p-Index From 2021 - 2026
9.164
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Dinamika Pendidikan JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Prima: Jurnal Pendidikan Matematika ALGORITMA : Journal of Mathematics Education JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah Tirtamath : Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Berajah Journal International Journal of STEM Education for Sustainability Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Jurnal Pendidikan Matematika Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Dinamika Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif Himpunan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Journal of the Indonesian Mathematics Education Society
Claim Missing Document
Check
Articles

KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS VIRTUAL CLASS Ria Sudiana; Abdul Fatah; Etika Khaerunnisa
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 10, No 1 (2017): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 10 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.379 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v10i1.1292

Abstract

Media  pembelajaran  interaktif  banyak  dikembangkan  dan dapat  diakses  melalui  smartphone  akan  tetapi  belum  banyak  digunakan dosen dan mahasiswa, oleh karenanya perlu dikembangkan model perkuliahan yang melibatkan penggunaan Smartphone. Virtual Class pada e-learning merupakan lingkungan belajar online, dalam hal ini lingkungan yang dimaksud dapat berupa berbasis web, portal atau software. Seperti pada pembelajaran di dunia nyata, setiap peserta baik dosen   maupun mahasiswa  harus  memenuhi  aturan  yang  disepakati.  Salah  satu  strategi untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa dijurusan pendidikan matematika melalui pembelajaran Virtual Class. Oleh karenanya perlu dikembangkan pembelajaran yang dapat menunjang pembelajran konvensional dikelas. Tujuan penelitian ini adalah memberikan inovasi dengan proses pembelajaran berbasis Virtual Class untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa jurusan Pendidikan Matemaatika Untirta. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan matematika yang mengambil matakuliah Riset Operasi yang diselenggarakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kesimpulan penelitian ini yaitu mahasiswa pada kelas yang menggunakan virtual class mempunyai kecenderungan lebih baik pada indikator inisiatif belajar , mendiagnosa kebutuhan belajar, memilih dan menerapkan strategi belajar, memonitor, mengatur dan mengontrol, memandang kesulitan sebagai tantangan, memanfaatkan dan mencari sumber yang relevan, mengevaluasi proses dan hasil belajar, self efficacy (konsep diri), namun masih lemah pada indikator menetapkan target dan tujuan belajar dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Kata kunci: Smartphone,  Virtual  Class,  Kemandirian  Belajar.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Rigorous Mathematical Thinking ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis dan Gaya Belajar Matematis Yustika Nuramalina; Aan Hendrayana; Etika Khaerunnisa
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 13, No 1 (2020): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 13 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.9 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v13i1.6035

Abstract

Pemecahan masalah menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan pembelajaran matematika dan harus dikembangkan oleh siswa. Untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis maka pembelajaran harus berfokus pada siswa dengan memperhatikan kemampuan awal matematis (KAM) dan gaya belajar matematis (GBM) siswa. Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui apakah pencapaian, peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan penerapan pendekatan rigorous mathematical thinking (RMT) lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran biasa, dan untuk mengetahui Bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan pendekatan rigorous mathematical thinking ditinjau dari KAM dan GBM. Penelitian dilakukan dengan menggunakan mixed method dengan desain Sequential Explanatory. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Satu Atap Kasemen. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling dengan mengambil dua kelas. Satu kelas sebagai kelas eksperimen dengan pendekatan RMT dan satu kelas sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran biasa (saintifik). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan pendekatan RMT lebih baik daripada siswa yang diberi pembelajaran biasa, (2) Terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan pendekatan RMT ditinjau dari KAM siswa, 3) Terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan pendekatan RMTditinjau dari GBM siswa. Kata Kunci : Kemampuan pemecahan masalah matematis,  rigorous mathematical thinking, kemampuan awal matematis dan gaya belajar matematis.
IDENTIFIKASI KECAKAPAN MATEMATIS KONTEKS BUDAYA BANTEN PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA Etika Khaerunnisa; Novaliyosi Novaliyosi
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2018): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 11 Nomor 2 Agustus
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.366 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v11i2.3752

