Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI LINTAS MINAT DENGAN PEMBUATAN MODEL SEL 3D TERHADAP PENCAPAIAN KKM PESERTA DIDIK XI IPS DI SMA LTI IGM PALEMBANG Susy Amizera; Elvira Destiansari
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v7i1.11500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menerapkan strategi pembelajaran melalui praktek pembuatan model sel tiga dimensi pada pelajaran biologi lintas minat di kelas XI IPS SMA LTI IGM Palembang agar hasil belajar siswa dapat mencapai KKM yang telah ditentukan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA LTI IGM Palembang dengan sampel penelitian sebanyak 35 siswa kelas XI IPS. Pada penelitian ini dilaksanakan pembelajaran dengan melibatkan siswa secara langsung dengan praktek pembuatan model sel tiga dimensi. Pada pembelajaran ini siswa membuat langsung bentuk-bentuk  sel dan organelnya sehingga siswa dapat lebih mudah memahami bentuk organel sel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 85,71% siswa secara klasikal memenuhi nilai KKM yang telah ditetapkan oleh sekolah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ketuntasan belajar secara klasikal pada siswa pada pelajaran biologi lintas minat 85,71% memenuhi KKM.
PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA PGSD PADA MATERI EKOSISTEM MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN REAL LIFE VIDEO Susy Amizera; Hartono Hartono; Elvira Destiansari; Nike Anggraini; Laihat Laihat; Lucia Maria Santoso
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 MAY 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v7i2.3307

Abstract

Penguasaan konsep menjadi suatu permasalahan dalam kegiatan pembelajaran karena konsep materi yang didapatkan mahasiswa bukan berasal dari gagasan sendiri melainkan konsep yang didapat dari buku. Ekosistem merupakan salah satu materi pada pembelajaran IPA. Penguasaan konsep ekosistem dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran kontekstual berbantuan real life video. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui penguasaan konsep  mahasiswa PGSD pada materi ekosistem melalui pembelajaran kontekstual berbantuan real life video, dan (2) mengetahui sikap mahasiswa saat pembelajaran kontekstual berbantuan real life video pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode penelitian gabungan (mixed method) yang merupakan gabungan antara penelitian kuantitatif dan penelitian. Teknik pengumpulan data mengenai penguasaan konsep mahasiswa yaitu menggunakan desain one group pretest-posttest. Data kuantitatif diperoleh melalui test tertulis berupa soal–soal mengenai konsep ekosistem. Selanjutnya, data kualitatif diperoleh melalui instrument lembar observasi dan catatan lapangan. Teknik analisa data kuantitatif berupa hasil pre-test dan post-test menggunakan Uji Paired Sample T-Test. Selanjutnya, menggunakan N-Gain analisis untuk mengentahui peningkatan penguasaan konsep setiap sub materi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan konsep mahasiswa setelah melakasanakan pembelajaran dibandingkan sebelum melaksanakan pembelajaran. Selain itu, Peningkatan penguasaan konsep pada setiap sub materi berada pada kategori tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut, melalui pembelajaran kontekstual berbantuan real life video partisipasi mahasiswa PGSD termasuk kategori sangat baik walaupun terdapat beberapa kendala signal dan perangkat saat pembelajaran dikarenakan sistem pembelajaran masih menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dengan demikian pembelajaran kontekstual berbantuan real life video dapat menjadi salah satu media alternatif untuk meningkatkan konsep ekosistem dalam pembelajaran daring.
Pelatihan Optimalisasi Pembelajaran Daring Berbasis Google Classroom di Era Covid – 19 Bagi Guru MGMP IPA Kota Palembang Didi Jaya Santri; Susy Amizera; Masagus Mhd. Tibrani; Ermayanti Ermayanti; Riyanto Riyanto
DHARMA RAFLESIA Vol 19, No 2 (2021): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v19i2.18456

