Articles
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ADOBE FLASH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Sumaji Sumaji;
Savitri Wanabuliandari;
Rahaju Rahaju
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.503 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.7167
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Adobe Flash pada materi bangun datar untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP N 2 Rembang. Popusasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Rembang yang terdiri dari 8 kelas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Dari 8 kelas tersebut dipilih 2 kelas sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Di dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian eksperimental semu (quasi-experimental research), karena peneliti tidak memungkinkan untuk mengontrol semua variabel yang relevan. Sugiono (2015) menyatakan bahwa tujuan penelitian eksperimental semu adalah untuk memperoleh informasi yang merupakan perkiraan bagi informasi yang dapat diperoleh dengan eksperimen yang sebenarnya dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk mengontrol atau memanipulasi semua variabel yang relevan. Teknik pengumpulan data melalui tes. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar tes. Adapun pengujian data adalah (1) pada nilai hasil penelitian dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas (2) Uji hipotesis dengan menggunakan uji t 2 sampel (independent sampel two test).Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis adobe flash pada materi bangun datar menunjukkan bahwa post test lebih baik daripada pre test. (2) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis adobe flash pada materi bangun datar menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol Most of the students' achievement in learning mathematics is low. One of the factors is the teacher has not been able to choose the right method or strategy. This study aims to determine the effectiveness of the Adobe Flash-Based Problem Based Learning learning model on student achievement. This type of research is quantitative. This research was conducted at SMP N 2 Rembang. The population of this study was class VIII students of SMP N 2 Rembang. Sampling technique with simple random sampling. Of the 8 classes, 2 classes were selected as the experimental and control classes. Researchers use quasi-experimental research. The instrument in this study was a test sheet. Data analysis with analysis prerequisite tests, namely normality and homogeneity tests. Hypothesis testing includes: (1) Testing hypothesis 1 using the Paired Samples T Test, (2) testing hypothesis 2 with the Independent Samples T Test, and (3) testing hypothesis 3 by comparing the N-Gain Score and then testing the Independent Samples T Test. The results showed that the Adobe Flash-Based Problem Based Learning learning model was effective in increasing student achievement. The conclusions of the study: (1) the learning model of Problem Based Learning based on Adobe Flash post-test is better than pre-test. (2) the learning model of Problem Based Learning based on Adobe Flash in the experimental class is better than the control class, (3) the average increase in learning achievement in the experimental class is better than the control class.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa Dalam Model RME Berbantuan Kartu Keren Pada Siswa Kelas V
Istiana Safitri;
Henry Suryo Bintoro;
Savitri Wanabuliandari
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/jpp.v4i1.5710
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari aktivitas belajar siswa dalam model RME melalui kartu keren pada siswa kelas V SDN 1 Gebang tahun pelajaran 2019/2020. Realistik Mathematic Education (RME) adalah suatu pendekatan pembelajaran matematika yang berawal dari masalah realistik sebagai sarana untuk mengonkretkan materi dan menghimpun konsep matematika. Langkah yang dapat dilakukan adalah memahami masalah, membuat perencanaan, melaksanakan rencana, dan melihat kembali hasil yang diperoleh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang dengan jumlah 6 siswa. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas, tranferabelitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas Proses analisa menggunakan langkah-langkah yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan model Realistic Mathematic Education (RME) di SDN 1 Gebang memiliki pengaruh yang signifikan dalam membantu siswa menyelesaikan permasalahan matematika tentang volume bangun ruang kubus dan balok.
Perbedaan Rata-rata Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa yang Diajarkan Model Pembelajaran RME Berbantuan E-Modul BruStar dengan Model Pembelajaran Langsung
Nungky Faila Shofa;
Himmatul Ulya;
Savitri Wanabuliandari
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil tes studi pendahuluan kemampuan pemecahan masalah yang diikuti oleh 25 siswa kelas VIII SMP 3 Bae Kudus diperoleh total nilai rata-rata 8,20 dengan nilai KKM adalah 72. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menguji rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan model pembelajaran RME berbantuan e-modul BruStar lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan model pembelajaran langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian jenis Quasi Experimental dan rancangan yang dipilih adalah The Noneequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling didapat kelas VIII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol.Teknik pengumpulan datanya menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji t dua sampel independen. Berdasarkan hasil posttest kemampuan pemecahan masalah dapat diketahui bahwa nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII F yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran RME berbantuan e-modul BruStar yaitu 77,80 lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII G yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran langsung yaitu 65,00 sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan model pembelajaran RME berbantuan e-modul BruStar lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan model pembelajaran langsung.
