Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh EMO DEMO Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Posyandu Rangkaian Melati Yulita, Yulita; Jairani, Eka Nenni; Nababan, Agnes Sry Vera
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 7 Nomor 4 (2024)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v7i4.610

Abstract

The problem of stunting does not only occur in Indonesia, but is also a global issue. The high rate of stunting in children under 5 years of age requires serious attention because it can affect their growth and development. Infant and young child feeding practices (PMBA) have great benefits in preventing stunting and supporting optimal growth and development processes. Inappropriate feeding in infants and toddlers can be one of the factors causing growth and development disorders known as stunting. This study aims to determine the effect of infant and young child feeding through emo-demo as an effort to prevent stunting in toddlers. The type of research is a quasi-experiment, with a one-group pretest-posttest design with a sample size of 30 mothers of toddlers. The results showed that there was an increase in the median score of maternal knowledge before and after being given an emo demo with a P-value of 0.000. The conclusion is that there is an effect of the emo demo about MP-ASI on changes in maternal knowledge before and after being given an emo demo at Posyandu.
Analysis of complex problem-solving skills using vr-based interactive media through an ethnopedagogy approach Nurannisa, Andi; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Yulita, Yulita
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020254360

Abstract

Complex Problem Solving is one of the essential skills needed to navigate the workforce. However, students' mastery of Complex Problem Solving remains relatively low, particularly in mathematics. This study is a quantitative research aimed at analyzing Complex Problem Solving skills using interactive teaching media based on virtual reality through an ethnopedagogy approach. The research was conducted at UPT SMP Negeri 1 Kahu by dividing the trial classes into limited trials, extensive trials, and experimental trials.To assess Complex Problem Solving skills, five essay questions were used, reflecting indicators such as identifying complex problems, evaluating/analyzing problem information, and generating problem-solving solutions. The results showed that the average Complex Problem Solving skills of students in the trial classes increased by 87%. Meanwhile, in the control class, students' learning outcomes only improved by approximately 62%. These findings indicate that using interactive learning media based on virtual reality through an ethnopedagogy approach effectively enhances students' Complex Problem Solving skills.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DAN ASUPAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI BADUTA Yulita, Yulita; Jairani, Eka Nenni; Lestari, Wanda; Nababan, Agnes Sry Vera
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v6i2.4058

Abstract

Nutritional deficiencies continue to be a public health issue in Indonesia, particularly in Posyandu Lasoni in Hilizoi Village. Inadequate dietary intake has a severe influence on children if it is not balanced; in the short term, it affects brain development and impairs physical growth, while in the long term, it reduces cognitive capacity and immunity. The study aimed to find out the associated mothers' knowledge of the first 1000 days of life and food intake with toddler nutritional status in Posyandu Lasoni, Hilizoi Village, Gido District, Nias Regency. This research was cross-sectional. Mothers with children aged 6 to 24 months were recruited from Posyandu. Chi-square analysis was used to analyze the data. The results showed that there was a relationship between the mother's knowledge about the first 1000 days of life and the nutritional status of children aged 6-24 months with a p-value = 0.010 (p <0.05), and there is a relationship between food intake for children under five and the nutritional status of children aged 6-24 months with a p-value = 0.013 (p <0.05). It was to expand the understanding of Posyandu cadres, health professionals should be provided training relating to the first 1000 days of life, and it is intended that mothers with under-five children would seek more health information and be more diligent in participating in Posyandu events every month.
PENINGKATAN SKILL PESERTA DIDIK DALAM PENGOLAHAN AUDIO VIDEO UNTUK MENGHADAPI UJI KOMPETENSI KEAHLIAN MULTIMEDIA Fitriyani, Fitriyani; Alkodri, Ari Amir; Yulita, Yulita; Isnanto, Burham
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Vol 4 No 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, Mei 2023
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32736/abdimastek.v4i1.1696

