Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Keterkaitan antara Bed Turnover (BTO) dan Bed Occupancy Rate (BOR) terhadap Kualitas Dokumentasi Keperawatan Nurmalasari, Yunita; Hapsah, Hapsah; Latief, Jenny; Putri, Isnah Faradiba; Arafat, Rosyidah; Mastur, Mastur
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i2.3558

Abstract

Dokumentasi keperawatan merupakan poin penting untuk menilai kualitas pemberian layanan keperawatan kepada pasien. Namun, saat ini masih sering terabaikan karena faktor beban kerja perawat yang dianggap masih tinggi. Salah satu indikator untuk melihat beban kerja perawat adalah dengan melihat nilai bed turnover (BTO) dan bed occupancy rate (BOR) ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi hubungan antara BTO dan BOR terhadap kualitas dokumentasi keperawatan di ruang rawat inap. Penelitian ini menggunakan survei analitik cross sectional study. Dokumen asuhan keperawatan yang digunakan sebanyak 420 dokumen yang dilakukan secara cluster sampling dan diukur dengan menggunakan instrumen Modified Q-Dio serta nilai BTO dan BOR ruangan rawat inap yang dihitung dari data sensus pasien. Analisa data dengan meggunakan uji spearman rank correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara BTO dan BOR terhadap kualitas dokumentasi keperawatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor beban kerja bukan menjadi halangan bagi perawat dalam membuat asuhan keperawatan yang berkualitas. 
Korelasi Indeks Prestasi Kumulatif dan Masa Studi dengan Uji Kompetensi Perawat Jarman Jarman; Takdir Tahir; Syahrul Syahrul; Rosyidah Arafat; Nurmaulid Nurmaulid
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 8 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v8i1.406

Abstract

Nursing competency test is a process that must be passed by nursing students to measure the suitability between knowledge, skills and student behavior against competency standards of graduates who meet work competency standards. Only students who pass the competency test are able to enter health services. Passing competency test is certainly influenced by various aspects, some of them are GPA and study period. Both of these things are an important role in the teaching and learning process that a student goes through. GPA is an indicator to assess learning achievement and the length of study is the time taken by the student to complete his studies. However, recently there has been an assumption among students that a high GPA does not guarantee in passing competency test and a prolonged study period does not prevent students from first passing the competency test, therefore researchers are interested in seeing the correlation of the two things. Objective The aim of the reasearch was to determine the correlation between Grade Point Average (GPA) and the period of study toward passing the Nursing Competency Test in Nursing Departement of the Health Polytechnic of the Ministry of Health in Mamuju. Method This research is an analytic study with cross sectional design using secondary data. This research used total sampling with a sample size of 138. The Result showed that GPA had p<0,001 with correlation r= 0,908 and the study period had p<0,001 with correlation r=0,291. The Conclusion of the research is GPA had positive corelation very strong and the study period also had positive corelation but poor corelation.
Efektifitas Kombinasi Akupuntur Dan Latihan Kognitif Dalam Meningkatkan Fungsi Kognitif Pada Pasien Stroke: A Systematic Review Nurcaya Nurcaya; Rosyidah Arafat; Elly Lilianty Sjattar; Ramlian Ramlian
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.3305

Abstract

Latar belakang: Stroke saat ini merupakan penyebab kedua kematian dan penyebab ketiga kecacatan secara global. Salah satu komplikasi penyakit stroke adalah gangguan kognitif. Terapi akupuntur dikombinasikan dengan latihan kognitif sebagai upaya yang dilakukan untuk mengatasi gangguan kognitif. Tujuan: Untuk mendeskripsikan efektivitas kombinasi akupuntur dan latihan kognitif dalam meningkatkan fungsi kognitif pada pasien stroke. Metode: Pencarian artikel dilakukan secara sistematis pada enam database: PubMed, Proquest, Cochrane Library, Embase, GARUDA dan EBSCO untuk mengidentifikasi studi yang dilaporkan dalam bahasa Inggris dan bahasa indoneisa yang diterbitkan tahun 2012- 2022. Penelusuran literatur dilakukan mulai 12 April hingga 27 Juni 2022. Tinjauan ini sesuai dengan pedoman PRISMA. Hasil: Berdasarkan lima artikel yang telah direview, kombinasi akupuntur dan latihan kognitif efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif pada pasien stroke. Beberapa artikel menjelaskan hal yang berbeda terkait durasi, instrumen, metode maupun manfaat intervensi kombinasi akupuntur dan latihan kognitif , tetapi intervensi yang cukup efektif yaitu dengan durasi minimal 12 minggu dengan titik akupuntur pada baihui (GV20) dan shenting (GV24) dan sebagai alat ukur keberhasilan intervensi menggunakan MoCA, MMSE dan LOTCA. Kesimpulan: Intervensi kombinasi akupuntur dan latihan kognitif efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif pada pasien stroke.Kata kunci- Stroke; akupuntur; latihan kognitif; fungsi kognitif
EFEKTIFITAS TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN HEMODIALISIS : A SISTEMATIK REVIEW Ni Luh Emilia; Rosyidah Arafat; Elly L. Sjattar C
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengantar: Banyak uji klinis telah mengevaluasi relaksasi benson terhadap kecemasan pada pasien hemodialisis, tetapi belum ada yang menggunakan metode sistematik review dilaporkan sebelumnya. Review ini dirancang untuk mengkaji secara sistematis efektivitas terapi relaksasi benson terhadap kecemasan pada pasien hemodialysis dan terkait dengan variabel atau outcame sekunder yang lain. Metode : Kami melakukan tinjauan sistematis ini berdasarkan standar PRISMA dan memulai pencarian artikel berbasis bukti melalui: PubMED, Science Direct, ProQUEST, Ebsco dan Cochrane Library. Kami mengidentifikasi artikel dalam Bahasa inggris mengenai kecemasan pada pasien hemodialisa yang diterbitkan dari tahun 2010-2020. Hasil : Kami menemukan 932 artikel dari database elektronik dan review ini hanya menggunakan 5 artikel sebagai referensi utama yang terdiri dari 2 randomized trial with a control group,1 quasi experiment pretest and posttest design with comparison group, 1 triple blind clinical trial study dan 1 artikel random witnessed clinical trial study. Dari 5 artikel ini menyatakan bahwa relaksasi benson efektif dalam menurunkan kecemasan degan nilai P<0,05. Bukan hanya kecemasan yang dilaporkan, relaksasi benson juga dapat menurunkan stress, depresi dan nyeri pada pasien hemodialisis. Dengan menggunakan 6 langkah, waktu dan durasi yang baik dalam melakukan teknik ini adalah setiap hari satu atau dua kali sehari 15-20 menit yang dapat dilakukan oleh perawat dan pasien sendiri hanya dengan menonton video atau mengikuti langkah-langkah teknik relaksasi benson ini. Kesimpulan : Studi ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi benson ini mungkin efektif dalam menurunkan kecemasan, stress, depresi dan nyeri pada pasien hemodialysis tetapi masih dibutuhkan studi lebih lanjut dengan mempertimbangkan kualitas dan resiko bias yang minimal.
The Effect of Endotracheal Suction on Hemodynamics of Neurological Patients: A Literature Review Aris, Rahaemil Jannah; Arafat, Rosyidah; Rachmawaty, Rini
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 8 No. 4 (2025): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v8i4.844