Abstract

Mathematical skills are needed as a requirement for progress in modern times, and as a provision for the competitive 21st century. This puts pressure on students needing mathematical skills as a result of the learning process. Given the mathematics education students will be a professional teacher who is required to identify and improve the mathematical skills of students in school. So it is necessary to be anticipated early on for prospective math teacher who later become a teacher by knowing the level of his mathematical skills, based on the description of the students can do self-evaluation and follow-up on the advantages and weaknesses in each aspect of mathematical skill that includes comprehension concept, procedural fluency, strategic competence, and adaptive reasoning. The cultural context is integrated so that prospective teachers are able to see the mathematical aspects of their local culture and make it easier to solve the mathematical problems given through the Banten cultural context. The study purposes is to know and describe the picture of mathematical skills in the context of Banten culture in prospective math teachers. The research methode is qualitative method. The research instrument consists of a matter of mathematical skills test of Banten cultural context and interview guidance. Subjects in this study were students of Mathematics Education Department semester I academic year 2017/2018 of 113 students. The results showed that 1) Overall mathematical skill of cultural context of Banten mathematics teacher candidate of University of Sultan Ageng Tirtayasa including medium categorical; 2) There are 50% of mathematics teacher candidates possessing a mathematical skill in the Banten cultural context in the high category, and 30% of math candidates have moderate mathematical skills, and 20% of teachers have low mathematical skills in Banten cultural context; 3) The average aspect of mathematical skill of the Banten cultural context is highest in conceptual concept of understanding, while the average in the aspect of the lowest mathematical skill is on the aspect of the ability of adaptive reasoning. Keywords: Mathematical Skill, Banten Culture Context
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM MERANCANG MEDIA HANDS ON ACTIVITY SERTA LEMBAR KERJA EKSPLORATIF PENDAMPING Indhira Asih Vivi Yandari; Hepsi Nindiasari; Etika Khaerunnisa; Aan Subhan Pamungkas
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 1 (2018): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 11 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.529 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v11i1.2983

Abstract

ABSTRACTThis research is motivated by the lack of ability of student teachers of mathematics FKIP University of Sultan Ageng Tirtayasa in developing worksheets and media exploratory hands on activity. Based on observations in the course clump of learning (planning, strategies and evaluation) and the implementation of microteaching done by the students, obtained the fact that students in developing a worksheet is a collection of questions and do not require the capability of understanding the concept of the student. In addition, student teachers are still rarely use the media in learning, due to difficulties in designing and creating instructional media. Hence the need for teaching material that can be used as guides student teachers to develop explorative and media worksheet hands on activity. Thus the formulation of the problem and the purpose of this study is how to develop teaching material based worksheets and media exploratory hands on activity. The method used in this research is the development method includes preliminary studies, draft development, testing and development of the final product.The results of this research is a module consisting of four units, units of learning theory, the difference unit worksheets and job sheets, media unit hands on activity and worksheet exploratory unit. In each unit consists of several sub-units that correspond to the unit. Based on the results of expert testing and limited trials showed that the worksheet-based development modules exploratory and hands on activity worthy of media used. Keywords: Teaching Material, Worksheet Explorative, Media Hands on Activuty
ANALISIS LEARNING OBSTACLE DALAM MATERI HUBUNGAN ANTAR SUDUT SISWA KELAS VII Yuni Nuraeni; Sukirwan Sukirwan; Etika Khaerunnisa
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 14, No 1 (2021): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 14 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.119 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v14i1.10478

