Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penguatan Keterampilan Mengajar Mahasiswa Disabilitas Melalui Pendampingan Magang PPL Herawati Arief; Jumriati Jumriati; Dwi Syukriady; Erniati Erniati; Supriadi Supriadi; Abu Bakar Tumpu; Musbaing Musbaing; Rusdi Room
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.780

Abstract

Keterampilan dalam praktik Magang PPL yang diselenggarakan perguruan tinggi merupakan bagian esensial dalam pembentukan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik. Keterampilan tersebut tidak hanya melibatkan pada kompetensi mengajar semata, tetapi juga berkompetensi dalam berkomunikasi, mengelola kelas, memecahkan masalah, pemanfaatan media (AI), merefleksi dan mengevaluasi, berkolaborasi, serta kreatif dan inovatif. Beberapa kompetensi tersebut akan sulit terwujud bagi seorang calon pendidik untuk bersaing dalam memeroleh lapangan kerja yang memadai jika jika tidak dibekali dengan seperangkat pengalaman dalam praktik mengajar. Esensi dari praktik Magang PPL memberikan pengalaman langsung yang sangat berharga dan memungkinkan mahasiswa sebagai calok pendidik untuk mengembangkan berbagai keterampilan, baik secara teoretis maupun praktis yang akan sangat berguna dalam pengembangan karier profesional mereka di bidang pendidikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan dalam menguatkan keterampilan dalam praktik mengajar mahasiswa secara pedagogik dan profesional di lembaga atau satuan pendidikan guna memeroleh akses dalam mengembangkan, mengkreasikan, dan menginovatifkan kompetenisnya dengan beberapa pengalaman. Hasil observasi dari kegiatan ini adalah bahwa mahaisswa magang PPL disabilitas mampu memenuhi indikator yang ditetapkan, yakni 93.66 melalui aspek penilaian: observasi, sikap, dan kedisiplinan melalui penguatan praktik magang PPL di SMA Negeri 6 Kota Makassar.
Kreativitas Mahasiswa KKNP Melalui Program Kerja Fisik Membangun Sekolah Adiwiyata Riskal Fitri; Warda Warda; Ummu Aiman; Miskiyah Miskiyah; Masita Hasan; Zarkiyah Thahir; Dwi Syukriady
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.810

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKNP) merupakan suatu kegiatan atau program yang harus dilaksanakan oleh semua mahasiswa PG-PAUD FKIPS Universitas Islam Makassar sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskrpsikan beberapa kreativitas kerja fisik mahasiswa KKNP sebagai bentuk pengabdian masyarakat di UPT SPF SD Inpres Kera-Kera Kota Makassar. Selain sebagai lembaga pendidikan yang berstatus negeri juga sebagai salah satu sekolah negeri di Kota Makassar yang menyandang sekolah Adiwiyata, di Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif dan mengedukasi masyarakat, dengan fokus pada bentuk kreativitas dan pembinaan kerja fisik sebagai implementasi program kerja mahasiswa KKNP terhadap warga sekolah UPT SPF SD Inpres Kera-Kera Kota Makassar. Kegiatan berlangsung dari 03 Juni hingga 08 Juli 2024. Hasil dari kegiatan ini meliputi peningkatan, kepedulian, kesadaran lingkungan masyarakat di sekolah melalui penataan atap kebun, wadah pembibitan tanaman greenhouse, penataan taman dan kebun sekolah adiwiyata, serta terlibat aktif dalam pengajaran melalui penilaian akhir semester (PAS) di ruang kelas. Kontribusi dari kegiatan ini adalah menciptakan kreativitas kerja secara fisik dalam pengelolaan lingkungan sekolah berbasis adiwiyata yang lebih baik dan kondusif yang peduli terhadap lingkungan hijau (greenhouse) agar proses pembelajaran lebih signifikan dan bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga memberdayakan ekonomi masyarakat dalam penataan greenhouse yang lebih ramah lingkungan dengan melibatkan partisipasi masyarakat, baik di dalam lingkungan maupun di luar sekolah sehingga dapat berkontribusi secara signifikan dalam pengelolaan dan penataan lingkungan hijau yang berbasis adiwiyata.
Kolaborasi Mahasiswa KKN Profesi Melalui Program Pembangunan Fisik dan Nonfisik Jumriati Jumriati; Dwi Syukriady; Herawati Arief S; Supriadi Supriadi; Erniati Erniati; Abu Bakar Tumpu; Musbaing Musbaing; Aisya Aisya; Mutiara Tiffani Putri
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v4i4.1341