Perbedaan Peningkatan Rata-Rata Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Pada Model Pembelajaran PBL Berbantuan Math Home Application Dengan Pembelajaran Langsung
Devita Afriyani;
Savitri Wanabuliandari;
Sumaji Sumaji
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemahaman konsep terdiri dari memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan konsep, mengaplikasikan konsep untuk memecahkan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan peningkatan dalam memehami materi matematika dengan penerapakan pembelajaran model Problem Based Learning menggunakan media aplikasi math home dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XE-11 dan XE-12 di SMA N 1 Gebog Kudus. Disisi lain penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode eksperimen dalam bentuk Quasi Eksperimental. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuam pemahaman konsep matemaris siswa. Sedangkan variabel bebasnya adalah model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan math home application. Teknik pengumpulan data ini tes. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik kelas secara acak atau Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan dalam penilitian ini uji N-Gain dilanjutkan dengan uji t saling bebas.
Pengembangan “ARA Berkelana” Sebagai Alat Assessment Responsibilty Berbasis Keunggulan Lokal PANTURA Untuk Pelatihan Guru SD 5 Bae
Sekar Dwi Ardianti;
Savitri Wanabuliandari;
Fajar Nugraha
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.12476
Pendahuluan: Penguatan pendidikan karakter di Indonesia mengalami beberapa kendala, salah satunya penurunan self responsibility siswa. Self responsibility penting untuk dikembangkan karena dalam masa pandemi masih banyak siswa yang tidak bertanggung jawab terhadap kewajibannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menghasilkan “ARA Berkelana” Application of Responsibilty Assessment Berbasis Keunggulan Lokal PANTURA sebagai alat assessment self responsibility untuk pelatihan bagi Guru SD 5 Bae. Metode: Metode yang digunakan, yaitu kualitatif yang dimulai dari tahap analisis kebutuhan awal, perancangan, dan pengembangan aplikasi serta evaluasi. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan teknik non tes meliputi teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil: Hasilnya, tersedianya “ARA Berkelana” Application of Responsibility Assessment Berbasis Keunggulan Lokal PANTURA sebagai alat assessment self responsibility untuk pelatihan bagi Guru SD 5 Bae. Kesimpulan: Pengembangan aplikasi assessment untuk mengukur self responsibility siswa disusun sesuai dengan kebutuhan pengguna dan indikator self responsibility. ARA Berkelana dikembangkan dengan mengintegrasikan keunggulan lokal PANTURA sebagai alat assessment self responsibility untuk pelatihan guru SD 5 Bae.
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DAN SELF-CONCEPT SISWA
Derisa Putri Andhini;
Savitri Wanabuliandari;
Jayanti Putri Purwaningrum
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/lb.v4i2.352
The purpose of this study was to determine the average difference in the ability to understand mathematical concepts of students who obtained the Geogebra-assisted Problem-Based Learning model better than students who obtained the direct learning model. This research uses a quantitative approach with quasi-experimental design methods. The research design used was the nonequivalent pretest-posttest control group design. The population in this study is all grade X students of SMA N 1 Gebog for the 2022/2023 school year with the Purposive Sampling sampling technique. The sample used is 2 classes, class X E-2 is selected as an experimental class and will be applied Problem-Based Learning model assisted by Geogebra. Meanwhile, class X E-3 as a control class will be applied direct learning model. Data analysis techniques using prerequisite tests include normality tests, homogeneity tests. The hypothesis test uses an independent samples t-test. The results showed that the average ability to understand mathematical concepts of students who obtained the Geogebra-assisted Problem-Based Learning model was better than students who obtained the direct learning model
PENGARUH MODEL RME BERBANTUAN MEDIA PEMATH TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA
Sischa Ilma Nafia;
Himmatul Ulya;
Savitri Wanabuliandari
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkpm.10.2.2023.52-60
This research is motivated by the lack of ability to understand mathematical concepts. This research was conducted with the aims of 1) testing the average ability of students' understanding of mathematical concepts using the RME model assisted by Pemath media to be better than the average using the direct model; 2) to examine the difference in the average ability of students' understanding of mathematical concepts before and after being taught the RME model assisted by Pemath's media; 3) testing the increase in the ability to understand students' mathematical concepts after being taught with the RME model assisted by Pemath media. This research is a quantitative experimental research. Sampling using random sampling technique. The statistical analysis of the research data is the normality test, homogeneity test, and hypothesis test. The results showed that the average ability to understand mathematical concepts of students using the RME model assisted by Pemath media was better than the average using the direct model, 2) the average ability of students to understand mathematical concepts was better after using the RME model assisted by Pemath media, 3) the ability to understand students' mathematical concepts increases after being taught with the RME model assisted by Pemath media.
