Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang dengan Media Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa Sekolah Dasar Purba, Tuty Hertati; Yulita, Yulita; Gaho, Midar Santri Okta Kristina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi seimbang merupakan makanan sehari-hari yang dikonsumsi dengan berbagai aneka ragam makanan dan memenuhi kebutuhan zat gizi dengan porsi yang cukup dan tepat. Usia anak sekolah dasar merupakan usia seseorang memiliki aktivitas yang tinggi dengan kebiasaan makan tidak teratur yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan asupan dan kecukupan gizi yang dapat menimbulkan permasalahan gizi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang dengan media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap siswa Sekolah Dasar Negeri 105273 Helvetia. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Eksperiment dengan rancangann one group pretest-posttest. Tenik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 45 orang siswa di Sekolah Dasar Negeri 105273 Helvetia. Data dianalisis dengan menggunakan uji normalitas dan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata skor Pre -Test pengetahuan mengenai gizi seimbang sebesar 40,22% dan nilai rata-rata Post – Test pengetahuan sebesar 75,44%. Skor rata-rata Pre -Test sikap mengenai gizi seimbang sebesar 41,00% dan skor rata-rata Post – Test sikap sebesar 68,56%. Kesimpulan dari pada penelitian yaitu ada pengaruh pengetahuan siswa sebelum dan sesudah edukasi gizi seimbang dengan media video animasi dengan hasil nilai p-value = 0,000. Ada pengaruh sikap siswa sebelum dan sesudah edukasi gizi seimbang dengan media video animasi dengan hasil nilai p-value = 0,000. Saran untuk pihak sekolah agar menyediakan dan menempelkan informasi kesehatan khususnya tentang gizi seimbang untuk menambah pengetahuan siswa terkait pola hidup sehat
Pengaruh Media Papan Miring terhadap Pembelajaran Senam Lantai Materi Rol Belakang Pada Siswa Kelas IV Anjelika, Alloh; Qomara, Dwi; Yulita, Yulita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan miring terhadap hasil belajar senam lantai materi rol belakang pada siswa kelas IV. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes praktik rol belakang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa setelah diberikan perlakuan dengan media papan miring, di mana nilai rata-rata pretest sebesar 22,78 meningkat menjadi 36,22 pada posttest. Analisis korelasi Pearson Product Moment memperoleh nilai r = 0,903 > r tabel (0,482), dan uji t menunjukkan t hitung = 8,13 > t tabel = 2,131. Dengan demikian, penggunaan media papan miring berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar rol belakang siswa.
Transformasi Kelor Menjadi Emas Hijau: Pelatihan Inovatif Pembuatan Teh Herbal Unggulan untuk Kesehatan dan Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Desa Kelambir V Kebon Arma, Nuriah; Yulita, Yulita; Harahap, Shandy Fialy; Oktafirnanda, Yuka
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.22756

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan potensi daun kelor di Desa Kelambir V Kebun. memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat mengenai pengolahan daun kelor menjadi produk teh herbal unggulan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan nilai gizi serta peluang ekonominya. Kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan melalui pretest dan posttest, serta meningkatnya keterampilanpeserta dalam memproduksi dan memasarkan teh kelor. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakatdalam memanfaatkan potensi lokal. Kegiatan serupa dapat diperluas ke desa-desa lain agar manfaat kelor lebih meluas. Kata Kunci: Kelor, Teh Herbal, Pemberdayaan, Ekonomi Desa  ABSTRACT This community service activity was motivated by the low utilization of moringa leaves in Desa Kelambir V Kebon. Theaim of the program was to provide education and training to the community regarding the processing of moringa leaves into premium herbal tea products, while also raising awareness of their nutritional value and economic potential. The method consisted of counseling, training, and mentoring with 20 participants. The results indicated a significant increase in community knowledge through pretest and posttest, as well as improved skills in producing andmarketing moringa tea. In conclusion, this program successfully enhanced community capacity in utilizing local resources. It is suggested that similar programs be expanded to other villages to maximize the benefits of moringa. Keywords: Moringa, Herbal Tea, Empowerment, Village Economy
Analisis Efektivitas Biaya Terapi Antidiabetik Oral pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan di Rumah Sakit Islam Jakarta Charles, Charles; Rianto, Leonov; Sari, Liska Marlinda; Yulita, Yulita
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v6i1.989

