Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

DAMPAK PEMBANGUNAN PERUMAHAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI DI NAGARI SALIDO KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN Mulya, Ressa; Rahmadani, Sri; Wijaya, Wibi
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.57774

Abstract

Agricultural land is now starting to be converted for development because agricultural land can be purchased at affordable prices and then the land is conditioned to be used as development land. The shift in the function of agricultural land will certainly have an impact on people's lives in the future, both from a social and economic perspective. The purpose of the study was to describe the impact of housing development on the socio-economic conditions of farmers in Nagari Salido, District IV Jurai, Pesisir Selatan Regency. The theory used in this research is the Structural Functional theory proposed by Robert K Merton. The research was conducted in Nagari Salido, District IV Jurai, Pesisir Selatan Regency. This research uses qualitative research method with descriptive research type. Withdrawal of informants is done by purposive sampling technique. The method of data collection in this study began with observation, in-depth interviews, and document studies. Data analysis techniques in research can be carried out in several stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that there were several impacts of housing development on the social and economic conditions of the community, including: 1) Farmers lost their jobs. 2) Lack of interaction between immigrant communities and local communities, and 3) Opening new job opportunities for the surrounding community
Optimalisasi Fungsi Koperasi Jasa Keuangan Syari’ah (KJKS) dalam Pengentasan Kemiskinan di Kelurahan Cupak Tangah Kota Padang Rahmadani, Sri; Safarida, Safarida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang keberhasilan KJKS Cupak Tangah dalam mengentaskan kemiskinan. Hal ini terlihat dari penurunan angka kemiskinan di Kelurahan Cupak Tangah dari tahun 2018 hingga 2019. Penurunan angka kemiskinan mencapai 38% dalam satu tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan optimalisasi fungsi KJKS BMT Cupak Tangah sehingga mampu mengentaskan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan dalam penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dianalisis menggunakan model Milles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan dilapangan terdapat beberapa stratetgi KJKS Cupak Tangah dalam penanggulangan kemiskinan, yaitu: pemberian penyuluhan tentang program KJKS agar dikenal. Prosedur peminjamannya lebih fleksibel sehingga bisa diakses oleh semua orang. Penegakan sistem Murabahah. Margin yang dikenakan relatif lebih kecil dibandingkan dengan koperasi lain, dan pengurus KJKS melakukan pendampingan usaha untuk usaha anggota.
Strategi Adaptasi Buruh Kelapa Sawit di Kampung 2 Mahakarya Kecamatan Luhak Nan Duo Ermanita, Ermanita; Rahmadani, Sri; Akbar, Waza Karia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah yaitu transmigrasi. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan transmigran, peningkatan dan pemerataan pembangunan serta memperkukuh kesatuan dan persatuan bangsa. Salah satu wilayah yang dijadikan lokasi transmigrasi pada tahun 1953 ialah Kampung 2 Jorong Mahakarya Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Masyarakat yang mengikuti program transmigrasi berhak mendapatkan lahan usaha seluas 2 hektar  dan lahan pekarangan seluas ½ hektar dari pemerintah. Pada tahun 1980-an banyak dari transmigrasi yang menjual lahan yang didapatkan dari pemerintah sehingga menyebabkan anak generasi pertama transmigrasi tidak memiliki lahan. Akibat tidak memiliki lahan maka sebagian anak generasi pertama dari tranmigrasi tahun 1953 bekerja sebagai buruh kelapa sawit. Upah dari bekerja sebagai buruh kelapa sawit dalam setiap bulannya kurang untuk mencukupi berbagai kebutuhan keluarga sehingga para buruh kelapa sawit harus melakukan berbagai strategi adaptasi supaya dapat bertahan hidup
Perubahan Sosial Ekonomi Dan Strategi Nafkah Rumah Tangga (Studi Kasus Covid-19 Dinagari Silaut Kecematan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan) Sumersi, Rosi; Rahmadani, Sri; Akbar, Waza Karia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1913

Abstract

Pandemi covid 19 ini berdampak dalam tatanam l kehidupan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan perubahan sosial ekonomi masyarakat pada masa pandemi Covid-19 diNagari Silaut Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan ? dan bagaimana strategi nafkah rumah tangga mayarakat dalam mempertahankan ekonomi rumah tangga pada masa pandemi Covid 19 diNagari Silaut Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Model analisis data yaitu melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengambarkan bahwa: Perubahan sosial ekonomi masyarakat pada masa pandemi Covid-19 di Nagari Silaut Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan yaitu 1) berkurangnya pendapat masyarakat. 2) Perubahan struktur sosial masyarakat, dikarenakan adanya pembatasan bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan diluar rumah. 3) peningkatan penggunaan teknologi di masyarakat sebagai sarana penunjang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Strategi bertahan hidup pada masa pandemi ada beberapa cara yaitu :1). menerapkan pola nafkah ganda dan melibatkan seluruh anggota keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup 2) Menetapkan skala prioritas. 3) mengurangi pengeluaran dalam rumah tangga.
Pendistribusian Hasil Tangkapan Ikan (Tinjauan Sosioloigi Ekonomi tentang Nelayan di Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai) Rasidin, Rasidin; Rahmadani, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1961

