Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Equilibrium: Jurnal Pendidikan

Strategi Kemandirian Sosial dan Ekonomi  bagi Perempuan Pascaperceraian di Kota Makassar Rijal, Muh; Indriani; Hudayah Sulaiman; A. Hardiyanti; Muis, Nurhasni
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): EQUILIBRIUM: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/hnw07z84

Abstract

Divorce not only changes the legal status of a couple, but also impacts the social and economic conditions, especially for a woman who has experienced a divorce “post-divorce”. The women who have recently divorced often face significant changes in their economic capacity, social networks, and access to resources. This condition then encourages them to develop strategies to become independent socially and economically. This study aims to analyze how women develop their strategies for being independent in social and economic aspects after post-divorce in Makassar City. This study used a descriptive qualitative method by using a purposive sampling technique, where five females who had been divorced for two years became the informants. The data collection was conducted through observation and in-depth interviews. The results shows that post-divorce women implemented two forms of economic strategies, namely (1) independent strategies based on microbusiness such as they were selling some foods and fried foods, and work strategies in the informal service sector such as working as laundry employees and Sales Promotion Girl for cosmetics (2) In the social aspect, the informants were actively in community group activities and reconstruct their self-confidence to maintain their survival. (3) Factors supporting their independence came from strong family support and individual psychological control. Meanwhile, the inhibiting factors faced include low levels of education, and they faced a double burden of earning money and parenting.   Keywords: Post-divorce women; Economic independence; Social independence; Makassar City.
Eksploitasi Anak Sebagai Praktik Ekonomi Informal di Ruang Publik Kota Makassar Putra, Fajir Akbar; Nauvalina, Hanadiva; Agustiawan, Renaldi; Rijal, Muh
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/s0z52k87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena eksploitasi anak dalam aktivitas penjualan tisu di ruang publik Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menentukan informan melalui metode purposive sampling. Enam anak usia 5 sampai 10 tahun yang aktif menjual tisu di lokasi-lokasi yang ramai, seperti Pertamina Alauddin, Pertamina Hertasning, dan Pantai Losari, dipilih untuk menceritakan pengalaman mereka secara langsung. Data diperoleh melalui wawancara, pengamatan di lapangan, serta pemeriksaan dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, & Saldaña. Teknik triangulasi sumber dan peningkatan validitas data juga digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi anak terjadi dalam berbagai bentuk, seperti jam kerja yang terlalu lama (10-15 jam per hari), pendapatan sepenuhnya diberikan kepada keluarga, adanya kekerasan fisik dan tekanan emosional, lingkungan kerja yang tidak aman, serta hilangnya hak untuk belajar dan bermain. Faktor yang mendukung terus berlangsungnya praktik ini meliputi kondisi keluarga yang miskin, perintah dari orang tua, kebiasaan yang sudah dianggap biasa, keluar sekolah dini, serta kurangnya pengawasan dari pihak berwenang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan menjual tisu yang dilakukan anak-anak di Kota Makassar adalah bentuk eksploitasi yang terstruktur. Faktor yang memengaruhi terjadinya hal ini melibatkan aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya tindakan dari pemerintah serta penguatan sistem perlindungan anak di ruang publik. Kata Kunci : eksploitasi anak, anak jalanan, ruang publik, kemiskinan structural