Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling di SMAN 3 Karawang Mutia Nurnabilla; Ramadhan Dwi Saputra; Reva Fadhillah; Safira Nur Azizah; Nur Aini Farida
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): At-Tathbīq: Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Kayaswara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65097/jel.v1i2.66

Abstract

ABSTRACT Guidance and Counseling (BK) services are an integral part of the education system that function to assist students in developing their potential, adapting to their environment, and overcoming personal, social, academic, and career-related problems. According to Prayitno (2004) and Tohirin (2011), BK services encompass the functions of understanding, prevention, alleviation, and development, all of which aim to support students’ optimal growth and development. This study aims to examine the implementation of BK services at SMAN 3 Karawang and to identify the obstacles and challenges faced by BK teachers in carrying them out. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through direct observation and interviews with BK teachers and eleventh-grade students. The findings show that the implementation of BK services at SMAN 3 Karawang has been running quite well. BK teachers have provided various types of services, such as individual counseling, group counseling, and informational services, which have had a positive impact on students, particularly in overcoming learning difficulties and social problems. However, several challenges remain, including an imbalance between the number of BK teachers and students, limited time and facilities, and negative perceptions among some students regarding the role of BK services. Overall, the implementation of BK services at SMAN 3 Karawang aligns with educational objectives, namely supporting students’ holistic development across personal, social, academic, and career domains. To improve service effectiveness, it is recommended that the school enhance facilities, increase the number of BK teachers, and intensify socialization regarding the role and benefits of BK services among the school community. ABSTRAK Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan bagian integral dari sistem pendidikan yang berfungsi membantu peserta didik dalam mengembangkan potensi diri, menyesuaikan diri dengan lingkungan, serta mengatasi berbagai permasalahan pribadi, sosial, akademik, maupun karier. Berdasarkan teori Prayitno (2004) dan Tohirin (2011), layanan BK mencakup fungsi pemahaman, pencegahan, pengentasan, dan pengembangan, yang secara keseluruhan bertujuan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi layanan BK di SMAN 3 Karawang, serta mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi guru BK dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan wawancara terhadap guru BK serta siswa kelas XI. Hasil observasi menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan BK di SMAN 3 Karawang telah berjalan cukup baik. Guru BK telah melaksanakan berbagai bentuk layanan seperti konseling individu, konseling kelompok, dan layanan informasi yang memberikan dampak positif bagi siswa, terutama dalam mengatasi kesulitan belajar dan permasalahan sosial. Namun demikian, pelaksanaan layanan masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan jumlah guru BK dibandingkan jumlah siswa, keterbatasan waktu dan fasilitas, serta persepsi negatif sebagian siswa terhadap fungsi BK. Secara keseluruhan, implementasi layanan BK di SMAN 3 Karawang sudah berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan, yaitu membantu siswa berkembang secara menyeluruh baik dari aspek pribadi, sosial, akademik, maupun karier. Untuk meningkatkan efektivitas layanan, disarankan agar sekolah memperkuat dukungan fasilitas, menambah tenaga BK, serta meningkatkan sosialisasi mengenai peran dan manfaat BK kepada seluruh warga sekolah.
Efektivitas Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Islam Terpadu: Studi Kasus di SMPIT Mentari Ilmu Reza Maulana; Raihan Luluil Marjan; Ratu Thalita; Rafli Ramadan; Nur Khalishah; Ahdan Muhammad Fazri; Nur Aini Farida
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): At-Tathbīq: Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Kayaswara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65097/jel.v1i2.67