Abstract

Introduction: One of the challenges in caring for neurology patients is the risk of increased intracranial pressure. Endotracheal suction is a routine nursing action but this procedure is reported can affect hemodynamic parameters. Artificial Airway Suction endotracheal recommends open and closed endotracheal suction safety and effective but several studies recommend the use of closed endotracheal suction so that study of the effect of endotracheal suction is needed. Objective: To determine the effect of endotracheal suction on hemodynamics of neurology patients. Method: The author was using a flow chart prism from 3 databases, namely Pubmed, Research Gate and Europe PMC with quantitative articles and Randomized Controlled Trial studies. Results: There were 11 articles found by the author, 8 articles compared the effect of endotracheal suction on hemodynamics, showing a significant effect between the use of open endotracheal suction and closed endotracheal suction on several hemodynamic assessment variables, which results were found more stable hemodynamic in the use of closed endotracheal suction, 3 articles looked at the effect of open endotracheal suction on oxygen saturation and all concluded that there was an effect of open endotracheal suction. 4 articles recommended the use of closed endotracheal suction in critical care areas because there were fewer physiological disorders. Conclusion: The use of closed endotracheal suction is recommended for neuro patients because of the more stable hemodynamic effects. The author suggests further studies on the effect of endotracheal suction of neurology patients spesifik for increased intracranial pressure.
Personal Resources on Work Engagement: Study Comparison Based on Length of Service's Nurses Employment in Hospitals AS, Andi Indahwaty; Irwandy, Irwandy; Arafat, Rosyidah; Saleh, Lalu Muhammad; Ramadany, Sri; Mangilep, Adelia U. Ady; Chalidyanto, Djazuly; Kalsum, Ummu
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i11.11034

Abstract

The current study investigates the comparison between Personal Resources (PR) and Work Engagement (WE) based on Length of Service. This is a quantitative study conducted using a cross-sectional approach. The sample contained 257 employees of three hospitals in South Sulawesi who were selected by simple random sampling and then analyzed using an ANOVA test on SPSS 24. The results of the analysis demonstrated that there was a statistically significant relationship (p < 0.05) between PR and WE based on the employees' length of service within the hospital. Length of Service has an important role in increasing the influence of personal resources and work engagement.
Program Siaga Cegah Hipertensi dan Stroke pada Masyarakat di Wilayah Tamalanrea Makassar Arafat, Rosyidah; Setyawati, Andina; Ningrat, Syahrul
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i1.27112

Abstract

Sebagai upaya penanggulangan masalah hipertensi yang berisiko stroke, Pemerintah Kota Makassar dalam Bidang kesehatan, telah meluncurkan program Sijagai. Dimana tenaga kesehatan dari Puskesmas yang langsung datang ke rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan jika ada yang sakit dan menanganinya. Namun dalam pelaksanaan pengmas ini berfokus pada 3 kegiatan senam sehat lansia, deteksi faktor risiko melalui pemeriksaan TD, GDS, dan kolesterol total lalu diberikan edukasi pencegahan dan penanganan hipertensi, diet rendah garam, dan deteksi dini stroke. Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 50 % pasien mengalami hipertensi dan memiliki koleterol tinggi, setelah diberikan edukasi pengetahuan dan ketermapilan meningkat yang terlihat dari kemampuan mengulang informasi dan roleplay.