KEPRAKTISAN APLIKASI BERBASIS ANDROID BERMUATAN ETHNOMATHEMATICS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SPASIAL
Henry Suryo Bintoro;
Sumaji Sumaji;
Jayanti Putri Purwaningrum;
Savitri Wanabuliandari;
Ratri Rahayu;
Himmatul Ulya
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkpm.10.2.2023.1-11
Spatial abilities are very important for students to solve everyday problems, especially spatial ones. Materials are required in the form of applications on devices to make them engage for students. Local wisdom needs to be included in the material content to increase interest in learning. The use of an android-based application with ethnomathematics content is a recommended solution for learning geometry to develop spatial abilities. The research objective in this article is to analyze the practicality of android-based applications with ethnomathematics content on students' spatial abilities. The research method refers to research and development (R&D) methods. This article only examines one part of the R&D research, namely the practicality of android-based applications with ethnomathematics content. The data collection technique used was a learning response questionnaire sheet. The analysis technique used includes qualitative analysis for preliminary studies and quantitative analysis of students' and lecturers' responses to the use of android-based applications with ethnomathematics content. The results of the study show that android-based applications with ethnomathematical content are practically used to develop spatial abilities. The three aspects of practicality, namely presentation techniques, convenience, and spatial abilities show a very practical assessment. This means that Android-based applications containing ethnomathematics can be implemented in the learning process to develop spatial abilities.
Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Realistik Berbantuan Modul Digital Interaktif Berbasis Keunggulan Lokal Pantura Jawa Tengah terhadap Kecerdasan Logis Matematis Siswa Mental Retardation
Savitri Wanabuliandari;
Feby Fauzia Ulya;
Sumaji Sumaji;
Sekar Dwi Ardianti;
Muhammad Imam Ghozali
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1380
Pembelajaran matematika reaslistik yang terintegrasi dengan media interaktif masih jarang diteliti, khususnta berkaitan dengan budaya lokal. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis perbedaan rata-rata kecerdasan logis matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) berbantuan modul digital interaktif berbasis keunggulan lokal Pantai Utara Jawa Tengah pada siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan design penelitian one-group pretest-posttest design. Kami melibatkan 10 siswa kelas IV SDLB Sunan Kudus. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan paired sampel t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kecerdasan logis matematis siswa sebelum dan setelah diajarkan menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) berbantuan modul digital interaktif berbasis keunggulan lokal Pantai Utara Jawa Tengah.
Teacher Skills through Training on Scientific Publications in the Form of Scientific Forum Presentations
Savitri Wanabuliandari;
Fina Fakhriyah;
Sekar Dwi Ardianti
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.9634
Background: Sekarang ini, guru dituntut untuk dapat melaksanakan kegiatan publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah ini dapat membantu guru dalam mengembangkan profesinya. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam publikasi ilmiah dalam bentuk presentasi forum ilmiah. Metode: Mitra dalam kegiatan adalah SD 5 Karangbener dan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ada 11 orang. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktik. Teknik pengambilan data menggunkan observasi. Hasil:Pemahaman guru terhadap pengertian publikasi ilmiah dalam bentuk forum ilmiah naik 45,4%. Keterampilan guru dalam merancang pendahuluan naik 18,2%, Keterampilan guru dalam merancang metode penelitian naik 36,4%, dan Keterampilan guru dalam merancang hasil dan pembahasan naik 36,49%. Kesimpulan:Pelatihan Publikasi Ilmiah Dalam Bentuk Presentasi Forum Ilmiah Pada Guru di SD 5 Karangbener adalah meningkat pengetahuan dan keterampilan dalam merancang maupun menyusun artikel presentasi forum ilmiah.