Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MIKROPLASTIK PADA IKAN HASIL TANGKAPAN DI SUNGAI ENIM Fadilla Azhra Putri; Didi Jaya Santri; Susy Amizera
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan plastik oleh masyarakat di bantaran Sungai Enim menyebabkan meluasnya pencemaran mikroplastik pada air hingga biota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, ukuran, warna dan kelimpahan mikroplastik pada ikan hasil tangkapan di Sungai Enim. Sebanyak 5 jenis ikan didapatkan dari hasil tangkapan nelayan dari Sungai Enim, yakni ikan lampam (Barbonymus schwanenfeldii), gabus (Channa striata), baung (Hemibagrus nemurus), tembakang (Helostoma temminckii) dan betutu (Oxyeleotris marmorata). Ikan ini kemudian dibawa ke laboratorium dalam coolbox, kemudian dibedah untuk diambil pencernaan dan direndam dengan larutan KOH lalu di oven selama 24 jam dengan suhu 75 oC. Identifikasi mikroplastik dalam pencernaan menggunakan mikroskop stereo meliputi bentuk, ukuran, dan warna. Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel ikan mengandung mikroplastik dengan dominansi bentuk serat dan fragmen. Ukuran mikroplastik yang ditemukan antara 37.12 – 1350.97 μm. Warna mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh warna hitam dan biru. Kelimpahan mikroplastik yang ditemukan. Kelimpahan mikroplastik yang diperoleh pada setiap jenis ikan berkisar antara 4 sampai 10 partikel/ikan, yang terbesar ditemukan pada ikan lampam dan yang terkecil ditemukan pada ikan baung. Hasil ini menekankan pentingnya mengurangi dan mengelola plastik untuk melindungi ekosistem perairan.
PENGARUH OPERASI STERIL TERHADAP POLA MAKAN KUCING DAN PENGEMBANGAN LKPD SISTEM PENCERNAAN BERBASIS PBL Nabilah Afifah Putri; Susy Amizera; Masagus Muhammad Tibrani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasi steril (ovariohysterectomy dan orchiectomy) merupakan prosedur umum untuk mengontrol populasi kucing. Namun, prosedur ini dilaporkan memengaruhi metabolisme dan pola makan kucing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh operasi steril terhadap pola makan kucing dan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Sistem Pencernaan. Penelitian menggunakan desain Quasi-Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 20 ekor kucing (10 kelompok kontrol/tidak disteril dan 10 kelompok eksperimen/disteril). Data pola makan (nafsu makan, frekuensi, dan jumlah konsumsi) dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan yang dikonfirmasi oleh Uji T Independen dan Uji Mann-Whitney U pada berat badan (p=0,001), takaran makan (p=0,000), dan nafsu makan (p=0,000) antara kucing steril dan tidak steril. Kucing steril memiliki rata-rata berat badan (5,22 kg vs 3,66 kg), takaran makan (97 g/hari vs 69 g/hari), dan skor nafsu makan (4,5 vs 3,1) yang lebih tinggi. Selain itu, LKPD Sistem Pencernaan berbasis PBL yang dikembangkan dinyatakan "Sangat Valid" dengan nilai validasi 92%. Disimpulkan bahwa operasi steril berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pola makan kucing dan LKPD yang dihasilkan layak digunakan sebagai penunjang pembelajaran biologi.
PENGARUH OPERASI STERIL TERHADAP POLA MAKAN KUCING DAN PENGEMBANGAN LKPD SISTEM PENCERNAAN BERBASIS PBL Nabilah Afifah Putri; Susy Amizera; Masagus Muhammad Tibrani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasi steril (ovariohysterectomy dan orchiectomy) merupakan prosedur umum untuk mengontrol populasi kucing. Namun, prosedur ini dilaporkan memengaruhi metabolisme dan pola makan kucing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh operasi steril terhadap pola makan kucing dan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Sistem Pencernaan. Penelitian menggunakan desain Quasi-Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 20 ekor kucing (10 kelompok kontrol/tidak disteril dan 10 kelompok eksperimen/disteril). Data pola makan (nafsu makan, frekuensi, dan jumlah konsumsi) dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan yang dikonfirmasi oleh Uji T Independen dan Uji Mann-Whitney U pada berat badan (p=0,001), takaran makan (p=0,000), dan nafsu makan (p=0,000) antara kucing steril dan tidak steril. Kucing steril memiliki rata-rata berat badan (5,22 kg vs 3,66 kg), takaran makan (97 g/hari vs 69 g/hari), dan skor nafsu makan (4,5 vs 3,1) yang lebih tinggi. Selain itu, LKPD Sistem Pencernaan berbasis PBL yang dikembangkan dinyatakan "Sangat Valid" dengan nilai validasi 92%. Disimpulkan bahwa operasi steril berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pola makan kucing dan LKPD yang dihasilkan layak digunakan sebagai penunjang pembelajaran biologi.