Abstract

Learning obstacle adalah kesulitan atau hambatan belajar yang dialami siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis learning obstacle yang terkait dengan materi hubungan antar sudut dan faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui tes dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIG di SMPN 1 Ciruas. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh lima learning obstacle yang termasuk jenis epistemological obstacle. Learning obstacle tersebut yaitu siswa belum mampu mengidentifikasi pasangan sudut berpelurus dan bertolak belakang, rendahnya kemampuan siswa dalam menafsirkan soal, siswa belum mampu memahami hubungan antar sudut berpenyiku, kesalahan siswa dalam operasi hitung, dan siswa belum memahami sudut dalam bangun datar segitiga.
Profil Kemampuan Penalaran Calon Guru Matematika Ditinjau Dari Jenis Kelamin Dan Pengetahuan Awal Etika Khaerunnisa
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 1 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v1i2.724

Abstract

Capaian pembelajaran lulusan sarjana pada kurikulum berbasis KKNI menunjukkan keselarasan dengan indikator kemampuan penalaran. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa perlu memiliki kemampuan penalaran dalam setiap proses pembelajaran, telebih mahasiswa calon guru, mengingat mahasiswa jurusan pendidikan matematika kelak akan menjadi guru profesional yang dituntut mampu mengidentifikasi dan meningkatkan kemampuan penalaran siswanya di sekolah. Sehingga perlu dilakukan antisipasi sejak dini bagi calon guru matematika yang kelak menjadi guru dengan cara mengetahui profil kemampuan penalaran dirinya, berdasarkan profil tersebut mahasiswa dapat melakukan evaluasi diri terhadap keunggulan dan kelemahan pada tiap indikator kemampuan penalaran. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan profil kemampuan penalaran calon guru laki-laki dan perempuan kategori pengetahuan awal (tinggi, sedang, rendah). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subyek  penelitian berdasarkan nilai tes pengetahuan awal dan jenis kelamin yang dikelompokkan dalam enam kategori. Instrumen  penelitian  terdiri  dari  soal  tes penalaran sebanyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator kemampuan mengajukan dugaan, dapat dicapai dengan kriteria mampu oleh calon guru laki-laki kategori tinggi dan kategori rendah serta perempuan kategori tinggi dan rendah. Pada indikator kemampuan melakukan manipulasi matematika dengan kriteria mampu hanya dicapai oleh calon guru perempuan kategori tinggi. Pada indikator kemampuan memberikan alasan terhadap beberapa solusi, hanya dapat dicapai dengan kriteria kurang mampu oleh laki-laki kategori tinggi dan sedang serta perempuan kategori tinggi, sedangkan untuk kriteria tidak mampu dicapai oleh laki-laki kategori rendah dan perempuan kategori sedang dan rendah. Pada indikator kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen dapat dicapai dengan kriteria mampu oleh calon guru laki-laki kategori tinggi dan sedang, serta perempuan kategori tinggi, sedang, rendah.  Pada indikator kemampuan menarik kesimpulan atau melakukan generalisasi, keenam kategori calon guru ada pada kriteria kurang mampu dalam menarik kesimpulan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP Dian Dame Tinambunan; Maman Fathurrohman; Etika Khaerunnisa
TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Vol 2, No 1 (2020): TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/tirtamath.v2i1.8322

