Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Peran Kelompok Tani terhadap Pengelolaan Hama Terpadu Padi Sawah: Studi Kasus di Kelompok Tani Maju Jaya Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo Rifa Erlina Yuliastiningrum; Endah Puspitojati; Sukadi Sukadi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran Kelompok Tani Maju Jaya dalam pengelolaan hama terpadu padi sawah, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian sebanyak 30 orang anggota Kelompok Tani Maju Jaya dengan metode purposive sampling. Variabel independen yang diteliti meliputi peran kelompok sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi, sedangkan variabel dependen adalah pengelolaan hama terpadu padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig kelas belajar 0,016 < 0,05, wahana kerjasama 0,249 > 0,05, unit produksi 0,154 >0,05. Hasil menunjukkan bahwa peran kelompok sebagai kelas belajar berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan hama terpadu padi sawah, namun masih perlu penguatan dan pelatihan lanjutan yang berkelanutan.
Pengaruh Urban Farming terhadap Intensi Konsumsi Pangan Bergizi Seimbang Masyarakat Kalurahan Baciro, Yogyakarta Ade Laeli Nur Khasanah; Ina Fitria Ismarlin; Endah Puspitojati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29757

Abstract

Urbanisasi yang meningkat pesat di wilayah perkotaan menyebabkan berkurangnya lahan pertanian, meningkatkan tekanan terhadap sistem pangan, serta mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung lebih menyukai pangan instan dibandingkan pangan bergizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan urban farming , sikap terhadap urban farming , norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku dalam mendukung intensitas konsumsi pangan bergizi seimbang di Kalurahan Baciro. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 43 orang ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok urban farming yang diambil berdasarkan teknik sampel jenuh. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan urban farming bernilai tinggi dengan persentase 73,62%, sikap terhadap urban farming bernilai tinggi dengan persentase 80,41%, norma subjektif bernilai tinggi dengan persentase 74,88%, persepsi kontrol perilaku bernilai tinggi dengan persentase 69,91%. Hasil uji F menunjukkan bahwa program urban farming sebagai konteks dalam penelitian ini berpengaruh secara signifikan secara simultan terhadap intensitas konsumsi pangan bergizi seimbang di Kalurahan Baciro. Hasil pengujian menunjukkan variabel persepsi kontrol perilaku berpengaruh secara signifikan dalam mendukung intensitas konsumsi pangan bergizi seimbang, sementara variabel pelaksanaan urban farming , sikap terhadap urban farming dan norma subjektif secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan pada tingkat kepercayaan 95% terhadap intensitas konsumsi pangan bergizi seimbang.
Strategi Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Berbasis Participatory Learning and Action (PLA) melalui Pemanfaatan Bonggol Pisang di Kalurahan Imogiri Sakha Fadil Dzikry; Endah Puspitojati; Ina Fitria Ismarlin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29699

Abstract

Pemanfaatan bonggol pisang di masyarakat masih relatif rendah karena sebagian besar dianggap sebagai limbah pertanian, padahal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bersemi melalui pemanfaatan bonggol pisang di Kalurahan Imogiri, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Participatory Learning and Action (PLA). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil identifikasi partisipatif digunakan untuk menyusun faktor internal dan eksternal yang kemudian dianalisis menggunakan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama kelompok terletak pada tingginya partisipasi anggota, motivasi dalam mengembangkan produk inovatif, legalitas kelompok, serta ketersediaan sarana produksi. Kelemahan utamanya meliputi keterbatasan kemampuan pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, teknik dekolorisasi, dan pengemasan produk. Dari sisi eksternal, kelompok didukung oleh ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah, potensi pasar oleh-oleh lokal, dukungan pemangku kepentingan, dan kemudahan akses pemasaran digital. Analisis SWOT menunjukkan posisi kelompok berada pada Kuadran III dengan nilai koordinat X = -0,72 dan Y = 1,12 sehingga prioritas strategi yang direkomendasikan adalah strategi Weakness–Opportunity (W–O). Strategi tersebut meliputi peningkatan kemampuan teknis pengolahan dan pengemasan produk, penguatan kapasitas pemasaran berbasis digital, serta penguatan kelembagaan melalui pendampingan berkelanjutan. Integrasi pendekatan analisis PLA dan SWOT menghasilkan strategi pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan kelompok serta berpotensi meningkatkan nilai tambah bonggol pisang dan mengundang usaha berbasis sumber daya lokal.
Enabling Factor Dominance in Women Farmer Group Participation: Time Availability and Production Resource Access Ivana Nastia Az Zahra; Siwitri Munambar; Endah Puspitojati
Integrated Science Education Journal Vol 7 No 3 (2026): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/isej.v7i3.3126

