Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Building Resilience: The Role of Community-Based Disaster Preparedness Training in Empowering Lubuk Village, Indonesia Chotib, HM.; Haesdhona, Haesdhona; Syahwami, Syahwami; Hamirul, Hamirul
Indonesian Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Community Empowerment Journal
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/icejournal.v4i2.44

Abstract

Lubuk Village in Bungo Regency, Jambi, Indonesia, faces a range of potential natural hazards, including floods, landslides, and forest fires. Building community resilience is crucial to mitigate the impact of these disasters. This community service initiative focused on empowering residents of Lubuk Village through a comprehensive disaster preparedness training program. A participatory approach was adopted, involving collaboration with village leaders, community members, and local government agencies. The training program consisted of workshops, simulations, and hands-on activities covering hazard identification, risk assessment, early warning systems, evacuation procedures, first aid, and basic search and rescue techniques. The training program enhanced community awareness of disaster risks and strengthened their capacity to respond effectively to emergencies. Participants demonstrated increased knowledge, improved skills, and greater confidence in their ability to protect themselves and their families during disasters. The initiative also fostered community cohesion and strengthened social networks. In conclusion, community-based disaster preparedness training is an effective public administration intervention for empowering communities to face natural hazards. By equipping residents with knowledge and skills, this initiative contributed to building a more resilient Lubuk Village.
MEMBANGUN LITERASI DIGITAL YANG KUAT : KEBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENCEGAH PENYEBARAN HOAKS Ulum, Panji; Al Hidayat, Nanang; Sari, Mela; Esdhona, Ha; Tarjo; Mardansyah; Z, Zahlimar
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 4 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 4 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i4.8250

Abstract

This community engagement aims to discuss and implement strategies for building strong digital literacy to enhance community empowerment in tackling the spread of hoaxes. Through a series of activities such as counseling and training sessions digital literacy, we actively involve the community to improve their understanding of digital media, information verification, and hoax identification. The results show a significant increased in digital literacy skills and community awareness of invalid information. The program also provided a platform for collaboration between academics, practitioners, and the community to build a sustainable digital literacy ecosystem. In conclusion, this collaborative effort promotes community empowerment in combating the spread of hoaxes and strengthens collective defenses against misinformation.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN KOPERASI DI DESA BANGUN HARJO KUAMANG KUNING Widyastuti, Ira; Albadry, Syah Amin; Handani, Deni; Rusnaini, Sasmita; Ulum, Panji; Rahmiati, Siti; Sofa, Ade; Mardansyah, Mardansyah; Haesdhona, Haesdhona
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3933

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa bangun harjo. Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya memahami prosedur pembentukan koperasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Indonesia. Jumlah masyarakat yang tidak memahami manfaat dan tujuan bergabung dalam koperasi adalah masalah yang sering ditemui. Banyak masyarakat di desa tidak memiliki koperasi unit desa (KUD) ataupun bentuk koperasi lainnya. Meskipun demikian, desa memiliki banyak potensi untuk menghasilkan produk rumah tangga dan produk pertanian dari kelompok usaha kecil yang ada di masyarakat. Sementara itu, materi yang disampaikan memberikan pemaparan teoritis dan praktis, tanya jawab dan diskusi menentukan sejauh mana peserta memahami proses pendampingan pembentukan koperasi. serta masyarakat bisa menyadari betapa pentingnya memahami proses pembentukan koperasi sesuai dengan Undang-Undang perkoperasian No.25/1992. Hasil dari evaluasi kegiatan pengabdian pendampingan pembentukan Koperasi Desa menunjukkan bahwa masyarakat telah memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang manfaat koperasi Desa, lebih banyak pengetahuan dan pemahaman tentang cara membentuk koperasi Desa, dan lebih banyak kesadaran dan keinginan untuk bergabung dengan koperasi
PELATIHAN DAN PEMDAMPINGAN PROSES PRODUK HALAL DAN PENERBITAN SERTIFIKAT HALAL BAGI PELAKU UMKM DI DESA BANGUN HARJO KUAMANG KUNING Widyastuti, Ira; Nugroho, Ramadhani Adi; Amin Albadry, Syah; Handani, Deni; Jesika, Silvia; Rusnaini, Sasmita; Rahmiati, Siti; Haesdhona, Haesdhona; Yasmir, Yasmir
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4431

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menerapkan prinsip halal pada produk yang mereka hasilkan. Meskipun kesadaran terhadap pentingnya produk halal terus berkembang, masih banyak UMKM yang menghadapi kesulitan dalam memahami regulasi dan prosedur sertifikasi halal. Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep halal, alur sertifikasi menggunakan platform SIHALAL, serta persiapan dokumen yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kehalalan produk dan kesiapan mereka dalam mengikuti proses sertifikasi. Sebagian peserta bahkan telah berhasil menyelesaikan tahap awal dalam pendaftaran sertifikasi halal. Hal ini membuktikan bahwa dengan pelatihan dan bimbingan yang tepat, pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing produk mereka melalui pemenuhan aspek kehalalan yang kini semakin menjadi perhatian utama pasar
PELATIHAN SOFT SKILL DAN HARD SKILL BAGI MAHASISWA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DAN KESIAPAN KERJA Ira Widyastuti; Syah Amin Albadry; Deni Handani; Sasmita Rusnaini; Siti Rahmiati; Ha esdhona; Feri Antoni
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4975

Abstract

Dalam menghadapi tantangan dunia kerja di era Revolusi Industri 4.0 saat ini, mahasiswa dituntut memiliki kompetensi yang seimbang antara hard skill (keterampilan teknis) dan soft skill (keterampilan non-teknis). Fakta menunjukkan bahwa kurangnya kesiapan kerja dan persaingan yang rendah masih menyulitkan banyak lulusan perguruan tinggi untuk masuk ke dunia kerja. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa melalui pelatihan yang menggabungkan hard skill (seperti keterampilan digital, penggunaan teknologi, dan analisis data) dengan soft skill (seperti komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, dan kerja sama tim). Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan interaktif, simulasi kasus dan pendampingan intensif oleh narasumber. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan membuat mahasiswa lebih siap kerja, kompetitif di seluruh dunia, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan industri. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa yang berpartisipasi; itu juga dapat berfungsi sebagai model pembinaan kompetensi yang dapat direplikasi yang menekankan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia demgan itu mereka bisa bersaing di pasar kerja global.