Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KNISLEY TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI LITERASI NUMERASI PADA SISWA SMP
Ahmad Pernando Alfariji;
Ria Sudiana M.Si.;
Etika Khaerunnisa M.Pd.
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2022): September 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v3i3.14007
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan pemecahan masalah matematis sebagai salah satu tujuan pembelajaran matematika dan literasi numerasi sebagai pengaplikasian konsep dalam pemecahan masalah matematika. Model pembelajaran Knisley diyakini mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis sehingga diharapkan siswa dapat menggunakan literasi numerasi dengan baik. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Knisley terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari literasi numerasi siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 23 Tangerang tahun ajaran 2019/2020 dengan sampel diambil secara purposif yaitu kelas VIII C sebagai kelas eksperimen berjumlah 28 siswa dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol berjumlah 28 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kombinasi (mixed method) dengan desain concurrent embedded. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis, lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi, dan peneliti. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan siswa kelas kontrol. Ditinjau dari literasi numerasi,
Kesulitan Siswa dalam Proses Matematisasi Soal Cerita Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Annisa Annisa;
Syamsuri Syamsuri;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v2i2.11700
Kesulitan belajar dapat terjadi dikarenakan siswa memandang matematika sebagai suatu materi yang menakutkan dan sukar. Salah satu materi yang sulit untuk dipahami siswa adalah bangun ruang sisi datar, dikarenakan dalam mempelajarinya memerlukan konsentrasi dan ketelitian tingkat tinggi. Dalam menyelesaikan permasalahan bangun ruang sisi datar perlu memanfaatkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari agar siswa mampu memahami secara terstruktur. Proses matematisasi adalah suatu proses guna mematematikakan suatu masalah atau memodelkan masalah secara matematis serta membangun konsep matematika dari permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa pada proses matematisasi soal cerita materi bangun ruang sisi datar. Subjek penelitian yang terdiri atas 4 siswa kelas VIII G merupakan siswa yang telah mendapatkan pembelajaran materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualiitatif deskriptif. Prosedur penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini melalui tiga tahap diantaranya (1) Tahap persiapan. (2) Tahap pelaksanaan (3) Tahap analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan yang pada proses matematisasi horizontal dan vertikal dalam menyelesaikan soal cerita materi bangun ruang sisi datar. Kesulitan pada proses matematisasi horizontal adalah tidak mampu mengidentifikasi konsep matematika yang relevan dan tidak membuat model matematika. Kesulitan pada proses matematisasi vertikal adalah tidak menggunakan representasi matematis dan tidak melakukan matematika formal.
MODEL EXPERIENCE, LANGUAGE, PICTORIAL, SYMBOLS, APPLICATION (ELPSA) TERHADAP KOMUNIKASI MATEMATIS DAN SELF EFFICACY
Annisaa Nurul Hikmah;
Yani Setiani;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8393
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Experience, Language, Pictorial, Symbols, Application (ELPSA) terhadap kemampuan komunikasi matematis dan self efficacy siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalen pretest-posttest control grup design. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Serang tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini dipilih sebanyak dua kelas, kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pencapaian akhir dan Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model Experience, Language, Pictorials, Symbols, Aplication (ELPSA) lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. (2) Pencapaian akhir dan Peningkatan self efficacy siswa yang menggunakan model Experience, Language, Pictorial, Symbols, Aplication (ELPSA) tidak lebih baik daripada siswa yang mengunakan pembelajaran biasa.
Pengembangan Bahan Ajar Flipbook Maker Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa
Siti Maesaroh;
Ihsanudin M. Si.;
Etika Khaerunnisa, M. Pd.