Abstract

Kolabrasi dalam Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKN-P) sebagai bentuk kreativitas pada suatu kegiatan yang tidak hanya memerlukan keahlian kompetensi pedagogik semata, tetapi juga diperlukan beberapa keterampilan, baik dalam kecakapan berkomunikasi, mengelola kelas, memecahkan masalah, pemanfaatan media dengan kecerdasan buatan (Artificial Inteligence), merefleksi, mengevaluasi, berkolaborasi, maupun kreatif dan inovativitas yang melibatkan beberapa elemen masyarakat sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Lebih dari itu, kolaborasi juga bertujuan untuk mengintegrasikan keahlian dan perspektif yang heterogen guna menghasilkan solusi yang lebih komprehensif dan berdampak luas, baik melalui pengembangan kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian antarmahasiswa di MAS Pondok Pesantren Ulul Albab Kota Makassar. Kegiatan ini menggunakan metode campuran (kolaboratif-partisipatif) dengan berfokus pada bentuk kreativitas dan pembinaan kerja fisik sebagai implementasi program kerja peserta Magang KKN-P terhadap warga binaan MAS Pondok Pesantren Ulul Albab Kota Makassar. Hasil dari kegiatan terdiri atas dua bagian, yakni berbentuk kinerja fisik dan nonfisik. Kegiatan fisik, antara lain: penataan sarana laboratorium TIK yang layak dan nyaman untuk digunakan, penataan ruang perpustakaan yang kondusif dan mendukung proses pembelajaran yang efektif, serta terciptanya taman yang asri, indah, dan sejuk dalam mendukung pembelajaran sains. Sebaliknya, kegiatan nonfisik: meningkatkan keaktifan dan kelancaran dalam berbahasai Inggris peserta didik, menumbuhkan potensi minat, bakat, dan kreativitas dan porseni, serta mendorong, menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam mendesain media pembelajaran (AI) yang lebih inovatif.
Literasi Digital: Pengaruhnya Terhadap Minat Baca Siswa SMA Syam, Syamsinar; Erniati, Erniati; Jumriati, Jumriati; Syukriady, Dwi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.1924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh literasi digital terhadap minat baca siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 3 Maros. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang dalam pelaksanaanya mengumpulkan data atau informasi menggunakan kuisioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Maros yang terdiri atas 6 kelas MIPA. Sampel penelitian ini kelas XI MIPA 4 dan XI MIPA 5 dengan jumlah siswa secara keseluruhan berjumlah 70 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan observasi dan angket atau kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat kecendrungan minat baca tergolong kurang dengan angka presentase 37.1% siswa yang tergolong cukup dan 62.9% siswa dengan kategori kurang. Sebaliknya, pengaruh literasi digital tergolong ke dalam katagori cukup dengan angka presentase 65.7% atau ada 46 siswa dari 70 siswa yang cenderung membaca menggunkan buku elektonik atau buku digital. Hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya pengaruh literasi digital terhadap minat baca siswa.
Penerapan Model Discovery Learning Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Berita Siswa Kelas VIII-B SMPN 11 Makassar Pakalessy, Aisa; Erniati, Erniati; Jumriati, Jumriati; Supriadi, Supriadi; Syukriady, Dwi
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2024): Isolek: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra (Maret 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/isolek.v2i1.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Discovery Learning dalam meningkatkan keterampilan menulis berita peserta didik kelas VIIIB SMP Negeri 11 Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan kemampuan menulis dengan penerapan model Discovery Learning. Data yang diperoleh dilaksanakan dalam dua siklus yaitu silus I dan siklus II dengan tahapan kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIIB SMP Negeri 11 Makassar yang berjumlah 28 siswa, terdiri dari 14 siswa pria dan 14 orang siswa wanita. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi penilaian keterampilan menulis peserta didik, dan hasil kemampuan menulis peserta didik serta dokumentasi hasil kerja peserta didik, sedangkan kriteria keberhasilan yaitu dari segi hasil yang dicapai hasil kelas VIIIB SMP Negeri 11 Makassar dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata keterampilan menulis peserta didik meningkat dari siklus I ke siklus II mencapai 75 dari jumlah peserta didik yang mendapatkan nilai >75 (KKM keterampilan menulis). Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan menulis berita peserta didik dengan memperhatikan nilai rata-rata dari aspek penilaian keefektifan dalam memperhatikan penjelasan cukup; kemampuan peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan guru cukup; sikap dalam menerima materi pembelajaran cukup; ketahanan konsentrasi peserta didik cukup; dan hasil penelitian siklus I mencapai 65,6 dan pada siklus II meningkat, mencapai 90,3 dan sudah memenuhi standar kreteria ketuntasan Minimal (KKM) yang ditargetkan oleh peneliti.
Sapaan Santun Iye Dan Tabe Dalam Falsafah Budaya Suku Bugis-Makassar Room, Rusdi; Syukriady, Dwi
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Vol. 2 No. 2 (2024): Isolek: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra (September 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/isolek.v2i2.412