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang memerlukan pengobatan jangka panjang dengan biaya tinggi. Analisis efektivitas biaya (Cost Effectiveness Analysis, CEA) digunakan untuk menentukan pilihan terapi yang efisien antara biaya dan hasil klinis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui terapi antidiabetik oral yang paling cost-effective pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Islam Jakarta. Metode Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional cross sectional dengan data retrospektif dari rekam medis pasien bulan November 2024. Sampel meliputi 250 pasien BPJS dan 47 pasien umum. Analisis dilakukan terhadap biaya medis langsung (obat, laboratorium, konsultasi) dan efektivitas penurunan kadar gula darah sewaktu (GDS). Nilai Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER) digunakan untuk menentukan terapi yang paling efisien. Hasil penelitian menunjukkan pada pasien BPJS, terapi Glimepiride monoterapi memiliki nilai ACER terendah (Rp1.103,05) dan efektivitas 100%. Kombinasi Metformin–Glimepiride menunjukkan ACER Rp1.934,14 dan efektivitas 69,44%. Pada pasien umum, kombinasi Glucophage XR–Glimepiride memiliki ACER Rp5.128,10 dan efektivitas 100%.. Kesimpulan: Terapi Glimepiride merupakan regimen paling cost-effective untuk pasien BPJS, sedangkan kombinasi Glucophage XR–Glimepiride paling efisien untuk pasien umum.
Pelatihan kewirausahaan kreatif berbasis produk lokal: UMKM Danisa Keripik Sukristin, Sukristin; Yulita, Yulita; Syamsijulianto, Tri; Pranata, Alvira
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.29764

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh UMKM Danisa Keripik dalam pengembangan inovasi produk, pengemasan, dan pemasaran. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kewirausahaan kreatif pelaku UMKM berbasis potensi lokal melalui pelatihan dan pendampingan yang terstruktur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pelaku usaha, masyarakat, dan tim akademisi, dengan tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan interaktif, serta pendampingan pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterampilan inovasi produk, desain kemasan, dan kemampuan pemasaran digital. Peserta mampu mengembangkan variasi rasa baru, memperbaiki tampilan produk, serta memperluas jaringan pemasaran melalui media sosial. Selain itu, terjadi peningkatan produktivitas dan penjualan hingga 40% dibandingkan sebelum pelatihan. Kegiatan ini juga berdampak positif terhadap tumbuhnya kemandirian dan kepercayaan diri pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, pelatihan kewirausahaan kreatif berbasis produk lokal ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat dan dapat dijadikan model pemberdayaan berkelanjutan bagi UMKM di wilayah lain.
Peran Media Visual terhadap Minat Belajar pada Pembelajaran IPAS Kelas 4 di SDN 18 Entubah Wardani, Tri; Sukristin, Sukristin; Yulita, Yulita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media visual dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 18 Entubah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan bahwa siswa mengalami beberapa permasalahan dalam pembelajaran, seperti kurang merasa senang saat belajar, tidak tertarik mengikuti diskusi kelompok, sering menunda pekerjaan rumah, serta kesulitan berkonsentrasi selama proses pembelajaran berlangsung. Kondisi tersebut menunjukkan adanya indikasi rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPAS. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 18 Entubah yang terletak di Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Subjek penelitian berjumlah 17 siswa kelas IV yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan wali kelas dan penyebaran angket kepada siswa. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi untuk memastikan keakuratan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 siswa, sekitar 4–5 siswa masih memiliki minat belajar yang rendah, sedangkan sebagian besar siswa lainnya memiliki minat belajar yang cukup baik. Penggunaan media visual berupa gambar dalam pembelajaran terbukti mampu membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan interaktif sehingga meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, guru juga memberikan motivasi dan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media visual dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS.
Analisis Kebijakan dan Implementasi Pembangunan Jalan Tol di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Dampak Sosial-Ekonomi Hanasi, Raihan A.; Harun, Azis; Abdullah, Sri Naila Putri; Yulita, Yulita; Mahmud, Nirmawati; Mareteng, Siti Mardia; Ahaya, Fija
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36271