Abstract

Pembelajaran Virtual merupakan perubahan sistem pembelajaran yang terdampak karena pandemi Covid-19. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana berupa media elektronik  untuk memfasilitasi kondisi tersebut. Peningkatan kualitas kompetensi guru sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran terutama pada pelaksanaan  kegiatan pembelajaran di masa pandemi. Oleh sebab itu, diharapkan melalui pelatihan terkait pembelajaran daring, maka diharapkan juga guru akan mampu mengembangkan kompetensi dalam pemanfaatan google class room sebagai media pembelajaran daring. Model kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu model pendampingan yang ditujukan kepada guru IPA kota Palembang. Metode yang ditempuh dalam kegiatan ini meliputi presentasi materi dan praktik penggunaan google classroom dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini peserta pelatihan yaitu guru – guru MGMP IPA Kota Palembang dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam upaya merancang pembelajaran daring berbasis google classroom. Melalui pelatihan ini, guru – guru lebih memahami fungsi fitur – fitur yang terdapat dalam google classroom. Dengan demikian guru – guru dapat mengoptimalisasi penerapan google classroom dalam proses pembelajaran daring.
Pengembangan Bahan Ajar Konsep Biologi Dasar IPA SD Menggunakan Pendekatan Tematik Integratif bagi Mahasiswa PGSD Nike Anggraini; Laihat Laihat; Susy Amizera; Elvira Destiansari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Konsep Biologi Dasar IPA SD yang digunakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan oleh Borg and Gall melalui 5 tahapan kegiatan. Tahapan pengembangan yakni; analisis, desain bahan ajar, uji validasi, produksi dan ujicoba lapangan. Subjek dalam penelitian dipilih secara purposive sampling yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Sampel penelitian berjumlah 53 mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan Konsep Biologi IPA SD di tahun ajaran 2021-2022. Teknik analisa data menggunakan lembar instrumen berupa tes, lembar angket, dan lembar validasi. Olah data dilakukan dengan melihat peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan dengan melihat hasil pre-test dan post-test yang diuji melalui skor klasiklal N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nahan ajar yang dikembangkan layak untuk diujicobakan dengan rata-rata penilaian ahli materi sebesar 3.05 dan ahli media sebesar 3.00. Sedangkan kualitas pembelajaran setelah menggunakan bahan ajar meningkat sebanyak 20,58 point.
Pengembangan Bahan Ajar Konsep Biologi Dasar IPA SD Menggunakan Pendekatan Tematik Integratif bagi Mahasiswa PGSD Nike Anggraini; Laihat Laihat; Susy Amizera; Elvira Destiansari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Konsep Biologi Dasar IPA SD yang digunakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan oleh Borg and Gall melalui 5 tahapan kegiatan. Tahapan pengembangan yakni; analisis, desain bahan ajar, uji validasi, produksi dan ujicoba lapangan. Subjek dalam penelitian dipilih secara purposive sampling yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Sampel penelitian berjumlah 53 mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan Konsep Biologi IPA SD di tahun ajaran 2021-2022. Teknik analisa data menggunakan lembar instrumen berupa tes, lembar angket, dan lembar validasi. Olah data dilakukan dengan melihat peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan dengan melihat hasil pre-test dan post-test yang diuji melalui skor klasiklal N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nahan ajar yang dikembangkan layak untuk diujicobakan dengan rata-rata penilaian ahli materi sebesar 3.05 dan ahli media sebesar 3.00. Sedangkan kualitas pembelajaran setelah menggunakan bahan ajar meningkat sebanyak 20,58 point.
Pengaruh Sistem Pembelajaran Daring terhadap Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Nike Anggraini; Khoiron Nazip; Susy Amizera; Elvira Destiansari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa selama masa pandemi Covid-19. Coronavirus  Diseases 2019  (Covid-19)  adalah  penyakit  jenis  baru  yang  belum pernah  diidentifikasi  sebelumnya. Pandemi Covid-19 ini menjadi persoalan dunia terutama dalam sektor pendidikan yang dkhawatirkan menurukan kualitas belajar peserta didik. Sehingga guru harus merubah pola pembelajaran dan pengembangan media pembelajaran melalui pembelajaran digital jarak jauh  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana peneliti hanya mengolah data dan mengkaji masalah dalam bentuk deskripsi. Peneliti tidak mengkaji atau menolak hipotesis karena metode penelitian ini tidak melalui prosedur statistik. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang disesuaikan berdasarkan tujuan penelitian. Sampel penelitian berjumlah 88 orang mahasiswa prodi Pendidikan Biologi FKIP UNSRI yang sedang mengikuti perkuliahan Pengantar Ilmu Lingkungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi serta hasil belajar kognitif mahasiswa. Teknik analisa data dilakukan melalui tiga tahapan yakni : Reduksi data, Penyajian data, dan Verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian dpaat disimpulkan bahwa pembelajaran daring pada mata kuliah Pengantar Ilmu Lingkungan berjalan dengan sangat baik dan baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai hasil belajar mahasiswa sebesar 71. 59 % dan 19.31 %.
Pelatihan Model Pembelajaran Langsung Sebagai Aplikasi CTL untuk Guru IPA SMP di Ogan Ilir Riyanto Riyanto; Mgs M. Tibrani; Safira Permata Dewi; Ermayanti Ermayanti; Yenny Anwar; Meilinda Meilinda; Susy Amizera; Elvira Destiansari; Nike Anggraini
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i4.902