Abstract

Uji kompetensi merupakan salah satu upaya pemerintah bagian intervensi pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) Diharapkan melalui program ini, SMK bisa menghasilkan lulusan yang berkompeten. UKK berperan penting dalam kelulusan peserta didik karena hasil UKK akan menjadi indikator pencapaian standar kompetensi kelulusan dan nilai yang berkompetensi. Selain ilmu yang didapatkan seoarang siswa dari sekolah yang diajarkan guru dibidang multimedia diharapkan ada tambahan atau pengembangan ilmu bagi siswa sebelum yang tidak didapatkan oleh siswa dengan melakukan Uji Kompetensi Keahlian Multimedia dalam peningkatan skill peserta didik mengolah audio dan video menggunakan software Adobe Premiere Pro 2023. Pelatihan ini dilaksanakan oleh pihak eksternal ISB Atma Luhur Pangkalpinang bekerjasama dengan SMKN 1 Muntok selama 3 hari dimana pelaksanaan sebelum dilaksanakan Uji Kompetensi Keahlian Multimedia. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan skill siswa dalam menghadapi Uji Kompetensi Keahlian Multimedia berdasarkan keahlian yang dimiliki terukur dari adanya penilaian bagi siswa untuk bisa lulus Uji Kompetensi Keahlian Multimedia. Kata kunci: Kesiapan Uji Kompetensi Keahlian, siswa, multimedia
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang dengan Media Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa Sekolah Dasar Purba, Tuty Hertati; Yulita, Yulita; Gaho, Midar Santri Okta Kristina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi seimbang merupakan makanan sehari-hari yang dikonsumsi dengan berbagai aneka ragam makanan dan memenuhi kebutuhan zat gizi dengan porsi yang cukup dan tepat. Usia anak sekolah dasar merupakan usia seseorang memiliki aktivitas yang tinggi dengan kebiasaan makan tidak teratur yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan asupan dan kecukupan gizi yang dapat menimbulkan permasalahan gizi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang dengan media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap siswa Sekolah Dasar Negeri 105273 Helvetia. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Eksperiment dengan rancangann one group pretest-posttest. Tenik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 45 orang siswa di Sekolah Dasar Negeri 105273 Helvetia. Data dianalisis dengan menggunakan uji normalitas dan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata skor Pre -Test pengetahuan mengenai gizi seimbang sebesar 40,22% dan nilai rata-rata Post – Test pengetahuan sebesar 75,44%. Skor rata-rata Pre -Test sikap mengenai gizi seimbang sebesar 41,00% dan skor rata-rata Post – Test sikap sebesar 68,56%. Kesimpulan dari pada penelitian yaitu ada pengaruh pengetahuan siswa sebelum dan sesudah edukasi gizi seimbang dengan media video animasi dengan hasil nilai p-value = 0,000. Ada pengaruh sikap siswa sebelum dan sesudah edukasi gizi seimbang dengan media video animasi dengan hasil nilai p-value = 0,000. Saran untuk pihak sekolah agar menyediakan dan menempelkan informasi kesehatan khususnya tentang gizi seimbang untuk menambah pengetahuan siswa terkait pola hidup sehat
Pengaruh Media Papan Miring terhadap Pembelajaran Senam Lantai Materi Rol Belakang Pada Siswa Kelas IV Anjelika, Alloh; Qomara, Dwi; Yulita, Yulita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan miring terhadap hasil belajar senam lantai materi rol belakang pada siswa kelas IV. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes praktik rol belakang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa setelah diberikan perlakuan dengan media papan miring, di mana nilai rata-rata pretest sebesar 22,78 meningkat menjadi 36,22 pada posttest. Analisis korelasi Pearson Product Moment memperoleh nilai r = 0,903 > r tabel (0,482), dan uji t menunjukkan t hitung = 8,13 > t tabel = 2,131. Dengan demikian, penggunaan media papan miring berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar rol belakang siswa.
Analisis Hubungan Aktivitas Fisik Dan Konsumsi Pangan Ultra-Proses Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia Di Puskesmas Tanah 600 Jairani , Eka Nenni; Demitri , Athira; Putri , Monika; Yulita, Yulita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Peningkatan prevalensi hipertensi banyak ditemukan pada kelompok pra lansia (usia 45–59 tahun) yang mulai mengalami perubahan fisiologis dan penurunan elastisitas pembuluh darah. Faktor gaya hidup seperti aktivitas fisik yang rendah serta kebiasaan konsumsi pangan ultra-proses diketahui berperan penting dalam meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Pangan ultra-proses umumnya mengandung kadar garam, gula, dan lemak tinggi yang dapat memengaruhi tekanan darah melalui mekanisme retensi natrium dan resistensi insulin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dan kebiasaan konsumsi pangan ultra-proses dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di Puskesmas Tanah 600 Marelan. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik probability sampling dengan metode proportionate random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kejadian hipertensi (p-value = 0,034 < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi pangan ultra-proses dan kejadian hipertensi (p-value = 0,013 < 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik dan kebiasaan konsumsi pangan ultra-proses berhubungan secara signifikan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Oleh karena itu, disarankan agar masyarakat, khususnya kelompok pra lansia, aktif mengikuti kegiatan posyandu, meningkatkan aktivitas fisik secara teratur, serta menerapkan pola makan sehat dengan membatasi konsumsi pangan ultra-proses guna menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Transformasi Kelor Menjadi Emas Hijau: Pelatihan Inovatif Pembuatan Teh Herbal Unggulan untuk Kesehatan dan Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Desa Kelambir V Kebon Arma, Nuriah; Yulita, Yulita; Harahap, Shandy Fialy; Oktafirnanda, Yuka
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.22756

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan potensi daun kelor di Desa Kelambir V Kebun. memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat mengenai pengolahan daun kelor menjadi produk teh herbal unggulan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan nilai gizi serta peluang ekonominya. Kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan melalui pretest dan posttest, serta meningkatnya keterampilanpeserta dalam memproduksi dan memasarkan teh kelor. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakatdalam memanfaatkan potensi lokal. Kegiatan serupa dapat diperluas ke desa-desa lain agar manfaat kelor lebih meluas. Kata Kunci: Kelor, Teh Herbal, Pemberdayaan, Ekonomi Desa  ABSTRACT This community service activity was motivated by the low utilization of moringa leaves in Desa Kelambir V Kebon. Theaim of the program was to provide education and training to the community regarding the processing of moringa leaves into premium herbal tea products, while also raising awareness of their nutritional value and economic potential. The method consisted of counseling, training, and mentoring with 20 participants. The results indicated a significant increase in community knowledge through pretest and posttest, as well as improved skills in producing andmarketing moringa tea. In conclusion, this program successfully enhanced community capacity in utilizing local resources. It is suggested that similar programs be expanded to other villages to maximize the benefits of moringa. Keywords: Moringa, Herbal Tea, Empowerment, Village Economy