Abstract

This research is motivated by the low ability of student' mathematical problem solving which is one of the goals in learning mathematic. One effort to improve students mathematical problem solving skills is to use the Cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) which makes students learn more actively in learning mathematics. This study aims to determine the final achievement and improvement of students' mathematical problem solving abilities by using the Numbered Head Together (NHT) learning model in mathematics learning. This study uses a quasi-experimental method with nonequivalent pretest-posttest control group design. The sample of this study were class VII E as an experimental class and class VII D as a control class in SMP Negeri 9 Serang City. The instrument used in this study was a test of mathematical problem solving ability. Data from this study were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The conclusion of this study is the final achievement and improvement of students' mathematical problem solving abilities by using the Cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) is better than students who use expository learning models. Thus, the Cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) can be applied to improve the mathematical problem solving ability of junior high school students.  Keywords:  Mathematical Problem Solving Ability, Numbered Head Together (NHT) Learning Model
KARAKTERISTIK MOTIVASI EKSTRINSIK DAN INTRINSIK SISWA SMP DALAM BELAJAR MATEMATIKA Vidiya Risna Dewi; Syamsuri Syamsuri; Etika Khaerunnisa
TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Vol 1, No 2 (2019): Tirtamath: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/tirtamath.v1i2.7145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik motivasi ekstrinsik dan intrinsik siswa SMP dalam belajar matematika, yang dilaksanakan di SMPN 8 Kota Serang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan jenis pendekatan penelitian deskriptif  kualitatif . Informan yang terlibat dalam penelitian ini adalah 2 guru dan siswa kelas VII dan kelas VIII di SMPN 8 Kota Serang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  dengan menggunakan teknik  observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan adalah dengan menggunakan triangulasi sumber dan tringulasi metode. Teknik analisis yang digunakan adalah menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan, reduksi,  penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian  ini adalah berupa paparan data dan pembahasan dimana terdapat 4 tipe karakteristik motivasi ekstrinsik dan intrinsik siswa SMP dalam belajar matematika yang terdiri dari: 1) tipe motivasi positif yakni siswa yang memiliki motivasi ekstrinsik dan intrinsik yang baik, 2) tipe motivasi positif Intrinsik yakni siswa yang memiliki motivasi ekstrinsik kurang baik dan motivasi intrinsik yang baik, 3) tipe motivasi Positif Ekstrinsik yang siswa yang memiliki motivasi ekstrinsik yang baik dan motivasi intrinsik yang kurang baik, dan 4) tipe motivasi negatif yakni siswa yakni siswa yang memiliki motivasi ekstrinsik dan intrinsik yang kurang baik.
Development of a Content Management System (CMS) for Mathematics Learning Tools Of Mathematics Pre Service Teachers Etika Khaerunnisa; Isna Rafianti; Aan Subhan Pamungkas; Heni Pujiastuti; Yani Setiani
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v9i2.2978

Abstract

The teacher has an important role in efforts to achieve the learning objectives of the students. In an effort to achieve the learning objectives, the teacher must prepare learning plans that refer to the content standards and learning objectives in each subject. How important is a mathematical learning plan, so that prospective mathematics teachers need to be equipped with the ability to arrange learning tools during lectures. To encourage the skills of prospective teachers in compiling learning tools, one alternative is to integrate TIK. The development of Wordpress Content Management System (CMS) as a learning media is expected to be a learning resource that can be accessed by prospective mathematics teacher students without limited space and time in developing mathematics learning tools which include annual programs, semester programs, syllabus, Learning Implementation Plans (RPP), Student Worksheets (LKS), with the aim of producing a product in the form of learning media that utilizes WordPress Content Management System (CMS) with mathematical learning device content. The research method used is Research and Development (R & D). The research procedure includes seven steps, namely: potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, and product revision. The instruments used were questionnaires, namely questionnaires for material experts, for media experts, and questionnaires used for limited testing to prospective mathematics teachers in this case students in the mathematics education department at Untirta. the results of the assessment of experts and respondents is equal to 83,8%, meaning that they have met the indicators of success of the products developed.
ANALISIS KETERATURAN MATEMATIS PADA BUDAYA BANTEN Etika Khaerunnisa; Yani Setiani; Isna Rafianti
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Prima: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v2i2.707