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPIT Mentari Ilmu dalam mendukung perkembangan siswa secara akademik, sosial, dan spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK telah berjalan dengan baik dalam membimbing siswa, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan tenaga guru BK serta kurangnya sosialisasi layanan kepada siswa. Analisis data menunjukkan bahwa 70% siswa memahami keberadaan layanan BK, namun hanya 45% yang aktif memanfaatkannya. Faktor utama yang memengaruhi efektivitas layanan adalah dukungan sekolah, peran wali kelas, serta keterlibatan orang tua. Kesimpulannya, layanan BK di sekolah SMP IT Mentari Ilmu efektif dalam membentuk karakter dan memberikan bimbingan holistik apabila diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam dan pendekatan partisipatif antara guru, siswa, dan orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini juga menegaskan bahwasannya pentingnya suatu evaluasi yang di lakukan secara berkala terhadap program BK agar layanan yang diberikan tetap sesuai dengan kebutuhan perkembangan siswa. Selain itu juga, peningkatan kompetensi konselor melalui pelatihan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai dinamika siswa di sekolah. Dengan demikian, layanan BK dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang optimal terhadap pembentukan karakter serta peningkatan kesejahteraan belajar di lingkungan sekolah.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS FILM DALAM PEMBELAJARAN PAI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN TAMBAKSARI II KARAWANG Nurhayati Nurhayati; Oyoh Bariah; Nur Aini Farida
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 2 (2025): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/alifbata.v5i2.1114

Abstract

In PAI learning, using films as a learning medium can make learning easier and more enjoyable for students. Currently, students are starting to get bored with the same approach. The aim of this research is to describe the implementation of PAI learning using film-based audio-visual at SDN Tambaksari II Karawang. Knowing the influence of student learning motivation on the use of film-based audio visuals in PAI learning at SDN Tambaksari II Karawang. To determine the effect of using film-based audio visuals on student learning motivation in PAI subjects at SDN Tambaksari II Karawang. This research method uses a one group pretest posttest experimental design. Based on the results of the linearity test using the ANOVA table, it was found that there was a loose relationship between the pretest and posttest scores. This is shown by the significance value, namely in the Linearity section there is a significance value of less than 0.05, namely 0.048. And in the Deviation from Linearity section there is a significance value greater than 0.05, namely 0.222. This means that there is a linear relationship between the influence of film-based audio visuals and student learning motivation.  This improvement not only includes cognitive aspects but also affective aspects of students. This shows that films are a powerful tool to increase learning motivation and foster student love
Implementasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SMPN 2 Karawang Neneng Soliha H; Rahma Faudziah; Ramaditya Saleh; Ribby Fadilla A; Nur Aini Farida
Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Usia Dini Vol. 2 No. 3 (2025): PEDASUD - Desember
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/pedasud.v2i3.880