Abstract

Sapaan santun merupakan salah satu bentuk komunikasi dan falsafah budaya yang mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat setempat. Penelitian ini berfokus pada penggunaan sapaan santun "Iye" dan "Tabe" dalam falsafah budaya suku Bugis-Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan makna filosofis, fungsi sosial, serta peran sapaan tersebut dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di masyarakat Bugis-Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan (literatur review) dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sapaan "Iye" melambangkan penghormatan, persetujuan, dan kesantunan dalam berkomunikasi, sedangkan sapaan "Tabe" mencerminkan nilai penghargaan dan permohonan izin dalam interaksi sosial. Keduanya tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai cerminan nilai-nilai falsafah harga diri dan empati yang menjadi landasan utama dalam budaya Bugis-Makassar. Sapaan ini juga berperan penting dalam memperkuat hubungan sosial, mencegah konflik, dan membangun rasa saling menghormati di tengah masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya melestarikan sapaan santun sebagai bagian dari warisan budaya tak benda yang dapat memperkaya khazanah komunikasi antarbudaya di Indonesia.
Tingkat Kemampuan Membaca Cepat Dengan Menggunakan Teknik Skimming Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Di SDN Bonto Baddo Tolo Kabupaten Jeneponto Tumpu, Abu Bakar; Syukriady, Dwi
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Vol. 2 No. 2 (2024): Isolek: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra (September 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/isolek.v2i2.415

Abstract

This study aims to determine the level of speed reading ability using skimming technique in Indonesian Language Subject of Fifth Grade Students at Bonto Baddo Tolo Kelara Elementary School, Jeneponto Regency. The type of research used is descriptive qualitative type. The subjects to be studied in this study were fifth grade students at Bonto Baddo Tolo Elementary School, Kelara District, Jeneponto Regency. The sample was 16 students. The data collection technique in the study was the test technique and observation sheet. The research instrument was the test material and test tools, while the data analysis technique in this study was the results of reading speed, reading comprehension, and calculating the overall average. Based on the results of the study, it can be concluded that overall the reading speed was 211 wpm, which is included in the good category. So the percentage of overall student understanding is 85%. So, the average ability to speed read using skimming technique of fifth grade students at Bonto Baddo Tolo Elementary School, Kelara District. Kelara, Jeneponto Regency is categorized as very good.
THE SYNTAX-MORPHOLOGY INTERFACE: HOW WORD STRUCTURE INFLUENCES SENTENCE CONSTRUCTION Zhafran Fatih Ananda; Dwi Syukriady; Rusdi Room; Linda Fitriyanti; Pahar Kurniadi; Lulu Jola Uktolseja
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.575

