Indra Gumay Yudha
Program Studi Sumber Daya Akuatik, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141, Indonesia

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelestarian Ekosistem Hutan Mangrove di Kawasan Pesisir Desa Purworejo Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung Reza, Muhammad; Yusup, Maulid Wahid; Utomo, Deny Sapto Chondro; Yudha, Indra Gumay; Hidayat, Kuswanta Futas; Caesario, Rachmad; Al Supandi, Nur Muhammad Tirta Weuning
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.7990

Abstract

Desa Purworejo berada di wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove di sepanjang pesisirnya sehingga memiliki  sumberdaya alam yang melimpah. Namun, kondisi hutan mangrove yang ad di Desa Purworejo banyak mengalami kerusakan yang di akibatkan oleh sapuan gelombang sehingga menyebabkan abrasi. Selain itu masyarakat juga masih banyak yang belum mengetahui tentang fungsi dan manfaat hutan mangrove bagi kehidupan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan menanam sekitar 2022 bibit mangrove yang telah disediakan dan ditanam di lokasi yang mengalami kerusakan. Sebelum melakukan penanaman diadakan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat dari mangrove tersebut. Setelah melakukan sosialisasi dilanjutkan dengan penanaman massal yang diikuti oleh masyarakat. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat mangrove dan lebih sadar dalam menjaga kelestarian lingkungan
TEKNIK EVAKUASI, RESUSITASI JANTUNG PARU DAN OKSIGEN ADMINISTRASI SEBAGAI UPAYA PERTOLONGAN PERTAMA KEGAWATDARURATAN BENCANA DI PULAU WISATA PAHAWANG, PESAWARAN Caesario, Rachmad; Elisdiana, Yeni; Susanti, Oktora; Yudha, Indra Gumay
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10998

Abstract

Ketika terjadi suatu kecelakaan, evakuasi korban adalah salah satu tahapan dalam pertolongan pertama yaitu untuk memindahkan korban ke lingkungan yang aman untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. Kecepatan evakuasi merupakan salah satu tujuan penting dalam pertolongan gawat darurat. Pulau Pahawang menjadi salah satu destinasi wisata yang terkenal di Lampung. Aktifitas yang di lakukan di daerah ini tidak luput dari kecelakaan yang dapat memakan korban. Oleh karena itu, pemandu wisata juga perlu memahami dasar-dasar keselamatan kerja untuk meminimalisir resiko kecelakaan. Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja menjadi salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan. Kecelakaan kerja dapat terjadi karena beberapa hal salah satunya adalah kelalaian. Adanya pelatihan keselamatan kerja dapat jadi bagian dari proses belajar untuk memperoleh dan meningkatkan keterampilan pekerja dengan mengutamakan praktek dibandingkan teori. Pada kegiatan ini, pengabdi melakukan sosialisasi serta pelatihan evakuasi, resusitasi jantung paru dan oksigen administrasi kepada kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis) Pulau Wisata Pahawang. Setelah mengikuti pelatihan, pemahaman mitra pada teknik pertolongan pertama pada kecelakaan meningkat hingga 100%. Selain itu, sebanyak 66,7% mitra telah dapat melakukan RJP dengan benar.
Surveilans WSSV Pada Carrier Dan Perairan Di Pesisir Anyer Dan Carita, Banten Yudha, Indra Gumay; Maulana, Zahri; Indriasih, Indriasih; Maharani, Henni Wijanti; Kusuma, Anma Hari
Journal of Tropical Marine Science Vol 7 No 1 (2024): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v7i1.5179

Abstract

Wilayah pesisir Anyer dan Carita lebih dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Banten, namun di kawasan tersebut juga terdapat panti benih (hatchery) dan tambak udang udang vaname. Keberadaan tambak udang tersebut dapat menurunkan kualitas air dan menjadi sumber penyebaran penyakit udang, seperti white spot syndrome virus (WSSV) yang dapat menularkan ke panti benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan white spot syndrome virus (WSSV) pada lingkungan perairan dan carrier yang terdapat di perairan sekitar tambak udang di wilayah pesisir Anyer dan Carita. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2022 yang berlokasi di perairan sekitar tambak udang wilayah pesisir Anyer dan Carita, Provinsi Banten dengan menggunakan metode deteksi real time-polymerase chain reaction (RT-PCR). Hasil penelitian menunjukkan 4 sampel terdeteksi WSSV dari 70 sampel yang terambil dengan nilai Ct 36,67(1), 35,99(2), 21,14(3) dan 35,61(4). Sampel yang terdeteksi WSSV berlokasi di stasiun 2 dan stasiun 5. Sampel positif ini terdeteksi pada perairan (air laut) dan carrier (teritip dan kelomang).
Population characteristic of torpedo scad (Megalaspis cordyla Linnaeus, 1758) in the Lampung Bay: Size structure, growth type, and condition factor Julian, David; Caesario, Rachmad; Kartini, Nidya; Yudha, Indra Gumay; Delis, Putu Cinthia; Hasani, Qadar; Yulianto, Herman
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 11: No. 2 (August, 2024)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v11i2.14735

