Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PELATIHAN PENGOLAHAN BUAH NANAS GRADE RENDAH MENJADI ICE CREAM UNTUK MENGURANGI RISIKO KERUGIAN PETANI DI DESA TAMBANGAN KELEKAR KECAMATAN GELUMBANG Putri, Nurilla Elysa; Sriati, Sriati; Yunita, Yunita; Oktarina, Selly; Arbi, Muhammad; Mulyana, Eka; Malini, Henny; Januarti, Indri
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v3.i1.207

Abstract

Mayoritas penduduk di Desa Tambangan Kelekar bermatapencaharian sebagai petani nanas. Pendapatan dari usahatani nanas sangat besar kontribusinya bagi pendapatan rumahtangga petani. Akan tetapi, petani menghadapi risiko usahatani atau kerugian akibat adanya buah nanas grade rendah. Oleh karena itu, diperlukan adanya kegiatan pengolahan. Dengan demikian, petani nanas melakukan kerjasama dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Unsri guna mengadakan kegiatan "Pelatihan Pengolahan Buah Nanas Grade Rendah Menjadi Ice Cream untuk Mengurangi Risiko Kerugian Petani di Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang". Khalayak sasaran adalah wanitatani yang berjumlah 20 orang. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari penyuluhan dan pendampingan berupa pelatihan. Penyuluhan yang diberikan kepada petani mengenai peningkatan nilai tambah komoditi nanas. Pendampingan berupa pelatihan yang dilakukan adalah pengolahan buah nanas grade rendah menjadi produk ice cream. Kemudian setelah pelatihan, Tim pengabdian Unsri memberikan paket bantuan bahan dan alat pembuatn ice cream nanas kepada peserta pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini pengetahuan peserta tentang penngkatan nilai tambah olahan nanas dan cara mengurangi kerugian npetani akibat adanya buah grade rendah bertambah. Dari kegiatan ini juga, terjadi peningkatan keterampilan petani dalam pengolahan buah nanas grade rendah menjadi produk ice cream. Dengan demikian ke depannya, diharapkan dapat membuka peluang usaha kerja bagi masyarakat sekitar.
Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Inovasi Pakan Ternak Dari Minyak Jelantah Pada UMKM Pasta 30 Adzka, Muhammad Rivaldi; Oktarina, Selly; Rismandona, Rismandona; Risa, Risa
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/eayw7973

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di UMKM Pasta 30 Talang Betutu. Penelitian bertujuan menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapan inovasi pakan ternak berbahan minyak jelantah pada UMKM Pasta 30. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi literatur untuk memperoleh data primer yang relevan. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1–5 yang kemudian dikonversi ke skala 0–100 guna memudahkan interpretasi hasil. Berdasarkan penilaian 10 responden, kinerja pekerja dinilai efektif dalam mendukung proses inovasi, meskipun pekerja masih menghadapi kelemahan pada aspek manajerial usaha dan keterbatasan akses permodalan. Hasil analisis menunjukkan inovasi pakan ternak berbahan minyak jelantah tergolong sangat mendukung dengan skor 83,27. Hal ini disebabkan inovasi tersebut dinilai menguntungkan secara ekonomi, mudah diterapkan dalam operasional UMKM, serta sesuai dengan strategi pengembangan usaha berkelanjutan. Namun demikian, kendala utama yang dihadapi adalah belum terpenuhinya perizinan BPOM sehingga berpotensi menghambat proses komersialisasi dan perluasan usaha di tingkat lokal dan regional secara berkelanjutan dan terukur.
Peran Penyuluh Pertanian Dalam Latihan Kunjungan Lapangan Pembuatan Media Tanam Cabai Pada Binaan Dasa Wisma Di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang Angelia Putri, Rachel; Oktarina, Selly; Rismandona, Rismandona; Risa, Risa
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/5k8ahd31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga melalui kegiatan latihan kunjungan lapangan pembuatan media tanam cabai pada kelompok binaan Dasa Wisma di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, partisipasi aktif, serta penyebaran kuesioner kepada peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan pertanian memperoleh skor rata-rata 89,2% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Hal ini menandakan peran penyuluh sangat efektif dalam memberikan pendampingan, informasi, dan motivasi kepada peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan minat ibu rumah tangga dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya cabai secara mandiri. Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung mengenai fungsi penyuluh sebagai fasilitator, edukator, dan motivator dalam pemberdayaan masyarakat.
OPTIMALISASI KELEMBAGAAN TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI KARET DI DESA TANJUNG DAYANG SELATAN KECAMATAN INDRALAYA SELATAN KABUPATEN OGAN ILIR Dyanrini, Alde; Yamin, M.; Oktarina, Selly
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.1850

