Articles
Analysis of Mathematics Literacy Ability in Solving PISA-type Questions viewed from Students’ Mathematical Disposition
Dimas Hudda Satriani;
Yuyu Yuhana;
Etika Khaerunnisa
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (January - June 2023)
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/paradikma.v16i1.45514
The purpose of this research intended to described the qualities of students' mathematical dispositions and mathematical literacy in response to PISA-style questions. This research uses qualitative approaches and also incorporated within the qualitative descriptive research. The 39 students in class 10 MIPA who participated in the research were then reduced to three students to represent the low, medium, and high levels of disposition. The data were gathered using a questionnaire that measures students' mathematical disposition, a written essay test that measures students' mathematical literacy, and direct interviews. The outcome revealed that five students fell into the low mathematical disposition category, 25 students had medium mathematical disposition, and nine students had high mathematical disposition. On the PISA scale of mathematical literacy, students with low mathematical disposition earn level 2, students with medium mathematical dsiposition achieved level 4 whereas those with strong mathematical disposition obtain level 6.
Kesulitan Proses Matematisasi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau Dari Adversity Quotient
Sadriah;
Etika Khaerunnisa;
Syamsuri Syamsuri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5155
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam proses matematisasi soal cerita ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas XI–AK 1 Di SMK Nurul Huda Baros. Instrumen yang digunakan adalah angket AQ, tes diagnostik, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam proses matematisasi dengan adversity quotient dikelompokkan menjadi 3, yaitu kelompok pertama siswa belum mampu secara maksimal menyelesaikan proses matematisasi tahap horizontal dan vertikal, kelompok ini berada di tipe quitters. Kelompok kedua siswa belum mampu secara maksimal menyelesaikan proses matematisasi tahap vertikal, kelompok ini berada di tipe campers. Sedangkan kelompok ketiga siswa mampu menyelesaikan proses matematisasi tahap horizontal dan vertikal, kelompok ini berada di tipe climbers.
PENGARUH MATHEMATICAL HABITS OF MIND TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN DARING
Ani Suryani;
Sukirwan Sukirwan;
Etika Khaerunnisa
Berajah Journal Vol. 3 No. 3 (2023): August
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47353/bj.v3i3.261
The lack of student understanding causes many students to have very low critical thinking skills, this is the background in this study. Therefore, students must be given various opportunities to develop mathematical critical thinking habits. Mathematical habits of mind can help students independently solve various problems in all aspects of life, from the very simple to the very complex. Mathematical habits of mind can help because they consist of various aspects, namely skills, attitudes, experiences, habits, and critical thinking. The type of research used is Ex-post facto or causal using a quantitative approach. While the research instruments used in this study are 2, namely non-tests, namely a mathematical habits of mind questionnaire consisting of 28 questions and tests, namely critical thinking ability test questions consisting of 4 description test questions. The objectives in this study are: (1) to find out whether students' mathematical habits of mind have a significant influence on their ability to think critically when learning online; and (2) to find out how much influence students' mathematical habits of mind have on their ability to think critically when learning online.
Development of web-based e-LKPD to develop high school students' numeracy on geometry
Aan Subhan Pamungkas;
Etika Khaerunnisa;
Tania Fajriyanti
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/union.v11i3.16091
This development is motivated by the importance of numeracy skills for secondary school students. It is necessary to have learning resources supported by technological developments. However, the facts in the field show that existing learning resources are still conventional and have yet to lead to the achievement of student numeracy. Based on this background, this development aims to develop web-based student worksheets in mathematics learning in secondary schools. This research was conducted at MAN 1 Serang City for grade XI students. The development model used is the ADDIE model: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The instruments used to measure the feasibility of this teaching material are expert validation questionnaires consisting of media experts and material experts, practicality questionnaires, and numeracy tests. Based on the results of processing the expert validation questionnaire, the results obtained are the assessment of media experts in the form of LKPD getting an average percentage score of 85% with very feasible criteria, the assessment of media experts in the form of a web getting an average percentage of 82% with feasible criteria and the assessment of material experts getting an average percentage score of 83% with very feasible criteria. Based on the analysis results, the learner worksheets developed are valid for developing the numeracy of secondary school students.
ANALISIS KELAYAKAN PHET SIMULATIONS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI ALJABAR DI SMP KOTA TANGERANG
Fitri Rahmawati;
Ihsanudin Ihsanudin;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.24016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan simulasi PhET sebagai media pembelajaran pada materi aljabar berdasarkan aspek-aspek kelayakan media pembelajaran menurut Thorn. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Dari kelima aspek yang diteliti, diperoleh hasil untuk aspek artistik dan estetika sebesar 93%; desain interface sebesar 86%; kemudahan navigasi sebesar 85%; kandungan kognisi sebesar 87%; dan lingkup pembelajaran sebesar 90%; dengan kelima aspek berada pada kategori sangat layakni yakni lebih dari 81%, dengan rata-rata sebesar 88%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa simulasi PhET sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi aljabar.
PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBANTU PERMAINAN DOMINO CARD EKSPONEN UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Muhammad Reynaldi;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.25061
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir krtis siswa yang disebabkan karena bahan ajar guru kurang membantu dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa dan tampilan pada bahan ajar yang digunakan kurang menarik mengakibatkan siswa menjadi jenuh dan bosan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan E-Modul berantu permainan domino card eksponen untuk mendukung berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pabuaran dengan subjek penelitian kelas IX berjumlah 25 siswa. Hasil uji kelayakan ahli materi diperoleh nilai 97% dan hasil ahli media diperoleh nilai 76%, sehingga didapat kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan dari respon guru diperoleh nilai 97% dan hasil dari respon siswa diperoleh nilai 86%, sehingga didapat kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektivan dengan post test untuk mengukur peningkatan berpikir kritis siswa setelah menggunakan produk E-Modul berantu permainan domino card eksponen diperoleh sebesar 84% dengan kriteria efektif. Berdasarkan hal tersebut, produk yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif sehingga E-Modul berantu permainan domino card eksponen layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP KEMAMPUAN GAYA BELAJAR PADA MATERI TEOREMA PYHTAGORAS
Siska Feby Fauziah;
Ihsannudin Ihsannudin;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24166
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi teorema pyhtarogas. Instrumen yang digunakan angket gaya belajar siswa, instrumen tes dan wawancara. Terdapat empat indikator kemampuan pemecahan masalah pada penelitian ini, memahami masalah, merencahakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan pemecahan masalah pada materi teorema pyhtagoras untuk siswa dengan gaya belajar visual pada keempat indikator pemecahan masalah rata-rata siswa mampu menerapkan dan menyesuaikan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah. Siswa dengan gaya belajar auditori dalam keempat indikator kemampuan pemecahan masalah siswa rata-rata auditori belum mampu memenuhi indikator 4, rata-rata pada siswa dengan gaya belajar auditori belum mampu dalam merefleksikan proses pemecahan masalah matematika siswa. dalam keempat indikator kemampuan pemecahan masalah terdapat 2 siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah cukup baik dan terdapat 2 siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang kurang baik
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI BARISAN DAN DERET BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN
Etika Khaerunnisa;
Diah Rahma Muharam;
Riza Novidona Afifah;
Siti Salwa Sayyidah;
Wildah Maulida;
Hanifah Hanifah
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24018
Barisan dan deret aritmetika merupakan salah satu materi yang dipelajari dalam matematika yang memiliki kaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Namun faktanya ketika soal tersebut dikaitkan dengan soal cerita, siswa merasa kebingungan dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan pada soal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kesalahan sswa dalam menyelesaikan perosalan aritmetika berdasarkan tahapan Newman. Subjek dalam penelitian ini yaitu sebanyak 10 siswa kelas XA di SMAN 1 Cikeusal. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian berupa tes uraian dan wawancara. Data yang digunakan menggunalan tes uraian yang berupa soal matematika yang berkaitan dengan materi barisan aritmetika yang terdiri dari 4 soal. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas X SMAN 1 Cikeusal pada pennyelesaian soal dengan materi baris dan deret aritmetika menurut prosedur Newman terdiri dari 5 kesalahan yaitu dalam segi kesalahan membaca (reading error) memiliki kesalahan dengan presentase 35%, dalam segi kesalahan memahami (comprehension error) memiliki kesalahan dengan presentase 27,5%, dalam segi kesalahan mentransformasi soal (transformations error) memiliki kesalahan dengan presentase 20%, dalam segi kesalahan keterampilan proses (process skill error) dengan presentase sebesar 17,5%, dan dalam segi penulisan jawaban akhir (encoding error) sebesar 12,5.
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING DENGAN TEKNIK FADED-EXAMPLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN BEBAN KOGNITIF EKSTRINSIK SISWA
Azzahra Shinta Bilqis Nurfata;
Abdul Fatah;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.24296
Pemecahan masalah merupakan kemampuan yang sangat penting dimiliki dalam kegiatan pembelajaran khususnya pembelajaran matematika. Kemampuan pemecahan masalah pun sangat terkait dengan beban kognitif. Salah satu jenis beban kognitif yaitu beban kognitif ekstrinsik. Beban kognitif sangat penting untuk diminimalisir agar siswa dapat memahami konsep dengan baik sehingga dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik pula. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan beban kognitif ekstrinsik adalah dengan menggunakan metode project-based learning dengan teknik faded-example. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah project-based learning dengan teknik faded-example berpengaruh terhadap kemampuan pemechan masalah dan beban kognitif ekstrinsik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan kuasi eksperimen. Desain yang digunakan yaitu no equivalent pretest posttest control group desain. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar tes dan angket. Subjek penelitian yaitu siswa VIII-B sebagai kelas eksperimen dan VIII-E sebagai kelas control di SMPN 1 Karangtanjung. Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh project-based learning dengan teknik faded-example terhadap kemampuan pemechan masalah dan beban kognitif ekstrinsik siswa. Hal tersebut sesuai dengan hasil perhitungan uji-t satu pihak, dimana nilai signifikansi yang didapat untuk data posttest adalah 0,000 dan untuk data angket adalah 0,000 < 0,05.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN MEDIA NEARPOD UNTUK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP
adilfi refa maferik;
Etika Khaerunnisa;
Aan Subhan Pamungkas
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.24004
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan tersebut. Pembelajaran kontektual dengan menggunakan media Nearpod diyakini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 7 Serang Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan tujuan untuk meneliti penerapan pembelajaran kontekstual menggunakan media Nearpod terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimental dengan menggunakan the nonequivalent pretest posttest control group desain. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 7 Serang. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIF dan VIIG yang diambil dengan teknik puposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes dan instrumen non tes. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan pembelajaran kontekstual dengan E-Media nearpod lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.