INDEKS SAPROBIK: UJI KUALITAS AIR BERDASARKAN KEBERADAAN PLANKTON DI PERAIRAN KAMBANG IWAK Sandrina Widya Kartika; Susy Amizera; Didi Jaya Santri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Kolam Retensi Kambang Iwak Palembang berdasarkan indeks saprobik plankton. Penelitian ini dilakukan pada empat titik stasiun yang ditentukan secara purposive sampling. Analisis data meliputi keanekaragaman, dominansi, dan indeks saprobik plankton. Berdasarkan hasil penelitian, plankton yang ditemukan di perairan Kolam Retensi Kambang Iwak terdiri atas enam kelas, yaitu Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Conjugatophyceae, Cyanophyceae, dan Euglenophyceae sebagai fitoplankton, serta Ciliata sebagai zooplankton. Nilai koefisien saprobik berkisar antara 1,00–1,22, yang menunjukkan fase β-mesosaprobik hingga β–meso/oligosaprobik. Hal ini mengindikasikan  bahwa  perairan  Kolam Retensi  Kambang  Iwak  Palembang  berada  pada tingkat pencemaran ringan, dengan bahan pencemar berupa organik dan anorganik.
PERAN KANTIN SEHAT DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN DI KALANGAN SISWA Juwita Karmila; Susy Amizera; Rahmi Susanti
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan rendahnya kepedulian siswa terhadap lingkungan dapat diatasi melaluipembiasaan perilaku ramah lingkungan di lingkungan sekolah. Salah satu sarana strategisyang dapat dimanfaatkan adalah kantin sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perankantin sehat dalam menumbuhkan perilaku peduli lingkungan di kalangan siswa. Metodepenelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptifmelalui analisis berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian relevan.Hasil kajian menunjukkan bahwa kantin sehat berperan penting dalam membentuk kebiasaanpositif siswa, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membiasakan pemilahansampah, serta menumbuhkan kesadaran terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungansekolah. Selain menyediakan makanan bergizi, kantin sehat juga menjadi contoh nyatapenerapan perilaku peduli lingkungan di sekolah. Kesimpulannya, keberadaan kantin sehattidak hanya mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, tetapi jugaberkontribusi dalam membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab terhadap kelestarianlingkungan.
PERAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA Noprika Rahmadhini; Susy Amizera; Rahmi Susanti
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan lingkungan di sekolah sering kali hanya bersifat teoritis dan kurang menyentuh pada aspek praktik nyata. Padahal, pendekatan berbasis pengalaman langsung lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan empati siswa terhadap isu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa di lingkungan sekolah. Melalui metode studi literatur dengan  pendekatan kualitatif deskriptif menganalisis  jurnal ilmiah dan laporan penelitian yang relevan, dikaji berbagai aktivitas ekstrakurikuler yang terbukti mampu membentuk sikap dan perilaku ramah lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan di luar jam pelajaran formal dapat meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap isu-isu lingkungan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menjaga kebersihan, mengelola sampah, melakukan penghijauan, dan memahami pentingnya keberlanjutan. Dengan demikian, ekstrakurikuler berperan sebagai media pendidikan nonformal yang efektif dalam membentuk karakter peduli lingkungan di kalangan pelajar. 
STUDI LITERATUR STUDI LITERATUR: ANALISIS PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SEKOLAH ADIWIYATA Ash Shiddiqy, Ahmad Agung; Bayumi, Karina Dhelvia; Susanti, Rahmi; Amizera, Susy
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 16 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v16i1.899