Abstract

Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang diinisiasi oleh PT Pupuk Sriwidjaja Palembang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan usaha petani melalui penyediaan akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan usaha. Penelitian ini menganalisis dampak program PUMK terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, dan menyusun strategi berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatori kuantitatif dengan menggunakan survei, kuesioner terstruktur, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini melibatkan 120 responden petani, terdiri dari 60 penerima manfaat dan 60 non-penerima manfaat PUMK, yang dipilih secara acak di sembilan desa peserta. Data dianalisis menggunakan skala Likert, uji U Mann-Whitney, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PUMK sangat diminati oleh petani, terutama dalam hal kemudahan akses, manfaat ekonomi, dan efektivitas pelaksanaan. Program ini secara signifikan meningkatkan pendapatan petani meskipun terjadi kenaikan biaya produksi, terutama untuk pupuk dan peralatan pertanian. Uji statistik mengonfirmasi adanya perbedaan pendapatan yang signifikan antara penerima manfaat PUMK dan non-penerima manfaat. Strategi pembangunan yang diusulkan, yang diturunkan dari analisis SWOT, menekankan pentingnya memperkuat akses terhadap pembiayaan, adopsi teknologi, informasi pasar, dan kapasitas kelembagaan petani untuk meningkatkan daya saing dan mendorong usaha pertanian berkelanjutan. Studi ini meningkatkan implementasi dan dampak program pertanian.
EVALUASI PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI WILAYAH BINAAN UPTD BPP KOTA PALEMBANG Namira Salsabila; Oktarina, Selly; Adi Suryadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This study aims to evaluate the agricultural extension program based on superior commodities implemented by the UPTD BPP of the Food Security and Agriculture Office of Palembang City. The research location includes several areas under the guidance of the Agricultural Extension Center (BPP) in Palembang City, namely BPP Gandus, BPP Seberang Ulu, BPP Talang Betutu, and BPP Sekojo. The methods used were field observations, interviews, and primary and secondary data collection from farmers and agricultural extension officers. The results showed that extension programs based on superior commodities, especially rice and horticulture, had a positive impact on increasing farmers' knowledge by 70%. However, there are some constraints, such as limited access to technology and differences in environmental conditions between regions. This evaluation indicates that this extension program can increase agricultural productivity in Palembang City, but needs to be improved in terms of supporting infrastructure and access to technology.
Identifikasi Faktor Mempengaruhi Kinerja Poktan Binaan BPP Sekojo dalam Mendukung  Wasembada Pangan di Kota Palembang Fitriyani, Tasya Salsabillah; Oktarina, Selly; Saefudin, Akbar
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/562q2h39

Abstract

Ketahanan pangan nasional tidak hanya ditentukan oleh peningkatan produksi, tetapi juga oleh efektivitas penyuluhan pertanian yang mampu meningkatkan kapasitas kelompok tani. Kelompok tani berperan sebagai wadah belajar, kerja sama, dan penguatan posisi tawar petani, sehingga kinerjanya menjadi faktor penting dalam mendukung swasembada pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja kelompok tani binaan BPP Sekojo di Kota Palembang dalam mendukung program swasembada pangan. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2025 dengan metode deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara 15 petani responden menggunakan kuesioner skala Likert, serta observasi dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kelompok tani secara umum berada pada kategori efektif dengan skor rata-rata 90,91. Indikator minat petani, kesadaran akan pentingnya program, penggunaan teknologi, peran penyuluh, serta akses sarana prasarana memperoleh nilai tinggi, sedangkan keterampilan manajerial dan akses permodalan masih tergolong kurang efektif. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas manajerial dan dukungan pembiayaan, di samping peran aktif penyuluh pertanian, agar kelompok tani lebih mandiri dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan.
Peran Penyuluh Pertanian dalam Pendampingan Petani Hortikultura di Kelurahan Sako Baru Kota Palembang Maharani lestari, Dwi; Oktarina, Selly; Arisandi, Desi
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/br5ddn77

Abstract

Penelitian Sektor hortikultura memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat. Namun, pengembangan hortikultura di tingkat petani masih menghadapi berbagai kendala. Dalam konteks ini, keberadaan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menjadi penting sebagai fasilitator, edukator, dan pendamping petani dalam meningkatkan kapasitas usahatani mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tanggung jawab PPL dalam mendampingi petani hortikultura di Kelurahan Sako Baru, Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 15 responden, serta analisis menggunakan skala Likert dan indeks transformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh dalam memberikan penjelasan mudah dipahami, informasi terbaru, dan intensitas kunjungan memperoleh penilaian sangat baik, sedangkan pendampingan teknis budidaya dan fasilitasi pemasaran dinilai rendah. Secara keseluruhan, rata-rata skor peran penyuluh sebesar 68,25 dalam kategori setuju. Hal ini menegaskan bahwa penyuluh berkontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas petani hortikultura, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek teknis budidaya dan dukungan pemasaran hasil pertanian.
Analysis of Factors Influencing to Hydroponic Purchasing Decision in Pangkalpinang: A Particial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) Approach Dewa Ayu Gianina; Muhammad Yamin; Selly Oktarina
Journal of Social Research Vol. 3 No. 12 (2024): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v3i12.2325

Abstract

The rapid growth of urbanization and increased health awareness among consumers in Pangkalpinang City have led to a growing interest in hydroponic vegetables. This study aims to analyze the factors influencing consumer purchasing decisions for hydroponic vegetables in Pangkalpinang. Using a quantitative approach, data were collected from 170 respondents through surveys, focusing on economic social, psychological factors, and marketing stimuli. The research employed Particial Least Squares Structural Equation Modelling analysis to identify significant predictors of purchasing decisions. The direct effects analysis indicates that perception (p-value = 0.004), attitude (p-value = 0.001), product quality (p-value = 0.000), and income (p-value = 0.000) significantly influence purchasing decisions, while motivation (p-value = 0.464) and price (p-value = 0.644) do not have a significant effect. The indirect effects analysis shows that price influences purchasing decisions through perception (p-value = 0.000) but not through motivation (p-value = 0.567). Similarly, product quality impacts purchasing decisions through perception (p-value = 0.006), while its indirect effect through motivation is insignificant (p-value = 0.425). These findings suggest that product quality and consumer perception play crucial roles, while price exerts an indirect influence to purchasing decision. This research provides essential insights for hydroponic entrepreneurs, emphasizing the importance of enhancing product quality and consumer perception to improve market strategies.