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v3i2.13406
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berupa flipbook maker untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP/MTs semester genap. Model penelitian ini merupakan model ADDIE yang mengacu pada 5 langkah pengembangan meliputi: analysis, design, development, implementation dan evaluation. Hasil penelitian produk bahan ajar berupa flipbook maker berbantuan ispring suite 8 yang disesuaikan dengan indicator kemampuan pemahaman konsep pada materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII SMP/MTs. Hasil uji kevalidan bahan ajar ini diperoleh berdasarkan data dari angket penilaian para ahli, yaitu ahli materi 90%, ahli media 93%, ahli lembar tes pemahaman konsep 87% dan ahli lembar angket respon siswa 84% dengan semua penilaian para ahli mencapai kategori sangat valid. Sedangkan keefektifan bahan ajar diperoleh dari data angket respon siswa dan tes kemampuan pemahaman konsep. Hasil dari angket respon siswa yaitu 88,3% dengan kategori sangat positif sedangkan nilai tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yaitu maka ditolak. Artinya, penyataan bahwa selisih rata-rata antara sebelum dan sesudah diterapkan bahan ajar flipbook maker berbeda. Atau dapat dikatakan terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah menggunakan bahan ajar flipbook sehingga mencapai kategori sangat efektif. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan bahan ajar pada pembelajaran matematika berupa flipbook maker untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar layak digunakan dalam pembelajaran matematika.Kata Kunci: Bahan Ajar, Pembelajaran Matematika, Kemampuan Pemahaman Konsep
Model Reciprocal Teaching Terhadap Kemampua Literasi Matematis Dan Self-Efficacy Siswa SMP
Dwi Wiguna;
Ihsanudin Ihsanudin;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8128
Literasi matematis adalah salah satu tujuan pembelajaran matematika. Namun menurut survey PISA, kemampuan literasi matematis siswa Indonesia masih berada diposisi ke-69 dari 76 negera. Selain literasi matematis, dalam tujuan pembelajaran matematika juga menekankan pada aspek psikologi, yaitu self-efficacy. Untuk meningkatakan kemampuan literasi matematis dan self-efficacy dibutuhkan model pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu, model pembelajaran Reciprocal Teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) apakah pencapaian dan peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang mengguankan model reciprocal teaching lebih baik daripada menggunakan pembelejaran discovery learning; 2) apakah pencapaian dan peningkatan self-efficacy siswa yang mengguankan model reciprocal teaching lebih baik daripada menggunakan pembelejaran discovery learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Serang tahun ajaran 2019-2020. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan model Nonequivalent Pre-test Post-test Control Group Design. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistika deskriptif dan inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) pencapaian dan peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang mengguankan model reciprocal teaching lebih baik daripada menggunakan pembelejaran discovery learning;2) pencapaian dan peningkatan self-efficacy siswa yang mengguankan model reciprocal teaching lebih baik daripada menggunakan pembelejaran discovery learning.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERMODIFIKASI COGNITIVE LOAD THEORY TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DI KABUPATEN SERANG
Resti Hendriyani;
Aan Hendrayana;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v4i2.19899
Penelitian Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya kemampuan pemecahan masalah dan keterbatasan siswa dalam menyerap dan mengolah informasi yang diterima. Terlalu banyak informasi dapat membebani siswa selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Model pembelajaran berbasis masalah yang dimodifikasi dengan teori beban kognitif kemungkinan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2022/2023 di SMP Negeri 2 Pabuaran. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL modifikasi CLT terhadap kemampuan menulis soal matematika siswa di Kabupaten Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mix Methode desain campuran tidak berimbang. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran PBL modifikasi CLT dan kelas VIII-A sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran PBL. Dalam penelitian ini digunakan alat untuk menguji kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan model PBL yang dimodifikasi CLT berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di Kabupaten Serang.
Pengaruh Model Core dengan Pendekatan Open Ended terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP
Putri Safrina Wahyuningtyas;
Yani Setiani;
Etika Khaerunnisa
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 4 No 1 (2020): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1233.623 KB)
|
DOI: 10.31331/medivesveteran.v4i1.979
This research is motivated by the low ability of problem solving skills of junior high school students. So that a learning model needed that can enhance this ability. The CORE model with open ended approach is believed to be able to improve problem solving skills in junior high school students. The research was conducted in Junior High School 8 Serang 2018/2019 academic year which aim to see the influence of CORE model with open ended approach on problem solving skills of junior high school students. The research method used in this study is quasi-experimental with the type of design that is the nonequivalent pretest posttest control group design. This studi involved two classes consisting of the experimental class and the control class. The population in this study were all students of class grade VII of Junior High School 8 Serang. The sample of this tudy was the VII A class as experimental class and VII B class as control class. The instrumen used in this study was a mathematical problem solving test instrument. The result of the study provide the conclution that there is an influence of CORE model with open ended approach on problem solving.
