Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

Analisis kebutuhan pengembangan media literasi baca tulis berbantuan wordwall untuk Siswa Sekolah Dasar Lela Santikasari; Seni Apriliya; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media literasi baca tulis berbantuan wordwall untuk siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar wawancara dan studi literatur. Penelitian ini melibatkan satu orang Guru kelas IV SD Negeri 2 Jayasari. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa: (1) kemampuan literasi baca tulis siswa hanya sebatas membaca dan menulis saja (2) tidak adanya media yang menarik dan interaktif untuk menunjang literasi baca tulis siswa (3) perlu adanya pengembangan media menarik dan interaktif yang dapat menunjang literasi baca tulis siswa. Dengan demikian, tidak adanya media yang dapat menunjang literasi baca tulis siswa berdampak pada kemampuan literasi baca tulis siswa. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan media literasi baca tulis yang dapat menarik perhatian siswa dan membuat suasana interaktif bagi siswa sekolah dasar.
Penguatan gerakan literasi sekolah melalui program pembiasaan one day one book di sekolah dasar Amalia Rahmatika; Hidayat, Syarip; Alia, Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i6.20441

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat baca masyarakat Indonesia khususnya dikalangan pelajar yang makin memprihatinkan. Gerakan literasi merupakan sarana yang dikeluarkan Pemerintah guna menunjang minat baca generasi muda, namun dalam pelaksanaannya belum mendapatkan hasil yang maksimal sehingga perlu adanya terobosan baru dalam penguatan gerakan literasi. Program one day one book menjadi salah satu upaya dalam memfasilitasi siswanya menumbuhkan minat baca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, hasil, faktor pendukung dan faktor penghambat penguatan gerakan literasi sekolah melalui program one day one book. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan program one day one book telah sesuai dengan pedoman yang ada dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 dan kurikulum yang telah disesuaikan dengan kemampuan siswa. Pelaksanaan program pembiasaan one day one book terbagi dalam tiga fase yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Hasil yang didapatkan selama kegiatan berlangsung cukup efektif dalam menumbuhkan minat membaca siswa. Siswa sudah mulai terbiasa untuk membaca buku dan sudah mulai terlatih dalam membuat resensi dari buku yang dibacanya sehingga siswa mampu menamatkan 6 buku dalam satu minggu. Kata Kunci: Gerakan literasi, karakter gemar membaca, pembiasaan one day one book, sekolah dasar
Monotun: monopoli pantun sebagai media pembelajaran di kelas V sekolah dasar Permatasari, Intan; Saputra, Erwin Rahayu; Alia, Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.22675

Abstract

Abstract This research aims to develop monotun media for learning to write rhymes in class V elementary school. With this research, we can find out the process of developing monotun media, determine the suitability of the media and user responses to monotun media, and find out the evaluation of monotun learning media on rhyme writing material in class V elementary school. This research isresearch and development (R&D) with the ADDIE model which consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation.This research was carried out at SDN 5 Mekarsari, Banjar City involving class teachers and 46 class V students. Data collection techniques in this research were interviews, observation, questionnaires and documentation studies. The data analyzed is in the form of qualitative and quantitative data. Qualitative data was obtained from interviews, comments and suggestions from experts. Quantitative data was obtained from expert assessment scores and user questionnaires. The results of the expert validation test get an average value 89.1% category is very good or very suitable for use. Then the response from users in the first trial from a teacher got a percentage of 100% and the assessment from 22 students got an average score of 99.64%. In the second trial, two teachers got a percentage of 100% and the assessment of 46 students got an average score of 96.81%. It can be concluded that monotunal media in learning to write rhymes is suitable for use in learning. Keywords: Media, Writing, Poem.
Analisis kondisi pohon literasi sebagai fasilitas gerakan literasi di sekolah dasar Kota Tasikmalaya Nurul Fajriyah, Herviani; Apriliya, Seni; Alia, Dwi; Nurzaman, Istikhoroh
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25109

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kondisi pohon literasi sebagai fasilitas penunjang gerakan literasi di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Peneliti memperoleh kesimpulan bahwa kondisi pohon literasi yang ada di tiga SD yaitu SDN A, SDN B, dan SDN C memiliki desain yang berbeda, ada yang dengan cara dilukis, ada yang terbuat dari bahan banner, dan ada yang terbuat dari bahan kertas karton. Perbedaan ini dihasilkan karena adanya keterlibatan orang tua dalam perencanaan dan pembuatan pohon literasi pada masing-masing kelas. Secara keseluruhan berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kondisi pohon literasi di kelas terlihat bagus, menarik, dan membuat peserta termotivasi membaca. Media pohon literasi yang dibuat harus mengundang ketertarikan peserta didik untuk membaca supaya keberadaannya dapat lebih memberikan dampak positif bagi peserta didik. Media pohon literasi di tiga SD sudah sesuai dengan standar kondisi media pohon literasi, tetapi pohon literasi yang terbuat dari pohon asli akan memiliki ketahanan yang lebih lama dibandingkan pohon literasi yang terbuat dari bahan kertas.
Efektivitas media large moveable alphabet berbasis montessori dalam keterampilan membaca pada siswa berkesulitan membaca Faujiyah, La'ala Hilda; Alia, Dwi; Mulyadiprana, Ahmad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.29239

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh masalah siswa kelas IV sekolah dasar yang kesulitan membaca sehingga belum fasih membaca. Hal tersebut dikarenakan minimnya variasi media pembelajaran. Media Large Moveable Alphabet berbasis Montessori berupa bentuk konkret huruf alfabet yang digunakan sebagai pendukung aktivitas motorik, sensorik dan memori kerja anak dalam belajar membaca sehingga peneliti ingin mengetahui sejauh mana keterampilan membaca siswa yang mengalami kesulitan membaca dapat berkembang dengan media tersebut. Metode penelitian berupa eksperimen dengan desain single subject research pola A-B-A’ yang terdiri 3 fase, diantaranya Baseline (A), Intervensi (B) dan Pengulangan Baseline (A’). Penelitian dilakukan dalam tiga sesi untuk setiap fase, melibatkan satu siswa kelas IV yang kesulitan membaca di Sekolah Dasar. Perilaku yang diubah meliputi keterampilan membunyikan huruf, membaca suku kata, dan kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan membaca meningkat dari 174,3 (69,7%) pada fase A, menjadi 229,6 (91,8%) pada fase B, dan 243 (97,2%) pada fase A’. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Large Moveable Alphabet berbasis Montessori dianggap efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pada siswa yang mengalami kesulitan membaca.