Abstract

Studi literatur : analisis pengelolaan ruang terbuka hijau dan pemanfaatannya sebagai sumber belajar di sekolah adiwiyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) dan pemanfaatannya sebagai sumber belajar biologi di SMA, serta menilai apakah RTH masih relevan digunakan pada kondisi saat ini. Populasi penelitian adalah SMA di Indonesia yang mewakili enam pulau besar, dengan sampel antara lain SMA Negeri Plus 17 Palembang (Sumatera); SMA Negeri 3 Tasikmalaya, SMA Negeri 2 Banguntapan, SMA Korpri Bekasi, SMA Negeri 11 Semarang, dan SMA Negeri 1 Nglames (Jawa); SMA Negeri 5 Denpasar (Bali); SMA Negeri 5 Samarinda dan SMA Negeri 7 Balikpapan Timur (Kalimantan); MAN Enrekang Makassar (Sulawesi); serta SMA Negeri 3 Merauke dan SMA Negeri 3 Nabire (Papua). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan studi kasus, menggunakan sumber data dari jurnal ilmiah, pedoman, dan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengenai program Adiwiyata. Analisis dilakukan melalui kategorisasi berdasarkan jumlah peserta didik dan pemanfaatan RTH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTH bermanfaat sebagai media kontekstual dalam pembelajaran biologi, terutama pada materi keanekaragaman hayati, pertumbuhan, dan perkembangan tumbuhan. Selain itu, RTH masih relevan hingga saat ini karena dapat memperkaya pengalaman belajar peserta didik sekaligus mendukung pendidikan lingkungan berkelanjutan. Jumlah peserta didik berpengaruh terhadap kebutuhan luas RTH agar pemanfaatannya lebih optimal.
Laju dan Kapasitas Infiltrasi pada Berbagai Tipe Habitus Tumbuhan di Taman Pendidikan Universitas Sriwijaya Damayanti, Luthfi Mei; Amizera, Susy; Santri, Didi Jaya
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.19767

Abstract

Alih fungsi lahan mengakibatkan kawasan hutan yang semula berfungsi secara alamiah sebagai penyangga ketersediaan air bersih kini berubah menjadi kawasan pemukiman hingga perindustrian. Hal ini mengakibatkan gangguan pada siklus hidrologi dan berdampak negatif terhadap keseimbangan lingkungan. Penelitian ini menganalisis dan membandingkan laju infiltrasi pada berbagai tipe habitus tumbuhan serta mengkaji hubungannya dengan faktor-faktor lingkungan di Taman Pendidikan Universitas Sriwijaya. Dilaksanakan selama Desember 2024 hingga Januari 2025, penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengujian laju infiltrasi menggunakan double ring infiltrometer. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode Horton. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada laju infiltrasi antar tipe habitus yang diteliti. Kapasitas infiltrasi tertinggi terjadi pada habitus pohon (148,76 cm/jam), diikuti semak (67,09 cm/jam), dan herba (36,03 cm/jam), yang semuanya tergolong dalam kategori sangat cepat. Sementara itu, lahan terbuka tanpa tutupan tumbuhan memiliki kapasitas infiltrasi terendah (19,76 cm/jam) dan hanya termasuk dalam kategori cepat. Variasi laju dan kapasitas infiltrasi pada setiap habitus dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti kadar air tanah, tekstur tanah, suhu tanah, kelembaban tanah, dan pH tanah. Penelitian ini membuktikan bahwa keberadaan vegetasi dengan tipe habitus berbeda berperan penting dalam meningkatkan laju infiltrasi tanah, dengan habitus pohon menunjukkan kemampuan terbaik dalam memfasilitasi proses infiltrasi air ke dalam tanah.
Development of Electronic Student Worksheets Integrating Scientific Numeracy Literacy Content for Ecosystem Topics Putri Dewi; Elvira Destiansari; Susy Amizera; Putri Setioningrum
Journal of Mathematics Science and Computer Education Vol 6, No 1 (2026): MAY 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jmscedu.v6i1.18574

Abstract

Scientific and numeracy literacy are essential competencies for students in the 21st century, as they enable learners to interpret data, solve contextual problems, and apply scientific concepts in everyday life. However, Indonesian students continue to demonstrate relatively low achievement in these areas, partly due to the limited availability of learning resources that integrate numeracy literacy with science instruction, especially in biology topics such as ecosystems. Therefore, this study aimed to develop an electronic student worksheet integrating scientific and numeracy literacy content on the ecosystem subtopic. This study employed a Research and Development approach using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The developed product was validated by three experts, while its practicality was assessed by three teachers and twelve students using Likert-scale questionnaires. The validation results showed that the electronic student worksheet achieved an average score of 91.42%, indicating a very valid category. In addition, the practicality test revealed scores of 88.79% from students and 96.35% from teachers, both categorized as very practical. These findings indicate that the developed electronic student worksheet is a feasible and practical learning resource for biology instruction. It also offers an innovative alternative for integrating scientific and numeracy literacy into ecosystem learning to better support students’ competency development.