Abstract

This study explores the syntax-morphology interface, focusing on how internal word structure influences sentence construction across languages. It investigates the ways in which morphological processes—such as affixation, reduplication, and inflection—interact with syntactic behavior, shaping how words function within phrases and sentences. Drawing from theoretical frameworks and cross-linguistic data, the analysis reveals that word form is not merely an internal or isolated phenomenon, but one that plays a crucial role in determining grammatical relations, argument structure, and agreement patterns. For instance, morphological variations in verb forms can directly affect subject-object positioning and syntactic valency. These findings underscore the interdependence between morphology and syntax, suggesting that a comprehensive understanding of one requires close attention to the other. This research contributes to the refinement of generative linguistic theory and offers insights into the typological diversity of language structure.
PENDAMPINGAN KEPEMIMPINAN SEKOLAH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDAMPAK PADA TK ABA DAN TK CALIO DI KABUPATEN SOPPENG Ashar, Ashar; Idamayanti, Reski; Wilda, Wilda; Syukriady , Dwi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i8.2627

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah PAUD berperan penting dalam mutu layanan pendidikan, namun sering terkendala pengambilan keputusan yang kurang terstruktur, kolaboratif, dan reflektif. Kondisi ini berdampak pada rendahnya keterlibatan guru dan orang tua. Melalui Model 5T, kegiatan pengabdian ini memperkuat kapasitas kepala sekolah dalam merancang keputusan partisipatif berbasis konteks, membangun rencana aksi, serta membentuk budaya kepemimpinan kolaboratif yang berdampak nyata di lingkungan PAUD. Kepemimpinan kepala sekolah dalam pengambilan keputusan yang berdampak di dua satuan PAUD. Permasalahan yang dihadapi adalah lemahnya praktik pengambilan keputusan yang terstruktur, kolaboratif, dan berbasis refleksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas Pengabdian dilakukan melalui serangkaian kegiatan lokakarya, simulasi, dan pendampingan intensif dengan menggunakan pendekatan Model 5T (Telusuri, Tentukan, Tetapkan, Terapkan, Temukan) sebagai kerangka sistemik pengambilan keputusan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi lokakarya interaktif untuk penguatan konsep, simulasi pengambilan keputusan berbasis Model 5T, serta pendampingan intensif di sekolah. Proses dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, sehingga tercipta praktik kepemimpinan reflektif yang relevan dengan konteks masing-masing satuan PAUD. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman kepala sekolah terhadap proses pengambilan keputusan yang partisipatif, terstruktur, dan berbasis konteks nyata di satuan PAUD. Selain itu, kemampuan kepala sekolah dalam merancang rencana aksi yang terukur serta membangun mekanisme umpan balik efektif bersama guru dan orang tua juga mengalami perkembangan. Pendekatan pendampingan berbasis praktik reflektif dan kolaboratif ini terbukti mampu mendorong perubahan positif dalam tata kelola sekolah, memperkuat komunikasi antar pemangku kepentingan, serta membentuk budaya kepemimpinan yang berorientasi pada dampak nyata bagi mutu layanan pendidikan anak usia dini.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN MENULIS Syukriady, Dwi; Ashar, Ashar; Musbaing, Musbaing; Rusadi, La Ode; Taufik, Ashabul; Yuriatson, Yuriatson; Sasabone, Luana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23420

Abstract

Keterampilan menulis merupakan keterampilan dasar yang wajib di kuasai guru, namun sering hanya mendapat perhatian terbatas. Lebih lanjut, adanya Merdeka Belajar menuntut guru untuk mengadopsi perubahan sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan. Guru wajib untuk di bekali pengetahuan tentang pengembangan profesionalisme, salah satu cara untuk mengembangkan profesionalisme guru adalah melalui pelatihan menulis, guru yang terbiasa menulis mampu menciptakan ruang bagi diri melalui karya-karya dan memberi ide-ide baru untuk dibagikan kepada siswa di kelas. Melihat fakta yang terjadi disekolah mitra, tim pengabdian berinisiatif untuk mengadakan pelatihan menulis sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, praktik menulis dan Focus Group Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan menulis, guru merasa terbantu dengan pelatihan ini, respon positif juga tampak dari hasil Focus Group Discussion, mereka bersemangat setelah dibekali dengan pelatihan yang bermanfaat dan ingin melanjutkan latihan menulis secara mandiri.