Abstract

The results of an interview with a science teacher in Ogan Ilir district that science teachers mastered the skills of various learning models including direct learning models. Some of the junior high school science materials are declarative or procedural. Material that is declarative or procedural requires skills that are carried out in stages of the entire series of activities displayed. The purpose of this community service activity (CSA) is to improve the ability of junior high school science teachers to master the direct teaching model, compile a direct teaching model rpp and be able to implement the direct teaching model in the classroom. The implementation of the activity is carried out in several stages, namely: 1. The preparatory stage, namely field observations and interviews with teachers, reading references to direct learning model materials, holding discussions with PPM team members, preparing training materials in the form of Power Point, approaching school staff and teachers and coordinating related parties. 2. Implementation stage, namely direct training with training methods, demonstrations and discussions and visualizations. Through CSA activities, science teachers from the Ogan Ilir MGMP groups can compile or modify direct learning models with a scientific approach. MGMP science teachers have been able to make 5 aspects of learning implementation planning (LIP), namely listing: learning indicators and objectives, organizing materials, media and learning resources, learning activity steps, and evaluating learning outcomes. Therefore, the RPP format made by mgmp science teachers in Ogan Ilir district was declared feasible. This is evident from the assessment results with all 100 values. After attending the CSA training material, participants enjoyed the material presented, felt that this material was very necessary and felt that their knowledge increased
PELATIHAN PEMBUATAN E-LKPD BERBASIS PBL (PROBLEM BASED LEARNING) BAGI GURU IPA DI KOTA PAGARALAM Susy Amizera; Elvira Destiansari; Zainal Arifin; Khoiron Nazip; Nike Anggraini; Lucia Maria Santoso
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2485

Abstract

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi peserta didik maka diperlukan suatu perencanaan agar pelaksanaan pembelajaran berjalan optimal. Salah satu wujud dari kompetensi guru dalam perencanaan, yaitu guru mampu membuat bahan ajar yang dapat memotivasi peserta didik dalam pemecahan suatu masalah. Perencanaan tersebut dapat tertuang pada lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis masalah (PBL). Berdasarkan hasil data pendahuluan terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru–guru IPA Kota Pagaralam, didapatkan hasil bahwa 78% guru–guru biologi IPA menggunakan metode ceramah melalui media conference seperti zoom meeting. Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah jarang dilakukan mengingat saat ini masih berada di kondisi pandemi covid-19. Selain itu sebagian besar guru–guru IPA kota Pagaralam menggunakan LKPD yang terdapat di buku saja. Hal ini kurang sesuai dengan kondisi nyata yang ada lingkungan peserta didik sehingga peserta didik kurang memiliki kemampuan dalam pemecahan masalah. Oleh karena itu, upaya yang harus dilakukan, yaitu melakukan perencanaan dengan mendesain LKPD berbasis PBL yang dirancang secara digital menjadi E-LKPD Berbasis PBL. Tujuan pelatihan ini: (1) guru dapat mengurutkan langkah–langkah pembelajaran PBL (Problem Based Learning); (2) guru dapat merancang E-LKPD berbasis pembelajaran PBL; (3) guru dapat menghasilkan E-LKPD berbasis pembelajaran PBL. Model kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu model pendampingan yang ditujukan kepada guru IPA MGMP kota Pagaralam, berjumlah 20 orang yang berasal dari beberapa SMP Negeri dan Swasta di kota Pagaralam.  Berdasarkan hasil Evaluasi PreTest dan Posttest menunjukkan peningkatan pemahaman guru dalam pembuatan E-LKPD berbasis PBL setelah mengikuti pelatihan. Peningkatan pemahaman terlihat melalui peningkatan nilai rata–rata hasil tes awal dan tes akhir sebesar 47,44%. Berkaitan dengan hal tersebut, setelah kegiatan pelatihan ini diharapkan adanya kegiatan lanjutan berupa integrasi E-LKPD dalam rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP)
KAJIAN KUALITAS PERAIRAN SUNGAI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MENGGUNAKAN DESAIN FILLA CHART Susy Amizera; Didi Jaya Santri; Nike Anggraini; Elvira Destiansari
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v10i1.21592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart dan mendapatkan gambaran kualitas perairan sungai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian itu yaitu penelitian desktriptif kualitatif. Pada penelitian ini, kajian kualitas perairan yang diamati yaitu sungai sekanak, Palembang. Penelitian ini dilaksanakan melalui pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart. Skenario pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu : (1) mahasiswa diberikan gambaran permasalahan mengenai penurunan kualitas perairan, (2) mahasiswa diberikan kesempatan untuk memahami permasalahan menggunakan FILA Chart (3) mahasiswa mengamati secara langsung kondisi perairan sungai sekanak, (4) mahasiwa menganalisis hasil pengamatan lapangan mengenai kualitas perairan sungai sekanak dan (5) mahasiswa melaporkan hasil investigasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai kajian kualitas perairan sungai melalui pembelajaran berbasis masalah dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart dapat digunakan dalam upaya investigasi kualitas perairan sungai. Selain itu, melalui pembelajaran berbasis masalah diindikasikan bahwa kualitas perairan sungai yang diamati berada pada kondisi yang tercemar ditinjau dari faktor fisik dan biologi. Dengan demikian pembelajaran berbasis masalah menggunakan desain FILLA Chart dapat menjadi alternatif model pembelajaran untuk mengatasi permasalahan lingkungan khsusunya lingkungan perairan sungai
Hybrid Learning : Desain Pembelajaran Praktikum Botani Tumbuhan Berpembuluh untuk Menunjang Kemampuan Literasi Digital Mahasiswa dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas: (Hybrid Learning : Design of Practical Learning Design of Vascular Plant Botany For Increasing the College Student Digital Literacy On Limited Face to Face Learning) Susy Amizera; Didi Jaya Santri; Nike Anggraini; Elvira Destiansari
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.18580