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pendistribusian hasil tangkapan ikan nelayan Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengidentifikasi aktor yang terlibat dalam pendistribusian hasil tangkapan ikan nelayan di Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. 2) untuk mendiskripsikan pendistribusian hasil tangkapan ikan nelayan di Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori strutural fungsional yang dikemukakan oleh Talcott Parson. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah 16 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan dengan model analisis data yang interaktif (miles dan huberman) yang mencakup empat tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : 1) aktor yang terlibat dalam pendistribusian hasil tangkapan ikan nelayan di Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, nelayan dan keluarga, penampung besar, penampung kecil. 2). Pendistribusian hasil tangkapan ikan nelayan Sioban proses pendistribusiannya masih tradisional dengan rantai pasok: (a) nelayan-konsumen (b) nelayan-penampung kecil (c) nelayan-penampung besar-toke/agen-konsumen.
Faktor Penyebab Bertahannya Tari Tradisional Kuda Lumping di Jorong Batas Minang Nagari Kurnia Selatan Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya Gea, Maya Anjani; Elfemi, Nilda; Rahmadani, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2117

Abstract

Kesenian kuda lumping adalah pertunjukan yang diiringi oleh musik tradisional gamelan, dan alat musik pengiring lainnya, kuda-kudaan yang dikenakan oleh para pemain yang tidak ubahnya tengah menunggangi seekor kuda dalam iringan musik. Meskipun permainan ini berasal dari daerah asli jawa, permainan ini juga tetap terjaga keberadaanya didaerah lain dan tetap dilestarikan oleh masyarakat jawa pendatang hal ini juga terjadi didaerah Jorong Batas Minang, meskipun bukan asli penduduk pribumi dan dikelilingi oleh masyarakat asli Minang kabau, kebudayaan atau kebiasaan turun-temurun tetap dilakukan di dalam masyarakat Jawa tersebut, misalnya pertunjukan Kuda lumping tetap ditampilkan hingga saat ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan faktor penyebab bertahannya tradisi kuda lumping di Jorong Batas Minang Nagari Kurnia Selatan Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu data yang berbentuk data, kalimat dan gambar yang didapat di lapangan. Tipe penelitian berupa tipe deskriptif dimana peneliti menggambarakan, memaparkan dan menganalisis hasil penelitian yang didapat menjadi lebih luas lagi. Studi dokumen dalam peneliti dalam penelitian ini adalah dengan mencari dan mempelajari dokumen yang berhunungan dengan permasalahan yang diteliti, ada pun studi dokumen dalam penelitian ini yaitu gambar pementasan pertunjukkan kuda lumping yang didapat dari informan. Dari hasil penelitian, ada pun beberapa faktor penyebab bertahannya tradisi kuda lumping di Jorong Batas Minang Nagari Kurnai Selatan yaitu :1) Kekompakkan antara anggota komunitas kuda lumping, hal ini dapat dilihat dari keinginan para pemain untuk memperkenalkan kesenian kuda lumping pada masyarakat luas, meskipun tanpa bantuan dana dar pihak lain para pemain berusaha iuran bersama agar dapat melaksanakan pertunjukan. 2) Adanya dukungan keluarga pemain kuda lumping, hal ini ditandai adanya keluarga dari pemain kuda lumping yang memperbolehkan anggota untuk berpasrtisipasi dan tidak berharap upah dari pertunujukkan kuda lumping untuk memenuhi kebutuhan hidup. 3) Adanya dukungan dari pemerintah, yaitu pemerintah dari Nagari yang kadang memeberikan sumbangan dana agar pertunjukkan dapat terlaksana. 4) Solidaritas dari masyarakat sekitar, dapat dilihat dari masyarakat yang lebih tertarik manyaksikan pertunjukkan kuda lumping dibandingkan acara hiburan lainnya seperti wayang, dan orgen. Begitu juga masyarakat pribumi yang tidak memberi larangan untuk menampilkan pertunjukkan kuda lumping.
Modal Sosial Petani Jeruk dalam Memasarkan Buah Jeruk di Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Novrialdi, Novrialdi; Hefni, Hefni; Rahmadani, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2176