Abstract

Purpose of the study: This study analyzed the simultaneous and partial influences of seven internal and external factors: age, education level, motivation, time availability, family support, access to production resources, and group management. Methodology: A census-based quantitative survey enrolled all 40 KWT members as respondents. Structured Likert-scale (1–5) questionnaires were administered and validated through item-total correlation analysis (r-critical = 0.312) and Cronbach's alpha reliability testing (α = 0.897). Ordinal data were transformed to an interval scale using the Method of Successive Intervals (MSI). Data were analyzed using multiple linear regression in SPSS v.25, preceded by normality (Kolmogorov–Smirnov), multicollinearity (VIF), heteroscedasticity (Glejser), and autocorrelation (Durbin–Watson) assumption tests at α = 0.05. Main Findings: All seven variables simultaneously and significantly influenced member participation (F = 11.002; p = 0.000; R² = 70.6%). Partial analysis confirmed that only time availability (β = 0.361; p = 0.005) and production resource access (β = 0.430; p = 0.007) were significant predictors, with production resource access being the strongest. Age, education level, motivation, family support, and group management showed no significant partial effects, with group management exhibiting a negative coefficient attributable to the free-rider effect. Novelty/Originality of this study: This study empirically demonstrates that enabling factors, time availability, and access to production resources dominate psychological, demographic, and managerial factors in determining actual KWT member participation. It simultaneously tests seven internal and external variables in a food-production-based empowerment context, reveals the intention-behavior gap mechanism, and proposes a structural-barrier-reduction framework for empowering agricultural women’s groups.
Co-Authors Ade Laeli Nur Khasanah Adi Prayoga Adirianto, Bayu Afiaty Jayasari Agus Iman Radede Agus Manto Ambarwati, Kiki Juli Ananti Yekti Andre Setiawan Anisa Khoiriyah Anisya Restu Utami Annisa Khoiriyah Ashari , Muhammad Hanif Bayu Dwi Apri Nugroho Bernadetta Budi Setiawati Bernadetta Budi Setiawati Budi Wijayanto Budiyatul Aliyah Choirul Cahyo Nugroho Darmawan, Ilham Catur Dimas Aji Pratama Dominikus Tino Durroh, Badiatud Elisabeth Nanik Kristalisasi Fadinda Halizasabrina Sutejo Fajar Setianingrum , Rahmawati Faqy Winahyu Pradifa Fasya Aqila Abiyyanada Fauziah, Nicky Oktav Filaeily Ardhita Oktiana Fitria Naimatu Sa'diyah Fitria, Ina fransiska vara dila citra Frisca Hartalena Putri G. Gunawan Hadi Santoso Hartati, Puji Hermawan Hermawan Hidayatulloh, Rifangi Khoirul Hijami, Muhammad Fikri Irmafiyani, Ani Ivana Nastia Az Zahra Izzah Annisa Jazim Qori Ainaya Kartika Shanindita Kiki Julia Ambarwati Kusworo Kusworo Latif Nur Huda Lestari, Suciati Lintang Muntias Putri Maharani Anugrah Isma Haya Maharani, Eynne Zeynnora Maria Krisna Mastur Miftakhul Arifin Miftakhul Arifin Miftakhul Arifin Miftakhul Arifin Miftakhul Arifin Muhammad Afif Muhammad Fikri Hijami Muhammad Iqbal Ar Ryyadh Muhammad Sekti Kesuma Muhammad Yusril Rahman Mutiara Dewi Kusuma Wardani Nola Sevilestari Cahyaningrum Novia Aristi Rahayu Nur Afifah Nur Aiman Izzati Nur Fatimah Nur Rohmah Lufti A'yuni Nur Rohmah Lutfi Ayu Padillah Sandi Putri, Lintang Muntias R. Hermawan Rahma Bayu Citra Aditama Ramadhan, Galang Rifa Erlina Yuliastiningrum Rika Nalinda Rizky Devanda Oktaviansyah Sakha Fadil Dzikry Setiawati, Bernadetta Budi Shanindita, Kartika Siti Astuti Siti Fatimah Siti Nurlaela Siti Nurlaela Siwitri Munambar Sri Maryati Sri Mulyani Sukadi Sukadi Sukadi Sumarna Sumarna Tetta Pangesti Utami, Anisya Restu Wati, Wahyuni Sinta Widiyanto, Sri Wildan Zacky Radithya Zakki Habib Ahmaddani