Abstract

The pandemic of Covid-19 has caused the diversion of online learning which has an effect on practicum activities, especially in the vascular plant botany. The aims  of this research are (1) to apply the design of vascular plant botany practicum activities in limited face-to-face learning through hybrid learning, and (2) to determine students' digital literacy skills through hybrid learning. The type of research used is qualitative research with descriptive methods. In this study, it will be described how the application of hybrid learning in vascular plant botany practicum activities that can support students' digital literacy skills. The results illustrate that there are three stages of learning in hybrid learning practicum activities, namely the preparation stage, the implementation stage and the presentation stage. In this regard. Students' digital literacy skills are categorized as high on the indicators of Ability to operate/access media and the ability to obtain information, but are categorized as moderate on the ability to communicate through digital media. Thus, hybrid learning practicum learning designs can be implemented in limited face-to-face learning and can also support students' digital literacy skills as prospective teachers to prepare students as prospective teachers in digital learning in the 4.0 era. Key words: Hybrid Learning, Practicum, Plant, Digital Literacy   ABSTRAK Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan pengalihan pembelajaran daring yang berpengaruh pada kegiatan praktikum mahasiswa khususnya pada mata kuliah botani tumbuhan berpembuluh. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu (1) menerapkan desain kegiatan praktikum botani tumbuhan perbembuluh dalam pembelajaran tatap muka terbatas melalui hybrid learning, dan (2) mengetahui kemampuan literasi digital mahasiswa melalui hybrid learning.  Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pada penelitian ini akan digambarkan bagaimana penerapan hybrid learning pada kegiatan praktikum botani tumbuhan berpembuluh yang dapat mendukung kemampuan literasi digital mahasiswa  Hasil penelitian menggambarkan bahwa terdapat tiga tahapan pembelajaran pada kegiatan praktikum secara hybrid learning, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap presentasi. Berkaitan dengan hal tersebut. Kemampuan literasi digital mahasiswa terkategori tinggi pada indikator Kemampuan mengoperasikan/ mengakses media dan kemampuan memperoleh informasi, namun terkategori sedang pada kemampuan berkomunikasi melalui media digital. Dengan demikian, desain pembelajaran praktikum secara hybrid learning dapat dilaksanakan pada pembelajaran tatap muka terbatas dan juga dapat menunjang kemampuan literasi digital mahasiswa sebagai calon guru untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai calon guru pada pembelajaran digital di era 4.0. Kata kunci: Hybrid Learning, Praktikum, Tumbuhan, Literasi Digital