Abstract

Pemasaran buah jeruk di Aia Gadang, petani kurang memiliki peran karena harga jeruk ditentukan oleh pedagang pengumpul. Modal sosial berupa jaringan sosial, kepercayaan, dan norma sosial pada pemasaran hasil pertanian jeruk memungkinkan terjalinnya kerjasama antar aktor pasar. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan modal sosial petani jeruk dalam memasarkan buah jeruk di Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat. Teori yang digunakan adalah teori modal sosial yang dikemukakan oleh Coleman. Informan penelitian berjumlah 13 orang yang terdiri dari petani, petani pengumpul dan pedagang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa: (1) Modal sosial petani jeruk berbentuk jaringan sosial dalam pemasaran buah jeruk di Nagari Aia Gadang yaitu jaringan antara petani dengan petani pengumpul, petani dengan pedagang dan petani pengumpul dengan pedagang/agen. Jaringan sosial dalam pemasaran buah jeruk memberi manfaat yaitu mempermudah pemasaran dan menjaga hubungan antara aktor yang terlibat dalam pemasaran. (2) Modal sosial petani jeruk berbentuk norma sosial dalam pemasaran buah jeruk di Nagari Aia Gadang yaitu mengatur jadwal panen masing-masing petani pada saat panen raya dengan tujuan untuk menjaga pasokan tetap sesuai dengan permintaan pasar dan tidak terjadi persaingan antar petani, petani pengumpul dan pedagang/agen dapat melakukan pemasaran dengan baik dan menjaga harga tetapi stabil. (3) Modal sosial petani jeruk berbentuk kepercayaan dalam pemasaran buah jeruk di Nagari Aia Gadang yaitu kepercayaan antara petani dengan petani pengumpul dan antara petani dengan pedagang/agen bermanfaat pada kemudahan pemasaran, ketersediaan produk dan harga. Adanya kemudahan dalam biaya, yaitu pinjaman pada petani, maka akan menjamin hasil panen buah jeruk akan dibeli oleh pedagang.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN POHON CABE PINTAR DALAM MATERI FOTOSINTESIS KELAS IV DI MI AL-HIDAYAH KECAMATAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER Rahmadani, Sri; Rofahati, Muhibah; Virdiana, Julia Eva; Prayogo, Muhammad Suwignyo
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 9 No 1 (2024): Maret
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/alashr.v9i1.2816

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) meupakan suatu kumpulan dari pengetahuan alam dan sosial yang ada pada Kurikulum Merdeka. Yang termasuk pada materi IPAS yaitu tentang peristiwa alam dan sosial yang konkret. Sebagian besar dari materi IPAS ada yang bersifat abstrak dan hal tersebut membuat siswa kesulitan pada saat mempelajarinya. Dampak negatif dari hal itu membuat siswa hanya mendengarkan dan motivasi belajar kurang. Pada situasi ini sangat penting penggunaan media pembelajaran dalam pross pembelajaran IPAS agar siswa bisa memahami materi dan juga menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini meneliti tentang implementasi media pembelajaran pohon cabe pintar dalam pembelajaran IPAS materi fotosintesis kelas IV MI Al-Hidayah Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dan Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara komprehensif, dan analisis dokumen. Validitas dijaga melalui triangulasi data dan etika penelitian dipertahankan. Dengan hasil evaluasi yang positif, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Pohon Cabe Pintar telah memberikan dampak positif yang signifikan pada proses pembelajaran dan hasil belajar siswa di MI Al Hidayah Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember 
Irthibậtu bayna Hifzil Qur’ận wa Natîjati Ta’allumi al-Lughah al-Arabiyah lad£ Tullậbi as-Shaffi at-Tsậmini bi Madrasah an-Namîrah al-Mutawassithah al-Islậmiyah Pekanbaru/ ارتباط بين حفظ القراۤن ونتيجة تعلّم اللغة العربية لدى الطلاب الصف الثامن بمدرسة "النمرة" المتوسطة الإسلامية باكنبارو rahmadani, sri; karim, promadi; masrun, masrun
Al-Manar Vol 15, No 3 (2024): Al Manar: September-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/al-manar.v15i3.30810