Abstract

Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol, merupakan elemen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia. Sejak awal 2000-an hingga 2024, pembangunan jalan tol mengalami percepatan signifikan dari 700 km menjadi lebih dari 2.700 km sebagai bagian dari agenda prioritas pemerintah dalam RPJMN. Namun, capaian ini diiringi oleh berbagai tantangan kebijakan, implementasi, serta dampak sosial–lingkungan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pembangunan jalan tol di Indonesia melalui pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur. Analisis dilakukan dengan menelaah kerangka regulasi, mekanisme implementasi, skema pembiayaan, proses pengadaan lahan, serta dampak ekonomi dan ekologis berdasarkan sumber-sumber ilmiah dan dokumen resmi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembangunan jalan tol memberikan kontribusi besar terhadap penurunan biaya logistik, peningkatan konektivitas, dan pertumbuhan ekonomi regional, proses implementasinya kerap terhambat oleh persoalan pengadaan lahan, keterbatasan fiskal, kepastian regulasi, serta risiko sosial-lingkungan. Selain itu, pelaksanaan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU/PPP) terbukti efektif dalam mempercepat pembangunan, namun masih memerlukan penguatan tata kelola, transparansi, dan pembagian risiko yang proporsional. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan pembangunan berkelanjutan, integrasi kebijakan antarsektor, serta peningkatan partisipasi masyarakat untuk memastikan bahwa pembangunan jalan tol tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang adil dan menjaga kelestarian lingkungan.
Pengaruh Modifikasi Bet terhadap Pembelajaran Tenis Meja Kelas VI SD Negeri 20 Mabah Sumita, Rika; Yulita, Yulita; Qomara, Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kompetensi murid dalam melakukan praktik tenis meja dengan mengacu pada standar instrumen kemahiran dasar. Riset ini menerapkan metodologideskrriptif kuantitatif, dimana perolehan datanya dilakukan lewat instrumen penilaian uji praktik yang terdiri dari 10 indikator penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu memenuhi 7 dari 10 indikator yang dinilai. Persentase pencapaian yang diperoleh adalah 70%, yang termasuk dalam kategori cukup. Indikator yang telah tercapain meliputi kemampuan melakukan servis sesuai aturan, melakukan pukulan sesuai teknik, serta menunjukkan koordinasi tangan dan mata yang baik sementara itu, beberapa indikator yang belum tercapaian meunjukkan bahwa siswa masih perlu meingkatkan penguasaan teknik dasar tertentu dalam permainan tenis meja. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa kemahiran peserta didik dalam mempraktikan tenis meja tergolong dalam kriteria memadai dan masih memerlukan peningkatan melalui latihan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Hubungan Konsumsi Fast Food dan Sedentary Lifestyle terhadap Status Gizi Siswa Demitri, Athira; Lase, Vivin Martalenta; Yulita, Yulita; Purba, Tuty Hertati
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.5765

Abstract

An unbalanced diet can contribute to nutritional problems among adolescents. In addition, changes in adolescents’ lifestyles that tend to lead to a sedentary lifestyle may increase the risk of overweight and obesity. This study aimed to determine the relationship between fast food consumption and sedentary lifestyle with students’ nutritional status. This study employed a descriptive design with a cross-sectional approach. Samples were selected using a purposive sampling technique, involving 118 students. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Chi-square test. The results showed that there was no significant relationship between fast food consumption and students’ nutritional status (p = 0.564). However, there was a significant relationship between sedentary lifestyle and students’ nutritional status (p = 0.008). Based on the findings, it can be concluded that a sedentary lifestyle or low physical activity has a greater influence on students’ nutritional status compared to fast food consumption. Therefore, efforts are needed to increase physical activity and reduce sedentary behavior in order to maintain and improve students’ nutritional status.