Abstract

This study aims to describe the implementation of Guidance and Counseling (BK) services at SMPN 2 Karawang Barat and identify the roles, challenges, and expectations of students and teachers regarding these services. Data were obtained through observation, interviews with guidance and counseling teachers, subject teachers, students, and documentation studies. The results indicate that guidance and counseling services at SMPN 2 Karawang Barat have been implemented quite well, with various forms of service, such as individual counseling, group counseling, information services, and classroom services. The main focus of this year's program is academic mentoring, discipline coaching, and the development of student talents and interests. Collaboration between stakeholders, including homeroom teachers, subject teachers, Islamic Religious Education teachers, the principal, and parents, is a crucial supporting factor, although it is not yet implemented systematically. Students perceive BK as a safe place to share their experiences and find solutions, although some still prefer to share their problems with close friends. The main challenges faced are low parental involvement and the stigma that BK is only for students with problems. Analysis of the theory indicates that the alleviation function is more dominant than the prevention and development functions. Thus, the guidance and counseling services at SMPN 2 West Karawang are considered quite effective in addressing student issues. However, they still need to be strengthened in terms of prevention, potential development, and more structured collaboration.
KOLABORASI GURU PAI DAN GURU BK DALAM PENGUATAN KARAKTER SISWA DI SMAN 2 TELUKJAMBE TIMUR Agisni Bepi Rosadi; Albarqi Surosentono; Nabilla Nur Amalia; Nadia Bilqis Salzabila; Nur Aini Farida
Konseling At-Tawazun Vol 5 No 1 (2026): Konseling At-Tawazun: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/attawazun.v5i1.8364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, faktor pendukung dan penghambat, serta dampak kolaborasi antara guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam penguatan karakter siswa di SMAN 2 Telukjambe Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru PAI dan BK berjalan secara sinergis melalui berbagai kegiatan seperti pembinaan karakter, penanganan kasus siswa, pendampingan spiritual, program guru wali, serta kegiatan parenting. Faktor pendukung kolaborasi meliputi komunikasi yang harmonis, kesamaan visi dalam pembentukan karakter, dukungan struktural dari sekolah, dan pendekatan humanis guru BK. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan jumlah guru BK, belum adanya forum kolaborasi formal, persepsi negatif sebagian siswa terhadap layanan BK, serta padatnya beban kerja guru. Dampak kolaborasi ini tampak dalam meningkatnya religiusitas, tanggung jawab, kedisiplinan, empati sosial, dan kesejahteraan psikologis siswa, serta terbentuknya budaya sekolah yang religius dan humanis. Dengan demikian, kolaborasi guru PAI dan BK terbukti berperan penting dalam membentuk karakter siswa secara holistik melalui integrasi nilai spiritual dan pendekatan psikologis. This study aims to analyze the forms, supporting and inhibiting factors, and impact of collaboration between Islamic Religious Education (PAI) teachers and Guidance and Counseling (BK) teachers in strengthening student character at SMAN 2 Telukjambe Timur. The approach used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that collaboration between PAI and BK teachers runs synergistically through various activities such as character building, handling student cases, spiritual guidance, parenting programs, and parenting activities. Supporting factors for collaboration include harmonious communication, a shared vision in character building, structural support from the school, and the humanistic approach of BK teachers. Inhibiting factors are the limited number of BK teachers, the absence of a formal collaboration forum, negative perceptions of some students towards BK services, and the dense workload of teachers. The impact of this collaboration is seen in increased religiosity, responsibility, discipline, social empathy, and psychological well-being of students, as well as the formation of a religious and humanistic school culture. Thus, collaboration between PAI and BK teachers has been proven to play an important role in shaping student character holistically through the integration of spiritual values and psychological approaches.
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling di SMAN 1 Klari Karawang Dimo Aditia Nugroho; Fadilah Nur Zikriyah; Fathiyah Azahra; Ghina Nurul Hikmah; Nur Aini Farida
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi layanan Bimbingan dan Konseling BK di SMAN 1 Klari, Karawang. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada guru BK dan siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tiga tahap utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK di SMAN 1 Klari mempunyai beragam program yang dibuat dan berjalan dengan baik, tentunya hal tersebut tidak terlepas dari peran guru BK, siswa, orang tua, guru wali, pihak sekolah serta stakeholder terkait. Layanan yang digunakan pun bervariatif tergantung kepada kebutuhan siswa, seperti pribadi, sosial, akademik dan karir. Ketersedian sarana dan prasarana menjadi faktor pendukung layanan BK di SMAN 1 Klari, seperti ruangan khusus layanan, papan informasi layanan, dan sebagainya. Namun, dalam layanan BK di SMAN 1 Klari juga tidak terlepas dari berbagai hambatan yang muncul, mulai dari keterbatasan waktu layanan, kurangnya guru BK, serta berbagai permasalahan besar yang kerap muncul. Oleh karena itu, peneliti berharap adanya penguatan peran aktif sekolah dan seluruh stakeholder terkait dalam meningkatkan aspek-aspek dalam layanan BK dan melakukan koordinasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung siswa dan pelayanan BK agar lebih berjalan optimal.
Pemberdayaan Peserta Didik melalui Program Literasi Bahasa Arab di Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Telukambulu, Batujaya, Karawang Ilham Fahmi; Muhamad Faizin; Taufik Mustofa; Nur Aini Farida; Saprialman; Nadila
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v9i1.4913