Abstract

This research is motivated by the searching of banten cultural information which is viewed from mathematics aspect is still unfocus, whereas the culture contains the elements of mathematics, mathematics is the construction of the culture. The search for mathematical regularity in Banten culture can be a study that can be integrated in mathematics learning on transformation material. The research use descriptive qualitative research. Based on the results of research, on the object of Banten gate, Banten Great Mosque, Banten Tower, Banten traditional roof contains elements of reflection, dilatation, translation, symmetry, rotation. In Banten gate appears regularity of reflection, dilation, translation. At the grand mosque of Banten it appears the regularity of rotation, reflection, dilation. In the tower of Banten there is regularity of rotation, dilation, reflection. On the roof of the house Banten has the regularity of reflection, dilation, rotation. With the study of banten culture in terms of the concept of transformation, it can be used by teachers in learning mathematics on the transformation materials in schools, so that students are expected not only to achieve the knowledge competence related to transformation material, but also as a form of strengthening character education at nationalist value by having attitude competence love of its own culture can grow and be owned by students as national identity
Co-Authors Aan Hendrayana Aan Hendrayana Aan Subhan Pamungkas Abdul Fatah Abdul Fatah Abdul, Fatah adilfi refa maferik Agni Melyana Ahmad Pernando Alfariji Ahmad Taufik Awami Aliyudin Aliyudin Ani Suryani Anindya Kirana Putri Ningrum Annisa Annisa Annisaa Nurul Hikmah Anwar Mutaqin Ariyanti, Davi Arrochman, Anggi Asep Muhyidin Ashri, Dewi Nadhila Asih, Indhira Aulia Juniati Auliannisa Ichwan, Aghnia Azzahra Shinta Bilqis Nurfata Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Claudia Salsabila Cucu Atikah Danis, Hayati Nufus Dewi Aulia Dhea Ayu Nadila Ramadhani Diah Rahma Muharam Dian Dame Tinambunan Dimas Hudda Satriani Dinda Puji Adhiska Dwi Wiguna Dwikinta, Made Anindya Elvira Agustina Dewanti Fahmi Fahmi Fakhrudin - Firdaus, Ahmad Hidayatul Fitri Rahmawati Ghina Ayu Meilani Trisni Haffith, Lydia Amandha Hafidzah, Febrina Hanifah Hanifah Hasanah, Hirmayatul Heni Pujiastuti Heni Pujiastuti Heni Pujiastuti Hepsi Nindiasari Hepsi Nindiasari Hepsi Nindiasari Hepsi, Hepsi Nindiasari Ihsannudin Ihsannudin Ihsanudin Ihsanudin Ihsanudin Ihsanudin Ihsanudin Ihsanudin, Ihsanudin Ilmi Solihat Ilmi Solihat Indhira Asih Vivi Yandari Indiana Marethi Indiana Marethi, Indiana Isma Syaftiani Syafruddin Isna Rafianti Jaenudin Jaenudin Jaenudin Kamila, Nazwa Guseynova Khairida Iskandar Khasanah, Mufidatun Khasanah, Neni Imro’atun Khoiro, Nisaul Lia Andelinawati Lukman Nulhakim Luluk Asmawati Luqman Nur Hakim Maman Fathurrohman Maman Fathurrohman Maman Fathurrohman, Maman Marethi, Indiana Maulida, Alfina Fitri Mayyadah, Umi Muhammad Reynaldi Mulkiah Nurajijah Mustafa, Ade Nandang Ningsih, Aulia Kusuma Novaliyosi Novaliyosi Novaliyosi Novaliyosi Novaliyosi, Novaliyosi Nurul Anriani Putri Safrina Wahyuningtyas Rahmawati, Cantika Rahmawati, Ratih Yulinda Ramdani, Muhammad Ranali Redita Ismi Utami Resti Hendriyani Ria Sudiana Ria Sudiana M.Si. Ria Sudiana, Ria Riza Novidona Afifah Rohadatul Aisy, Salma Sadriah Salsabila, Adinda Samuel Benny Dito Sholeh Hidayat Hidayat Siska Feby Fauziah Siti Maesaroh Siti Nurhalimah Siti Salwa Sayyidah Sjaifuddin Sjaifuddin Suhartini, Tati Sukirwan Sukirwan Sukirwan Sukirwan Supartini Supartini Supartini Supartini Syam, Syifa Subhiyati Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Tania Fajriyanti Tantri Indriani Tatu Hilaliyah V Y, Indhira Asih Vidiya Risna Dewi Vina Rohmatika Wildah Maulida Yani Setiani Yayat Ruhiat Yayat Ruhiat Yuni Nuraeni Yustika Nuramalina Yuyu Yuhana Yuyu Yuhana Yuyu Yuhana Yuyu Yuhana, Yuyu