Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Pertanian di Kota Palembang Riski, Riski; Oktarina, Selly; Pratiwi, Rizky Amelia
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.14607

Abstract

ABSTRACTParticipation is the active involvement of individuals or groups in a process or activity. Women's farmer groups are a forum for the community, especially women, to manage and express various thoughts in the field of agriculture, as well as a means of gaining knowledge together with the group. The implementation of research activities was carried out at the Agricultural Extension Center, the Department of Food Security and Agriculture and Women's Farmer Groups in Palembang City. The objectives of this research activity are 1) To find out the types and forms of participation, 2) To identify factors inhibiting the participation of women's farmer group members and 3) To identify extension techniques used by Agricultural Extension Workers in Palembang City. The data collection method used is primary data from field observations and interviews, while secondary data is data from several sources of studies and reports from related agencies. The results of the study stated that 1) The types of participation of Women's Farmer Group members in Palembang City are in the form of contributions of ideas, energy, and money, while the forms of participation are in the form of meeting attendance, questions and answers, pickets, processing of results, and marketing of harvested results 2) This participation is often hampered by a lack of understanding of how to contribute, minimal training, and difficulty in managing time with other activities 3) Extension techniques carried out by agricultural extension workers in Palembang City are visits, training, individual and group approaches. Keywords: wowen farmer groups, participation, agricultural extension
EFEKTIVITAS PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI PADI DI KELURAHAN KERAMASAN DAN KARYA JAYA KOTA PALEMBANG Raymondo Felix Sipayung; Selly Oktarina; Usman Apriadi
JURNAL ILMIAH PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Extension, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56189/jippm.v5i1.69

Abstract

The objective of this study is to assess the extent to which the role of agricultural extension workers contributes to increasing rice production in Keramasan and Karya Jaya villages, Palembang City. The primary focus of this study is on the significance of the presence of extension workers as a liaison between government policies and farming actors, particularly in enhancing the productivity of strategic food commodities such as rice. The adopted methodology is descriptive quantitative, employing a questionnaire administered to 30 farmers as a data collection instrument. These farmers were selected through a purposive sampling method. The effectiveness of the role of extension workers was measured through five main indicators, namely communicators, educators, motivators, facilitators, and dynamists, with the help of a Likert scale. The results obtained from this study indicate that extension workers have a very significant influence on increasing productivity, especially through their facilitator and educator functions. This finding underscores the pivotal role of optimized extension functions in fostering sustainable agricultural development in urban contexts.
PELATIHAN PENGOLAHAN BUAH NANAS GRADE RENDAH MENJADI ICE CREAM UNTUK MENGURANGI RISIKO KERUGIAN PETANI DI DESA TAMBANGAN KELEKAR KECAMATAN GELUMBANG Putri, Nurilla Elysa; Sriati, Sriati; Yunita, Yunita; Oktarina, Selly; Arbi, Muhammad; Mulyana, Eka; Malini, Henny; Januarti, Indri
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v3.i1.207

Abstract

Mayoritas penduduk di Desa Tambangan Kelekar bermatapencaharian sebagai petani nanas. Pendapatan dari usahatani nanas sangat besar kontribusinya bagi pendapatan rumahtangga petani. Akan tetapi, petani menghadapi risiko usahatani atau kerugian akibat adanya buah nanas grade rendah. Oleh karena itu, diperlukan adanya kegiatan pengolahan. Dengan demikian, petani nanas melakukan kerjasama dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Unsri guna mengadakan kegiatan "Pelatihan Pengolahan Buah Nanas Grade Rendah Menjadi Ice Cream untuk Mengurangi Risiko Kerugian Petani di Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang". Khalayak sasaran adalah wanitatani yang berjumlah 20 orang. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari penyuluhan dan pendampingan berupa pelatihan. Penyuluhan yang diberikan kepada petani mengenai peningkatan nilai tambah komoditi nanas. Pendampingan berupa pelatihan yang dilakukan adalah pengolahan buah nanas grade rendah menjadi produk ice cream. Kemudian setelah pelatihan, Tim pengabdian Unsri memberikan paket bantuan bahan dan alat pembuatn ice cream nanas kepada peserta pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini pengetahuan peserta tentang penngkatan nilai tambah olahan nanas dan cara mengurangi kerugian npetani akibat adanya buah grade rendah bertambah. Dari kegiatan ini juga, terjadi peningkatan keterampilan petani dalam pengolahan buah nanas grade rendah menjadi produk ice cream. Dengan demikian ke depannya, diharapkan dapat membuka peluang usaha kerja bagi masyarakat sekitar.
Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Inovasi Pakan Ternak Dari Minyak Jelantah Pada UMKM Pasta 30 Adzka, Muhammad Rivaldi; Oktarina, Selly; Rismandona, Rismandona; Risa, Risa
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/eayw7973

