management (IPM) strategies tailored to the nursery microclimate. Technical training and coordinated IPM implementation are essential to enhance seedling resilience and support the success of tropical forest rehabilitation.