Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Al Tarbawi Al Haditsah

PENGARUH POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SOPAN SANTUN REMAJA USIA 13-17 TAHUN DI RW 08 CADAS NGAMPAR KELURAHAN ARGASUNYA KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON Dalilul Fatikhah; Suklani Suklani; Mahfud Mahfud
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2: Pendidikan Karakter
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v3i2.3485

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki latar belakang dengan ditemukannya perilaku sopan santun remaja yang sudah sesuai harapan, karena kebanyakan para orang tua menerapkan pola asuh demokratis dalam mendidik anak-anaknya, dan sopan santun remaja di RW 08 Cadas Ngampar Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sudah dikatakan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh data tentang pola asuh demokratis yang diterapkan para orang tua, perilaku sopan santun remaja Cadas Ngampar  berperilaku baik, hubungan antara Pengaruh Pola Asuh Demokratis  Orang Tua Terhadap Perilaku Sopan Santun Remaja Usia 13-17 Tahun Di RW 08 Cadas Ngampar Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif, dan uji korelasi.Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Perilaku Sopan Santun Remaja di RW Cadas Ngampar Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon dalam kategori  Baik dengan skor sebesar 75.7% karena berada pada rentang prosentase antara 75% - 100%. Pengaruh Pola Asuh Demokratis Orang Tua Terhadap Perilaku Sopan Santun Remaja Usia 13-17 Tahun di RW 08 Cadas Ngampar Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon terdapat nilai cukup tinggi karena berada pada interval 0,40 – 0,70 dengan nilai rxy = 00,630. Dengan demikian ada variabel lain yang lebih memiliki hubungan dengan perilaku sopan santun remaja..
PENGARUH PEMBERIAN TUGAS HAFALAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGHAFAL SISWA PADA BIDANG STUDI ALQUR’AN HADITS DI MTS HIDAYATUS SHIBYAN DESA KECOMBERAN KECAMATAN TALUN KABUPATEN CIREBON Ahmad Fahmi; Suteja Suteja; Suklani Suklani
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Inovasi Pembelajaran PAI di Era Digital
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v4i1.3923

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang dengan masih ditemukannya minat siswa untuk menghafal Al-Qur’an yang belum sesuai harapan, padahal proses pendidikan di MTs Hidayatus Shibyan Desa Kecomberan Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon sudah baik. Beberapa indikasinya adalah sebagian besar mata pelajaran yang ada di MTs Hidayatus Shibyan memerlukan kemampuan menghafal Al-Qur’an dengan baik, khususnya pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dan SKL dari Al-Qur’an Hadits tersebut menitik beratkan pada siswanya untuk terampil menghafal Al-Qur’an terutama Juz 30.Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu, pemberian tugas hafalan pada bidang studi Al-Qur’an Hadits di MTs Hidayatus Shibyan, memperoleh skor 2,51 termasuk dalam kategori rendah. Kemampuan menghafal siswa pada bidang studi Al-Qur’an Hadits di MTs Hidayatus Shibyan memperoleh skor 2,85 termasuk dalam kategori rendah dikarenakan jumlah hafalan siswa-siswi MTs Hidayatus Shibyan masih belum tercapai sepenuhnya. Pengaruh antara pemberian tugas hafalan terhadap kemampuan menghafal siswa pada bidang studi Al-Qur’an Hadits di MTs Hidayatus Shibyan Desa Kecomberan Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon memiliki tingkat korelasi yang lemah atau rendah, dengan diperoleh nilai koefisien 0,399 yang menunjukkan pada korelasi yang lemah atau rendah, karena berada pada interval 0,20 – 0,40.
The Development of Islamic Religious Education Curriculum (PAI) for Internected Citizens (Prisonesrs) in Class I State Prison House, Cirebon City suklani Suklani; A Syathori; Imam Sibaweh
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): Pendidikan Islam Kontemporer
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v7i1.9881

Abstract

The purpose of this study relates to the state detention house which is basically a home for inmates who have committed criminal acts, perpetrators of crimes with various actions. However, the researcher analyzed that they had lost their way in life. So, it is not kept away but given a humanitarian approach. A powerful humanitarian approach by providing education to them. The approach to Islamic religious education is the bulwark of morality in their lives after leaving the detention center. Researchers divide Islamic religious education into five aspects, namely: (1) iqro, (2) fiqh, (3) moral aqidah, (4) quran hadith, (5) cultural history, and (6) deepening of the Koran. The researcher concludes: (a) the implementation of adding material is important, measuring the success of education, adequate teaching staff, (b) the curriculum must be standard, the material still depends on the ustad, the material is in accordance with the respective cleric's ormas, and (c) there are several obstacles inmates who are difficult to take to class, lazy to learn and low motivation from inmates, lack of teaching staff and incomplete facilities.