Abstract

This community engagement program aims to empower students through an Arabic literacy enhancement model implemented at MA Mathla’ul Anwar Telukambulu, Batujaya, Karawang. The main problems identified include low reading comprehension, limited vocabulary mastery, and the absence of sustainable literacy culture among students. The mentoring strategy involved workshops for teachers, development of literacy modules, classroom mentoring, student literacy projects, and creative media integration. The implementation demonstrated significant improvements in students’ reading ability (38%), writing accuracy (41%), and vocabulary acquisition (25–35 new words per student). The program also produced creative outputs such as Arabic literacy corners, vocabulary posters, and student-made Arabic mini anthologies. This study concludes that Arabic literacy-based empowerment contributes effectively to enhancing student competency and fostering a sustainable literacy culture within the madrasah environment.
Co-Authors ., Willa Putri Achmad Harristhana Mauldfi Sastraatmadja Adillah Fadiyah Adzra Emalis Saputra Agisni Bepi Rosadi Ahdan Muhammad Fazri Ahmad Jauzy Al Faqih Aika Hasyim Ajat Rukajat Albarqi Surosentono Aldi Rahman Dirta Alifah Muizatul Abdilah Alifiyah Nursifa Aliyah Salsabila Putri Andi Muhammad Adnan Rabbani Anisa Fitriah Ariq Wicaksono Ayu Ayu Widia Ningsih Balqista Yolanda Azizah Bariah, Oyoh Dimo Aditia Nugroho Dzikri Alfarisi Ervina Febriyanti Fadilah Nur Zikriyah Fahmi, Ilham Faras Afifah Fathiyah Azahra Ferianto Ferianto Fuad Shofwan Ghina Nurul Hikmah Hendri Asri Harahap Ikhsan Sayuti Ilham Mukhtar Sya’bani Intan Pratama Mukti Irfan Nawawi Iwan Hermawan Joenitasya Herawati Putri Khairana Sabila Prisari Kinanti Laras Prastyani Kurnia Meida Dewi Laelly Nurul Fitri M. Fahmi Abdul Aziz M. Makbul Miftahul Faizin Milla Aulya Mimah Mahmudah Muchamad Arif Kurniawan Muhajir A.M Al Raaji Muhamad Bambang Yudistira Muhamad Rizky Akbar Muhammad Reza Febrian Muthia Hanifa Nugraha Muthia Mutia Nurnabilla Nabilla Nur Amalia Nadia Bilqis Salzabila Nadia Mutmainnah Nadila Naira Dwiyanti Syahrudin Neneng Soliha H Nia Karnia Nina Erma Januarsih Novi Fadhilah Sopian Nula Tutilawati Nur Khalishah Nurfita Sari Nurhayati Nurhayati Nurjamilah Azizah Nurjanah Nurjanah Putri Hoyrun Nisa A Rachmat Fahriza Rafli Ramadan Rahma Alfirdaus Rahma Faudziah Rahma Setika Rahmania Revalina Baruta Rahmawati Rahmawati Raihan Luluil Marjan Raihan Samsul Arifin Ramadhan Dwi Saputra Ramaditya Saleh Ratu Nikita Ristanti Ratu Thalita Razita Hanifah Reva Fadhillah Reza Gunawan Reza Maulana Ribby Fadilla A Rifa Aprilia Nurfalah Rina Marlina Riska Dwi Hamidah Rizka Zakia Mufida Safa Zukhrufi Fitri Safira Nur Azizah Salma Gania Salwa Halimatus Sa'diyah Sami Nuari Ahmad Saprialman Saprialman Selawati Selawati Shakilla Zerlindah Maulana Silvi Agustin Siti Kulsum Siti Lathifah Siti Nur Halizah Siti Nurfajriah Abdul Hadi Sri Nurhayati Suci Rahmawati Syellen Edwid Nivacindera Syibul Huda Ramadhan Tia Amelda Febriani Tiara Sri Rahayu Titi Komala Titik Ayu Kartika Ulpa Nurjanah Vina Naura Putri Vini Emilia Putri Wardatul Jannah Winda Sri Rahayu Zahra Nuriyah Zihan Amalia Saeful