Abstract

Megalaspis cordyla, locally known as ikan bekre, stands as a crucial economic species commonly consumed by the people of Lampung. The escalating demand for this fish has significant implications for increased fishing activities, potentially impacting its population. This research aimed to explore the biological characteristics of M. cordyla landed at the Lempasing Fishing Port, Bandar Lampung, providing fundamental insights for fisheries resource management in the waters of Lampung Bay. Using a quantitative descriptive method, the sampled fish has been analyzed to get size structure, growth type, and fish condition factors based on length and weight data collected from M. cordyla landed weekly. Between April and June 2022, a total of 300 samples were collected, with length ranging from 230 to 430 mm TL, with the largest count (77 individuals) in the 314-334 mm interval. M. cordyla has an allometric negative growth pattern in Lampung Bay, with a growth coefficient (b) value of 2.47. Fish condition factor values ranged from 0.71 to 1.33, with June having the highest average value of 1.03. This information contributes greatly to a better understanding and long-term planning for the management of this fish population.Keywords: Allometric; Condition Factor; Length-Weight Relationship; Pelagic Fish; Aquatic Resources Management
SIMPANAN KARBON DI VEGETASI MANGROVE DESA SUNGAI NIBUNG, KABUPATEN TULANG BAWANG, PROVINSI LAMPUNG Kusuma, Anma Hari; Muhaemin, Moh.; Yudha, Indra Gumay; Hudaidah, Siti; Adiputra, Yudha Trinugraha
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2998.875 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.14.1-11

Abstract

Peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfer menimbulkan dampak efek gas rumah kaca dan mengakibatkan pemanasan global. Karbon biru (blue carbon) merupakan kemampuan ekosistem pesisir dan laut dalam menyerap CO2 secara efektif melalui fotosintesis yang disimpan dalam bentuk biomassa dan sedimen. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis simpanan karbon di vegetasi mangrove Desa Sungai Nibung. Penelitian dilakukan dari Juni sampai Agustus 2022. Lokasi penelitian di Desa Sungai Nibung, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Pengukuran karbon mangrove pada tegakan mangrove, nekromassa, dan serasah yang dilakukan dengan metode non-destructive sampling. Hasil penelitian menunjukkan karbon tersimpan pada sedimen lebih besar dibandingkan dengan karbon tersimpan pada tegakan, nekromassa, dan serasah. Karbon tersimpan pada sedimen yang tertinggi berada pada sedimen yang memiliki ukuran liat kasar karena liat kasar dapat menyimpan unsur hara yang tinggi.
Perubahan Luas Dan Kerapatan Mangrove Di Kawasan Pesisir Kota Serang, Banten Indra Gumay Yudha; Risma Warni Rahayu; Darma Yuliana; Abdullah Aman Damai
Journal of Tropical Marine Science Vol 8 No 1 (2025): Journal of Tropical Marine Science (on going)
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v8i1.4058

Abstract

Changes in the area and density of mangroves have a major impact on the sustainability of ecosystem functions in coastal areas. This study aims to analyze changes in the area and density of mangroves in Serang City, Banten. The method used is remote sensing through interpretation of Landsat 5 and Landsat 8 images with analysis of changes in the area and density of mangroves in 2011 and 2021. The research procedure was carried out by grouping NDVI values ​​into 3 vegetation classes: sparse, moderate, and dense. Furthermore, a ground check was carried out to test the level of data accuracy against mangrove canopy cover using the hemispherical photography method. The results showed that the level of image accuracy in 2021 was 90%. Based on this analysis, it is known that there has been a decrease in the area and changes in mangrove density in Sawah Luhur Village, while in Banten Village it has increased. In general, in the coastal area of ​​Serang City, there was a decrease in the mangrove area between 2011-2021 which reached 13.95 ha with the main decrease occurring in mangroves with sparse vegetation class (33.14 ha). In contrast, mangroves with medium and dense density categories increased to 19.19 ha. The decrease in mangrove area was due to abrasion, conversion into ponds, and illegal logging. The results of the analysis also showed that the correlation between NDVI values ​​and the percentage of canopy cover had a value of 0.696 which was included in the strong category.
Policy Implementation on the Standard Size of Blue Swimming Crab (Portunus spp.) Catched  on the East Coast of Lampung Rizani; Indra Gumay Yudha; Endang Linirin Widiastuti; Novita Tresiana; Indra Gumay Febryano
Journal of Tropical Marine Science Vol 9 No 1 (2026): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.7625

Abstract

The government has issued a policy on the standard size of blue swimming crabs caught to support fisheries management, but it is difficult for business actors to comply with. This study aims to analyze the implementation of the Regulation of the Minister of Marine Affairs and Fisheries No. 7 of 2024 concerning Blue swimming crab Management on the East Coast of Lampung. The research uses a qualitative approach with a case study method, with in-depth interviews, participatory observations, focus group discussions, and documentation studies. The analysis of policy implementation examines fishermen's compliance with the blue swimming crab size standards set by the government. The results of the study show that the cause of the difficulty in implementing the blue swimming crab size provisions is the limited supervision and the lack of sanctions for violations. The orientation of fishermen's behavior still focuses on profits and the limitations of fishing technology that are not selective and destructive. The government must involve all business actors in the trading chain of blue swimming crab commodities to unify perceptions and increase fishermen's understanding of sustainable fisheries management policies on the East Coast of Lampung.