Abstract

ABSTRAKSri Rahmadani (2024): The Relationship between Quran Memorization and the Learning Outcomes of Arabic Language for Grade Eighth Students at SMP An Namiroh Pekanbaru.This study is a quantitative research with two variables: students' Quran memorization as Variable (x) and Arabic language learning outcomes as Variable (y). The method used in this research is correlation. The objectives of this study are to determine (1) the quality of students' Quran memorization, (2) the Arabic learning scores of the students, and (3) the relationship between Quran memorization and the Arabic learning outcomes of the students. This research was conducted at SMP An Namiroh Pekanbaru. The population consists of 131 eighth-grade students, and the sample size is 67 students. The data collection method used is documentation. Based on the research results, the researcher found that 42 students had good Quran memorization scores, 5 students had very good scores, 13 students had low scores, and 2 students had very low scores. Additionally, 5 students achieved excellent scores, with a range of 26-30%. The researcher found that in Arabic language learning outcomes, there were 17 excellent students, 25 very good students, 13 good students, 5 low-scoring students, and 7 very low-scoring students. The researcher concluded that the highest Arabic learning outcome scores were from 25 students with very good information, followed by 17 students with excellent information, and lastly, 5 students with low information. Based on the correlational study conducted by the researcher, it can be concluded that there is a relationship between Quran memorization and the Arabic learning outcomes of eighth-grade students at SMP An Namiroh Pekanbaru. The correlation value between Quran memorization and Arabic learning outcomes is 0.3344, indicating a very strong relationship.Keywords: Quran Memorization, Arabic Language Learning Outcomes. ملخصسري رحمداني (2024)     : ارتباط بين حفظ القراۤن ونتيجة تعلّم اللغة العربية لدى الطلاب الصف الثامن  بمدرسة "النمرة"المتوسطة الإسلامية باكنباروهذه الرسالة هي بحث كمي بمتغيرين: حفظ القرآن كمتغير (x) ونتيجة تعلم اللغة العربية كمتغير. (y) الطريقة المستخدمة في هذه الرسالة هي الارتباط. تهدف هذه الرسالة إلى تحديد (1) كيفية حفظ الطلاب للقرآن الكريم، (2) نتيجة تعلم الطلاب للغة العربية، و (3) إرتباط بين حفظ القرآن الكريم ونتائج تعلم اللغة العربية للطلاب. أجريت هذه الرسالة في مدرسة "النمرة" المتوسطة الإسلامية باكنبارو. يتكون المجتمع من 131 طالبًا في الصف الثامن، و عيننته 67 طالبًا. الطريقة المستخدمة في جمع البيانات هي التوثيق. بناءً على نتائج البحث، وجد الباحث أن 42 طالبًا حصلوا على درجات جيدة في حفظ القرآن الكريم، و5 طلاب حصلوا على درجات جيدة جدًا، و13 طالبًا حصلوا على درجات منخفضة، و2 طالبين حصلوا على درجات منخفضة جدًا. بالإضافة إلى ذلك، حصل 5 طلاب على درجات ممتازة، بنطاق يتراوح بين 26-30%. وجدت الباحثة أن في نتائج تعلم اللغة العربية، كان هناك 17 طالبًا ممتازًا، و25 طالبًا جيدًا جدًا، و13 طالبًا جيدًا، و5 طلاب بدرجات منخفضة، و7 طلاب بدرجات منخفضة جدًا. استنتج الباحثة أن أعلى درجات نتائج تعلم اللغة العربية كانت من 25 طالبًا بمعلومات جيدة جدًا، تلاها 17 طالبًا بمعلومات ممتازة، وأخيرًا 5 طلاب بمعلومات منخفضة. بناءً على الدراسة الارتباطية التي أجراها الباحثة، يمكن الاستنتاج أن هناك إرتباط بين حفظ القرآن الكريم ونتائج تعلم اللغة العربية لطلاب الصف الثامن في مدرسة "النمرة" المتوسطة الإسلامية بكنبارو. قيمة الارتباط بين حفظ القرآن الكريم ونتائج تعلم اللغة العربية هي 0.3344، مما يشير إلى علاقة قوية جدًا.الكلمات الرئيسية: حفظ القرآن ، نتائج تعلم اللغة العربية.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Kelompok Menjahit Deta dan Batik Kajang Padati di Kota Padang Nofiandi, Tedi; Isnaini, Isnaini; Rahmadani, Sri
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 2, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v2i2.3716

Abstract

This research is motivated by the empowerment of sewing training for housewives conducted by the Padang City DPRD in the last 2 years, the sewing training empowerment is one of the main points of thought of members of the Padang City Regional House of Representatives, but the training runs for 1 week and then is continued by the Deta sewing group voluntarily. However, over time the trainees have earned income from opening a business at home. The Actors involved make it interesting to research. The purpose of this study was to describe the strategy of empowering housewives through the Deta Sewing and Batik Kajang Padati groups in Padang City. This research uses a qualitative approach with a descriptive type, and the informant of this research is done by taking informants through purposive sampling technique, namely by looking for informants who match the criteria set by the researcher. The data collection method starts from the in-depth interview stage, observation and document data collection. The unit of analysis in this study is in the group, namely the deta sewing group and sewing empowerment participants in Padang City. Data analysis is carried out from several stages, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing called the Miles and Hubermen model. The results of this study show that the sewing empowerment program in Padang City shows a positive impact in improving the skills and economy of housewives. Support, opportunities, and clear responsibilities, as well as the application of the ACTORS theory, are critical to the success of the program. The strategies used in the sewing empowerment program involve needs identification, training planning and implementation, collaboration with institutions, and ongoing support and evaluation to improve the skills, economic well-being, and social contribution of housewives.