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di UMKM Pasta 30 Talang Betutu. Penelitian bertujuan menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapan inovasi pakan ternak berbahan minyak jelantah pada UMKM Pasta 30. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi literatur untuk memperoleh data primer yang relevan. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1–5 yang kemudian dikonversi ke skala 0–100 guna memudahkan interpretasi hasil. Berdasarkan penilaian 10 responden, kinerja pekerja dinilai efektif dalam mendukung proses inovasi, meskipun pekerja masih menghadapi kelemahan pada aspek manajerial usaha dan keterbatasan akses permodalan. Hasil analisis menunjukkan inovasi pakan ternak berbahan minyak jelantah tergolong sangat mendukung dengan skor 83,27. Hal ini disebabkan inovasi tersebut dinilai menguntungkan secara ekonomi, mudah diterapkan dalam operasional UMKM, serta sesuai dengan strategi pengembangan usaha berkelanjutan. Namun demikian, kendala utama yang dihadapi adalah belum terpenuhinya perizinan BPOM sehingga berpotensi menghambat proses komersialisasi dan perluasan usaha di tingkat lokal dan regional secara berkelanjutan dan terukur.
Peran Penyuluh Pertanian Dalam Latihan Kunjungan Lapangan Pembuatan Media Tanam Cabai Pada Binaan Dasa Wisma Di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang Angelia Putri, Rachel; Oktarina, Selly; Rismandona, Rismandona; Risa, Risa
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/5k8ahd31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga melalui kegiatan latihan kunjungan lapangan pembuatan media tanam cabai pada kelompok binaan Dasa Wisma di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, partisipasi aktif, serta penyebaran kuesioner kepada peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan pertanian memperoleh skor rata-rata 89,2% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Hal ini menandakan peran penyuluh sangat efektif dalam memberikan pendampingan, informasi, dan motivasi kepada peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan minat ibu rumah tangga dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya cabai secara mandiri. Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung mengenai fungsi penyuluh sebagai fasilitator, edukator, dan motivator dalam pemberdayaan masyarakat.
OPTIMALISASI KELEMBAGAAN TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI KARET DI DESA TANJUNG DAYANG SELATAN KECAMATAN INDRALAYA SELATAN KABUPATEN OGAN ILIR Dyanrini, Alde; Yamin, M.; Oktarina, Selly
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.1850

Abstract

Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang diinisiasi oleh PT Pupuk Sriwidjaja Palembang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan usaha petani melalui penyediaan akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan usaha. Penelitian ini menganalisis dampak program PUMK terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, dan menyusun strategi berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatori kuantitatif dengan menggunakan survei, kuesioner terstruktur, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini melibatkan 120 responden petani, terdiri dari 60 penerima manfaat dan 60 non-penerima manfaat PUMK, yang dipilih secara acak di sembilan desa peserta. Data dianalisis menggunakan skala Likert, uji U Mann-Whitney, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PUMK sangat diminati oleh petani, terutama dalam hal kemudahan akses, manfaat ekonomi, dan efektivitas pelaksanaan. Program ini secara signifikan meningkatkan pendapatan petani meskipun terjadi kenaikan biaya produksi, terutama untuk pupuk dan peralatan pertanian. Uji statistik mengonfirmasi adanya perbedaan pendapatan yang signifikan antara penerima manfaat PUMK dan non-penerima manfaat. Strategi pembangunan yang diusulkan, yang diturunkan dari analisis SWOT, menekankan pentingnya memperkuat akses terhadap pembiayaan, adopsi teknologi, informasi pasar, dan kapasitas kelembagaan petani untuk meningkatkan daya saing dan mendorong usaha pertanian berkelanjutan. Studi ini meningkatkan implementasi dan dampak program pertanian.
EVALUASI PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI WILAYAH BINAAN UPTD BPP KOTA PALEMBANG Namira Salsabila; Oktarina, Selly; Adi Suryadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This study aims to evaluate the agricultural extension program based on superior commodities implemented by the UPTD BPP of the Food Security and Agriculture Office of Palembang City. The research location includes several areas under the guidance of the Agricultural Extension Center (BPP) in Palembang City, namely BPP Gandus, BPP Seberang Ulu, BPP Talang Betutu, and BPP Sekojo. The methods used were field observations, interviews, and primary and secondary data collection from farmers and agricultural extension officers. The results showed that extension programs based on superior commodities, especially rice and horticulture, had a positive impact on increasing farmers' knowledge by 70%. However, there are some constraints, such as limited access to technology and differences in environmental conditions between regions. This evaluation indicates that this extension program can increase agricultural productivity in Palembang City, but needs to be improved in terms of supporting infrastructure and access to technology.