Lembar Kerja Peserta Didik Berbantuan Video Animasi Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Anindya Kirana Putri Ningrum;
Etika Khaerunnisa;
Ihsanudin Ihsanudin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4572
Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi telah memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia di semua bidang, termasuk bidang pendidikan. Oleh karenanya guru harus terampil merancang bahan ajar berbasis teknologi agar pembelajaran yang dilaksanakan sesuai dengan tuntutan jaman. Penelitian ini berusaha mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik berbantuan video animasi bagi siswa sekolah menengah atas. Penelitian ini ber tujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik berbantuan video animasi yang valid, praktis dan efektif. Subyek pada penelitian ini adalah seorang guru dan 35 peserta didik kelas X MIPA 6 (1 kelas) di SMAN 1 Ciruas. Desain penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) dengan model 4-D Thiagarajan. Instrumen penelitian menggunakan wawancara, kuesioner (angket), instrument tes berupa soal yang ada di LKPD dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan kevalidan produk yang kembangkan sebesar 88,125 % dan termasuk dalam kategori sangat valid. Untuk kepraktisan produk yang dikembangkan, skor yang diperoleh sebesar 91,05 % dan termasuk dalam kategori sangat praktis. Sementara untuk keefektifan produk ditunjukkan dengan hasil tes siswa setelah melaksanakan pembelajaran menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik berbantuan video animasi. Berdasarkan tes hasil belajar diketahui pemahaman peserta didik memperoleh nilai rata-rata sebesar 98,02 dan termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil keefektifan juga dilihat berdasarkan saran dari peserta didik dan wawancara yang dilakukan terhadap guru mata pelajaran yang memperoleh hasil yang efektif. Dari hasil tersebut maka kesimpulan dari penelitian ini adalah Lembar Kerja Peserta Didik berbantuan video animasi layak untuk digunakan karena telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Berdasarkan Teori Apos Pada Materi Program Linear
Mulkiah Nurajijah;
Etika Khaerunnisa;
Cecep Anwar Hadi FS
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4800
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan teori APOS pada materi program linear. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Cibeber kelas XI IPA 1. Subjek penelitian berjumlah 6 siswa yang terdiri dari dua siswa berkemampuan tinggi, dua siswa berkemampuan sedang dan dua siswa berkemampuan rendah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes tertulis pemahaman konsep matematis yang terdiri dari dua soal uraian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori APOS yang memuat indeks pemahaman konsep untuk menganalisis tingkat kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa siswa dengan kemampuan pemahaman konsep matematis kategori tinggi telah mencapai tahap skema, siswa dengan kemampuan pemahaman konsep matematis kategori sedang sampai pada tahap objek, sedangkan siswa dengan kemampuan pemahaman konsep matematis kategori rendah hanya sampai tahap aksi saja.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau Dari Motivasi Belajar Berdasarkan Teori Maslow
Dhea Ayu Nadila Ramadhani;
Yuyu Yuhana;
Etika Khaerunnisa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4987
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi persamaan linear dua variabel yang ditinjau dari motivasi belajar siswa berdasarkan teori Maslow. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes berupa tes tertulis, instrumen non tes berupa angket motivasi belajar yang didasarkan dari teori Maslow, dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis mengenai materi sistem persamaan linear dua variabel, instrumen non tes berupa kuesioner, dan wawancara semi terstruktur. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Ciruas dan diambil sampel sebanyak enam siswa berdasarkan Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, visualisasi data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa yang memenuhi seluruh aspek hierarki teori Maslow memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, hal ini terlihat dari perbedaan cara menjawab soal. Siswa yang memenuhi seluruh aspek hierarki teori Maslow berusaha menjawab sedetail mungkin agar jawabannya jelas, sedangkan siswa yang hanya memenuhi sebagian aspek hierarki teori Maslow menjawab soal dengan seadanya tanpa penjelasan lebih mendetail.